Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SERANG, KOMPAS.TV - Polda Banten berhasil menangkap empat orang debt collector yang terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap dua anggota Brimob di Serang.

Peristiwa ini terjadi di halaman Rumah Sakit Fatima, Kota Serang. Peristiwa bermula saat istri salah satu korban pulang kerja dan diduga dihadang oleh sejumlah debt collector.

Merasa terancam, korban kemudian menghubungi suaminya yang merupakan anggota Brimob. Situasi semakin memanas hingga berujung pada penganiayaan terhadap dua anggota Brimob.

Keempat pelaku telah berhasil ditangkap. Dua pelaku ditangkap sesaat setelah kejadian, sedangkan dua lainnya ditangkap di wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Polisi menyebut masih ada 6 orang pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga KPK Ungkap Eks Wamen Imipas Silmy Karim Terima Jatah Rp100 Juta Setiap Minggunya! di https://www.kompas.tv/nasional/673100/kpk-ungkap-eks-wamen-imipas-silmy-karim-terima-jatah-rp100-juta-setiap-minggunya

#brimob #penganiayaan #pengeroyokan #debtcollector

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673105/tampang-4-pelaku-pengeroyokan-anggota-brimob-di-serang-polisi-buru-6-pelaku-lainnya
Transkrip
00:02Sedara Polda, Banten berhasil menangkap 4 orang debt collector yang terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap 2 anggota BRIMOB di Serang.
00:13Peristiwa terjadi di halaman rumah sakit Fatimah, kota Serang, Banten.
00:18Peristiwa bermula saat istri salah satu korban pulang kerja dan juga dihadang oleh sejumlah debt collector.
00:24Merasa terancam, korban kemudian menghubungi suaminya yang merupakan anggota BRIMOB.
00:31Situasi semakin memanas hingga berujung pada penganiayaan terhadap 2 anggota BRIMOB.
00:384 pelaku berhasil ditangkap, 2 pelaku ditangkap sesaat setelah kejadian sedangkan 2 lainnya ditangkap di wilayah Balaraja Kabupaten Tangerang.
00:48Polisi menyebut masih ada 6 pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang.
00:55Perannya di sini, mereka semua yang berada pada di lokasi, ada yang turut melakukan pelemparan batu,
01:02kemudian dengan ancaman dan pemerasan berusaha untuk merebut kendaraan yang dimiliki korban,
01:10yaitu jenis Dayat Susenia tahun 2024.
01:14Peran bukti yang telah kami amankan yaitu 2 buah handphone,
01:18kemudian 2 unit operasional mobil Fortuner milik debt collector ini,
01:23dan surat tugas debt collector ini.
Komentar

Dianjurkan