00:00menyaksikan kompas siang bersama saya Niputu Trisnanda
00:02Saudara pasca kebakaran melanda permukiman di wilayah kebun kosong kemayoran gempol
00:08warga yang menjadi korban kebakaran kembali ke rumah mereka masing-masing
00:12mereka menyelamatkan barang berharga yang masih bisa diselamatkan
00:16selama 7 jam petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api
00:21yang menghanguskan 250 rumah warga di wilayah kebun kosong kemayoran gempol Jakarta Pusat
00:28diduga sebanyak 500 kepala keluarga terdampak kebakaran di kemayoran
00:33api baru benar-benar bisa dipadamkan oleh petugas damkar pada pukul 4 dini hari tadi
00:44setelah api benar-benar padam banyak warga yang kembali ke rumah mereka masing-masing
00:49untuk menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan
01:01sebelumnya pada Senin malam sodara kebakaran melanda permukiman padat penduduk di kebun kosong
01:07atau kebon kosong hingga bangunan pasar di kemayoran Jakarta Pusat
01:11banyaknya material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat kebangunan lain
01:17warga yang ada di lokasi panik dan berhamburan menyelamatkan diri dan membawa barang berharga mereka
01:24salah satu warga menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik
01:33informasi terkini pasca kebakaran di kemayoran
01:36kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV
01:38ada Fedriska Ananda dan juru kamera Yogi Syahrefi
01:42selamat siang Fedriska
01:44pasca kebakaran bagaimana situasinya
01:46kemudian juga bagaimana penanganan korban terdampak kebakaran
01:56ya Putu untuk situasi saat ini
01:58api sudah benar-benar padam sejak pukul 4 subuh tadi pagi
02:02sehingga banyak warga yang memang kembali datang ke rumah mereka
02:05untuk mencari ataupun menyelamatkan barang-barang berharga mereka yang masih bisa diselamatkan
02:09dan kemudian tadi ketika pagi kami berada di lokasi kejadian
02:14ataupun di lokasi kebakaran begitu ya
02:16ini ada semacam garis polisi di satu rumah yang diduga
02:20ini adalah sumber dari kebakaran yang terjadi pada sedin malam kemarin
02:25yang menghanguskan ratusan rumah di kawasan kebon kosong kemayoran gempol Jakarta Pusat
02:31dimana ini masih dalam pemeriksaan kepolisian
02:35apakah ada dugaan tindak pidana ataupun kelalaian
02:38begitu terkait dengan kebakaran yang terjadi pada sedin malam kemarin
02:41selain itu juga selain juga melakukan investigasi terkait tugaan penyebab kebakaran
02:47pada sedin malam kemarin ini
02:49dari pemerintah provinsi DKI Jakarta
02:52melalui wali kota dari Jakarta Pusat
02:55ini sudah melakukan penanganan cepat tanggap darurat begitu ya
02:59dimana untuk di belakang saya ini merupakan pengungsian
03:02ataupun tenda-tenda pengungsian ini sudah dipasang
03:04setidaknya tadi kalau misalkan kami hitung ini lebih dari 8 ya
03:08ada tenda pengungsian milik Basnas
03:11kemudian ada dari BPBD
03:12kemudian ada dari Palang Merah Indonesia
03:15Dinas Sosial DKI Jakarta
03:17dan juga beberapa instasi terkait lainnya
03:20nah dimana ada juga pos-pos lain yang memang diperuntukkan
03:24bagi masyarakat yang kemudian untuk mendapatkan penanganan darurat secepatnya
03:30memang bantuan yang diberikan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta
03:35ini cukup cepat ya Putu dan juga Saudara
03:37dimana tidak hanya wali kota
03:41namun juga wakil gubernur dari Provinsi DKI Jakarta Rano Karno
03:46ini juga meninjau langsung bagaimana penanganan darurat
03:50yang dilakukan oleh wali kota Jakarta Pusat
03:53dimana bisa Anda lihat di layar kaca Anda Putu dan juga Saudara
03:58kehadiran dari wakil gubernur DKI Jakarta Rano Karno
04:03didapingi oleh wali kota Jakarta Pusat Arifin
04:07dan juga stakeholder terkait begitu ya yang meninjau langsung
04:10tempat ataupun lokasi kebakaran saat ini
04:15tampaknya wakil gubernur ini ingin meninjau terlebih dahulu Putu dan juga Saudara
04:22lokasi kejadian kebakaran yang mana ini menghanguskan ratusan rumah
04:27informasi yang kami dapatkan kami perlu meralat bahwa tadi kami mengatakan
04:31ada 500 atau 300 rumah ya Putu yang terdampak namun berdasarkan data yang ada di posko ini
04:40hingga siang ini ada 304 rumah yang terdampak akibat kejadian kebakaran pada malam hari ini
04:47dimana informasinya juga ada 500 kaka yang menjadi korban dari kebakaran yang terjadi pada Senin malam kemarin Putu
04:58tampaknya sebelum meninjau kesiapan tanggap bencana
05:02wakil gubernur ingin memastikan ataupun meninjau langsung terlebih dahulu
