00:00Kepada Bapak Haji Bahlil Lahadalia, kami silahkan.
00:06Mbg Mas Bahil Ganteng, buah apa yang paling manis, buah liu, tambah ganteng aja, maili tobolu ketan.
00:27Saya tadi tuh serius mendengar pidato sahabat saya Pak Dev.
00:32Saya lihat UMKM, Koperasi, hati-hati Pak Maman, terancam Pak Pemalam ini.
00:42Tadi saya serius, begitu pas naik Mbg, aduh bubar lagi pikiran saya.
00:53Bismillahirrahmanirrahim.
00:56Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:59Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:01Shalom, om sotiatsu, namo buddhaya, salam kebajikan.
01:08Yang saya hormati, Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar, yang dalam hal ini diwakil oleh Ketua Harian.
01:19Bapak atau Kekanda Bang Cicip.
01:24Uplaus dong untuk Kekanda Cicip ini.
01:27Ini di SK-nya gak ada Ketua Harian.
01:30Cuma kena bilang sama gue, Dinda, abang Ketua Harian aja.
01:33Untuk Kekanda apa yang gak bisa, buat aja Kekanda.
01:38Masuk barang, masuk.
01:41Olah-olah hibmi.
01:43Yang saya hormati, Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar, yang dalam hal ini diwakili oleh Bang Rambe Kemaruzaman.
01:54Ada Bang Rambe dan beberapa Dewan Pembina, yang mohon maaf saya tidak sebut satu persatu.
02:00Yang saya hormati, Ketua MPO Kosgoro, senior saya, orang tua kita.
02:10Dan saya pikir ini salah satu tokoh legend di Golkar, yaitu Bapak R. Agung Laksono.
02:18Ini biasa kalau saya, Pak Cici, Pak Agung, saling umbar ini biasa aja.
02:26Karena tiga orang ini mantan kita umum hibmi semua.
02:32Yang Cici kok ketawa terus ya.
02:37Adinda-adinda ada yang paten-paten ini.
02:41Yang saya hormati, Ketua Dewan Etik DPP Partai Golkar, Kanda Hatta.
02:48Ini karena sekjen saya lagi di Mekah, belum pulang.
02:51Akhirnya gak ada yang membuat sambutan dan tidak ada yang menulis.
02:54Akhirnya sekjen Kosgoro malam ini merangkap sekjen Golkar.
02:58Tapi tulisannya pun begini, bagaimana caranya saya bisa baca.
03:07Inilah resiko jadi Ketua Umum Golkar disaat pengurusnya satu generasi.
03:12Coba yang jadi Ketua Umum Golkar itu senior, pasti usia-usia kayak kami ini cepat bikin pidato, kalau tidak dimarahi
03:17sama senior.
03:19Aku gak bisa marah, tapi jabatan bisa hilang.
03:26Kapan lagi kita tekan?
03:30Siapa lagi nih?
03:31Yang saya hormati, para senior-senior yang mohon maaf saya tidak sebut satu persatu.
03:40Ada Bang Zailurin Amali, Ketua Dewan apa ini Pak Sabil?
03:51Kehormatan, kehormatan.
03:52Eh, penasehat.
03:55Bang, jangan marah saya ya.
03:58Kader abang yang gak jelas terus ini.
04:01Pak Zailurin Amali, kemudian ada Pak Teo.
04:05Ini Pak Teo ini senior kita juga dulu.
04:07Saya masih ingat mahasiswa, beliau menjadi ketua fraksi Golkar di DPR.
04:14Waktu itu dengan gayanya yang begitu kayak orang Solo, karena sama-sama Pak Akbar, itu mampu menghipnotis cara berfikir seanggota
04:25DPR di jamannya.
04:27Legend juga pada jamannya.
04:28Kita berikan aplaus.
04:58Terima kasih telah menonton!
05:02Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
05:06Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
05:11Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
05:16Terima kasih telah menonton!
05:17Terima kasih.
Komentar