Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sedikitnya 500 kepala keluarga terdampak kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam (02-06-2026).

Visual udara memperlihatkan luasnya area yang terbakar. Ratusan rumah hangus dilalap api dan kini hanya menyisakan puing-puing bangunan. Sedikitnya 250 rumah warga dilaporkan ludes akibat kebakaran tersebut.

Sehari setelah kejadian, sejumlah warga kembali ke lokasi rumah mereka untuk mencari harta benda dan barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari reruntuhan.

Para korban kini mengungsi di lahan kosong yang tidak jauh dari lokasi kebakaran. Sejumlah tenda darurat telah didirikan oleh berbagai instansi, seperti Baznas, PMI, Dinas Sosial DKI Jakarta, dan BPBD, guna menampung para pengungsi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga bergerak cepat dengan menyediakan layanan kesehatan bagi warga terdampak, terutama untuk menangani gangguan akibat debu dan hawa panas pascakebakaran. Selain itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Pendidikan DKI Jakarta melakukan pendataan dokumen penting yang hangus terbakar.

Dapur lapangan turut didirikan untuk mendistribusikan makanan kepada para pengungsi. Pada Selasa siang.


#kebakaran #kemayoran #pengungsi

Baca Juga Wagub DKI Jakarta Tinjau Kebakaran yang Hanguskan Rumah di Kemayoran Gempol | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/672372/wagub-dki-jakarta-tinjau-kebakaran-yang-hanguskan-rumah-di-kemayoran-gempol-kompas-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/672403/korban-kebakaran-kemayoran-mulai-tempati-tenda-pengungsian-darurat-sapa-siang
Transkrip
00:01Informasi terkini pasca kebakaran di Kemayoran akan dilaporkan jurnalis kompasti Fedriska Ananda dan juru kamera Yogi Syahrefi.
00:08Fedriska bagaimana kondisi warga korban kebakaran saat ini dan langkah apa yang dilakukan saya tadi melihat di belakang Anda bahwa
00:13sejumlah bantuan untuk pangan warga korban kebakaran juga telah berdatangan?
00:24Ya Reza, kalau misalkan untuk kondisi dari pengungsi pada saat ini mereka ini mengungsi di lahan kosong yang tidak jauh
00:30letaknya dari lokasi kebakaran terjadi pada Senin malam kemarin.
00:33Di mana di lapangan kosong ini dididikan tenda dari sejumlah instansi seperti Basnas, kemudian ada PMI, kemudian ada dari Dinas
00:41Sosial Pemprov DKI Jakarta, kemudian ada juga dari BPBD.
00:44Jadi memang ada beberapa tenda yang berdiri di belakang saya ini.
00:49Jadi memang untuk tenda ini diperuntukkan bagi korban ataupun masyarakat yang terdampak akibat kebakaran yang terjadi pada Senin malam kemarin
00:57Reza.
00:58Nah terkait dengan penanganan cepat yang dilakukan oleh PM Prof DKI ini saya bisa katakan cepat ya Reza, bahwa memang
01:04ketika api padam pada pukul 4 pagi tadi,
01:08ini seketika tenda-tenda dan juga posko-posko sudah dilakukan ataupun dibangun untuk membantu warga.
01:15Banyak sekali posko yang dibangun, yang pertama adalah posko layanan kesehatan yang mana ini memberikan layanan kesehatan bagi warga yang
01:21terdampak khususnya kepada lansia,
01:23anak-anak dan juga warga yang terdampak akibat lebu ataupun hawa panas dari kebakaran yang terjadi pada malam kemarin.
01:30Dan kemudian yang paling penting juga adalah terkait dengan layanan Duk Capil dan juga layanan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta
01:38untuk mendata terkait dengan dokumen-dokumen yang memang hangus terbakar ketika terjadinya kebakaran kemarin.
01:45Dan kemudian selain juga ada dua posko tersebut, ada juga dapur lapangan ataupun dapur darurat begitu ya,
01:53yang memang sudah berdiri di lapangan ini, setidaknya ada tiga, kalau misalkan kami perhatikan yang dua dari Polri,
01:59kemudian satu lagi dari Basas yang kemudian ini mendistribusikan makanan kepada para pengungsi.
02:04Tadi pagi ketika saya tiba di lokasi ini, masyarakat ataupun korban yang terdampak ini sudah menerima sarapan begitu dari dapur
02:13umum tersebut
02:14dan kemudian tadi juga sudah makan siang dan tadi sebetulnya pada pukul 11 waktu Indonesia Barat,
02:20Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno didampingi dengan Wali Kota Jakarta Pusat ini meninjau langsung
02:26terkait dengan lokasi kebakaran yang terjadi ini di mana tadi ketika Rano Karno ini meninjau bersama dengan Wali Kota ini
02:34memastikan apa lagi yang kurang bagi pengungsi pada hari ini.
02:38Karena memang kalau misalkan kami bisa gambarkan Reza dan juga Saudara bahwa memang yang paling dibutuhkan oleh masyarakat saat ini
02:44ataupun pengungsi saat ini adalah akses terhadap air besi.
02:48Tadi juga menjadi catatan oleh Wali Kota Jakarta Pusat adalah untuk menyediakan toilet ataupun kamar mandi portable
02:55untuk masyarakat yang memang mengungsi di lapangan ini sehingga memberikan akses yang lebih dekat kepada para pengungsi.
03:01Karena sebelum toilet ataupun kamar mandi portable ini dipasang, memang masyarakat yang ingin ke kamar mandi
03:08untuk membersih diri, mereka ini cukup jauh untuk mencari akses-akses ke mesin-mesin terdekat
03:13sehingga memang air ini menjadi perhatian dari pemerintah Provinsi Rikai Jakarta
03:18untuk dapat diberikan ataupun dibantu kepada masyarakat ataupun pengungsi.
03:25Yang pertama terkait air, yang kedua adalah terkait dengan momen ujian sekolah bagi siswa
03:31dimana tadi dikatakan oleh wakil, maaf masuk kami dari Wali Kota Jakarta Pusat
03:36mengatakan bahwa hari ini bertepatan dengan ujian akhir sekolah.
03:40Jadi memang anak-anak yang terdampak akibat kebakaran ini akan diberikan ujian susulan
03:48kekhususan untuk ujian susulan sehingga mereka dapat mengikuti ujian susulan
03:53karena tidak bisa mengikuti ujian pada hari ini karena pakaian mereka terbakar
03:57ataupun buku mereka terbakar dan juga kemudian adalah dari Wali Kota
04:03juga akan mengkaji mekanisme yang baik bagaimana untuk ujian susulan ini
04:10terhadap para korban-korban kebakaran yang ada di sini.
04:13Nah tadi sebetulnya bantuan sudah banyak juga yang diberikan
04:18tadi tidak hanya dari Polri, dari TNI juga, kemudian dari Pemdas tempat juga
04:23sudah memberikan bantuan terkait dengan bantuan logistik kepada para pengungsi
04:27dan yang paling penting adalah bagaimana kemudian terkait dengan kebersihan begitu ya
04:32bahwa memang mungkin pembalut untuk wanita dewasa, kemudian popok untuk orang lansia
04:40dan juga untuk anak ini juga masih menjadi perhatian ataupun hal yang arjen begitu
04:45untuk diminta oleh para pengungsi ini.
04:48Tadi sebetulnya sudah disampaikan ke Wali Kota dan juga Gubernur
04:51sehingga memang ini akan diberikan begitu.
04:54Nah ini terkait dengan penanganan jangka pendek begitu ya.
04:57Untuk penanganan jangka panjang, Pemprov DKI juga akan mengkaji
05:01terkait dengan bagaimana menata atau merelokasi pemukiman ini
05:05bagaimana yang baik untuk masyarakat.
05:07Karena tadi Wagup ini sempat mengobrol begitu dengan pengungsi
05:11yang mengatakan bahwa apakah tidak mau tinggal di rumah susun saja
05:14cuman dari masyarakat ini lebih memilih tinggal di sini
05:18karena memang mereka sudah lahir dan tumbuh besar di sini
05:20sehingga ini akan menjadi perbincangan yang panjang
05:24bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
05:26bagaimana santunan dan juga bagaimana mekanismenya
05:28terkait dengan korban-korban kebakaran ini
05:31akan menjadi perhatian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
05:34Reza.
05:35Baik, terima kasih.
05:37Fedriska Nenem laporkan langsung dari Kemayoran Jakarta Pusat.
05:40Selamat kembali bertugas.
05:41Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan