Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pasca kebakaran melanda permukiman di wilayah Kebun Kosong, Kemayoran Gempol, warga yang menjadi korban kebakaran kembali ke rumah mereka masing masing.

Mereka menyelamatkan barang berharga yang masih bisa diselamatkan. Selama tujuh jam, petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang menghanguskan rumah warga di wilayah Kebun Kosong, Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat.

Diduga sebanyak 500 kepala keluarga terdampak kebakaran di Kemayoran. Api baru benar benar bisa dipadamkan oleh petugas Damkar pada pukul empat dini hari tadi.

Selain itu, Wakil Gubernur DKI tinjau lokasi Kebakaran Kemayoran pada Selasa (02/06/2026).

#kemayoran #kebakaran #dampakkebakaran

Baca Juga Tatap GP Hungaria 2026, Veda Ega Pratama dan Honda Team Asia Termotivasi Tunjukkan Kemajuan di https://www.kompas.tv/olahraga/672366/tatap-gp-hungaria-2026-veda-ega-pratama-dan-honda-team-asia-termotivasi-tunjukkan-kemajuan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/672372/wagub-dki-jakarta-tinjau-kebakaran-yang-hanguskan-rumah-di-kemayoran-gempol-kompas-siang
Transkrip
00:00menyaksikan kompas siang bersama saya Niputu Trisnanda
00:02Saudara pasca kebakaran melanda permukiman di wilayah kebun kosong kemayoran gempol
00:08warga yang menjadi korban kebakaran kembali ke rumah mereka masing-masing
00:12mereka menyelamatkan barang berharga yang masih bisa diselamatkan
00:16selama 7 jam petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api
00:21yang menghanguskan 250 rumah warga di wilayah kebun kosong kemayoran gempol Jakarta Pusat
00:28diduga sebanyak 500 kepala keluarga terdampak kebakaran di kemayoran
00:33api baru benar-benar bisa dipadamkan oleh petugas damkar pada pukul 4 dini hari tadi
00:44setelah api benar-benar padam banyak warga yang kembali ke rumah mereka masing-masing
00:49untuk menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan
01:01sebelumnya pada Senin malam sodara kebakaran melanda permukiman padat penduduk di kebun kosong
01:07atau kebon kosong hingga bangunan pasar di kemayoran Jakarta Pusat
01:11banyaknya material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat kebangunan lain
01:17warga yang ada di lokasi panik dan berhamburan menyelamatkan diri dan membawa barang berharga mereka
01:24salah satu warga menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik
01:33informasi terkini pasca kebakaran di kemayoran
01:36kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV
01:38ada Fedriska Ananda dan juru kamera Yogi Syahrefi
01:42selamat siang Fedriska
01:44pasca kebakaran bagaimana situasinya
01:46kemudian juga bagaimana penanganan korban terdampak kebakaran
01:56ya Putu untuk situasi saat ini
01:58api sudah benar-benar padam sejak pukul 4 subuh tadi pagi
02:02sehingga banyak warga yang memang kembali datang ke rumah mereka
02:05untuk mencari ataupun menyelamatkan barang-barang berharga mereka yang masih bisa diselamatkan
02:09dan kemudian tadi ketika pagi kami berada di lokasi kejadian
02:14ataupun di lokasi kebakaran begitu ya
02:16ini ada semacam garis polisi di satu rumah yang diduga
02:20ini adalah sumber dari kebakaran yang terjadi pada sedin malam kemarin
02:25yang menghanguskan ratusan rumah di kawasan kebon kosong kemayoran gempol Jakarta Pusat
02:31dimana ini masih dalam pemeriksaan kepolisian
02:35apakah ada dugaan tindak pidana ataupun kelalaian
02:38begitu terkait dengan kebakaran yang terjadi pada sedin malam kemarin
02:41selain itu juga selain juga melakukan investigasi terkait tugaan penyebab kebakaran
02:47pada sedin malam kemarin ini
02:49dari pemerintah provinsi DKI Jakarta
02:52melalui wali kota dari Jakarta Pusat
02:55ini sudah melakukan penanganan cepat tanggap darurat begitu ya
02:59dimana untuk di belakang saya ini merupakan pengungsian
03:02ataupun tenda-tenda pengungsian ini sudah dipasang
03:04setidaknya tadi kalau misalkan kami hitung ini lebih dari 8 ya
03:08ada tenda pengungsian milik Basnas
03:11kemudian ada dari BPBD
03:12kemudian ada dari Palang Merah Indonesia
03:15Dinas Sosial DKI Jakarta
03:17dan juga beberapa instasi terkait lainnya
03:20nah dimana ada juga pos-pos lain yang memang diperuntukkan
03:24bagi masyarakat yang kemudian untuk mendapatkan penanganan darurat secepatnya
03:30memang bantuan yang diberikan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta
03:35ini cukup cepat ya Putu dan juga Saudara
03:37dimana tidak hanya wali kota
03:41namun juga wakil gubernur dari Provinsi DKI Jakarta Rano Karno
03:46ini juga meninjau langsung bagaimana penanganan darurat
03:50yang dilakukan oleh wali kota Jakarta Pusat
03:53dimana bisa Anda lihat di layar kaca Anda Putu dan juga Saudara
03:58kehadiran dari wakil gubernur DKI Jakarta Rano Karno
04:03didapingi oleh wali kota Jakarta Pusat Arifin
04:07dan juga stakeholder terkait begitu ya yang meninjau langsung
04:10tempat ataupun lokasi kebakaran saat ini
04:15tampaknya wakil gubernur ini ingin meninjau terlebih dahulu Putu dan juga Saudara
04:22lokasi kejadian kebakaran yang mana ini menghanguskan ratusan rumah
04:27informasi yang kami dapatkan kami perlu meralat bahwa tadi kami mengatakan
04:31ada 500 atau 300 rumah ya Putu yang terdampak namun berdasarkan data yang ada di posko ini
04:40hingga siang ini ada 304 rumah yang terdampak akibat kejadian kebakaran pada malam hari ini
04:47dimana informasinya juga ada 500 kaka yang menjadi korban dari kebakaran yang terjadi pada Senin malam kemarin Putu
04:58tampaknya sebelum meninjau kesiapan tanggap bencana
05:02wakil gubernur ingin memastikan ataupun meninjau langsung terlebih dahulu
05:07terkait dengan lokasi kebakarannya sendiri
05:09nah kalau bisa saya gambarkan Putu dan juga Saudara
05:13ketika kami sempat meninjau juga lokasi kebakaran yang ada di kebon kosong ini
05:20ini ratusan rumah hangus terbakar Putu dan juga Saudara
05:25dan kemudian ketika tadi pagi masyarakat ataupun warga kembali ke rumah mereka
05:32untuk memeriksa barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan ini
05:36yang jadi perhatian juga adalah keamanan bangunan-bangunan ini
05:41dimana ini rawan roboh, rawan membahayakan bagi masyarakat yang ingin memeriksa rumah mereka
05:51jadi memang kami himbau bagi masyarakat ataupun korban yang ingin kembali ke rumah mereka ini
05:56yang perlu diperhatikan pertama kali ini adalah terkait dengan keselamatan
06:00ketika melakukan ataupun kembali memeriksa rumah mereka
06:06karena memang ini cukup berbahaya Putu dan juga Saudara
06:09karena bangunan ini bangunan semi-permanen sehingga memang gampang roboh begitu ya
06:13nah tadi tidak hanya wakil gubernur yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengungsian saat ini
