Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - TNI AD dari Kodim 0824 Jember, Jawa Timur, membangun Jembatan Perintis Garuda untuk menghubungkan dua desa yang aksesnya terputus akibat banjir bandang. Jembatan ini diharapkan dapat memulihkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga.

Sebelumnya, warga hanya mengandalkan jembatan darurat dari bambu di Desa Badean yang kerap rusak diterjang banjir saat musim hujan.

Kondisinya pun dinilai rawan ambrol saat debit air sungai meningkat.

Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 36 meter, lebar 1,5 meter, dan mampu menahan beban hingga 40 ton. Kehadirannya akan menghubungkan Desa Badean dan Desa Pakis serta mempermudah aktivitas masyarakat di kedua wilayah.

#jawatimur #tni #banjirbandang

Baca Juga Pasutri Ditemukan Tewas di Dalam Mobil di Medan, Diduga Keracunan Gas | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/regional/673132/pasutri-ditemukan-tewas-di-dalam-mobil-di-medan-diduga-keracunan-gas-kompas-pagi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673133/tni-ad-bangun-jembatan-gantung-di-jember-pulihkan-akses-warga-jurnal-nusantara
Transkrip
00:00Dan Saudara, seperti apa Kipra TNI Angkatan Darat membangun jembatan perintis untuk keluarga di Jember, Jawa Timur?
00:05Kita langsung membahas bersama Letkolin Fantri Rifki Muhammad Syuhada dan DIM 0824 Jember.
00:12Selamat pagi Pak Rifki, boleh dijelaskan apa yang menjadi alasan TNI Angkatan Darat untuk membangun jembatan perintis Garuda ini Pak?
00:22Selamat pagi Mbak, selamat pagi Kompas TV, salam hormat dari kami di Jember.
00:30Terima kasih, jadi kami Kodim 0824 Jember bagian daripada Kodam Berawijaya saat ini sebagai pelaksanaan pembangunan jembatan
00:41yang merupakan salah satu program menghubungan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mempercepat pembangunan di wilayah.
00:49Kami saat ini dalam proses membangun 18 jembatan yang terdiri dari 3 jenis jembatan,
00:562 titik jenis jembatan gantung, 13 titik jenis jembatan beton, dan 3 titik jembatan angkol.
01:06Demikian Mbak.
01:07Jadi total ada 15 jembatan yang rencananya akan dibangun begitu ya.
01:10Sejauh ini bagaimana sinergi TNI dan juga pemerintah daerah tempat terkait pembangunan jembatan ini Bapak?
01:19Sinergi TNI dengan pemerintah daerah, khususnya di Kabupaten Jember, sangat terpadu dengan baik.
01:25Khususnya dari data yang diberikan, kami menindaklanjuti dengan melaksanakan survei lapangan.
01:31Kemudian kami, TNI, mewujudkan pembangunan ini dengan bersama-sama elemen masyarakat yang ada di wilayah,
01:37dengan bersama-sama membangun jembatan sebut khususnya di daerah 3T yang cukup rumit dan komplek
01:45dalam rangka pengangkutan material dan rangka melaksanakan pembangunan di titik tersebut.
01:50Untuk jembatan-jembatan ini sebenarnya kondisinya seperti apa sih Pak?
01:54Apakah memang ada yang sudah rusak, usang, atau memang belum terhubung wilayahnya Pak?
02:01Dari beberapa titik-titik tersebut bermacam-macam ya, kompleksitasnya ada yang sangat rusak,
02:09bahkan ada yang belum ada sama sekali, bahkan kami juga ada yang rekonstruksi daripada jembatan yang ada
02:15karena memang kondisinya sudah tidak memenuhi daripada tuntutan yang ada di daerah tersebut.
02:20Sehingga satu persatu kami melaksanakan pembangunan di titik tersebut,
02:24dari titik tersebut diharapkan mampu melaksanakan, memberikan fungsi yang mendukung pembangunan daripada di wilayah tersebut Pak.
02:34Ada 15 jembatan yang rencananya akan dibangun, bagaimana dengan targetnya?
02:39Kapan kira-kira semuanya akan rampung dan bisa dimanfaatkan oleh warga?
02:45Dalam rangka menyelesaikan tugas daripada pembangunan jembatan ini, kami mendapat waktu 45 hari,
02:52kemudian dari titik tersebut memang harus diakui, ada beberapa titik yang menemukan kompleksitas
02:57dan menangka pembangunannya karena sungguh terpencil, terdalam juga,
03:02sehingga kami harus melakukan akses, mengangkut material dengan perorangan,
03:08dengan dibantu masyarakat, dengan menangkut mengumpulkan dari material,
03:12sehingga juga konstruksinya juga harus kami datangkan dari wilayah kota,
03:17termasuk dengan penggunaan pengadaan listriknya, kami menggunakan genset,
03:20memang ada titik-titik yang kompleksitasnya cukup tinggi Pak,
03:23jadi kami memang membutuhkan banyak bantuan dari masyarakat,
03:26dan berangka mengwujudkan daripada program ini.
03:28Jadi warga juga ikut membantu ya Pak, bergotong royong, mempercepat pembangunan jembatan, betul Pak?
03:35Ya betul Pak, warga cukupnya atusias,
03:39karena memang jembatan-jembatan tersebut selama ini sulit diwujudkan,
03:43dari mereka mendukung dengan cukup semangat,
03:48bahkan juga beberapa diantaranya cukup bantu juga dengan memberikan logistik,
03:55mengajak keluarganya untuk bersama-sama dengan kami,
03:58melaksanakan karya bakti,
03:59wujud kemanggulan ini dengan rakyat yang sangat luar biasa menurut kami, Pak.
04:03Jadi memang ini diharapkan bisa dipercepat pembangunan dan dirasakan oleh masyarakat.
04:09Bapak, bagaimana dengan harapan dari TNI Angkatan Darat,
04:14terkait dengan pembangunan jembatan Perintis Garuda ini, Bapak?
04:19Harapannya jembatan Perintis Garuda ini dapat terus dilanjutkan,
04:24memang beberapa titik yang sangat sulit dijangka oleh masyarakat,
04:29kami TNI akan membantu hadir di sana,
04:32mewujudkan bahwa negara hadir untuk rakyat,
04:34titik-titik sebut-titik sebut,
04:36dan terkhusus untuk Bapak Presiden Prabowo Subianto,
04:40kami berterima kasih,
04:41dan program ini juga dapat sekali lagi mewujudkan
04:44kemanugahan tendingan rakyat di daerah,
04:47dan kami juga sangat senang berada di tengah-tengah masyarakat.
04:51Jadi memang diharapkan bisa bermanfaat,
04:55terasa manfaatnya oleh masyarakat,
04:57dan ini bisa dirawat bersama begitu ya, Pak,
05:01untuk penggunaan jembatan Perintis Garuda.
05:03Terima kasih, Bapak Let Call Rifni Muhammad Syuhada,
05:07dan di 0824 Jember,
05:10telah bergabung di Jurnal Nusantara.
05:12Sehat selalu, Bapak.
Komentar

Dianjurkan