05:07terkait dengan lokasi kebakarannya sendiri
05:09nah kalau bisa saya gambarkan Putu dan juga Saudara
05:13ketika kami sempat meninjau juga lokasi kebakaran yang ada di kebon kosong ini
05:20ini ratusan rumah hangus terbakar Putu dan juga Saudara
05:25dan kemudian ketika tadi pagi masyarakat ataupun warga kembali ke rumah mereka
05:32untuk memeriksa barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan ini
05:36yang jadi perhatian juga adalah keamanan bangunan-bangunan ini
05:41dimana ini rawan roboh, rawan membahayakan bagi masyarakat yang ingin memeriksa rumah mereka
05:51jadi memang kami himbau bagi masyarakat ataupun korban yang ingin kembali ke rumah mereka ini
05:56yang perlu diperhatikan pertama kali ini adalah terkait dengan keselamatan
06:00ketika melakukan ataupun kembali memeriksa rumah mereka
06:06karena memang ini cukup berbahaya Putu dan juga Saudara
06:09karena bangunan ini bangunan semi-permanen sehingga memang gampang roboh begitu ya
06:13nah tadi tidak hanya wakil gubernur yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengungsian saat ini
06:21tadi sebelumnya saya sempat katakan bahwa dari pemerintah Provinsi RKI Jakarta
06:24melalui wali kota Jakarta Pusat sudah mendirikan beberapa pos-pos
06:30untuk memberikan bantuan kepada masyarakat
06:32diantaranya yang pertama adalah pos kesehatan
06:34yang memberikan pelayanan kesehatan kepada Balita dan juga Lansia
06:38yang menjadi prioritas dan juga orang-orang dewasa yang terdampak
06:41kemudian juga ada Palang Merah Indonesia
06:44kemudian ada juga dari Dinas Duk Capil dan juga Dinas Pendidikan
06:49ini terkait dengan dokumen-dokumen ataupun data mengidentifikasi dokumen-dokumen
06:54yang hangus terbakar pada kejadian malam kemarin
06:57dan yang paling penting adalah untuk logistik
06:59dari para pengungsi ini tadi kami perhatikan ada setidaknya ada tiga mobil dapur umum
07:07yang memang diperuntukkan untuk kemudian memberikan distribusi makanan
07:12terhadap para pengungsi yang memang menjadi korban ini
07:14dan yang perlu juga dicatat bahwa yang paling penting adalah
07:19bagi masyarakat ataupun korban saat ini adalah akses terhadap air besi
07:23bagaimana kemudian ini saat ini belum ada portable
07:26ataupun kamar mandi portable ataupun toilet portable yang dipasang
07:30sehingga memberikan kemudahan bagi para pengungsi ini
07:33ketika membutuhkan untuk ke toilet begitu ya
07:36karena memang kalau misalkan tadi masyarakat apabila memang ingin ke toilet
07:40mereka ini harus mencari mesjid-mesjid terdekat
07:44ataupun toilet toilet umum lainnya
07:45sehingga memang agak lebih jauh di pengungsian tempat saya melaporkan saat ini putuh
07:49tadi Anda menyebutkan bahwa proses olah TKP begitu ya
07:53penyelidikan awal dari polisi ini sedang dilakukan
07:57dari titik Anda saat ini melaporkan Fedriska dan juga Yogi Syahrefi
08:02bisa Anda tunjukkan begitu bagaimana situasinya
08:06mana titik yang diduga menjadi awal dari percikan api
08:11dan kalau sebelumnya ini disampaikan bahwa ini dipicu oleh course lighting listrik
08:16pantauan Anda di lokasi seperti apa?
08:19arahnya kemana?
08:25ya putuh kalau misalkan untuk saat ini saya berada di lokasi pengungsian
08:29memang untuk titik yang menjadi dugaan sumber api ini
08:33berada cukup jauh dari tempat kami melaporkan saat ini
08:35tapi kalau misalkan bisa saya gambarkan putuh dan juga saudara
08:38bagaimana kondisi salah satu rumah yang diduga menjadi awal mula kebakaran ini
08:44tadi dipasangi garis polisi oleh polisi
08:47agar ini tidak diganggu ataupun tidak dirusak begitu TKP-nya
08:52oleh masyarakat yang ingin mencari barang-barang mereka
08:55tapi tadi juga sudah disampaikan oleh Kapolres Jakarta Pusat
09:00mengatakan bahwa apabila memang perlu dilakukan investigasi
09:04untuk mengetahui sumber kebakaran ini perlu dilakukan
09:07perlu kami laporkan juga bahwa tadi juga sudah ada petugas kepolisian
09:12dari DVI puslapor Polri yang juga akan memeriksa
09:16terkait dengan dugaan apakah ini terjadi kelalaian atau tidak
09:18atau bagaimana ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh kepolisian putuh
09:23oke baik terima kasih
09:24Fedriska Ananda, jurnalis Kompas TV dan juga juru kamera Yogi Syahrevi
09:28dari Kemayoran Jakarta Pusat
09:29ada 500 GK terdampak, 304 rumah terdampak
09:33kami harapkan nanti dari kunjungan wagup ini juga ada satu jawaban
09:36untuk kepastian dari para korban yang terdampak kebakaran
09:40terima kasih Fedriska
Komentar