00:00Berikutnya, saya sampaikan ruang dan waktu kepada Bapak Kepala Bakom Republik Indonesia, Bapak Mohd. Kodari.
00:07Silakan Pak.
00:07Terima kasih Pak Fitra, yang saya hormati Pak Menteri Koordinator Ekonomi, Pak Menteri Keuangan, dan Bapak CEO dan antara.
00:17Bapak Ibu sekalian, izinkan saya untuk memberikan keterangan bukan terkait dengan DSI,
00:24tetapi memberikan informasi atau keterangan terkait dengan isu Presiden ke negara lain selain Perancis.
00:34Jadi ini teman-teman media pulang dari sini dapat beberapa bahan ini, bukan cuma soal BSI.
00:41Yang pertama, sejak awal tidak ada statement pemerintah RI bahwa Presiden akan ke Italia.
00:50Yang kedua, jadwal resmi memang hanya ke Perancis.
00:56Yang ketiga, bila di perjalanan ada rencana akan ke tujuan yang lain,
01:03itu sebatas rencana sampai ada penyampaian resmi dari pemerintah.
01:09Yang keempat, kunjungan ke negaraan Presiden ke Perancis sudah diumumkan oleh Menteri Luar Negeri kita, Pak Sugiono,
01:17bahkan semenjak tanggal 22 April 2026,
01:22kalau teman-teman membuka file ke belakang, sudah dinyatakan oleh Pak Sugiono,
01:28dan waktu itu beliau mengatakan dalam kutipan langsung,
01:32dan juga ada rencana kunjungan ke negaraan Presiden Prabowo ke Perancis dalam waktu dekat.
01:37Dan memang notabene sebetulnya kunjungan terakhir ini adalah state visit yang merupakan balasan
01:43terhadap kunjungan dari Presiden Perancis, Macron ke Indonesia pada tahun sebelumnya.
01:52Kemudian Pak Sugiono pada kesempatan itu sudah menyampaikan beberapa target kerjasama.
01:57Yang pertama adalah di bidang ketahanan, karena kita semua tahu bahwa
02:03pemerintah Indonesia telah menggore sejumlah alat utama sistem perjalanan
02:08dari Perancis, karena itu diperlukan transfer teknologi untuk penguasaan alutsisa tersebut.
02:16Kemudian yang kedua, kerjasama di bidang pendidikan, khususnya di sektor STEM ya,
02:23sains, teknologi, engineering, dan matematik, sehingga apa yang dilakukan adalah
02:29beyond procurement, jadi tidak sebatas membeli saja, tetapi juga melakukan transfer teknologi.
02:38Yang ketiga, mengenai energi dan pemanfaatan mineral gratis.
02:45Di luar itu dapat ditambahkan bahwa memang kita semua mengetahui bahwa ada hubungan personal
02:51yang sangat kuat antara kedua kepala negara, dan kita tahu bahwa modal sosial itu tidak kalah pentingnya
02:59dibandingkan dengan modal-modal yang lain, baik itu modal ekonomi maupun modal politik
03:05dalam hal membangun hubungan baik dan kerjasama antar negara.
03:11Bapak Presiden Prabowo adalah fitur yang unik, mungkin satu-satunya di dunia yang bisa memiliki hubungan
03:19yang sangat baik dengan kekuatan-kekuatan besar alidaya, beliau punya hubungan yang baik
03:26dengan Presiden Putin dari Rusia, dengan Presiden Donald Trump dari Amerika Serikat,
03:32maupun dengan Xi Jinping dari RFC.
03:37Semua ini tentu kita merasakan manfaatnya dalam konteks situasi dan kondisi pada hari ini,
03:44maupun pada konteks masa depan.
03:47Itu yang dapat kami sampaikan. Terima kasih saya kembalikan kepada Moderator.
03:52Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:54Baik, terima kasih Bapak Kepala Bakong sudah menjelaskan beberapa peristiwa-peristiwa terkini.
03:59Terima kasih telah menonton!
Komentar