Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MAKASSAR, KOMPAS.TV - Polisi menangkap dua penjambret seorang siswi SMP di Makassar, Sulawesi Selatan. Pelaku yang ditangkap terakhir merupakan eksekutor yang merampas ponsel korban.

Inilah rekaman CCTV saat dua tersangka menjambret ponsel milik siswi SMP di Jalan Deppasawi Luar, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada 22 April lalu.

Korban yang berusaha mempertahankan ponselnya terjatuh dan terseret di jalan.

Setelah menangkap pelaku pertama, polisi kemudian meringkus pelaku kedua berinisial T yang berperan sebagai eksekutor perampas ponsel korban pada Rabu (3/6/2026) malam.

Dari hasil pendalaman, T merupakan residivis kasus serupa.

Baca Juga Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator Kasus Dugaan Korupsi MBG, Ini Alasannya di https://www.kompas.tv/nasional/673081/eks-waka-bgn-sony-sonjaya-ajukan-justice-collaborator-kasus-dugaan-korupsi-mbg-ini-alasannya

#jambret #makassa3 #tersangka #kriminal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673082/polisi-tangkap-eksekutor-penjambretan-siswi-smp-di-makassar-pelaku-ternyata-residivis
Transkrip
00:01Kita awali dengan informasi, polisi menangkap dua penjambret seorang siswi SMP di Makassar, Sulawesi Selatan.
00:09Pelaku yang ditangkap terakhir merupakan eksekutor yang merampas ponsel korban.
00:23Ini adalah rekaman kamera pemantau atau CCTV saat dua tersangka menjambret ponsel milik siswi SMP di Jalan Depasawiluar,
00:36kejamatan Tamalate, kota Makassar, Sulawesi Selatan pada 22 April lalu.
00:43Korban yang berusaha mempertahankan ponselnya terjatuh dan terseret di jalan.
00:50Setelah menangkap pelaku pertama, polisi kemudian meringkus pelaku kedua berinisial T yang berperan sebagai eksekutor perampas ponsel korban pada Rabu
01:03malam.
01:04Dari hasil pendalaman, T merupakan residivis kasus serupa.
01:13Selamat, selamat. Selamat dulu hijau.
01:15Yang pertama dia makan itu adalah peranannya Yogi.
01:24Sedangkan yang terakhir ini kita makan adalah resep kutok.
01:28Para bukti sementara dalam perhidangan karena menurut pelaku sudah dijual.
01:38Ya, segeri ini adalah memang pelaku yang sudah kesedihis.
01:45Kita interogasi yang paling titul disudah tidak kali.
Komentar

Dianjurkan