Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
YOGYAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa dirinya optimis rupiah akan menguat dan menyentuh level Rp 15.000 pada Juni 2026.

Hal ini disampaikann Purbaya di Jogja Expo Center, Kabupaten Bantul, Yogyakarta pada Jumat (22/5/2026).

"Nanti Juni akan ada supply dollar yang signifikan ke ekonomi kita. Jadi, rupiah akan menguat. Kalau saya bilang, pemain valas cepat-cepat jual lah. Kita akan dorong rupiah ke arah Rp 15.000," uajr Purbaya.

"Kalau punya dollar, jual dollar-nya sekarang," lanjutnya.

#purbaya #dolar #rupiah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670501/menkeu-purbaya-optimis-rupiah-menguat-sentuh-level-15-000-kalau-punya-dollar-jual-sekarang
Transkrip
00:00Punya dolar, jualan dolarnya sekarang.
00:04Jadi teman-teman, gak usah takut yang berikut-rebut,
00:07malah itu akan dibawa ke-1998.
00:09Nanti juli akan ada sebuah dolar yang disini jika ke ekonomi kita.
00:15Jadi rupiah akan mengeluarkan.
00:20Kita akan dorong rupiah ke arah 15 ribu.
00:36Kita juga membantu yang baik-baik darah di situ perintah.
00:39Saya masuk ke pasangan negara-negara supaya yieldnya akan rekrutin,
00:43karena asing tidak terpaksa keluar dari periksa anak kudis.
00:49Ini sangat berdampak.
00:50Jadi walaupun rupiah melemah yield aplikasi-bumpa aplikasi
00:54cenderung maklumat lemak turun dalam satu jenis terakhir.
00:59Karena kita jadi aplikasi ke pasangan sekundar.
01:04Kalau saya dapat kasih keseluruhan juga.
01:06Asing, investor asing sudah masuk ke pasangan sekundar kita,
01:11sudah masuk ke pasangan primate.
01:13Jadi ini sekarang sudah hampir dua triunl yang masuk ke situ.
01:17Jadi saya orang-orang yang lain, teman-teman,
01:20kalau punya dolar, diual-dolarnya sekarang.
01:51Ya, ya.
02:11Kita akan dorong rupiah ke arah Rp15.000.
02:28Kita juga membantu rupiah kegiatan dari situ perintah.
02:32Saya masuk ke pasangan negara-negara supaya yieldnya akan rekrutin,
02:35katanya asing tidak dapatkan keluar dari periksa karena kumpulis.
02:42Ini sangat berdampak.
02:43Jadi walaupun rupiah melemah yield aplikasi-bumpa aplikasi
02:47cenderung maklumat lemak turun dalam satu jenis terakhir.
02:52Karena kita jadi aplikasi ke pasangan sekundar.
02:56Kalau kita dapat jatuh ke pasangan sekundar kita sudah masuk ke pasangan sekundar kita,
03:04sudah masuk ke pasangan primate.
03:06Jadi ini sekarang sudah hampir dua triunl yang memikmat begitu.
03:10Jadi saya orang-orang yang lain, teman-teman,
03:12kalau punya dolar, diual-dolarnya sekarang.
03:22Menemani pagi Anda dengan informasi-informasi terbaru.
03:25Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
03:28Saksikan Kompas Pagi hanya di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan