Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Mitra agen perjalanan umrah Hanania Group mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan dugaan penipuan terkait gagalnya keberangkatan jemaah haji.

Salah satu perwakilan mitra menyebut, kedatangan mereka dilakukan untuk menambahkan bukti laporan terkait dugaan penipuan oleh pihak Hanania Group atau PT Hazanah Tama.

Saat ini terdapat sekitar 85 mitra dari berbagai daerah di Indonesia yang bersiap melapor. Total kerugian para mitra ditaksir mencapai Rp15 miliar hingga Rp20 miliar.

Para mitra berperan membantu proses pendaftaran jemaah. Namun, seluruh pembayaran dan transfer dilakukan langsung ke Hanania Group pusat. Mereka mengaku hanya bertindak sebagai perantara, sementara kerugian yang dialami bertambah akibat modal pembukaan kantor, biaya operasional, serta investasi yang mencapai ratusan juta rupiah per mitra.

Dalam pelaporan ini, para mitra juga membawa dokumen perjanjian yang memuat ketentuan bahwa seluruh pembayaran dilakukan langsung ke Hanania pusat, termasuk klausul pengembalian dana (refund) 100 persen apabila jemaah gagal diberangkatkan.

#hanania #penipuan #jemaahumrah

Baca Juga Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Tuntut Ganti Rugi usai Gagal Berangkat di https://www.kompas.tv/nasional/672243/calon-jemaah-umrah-hanania-travel-tuntut-ganti-rugi-usai-gagal-berangkat



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/672385/85-mitra-hanania-group-lapor-polisi-kerugian-ditaksir-rp20-miliar-kompas-siang
Transkrip
00:00Terima kasih yang masih di Kompasiang, Saudara Mitra Agen Perjalanan Umroh Hanania Group
00:05mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan dugaan penipuan terkait gagalnya keberangkatan jemaah haji.
00:11Salah satu perwakilan Mitra menyebut kedatangan mereka dilakukan
00:14untuk menambahkan bukti laporan terkait dugaan penipuan oleh pihak Hanania Group atau PT Hazanah Tama.
00:20Saat ini terdapat sekitar 85 Mitra dari berbagai daerah di Indonesia yang bersiap melapor.
00:27Total kerugian Mitra ditaksir mencapai 15 hingga 20 miliar rupiah.
00:31Mereka berperan membantu proses pendaftaran jemaah.
00:34Namun seluruh pembayaran dan transfer dilakukan langsung ke Hanania Group Pusat.
00:38Mereka mengaku hanya menjadi perantara,
00:41sementara kerugian yang dialami bertambah karena modal pembukaan kantor,
00:45biaya operasional, dan investasi yang mencapai ratusan juta rupiah per Mitra.
00:49Dalam pelaporan ini, Mitra juga membawa dokumen perjanjian yang memuat ketentuan
00:54seluruh pembayaran langsung ke Hanania Pusat,
00:57termasuk klausul refund 100% apabila jemaah gagal diberangkatkan.
01:04Korban juga, berdasarkan kontrak kita dengan perusahaan Hanania Group atau PT Hazanah Tama,
01:12kita akan melaporkan dugaan penipuan seperti itu,
01:17atas ketidakberangkatannya jemaah-jemaah.
01:21Dan kita juga di sini membawa bukti-bukti,
01:25kemudian harapan kita bisa ikut serta,
01:29karena kemarin jemaah sudah ada yang melaporkan,
01:32jadi menambahkan bukti-bukti yang kita lampirkan seperti itu.
01:35Total mitra yang akan melapor kurang lebih sekitar 85 mitra,
01:39kemudian total kerugian mitra kurang lebih sekitar 15-20 miliar.
01:46Polda Metro Jaya menetapkan Direktur PT Hanania Group Ahmad Syahwarhan
01:52sebagai tersangka dugaan kasus penipuan dan penggelapan perjalanan umroh.
01:57Penetapan tersangka dilakukan usai polisi memeriksa 33 saksi dan melakukan gelar perkara.
02:05Kabit Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto melalui pesan singkat pada Kompas TV
02:11menyatakan ASF ditetapkan sebagai tersangka pada 29 Mei 2026,
02:17selanjutnya yang bersangkutan dilakukan penahanan.
02:21Polda Metro Jaya membuka posko pengaduan korban dugaan penipuan
02:24dan Biro Umroh PT Hasanah Tama Internasional Hanania Group.
02:31Sebelumnya, ratusan calon jemaah umroh dan haji melaporkan
02:34pemilik Hanania Travel ke Polda Metro Jaya.
02:38Laporan dilakukan terkait dugaan penipuan dan dana ibadah umroh
02:41dengan total kerugian ditaksir mencapai 12,14 miliar.
02:46Korban dan pemilik Hanania Travel sempat melakukan pertemuan
02:50di SPKT Polda Metro Jaya.
02:53Namun pertemuan berlangsung alot dan tidak menemukan titik terang
02:56lantaran pihak travel disebut tidak mampu memberikan kepastian keberangkatan
03:00maupun pengembalian dana.
Komentar

Dianjurkan