Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
Pemerintah Kota Banda Aceh meluncurkan aplikasi SALEUM atau Sarana Aduan Layanan Elektronik untuk mempermudah masyarakat menyampaikan berbagai masukan.
Transkrip
00:01Kembali lagi di Jurnal Nusantara, Saudara Pemerintah Kota Banda Aceh meluncurkan aplikasi Salem atau Sarana Aduan Layanan Elektronik.
00:09Aplikasi Salem mempermudah warga Banda Aceh untuk bisa mengadukan berbagai persoalan langsung ke wali kota.
00:18Kini warga kota Banda Aceh sudah dapat menyampaikan seluruh keluhan langsung kepada wali kota Banda Aceh.
00:24Dengan adanya aplikasi yang bernama Salemum atau Sarana Aduan Layanan Elektronik, warga dapat menyampaikan keluhannya melalui Android mereka.
00:34Saat ini aplikasi tersebut masih menggunakan kontak WhatsApp untuk menerima aduan dan terus dikembangkan menjadi aplikasi.
00:41Sebelumnya layanan ini hanya dilakukan lewat loket pengaduan langsung di balai kota.
00:48Saat ini sebanyak 22 organisasi perangkat daerah atau OPD yang sudah terhubung dalam pelayanan aduan melalui Daleum.
00:56Persoalan yang muncul antara lain masalah sampah, air bersih, hingga pelanggaran syariat Islam juga bisa diadukan melalui aplikasi tersebut.
01:05Pemerintah kota Banda Aceh dalam tahun ini terus mengejar realisasi mencapai 44 organisasi perangkat daerah
01:12agar semua dinas dapat menampung semua aspirasi masyarakat.
01:17Jadi salem ini merupakan pengaduan berbasis elektronik yang memudahkan masyarakat dalam menyampaikan keluhan dan aspirasi terkait pelayanan publik secara cepat
01:31dan terintegrasi.
01:33Kenapa disampaikan secara cepat dan terintegrasi?
01:37Bahwa selama ini laporan atau aduan layanan itu per masing-masing OPD.
01:44Jika didata dari bulan Juli hingga Desember 2025, aplikasi Saleum telah menerima aduan sebanyak 247 persoalan beragam dan telah diselesaikan
01:55oleh masing-masing dinas.
01:56Sementara dari Januari hingga Mei aduan mencapai 153 aduan dan terus diselesaikan satu persatu oleh dinas terkait.
02:04Pemerintah Kota Banda Aceh berharap dengan adanya layanan aduan masyarakat semakin puas dengan pelayanan pemerintah Kota Banda Aceh untuk melayani
02:13warga.
02:20Sudah ada aplikasi Saleum yang melayani setiap aduan warga Banda Aceh, lalu bagaimana pemerintah Kota Banda Aceh merespons setiap keluhan
02:28masyarakat?
02:29Langsung saja akan kita bahas pagi ini sudah bersama dengan Wali Kota Banda Aceh Ibu Eliza Saaduddin Jamal yang sudah
02:35bergabung bersama kami melalui sambungan daring.
02:37Assalamualaikum Bu Eliza, apa kabar?
02:41Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, baik kepada Anda.
02:45Alhamdulillah. Bu Eliza terkait dengan aplikasi Saleum ini, sebenarnya yang pertama ingin kita tanyakan,
02:51tujuan dari pemerintah Kota Banda Aceh menghadirkan aplikasi Saleum ini untuk masyarakat Banda Aceh itu apa Bu Eliza?
02:58Ya tentu aplikasi Saleum ini kami hadirkan sebagai langkah transformasi pelayanan publik yang lebih terintegrasi.
03:07dan untuk mudah diakses dan juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat melalui Saleum ini.
03:15Saleum ini sendiri yaitu sarana layanan elektronik untuk masyarakat yang kami sebetulnya terinspirasi dari Jackie-nya Jakarta,
03:25tetapi kemudian Jackie ini memang sudah lebih konferensif ya, lebih detail dan kemudian dikelola oleh kelurahan.
