00:00Sejak bergulir rencana pembatasan akses ke tempat pembuangan akhir atau TPA Pakusari Jember, Jawa Timur,
00:06sampah terlihat menumpuk dan berserakan di sejumlah lokasi.
00:11Tumpukan sampah yang didominasi sampah rumah tangga itu menimbulkan bau tak sedap dan menciptakan kesan kumuh.
00:20Warga mengaku prihatin karena sampah tidak hanya mengganggu kebersihan dan keindahan,
00:25tetapi juga menyumbat saluran irigasi serta mencemari lahan persawahan.
00:32Pemerintah Kabupaten Jember mengimbau warga dan pelaku usaha untuk mengelola sampah secara mandiri.
00:39PMK juga mengingatkan adanya sanksi pidana bagi pelanggar aturan pembuangan sampah.
00:45Saat ini, TPA Pakusari yang terdiri dari enam zona diketahui sudah mencapai ketinggian lebih dari 35 meter
00:53sehingga dinilai rawan longsor.
01:01Untuk bisa membuat pengelolaan sampah secara sederhana dan mandiri.
01:07Yang kedua, terkait pasar, Alhamdulillah sudah bisa teratasi pasar-pasar,
01:13tapi itu semuanya sekali lagi rawan-rawan itu jangka pendek.
01:15Nah, jangka panjangnya apa?
01:17Jangka panjangnya kita sudah siapkan langa-langa untuk pengelolaan sampah secara terpadu,
01:21termasuk kita mengandeng, memerintah pusat.
01:24Tapi, saya juga mohon dibantu oleh masyarakat.
01:27Di beberapa kabupaten yang lain, ini dunia usaha sudah bisa mengelola sampahnya secara mandiri.
01:32Nah, di Jember, saya sudah bikin surat bahwa pengusaha-pengusaha atau pengelola-pengelola usaha
01:38untuk bikin pengelolaan sampah secara mandiri.
01:40Tetapi, saya perlu dibantu.
01:42Kalau ada yang buang tiba-tiba, kan ada ya oknum-oknum yang harusnya bisa mengelola sendiri,
01:48tiba-tiba dibuang di tengah-tengah masyarakat.
01:50Tolong di video, di foto, kita bisa prosesi.
Komentar