06:21tadi sebelumnya saya sempat katakan bahwa dari pemerintah Provinsi RKI Jakarta
06:24melalui wali kota Jakarta Pusat sudah mendirikan beberapa pos-pos
06:30untuk memberikan bantuan kepada masyarakat
06:32diantaranya yang pertama adalah pos kesehatan
06:34yang memberikan pelayanan kesehatan kepada Balita dan juga Lansia
06:38yang menjadi prioritas dan juga orang-orang dewasa yang terdampak
06:41kemudian juga ada Palang Merah Indonesia
06:44kemudian ada juga dari Dinas Duk Capil dan juga Dinas Pendidikan
06:49ini terkait dengan dokumen-dokumen ataupun data mengidentifikasi dokumen-dokumen
06:54yang hangus terbakar pada kejadian malam kemarin
06:57dan yang paling penting adalah untuk logistik
06:59dari para pengungsi ini tadi kami perhatikan ada setidaknya ada tiga mobil dapur umum
07:07yang memang diperuntukkan untuk kemudian memberikan distribusi makanan
07:12terhadap para pengungsi yang memang menjadi korban ini
07:14dan yang perlu juga dicatat bahwa yang paling penting adalah
07:19bagi masyarakat ataupun korban saat ini adalah akses terhadap air besi
07:23bagaimana kemudian ini saat ini belum ada portable
07:26ataupun kamar mandi portable ataupun toilet portable yang dipasang
07:30sehingga memberikan kemudahan bagi para pengungsi ini
07:33ketika membutuhkan untuk ke toilet begitu ya
07:36karena memang kalau misalkan tadi masyarakat apabila memang ingin ke toilet
07:40mereka ini harus mencari mesjid-mesjid terdekat
07:44ataupun toilet toilet umum lainnya
07:45sehingga memang agak lebih jauh di pengungsian tempat saya melaporkan saat ini putuh
07:49tadi Anda menyebutkan bahwa proses olah TKP begitu ya
07:53penyelidikan awal dari polisi ini sedang dilakukan
07:57dari titik Anda saat ini melaporkan Fedriska dan juga Yogi Syahrefi
08:02bisa Anda tunjukkan begitu bagaimana situasinya
08:06mana titik yang diduga menjadi awal dari percikan api
08:11dan kalau sebelumnya ini disampaikan bahwa ini dipicu oleh course lighting listrik
08:16pantauan Anda di lokasi seperti apa?
08:19arahnya kemana?
08:25ya putuh kalau misalkan untuk saat ini saya berada di lokasi pengungsian
08:29memang untuk titik yang menjadi dugaan sumber api ini
08:33berada cukup jauh dari tempat kami melaporkan saat ini
08:35tapi kalau misalkan bisa saya gambarkan putuh dan juga saudara
08:38bagaimana kondisi salah satu rumah yang diduga menjadi awal mula kebakaran ini
08:44tadi dipasangi garis polisi oleh polisi
08:47agar ini tidak diganggu ataupun tidak dirusak begitu TKP-nya
08:52oleh masyarakat yang ingin mencari barang-barang mereka
08:55tapi tadi juga sudah disampaikan oleh Kapolres Jakarta Pusat
09:00mengatakan bahwa apabila memang perlu dilakukan investigasi
09:04untuk mengetahui sumber kebakaran ini perlu dilakukan
09:07perlu kami laporkan juga bahwa tadi juga sudah ada petugas kepolisian
09:12dari DVI puslapor Polri yang juga akan memeriksa
09:16terkait dengan dugaan apakah ini terjadi kelalaian atau tidak
09:18atau bagaimana ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh kepolisian putuh
09:23oke baik terima kasih
09:24Fedriska Ananda, jurnalis Kompas TV dan juga juru kamera Yogi Syahrevi
09:28dari Kemayoran Jakarta Pusat
09:29ada 500 GK terdampak, 304 rumah terdampak
09:33kami harapkan nanti dari kunjungan wagup ini juga ada satu jawaban
09:36untuk kepastian dari para korban yang terdampak kebakaran
09:40terima kasih Fedriska
Komentar

Dianjurkan