03:36Tapi kemudian kami juga membangun secara mandiri melalui aplikasi Saleum ini.
03:43Jadi warga nggak perlu lagi bingung harus melapor ke instasi mana ketika menghadapi suatu permasalahan
03:53atau ingin menyampaikan masalah pengaduan gitu.
03:57Nah seluruh OPD kita di lingkungan pemerintah Kota Banda Aceh akan terhubung di dalam satu sistem yang sama.
04:07Sehingga setiap aduan yang ditangani itu, itu bisa langsung diteruskan kepada OPD yang merenang
04:17untuk bisa menjawab dengan terintegrasi.
04:22Nah proses pelaporan ini menjadi lebih sederhana bagi masyarakat
04:27dan juga koordinasi antarisasi juga menjadi lebih efektif.
04:33Nah tujuan utama kami itu adalah bagaimana menghadirkan satu pintu layanan pengaduan
04:40yang memudahkan masyarakat untuk menyampaikan keluhan, aspirasi maupun masukan.
04:49Nah kapan saja dan dimana saja melalui Saleum ini.
04:53Nah kami ingin memastikan setiap layanan warga ini dapat betul-betul diterima.
04:58Nah kemudian juga ditindaklanjuti jadi lebih cepat, lebih transparan dan lebih akuntabel
05:07sebagian-bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Banda Aceh.
05:13Jadi kita ini tidak anti kritik, Saleum ini kita jadikan cerminan untuk ukuran
05:17tentang kualitas pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat.
05:20Jadi dengan layanan yang terintegrasi justru ingin meningkatkan partisipasi publik
05:25di dalam pembangunan kota sehingga kita bisa mendapatkan masukan langsung
05:29yang berguna dalam proses perencanaan penganggaran.
05:32Jadi ini sebetulnya untuk memberikan kemudahan-kemudahan
05:36dan juga feedbacknya untuk pemerintah memberikan pelayanan terbaik
05:40karena kami ini adalah hadimul umah, adalah pelayanan masyarakat.
05:43Oke, berarti terinspirasi dari program dari pemerintah provinsi lain
05:49kemudian memang ini dimodifikasi sedemikian rupa
05:52menyesuaikan dengan keperluan masyarakat Banda Aceh.
05:55Nah ini menarik Bu Elisa, lalu bagaimana pemerintah kota Banda Aceh
05:59bisa meyakinkan dan juga berkomitmen di sini untuk bisa mendengarkan
06:03dan juga merespons keluhan yang memang sudah disampaikan oleh masyarakat
06:06melalui aplikasi Saleum ini?
06:09Ya, pemerintah kota Banda Aceh tentu berkomitmen
06:12untuk memastikan setiap aduan itu yang masuk dari masyarakat
06:19melalui aplikasi Saleum ini
06:20mendapatkan penanganan yang cepat, yang tepat, dan terukur.
06:25Nah untuk itu kami telah menyiapkan mekanisme
06:27yang melibatkan seluruh OPD
06:31yang terkait di dalam satu sistem yang terintegrasi
06:35sehingga setiap laporan dapat betul-betul langsung
06:38diteruskan kepada instansi yang berwenang
06:41sesuai dengan substansi pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat.
06:49Nah kami juga menugaskan operator khusus yang bertugas untuk memantau
06:55dan juga memonitoring ya dari secara berkala seluruh aduan yang masuk
07:03melalui proses penerimaan di disposisi ke OPD terkait.
07:10Sehingga perkembangan tindak lanjut dan penyelesaiannya oleh operator ini
07:15akan melakukan pengawasan terhadap proses penanganan aduan.
07:22Nah kami berkoordinasi dengan OPD
07:24apabila terdapat laporan yang belum ditindak lanjuti
07:30sesuai dengan target waktu yang ditetapkan.
07:32Dan dengan sistem monitoring yang berkelanjutan ini
07:36kami ingin memastikan tidak ada aduan masyarakat itu
07:41yang terabaikan.
07:43Nah setiap laporan akan terus dipantau
07:46sehingga mendapatkan tindak lanjut yang jelas
07:50dan masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih responsif
07:56lebih transparan dan lebih akuntabel.
07:58Begitu.
07:59Oke Bu Iliza tadi sampaikan bahwa memang aplikasi ini
08:03dimonitor bersama dengan lintas terkait.
08:05Nah apakah ada indikator keberhasilan
08:07yang memang diterapkan dalam aplikasi selam ini
08:09apakah melihat sudah efektif nih
08:12untuk melayani respons masyarakat?
08:14Bu Iliza.
08:17Iya kita juga tentu membuat mekanisme ya
08:22untuk bagaimana mengukur kepuasan masyarakat.
08:25Nah ini salah satu indikatornya kan ketika tidak adanya
08:29laporan kembali kan masyarakat selain dia melapor
08:33bisa melapor kembali apabila tidak ditindak lanjuti
08:37juga melalui evaluasi yang kita lakukan.
08:42Nah kita juga kan ada waktu target yang kita tetapkan
08:46ya untuk penyelesaian setiap aduan yang masuk melalui aplikasi selam ini.
08:52dan akan kita sesuaikan juga jenis dan tingkat dari kompleksitas
08:58permasalahan yang dilaporkan.
09:00Karena tidak semua juga aduan dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang sama
09:07untuk semua aduan yang disampaikan yang berkaitan
09:11tentang pelayanan publik atau kemudian tentang administrasi tertentu.
09:16Nah proses pelayanan umumnya ini dapat dilakukan ada yang lebih cepat.
09:22Namun ada juga yang memang bersifat teknis.
09:25Misalnya pelayanan membutuhkan penanganan lebih lanjut
09:28seperti misalnya jalan rusak, kemudian ada drainase atau infrastruktur lainnya.
09:33Nah tentu ini memerlukan waktu yang lebih panjang.
09:37Hal ini karena penanganannya harus melalui sejumlah tahapan
09:41mulai dari verifikasi di lapangan, kemudian bagaimana kita melakukan
09:46kajian secara teknis, kemudian juga menentukan prioritas.
09:51Nah sehingga pelaksanaan pekerjaan itu harus sesuai dengan
09:54kebutuhan yang tersedia, anggarannya begitu.
10:00Nah sebagai upaya apa yang kita lakukan ini
10:04tentu masyarakat itu kan ketika kita turun ke lapangan
10:08mereka melihat kita menindaklanjuti dan ini semua bisa
10:12secara transparan mereka mengetahui.
10:15Nah jadi insya Allah mudah-mudahan kita semakin berkurang aduan
10:21semakin lebih baik pelayanan.
10:22Pastinya seperti itu tetapi juga ketika banyaknya masukkan
10:27artinya partisipasi publik itu sudah mereka sudah merasa memiliki kota ini.
10:32Jadi kita tetap melakukan evaluasi secara berkala
10:37yang memang dilakukan oleh sekda setiap hari Senin
10:41dengan senurah OPD yang ada.
10:43Begitu Mbak.
10:44Oke tentunya kita harapkan bahwa dari aplikasi salem ini
10:47dapat efektif begitu ya sesuai dengan tujuan dan niat
10:50di langsungkannya aplikasi salem untuk masyarakat
10:54khususnya di Banda Aceh.
10:55Terima kasih.
10:56Wali Kota Banda Aceh, Ibu Eliza Saadudin Jamal
11:00sudah bergabung bersama kami di Jurnal Lusantara.
11:02Sehat selalu Ibu.
11:03Assalamualaikum.
11:04Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar

Dianjurkan