Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA BARAT, KOMPAS.TV - Polisi menangkap terduga pelaku pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat nomor B di kawasan Dago, Bandung, Jawa Barat, saat perayaan kemenangan Persib beberapa waktu lalu.

Pelaku mengaku melakukan aksi pemalakan untuk mendapatkan tambahan uang guna membeli minuman keras.

Saat menjalankan aksinya, pelaku diketahui berada dalam kondisi mabuk dan secara acak menghentikan kendaraan yang menggunakan pelat nomor Jakarta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pelaku melakukan pemalakan adalah untuk meminta sejumlah uang kepada pengendara yang melintas dan menggunakannya untuk membeli minuman keras.

#polisi #jawabarat #dago

Baca Juga Israel Klaim Duduki Kastil Beaufort di Lebanon, Invasi Terdalam Sejak 25 Tahun Terakhir! di https://www.kompas.tv/internasional/672100/israel-klaim-duduki-kastil-beaufort-di-lebanon-invasi-terdalam-sejak-25-tahun-terakhir

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672108/polisi-tangkap-pelaku-pemalakan-pengendara-mobil-berpelat-b-di-dago-bandung
Transkrip
00:00Polisi menangkap terduga pelaku pemalakan pada pengendara mobil plat B di kawasan Dago, Bandung, Jawa Barat
00:06saat perayaan kemenangan Persib beberapa waktu lalu.
00:10Pelaku mengaku memalak korban demi membeli minuman keras.
00:19Polisi menangkap pelaku pemalakan di Bandung, Jawa Barat.
00:22Saat menjalankan aksinya, pelaku dalam kondisi mabuk dan secara acak menghentikan kendaraan berplat nomor Jakarta.
00:30Motif pelaku melakukan pemalakan yakni untuk meminta tambahan buat membeli minuman keras.
00:47Pelaku sudah kita amankan, jadi sudah kita aman di posek coblong dan sekarang sudah dilakukan penyelidikan maupun juga berita acara
00:56integrasi di posek coblong.
00:58Motifnya sudah diketahui?
01:00Motifnya, jadi pada saat eporia tersebut mereka melakukan minum-minum bersama.
01:05Sehingga pada saat itu mungkin kekurangan uang atau bagaimana mereka meminta uang untuk membeli minuman lagi.
01:15Pemilik wedding organizer Maruah yang didugal menipu pasangan pengantin di...
Komentar

Dianjurkan