00:00Sera Militer Israel mencegat kapal global Sumut Flotila saat tengah berlayar menuju Gaza di perairan Mediterania Timur pada Senin waktu
00:09setempat.
00:09Tujuh WNI ditangkap.
00:18Militer Israel mencegat kapal global Sumut Flotila saat berlayar menuju Gaza di perairan Mediterania Timur Senin waktu setempat.
00:27Pembajakan kapal global Sumut Flotila yang tengah menjalani misi kemanusiaan sempat direkam dan disiarkan secara langsung.
00:35Dalam rekaman, para aktivis dipaksa mengangkat tangan saat kapal tentara Israel mendekati armada global Sumut.
00:43Tentara Israel bersenjata lengkap lalu menaiki salah satu kapal dan memperingatkan para aktivis agar berkumpul di bagian depan kapal.
00:51Para aktivis, disandra.
00:53Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bilang penangkapan aktivis sebagai upaya mengisolasi aksi dan jaringan kelompok Hamas.
01:01Terima kasih telah menonton!
01:08Terima kasih telah menonton!
01:29Terima kasih telah menonton!
02:00Tujuh warga Indonesia turut ditangkap pasukan Israel saat mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza bersama Sumut Flotila.
02:07Dari tujuh orang, empat diantaranya adalah jurnalis dari media nasional.
02:12Mereka adalah relawan rumah zakat Andi Angga Prasadewa dan para jurnalis yakni Bambang Noroyono,
02:19Taudi Badai Rifan Bilah, Andre Prasetyo Nugroho, dan Rahendro Herubowo.
02:24Yang paling update justru yang saya ingin sampaikan bahwa beberapa menit yang lalu, lebih depan sih 18.30,
02:33kapal Zephiro itu di intercept.
02:36Kembali di intercept.
02:37Pada delegasi Indonesia WND.
02:39Jadi sudah tujuh jadi sekarang ini.
02:40Sudah tujuh sekarang?
02:43Sudah tujuh jadi yang disandra sekarang ini.
02:44Baru 18.30 lalu itu di intercept dan ditahan,
02:48pindahkan, numpangnya semua ke kapal IOF.
02:52Ini yang di kapal Zephiro itu ada atas nama Herman Budianto dan Ronggo Wirasanu.
02:58Ini warga negara Indonesia.
03:01Jadi sekarang hanya tinggal dua warga negara Indonesia,
03:05yaitu yang di Kasri Sadabad, di kapal Kasri Sadabad.
03:08Itu ada sama Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo.
03:12Keluarga Andi anggap rasa dewa berharap
03:14pemerintah Indonesia segera melakukan upaya diplomasi
03:18untuk memulangkan anaknya.
03:21Keluarga tidak bisa apa-apa.
03:23Hanya pemerintah yang bisa membebaskan anak saya.
03:26Saya kira anak saya itu memang pantas dibebaskan
03:32karena anak saya itu kan aktivis kemanusiaan, bukan teroris.
03:37Anak saya ke sana cuma bawa obat,
03:39cuma bawa kebutuhan apa untuk Palestina yang lagi kelaparan di sana.
03:48Menko bidang hukum HAM dan IMIPAS Yusril Iza Mahendra
03:51mengecam penangkapan tujuh WNI oleh tentara Israel di perairan Siprus.
03:56Pemerintah berupaya menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel
03:59dengan menempuh jalur hukum dan diplomatik
04:02dari negara ketiga dan badan hukum internasional.
04:06Karena kita tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel
04:09dan kita tidak dapat melakukan pengundingan langsung dengan PNP Israel
04:13tapi kita tentu akan mengambil upaya-upaya diplomatik
04:17dan upaya-upaya hukum
04:18melalui waktuan negara ketiga dan badan-badan internasional
04:21untuk melindungi pengenderaan kita yang diculik oleh pengenderaan Israel.
04:29Indonesia bersama sembilan negara yakni Turki, Bangladesh, Brazil, Yordania hingga Spanyol
04:35membuat pernyataan bersama mengutuk serangan Israel ke konvoy kemanusiaan global Sumut Flotila.
04:42Indonesia juga mendesak Israel untuk segera membebaskan seluruh WNI yang ditangkap.
04:48Tim Liputan Kompas TV
04:547 WNI ditangkap militer Israel saat berlayar membawa misi kemanusiaan ke Gaza
05:00lalu bagaimana nasib mereka dan harapan keluarga.
05:03Kita terhubung dengan keluarga dari salah satu WNI yang disandra Israel
05:07Ibu Sutrawati Kahrudin, Ibu Nda dari Andi Angga Prasadewa.
05:13Assalamualaikum, selamat malam Ibu Sutrawati.
05:18Waalaikumsalam, warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam.
05:22Baik Ibu, kami turut prihatin pertama atas peristiwa yang menimpa Mas Andi.
05:26Boleh diceritakan Ibu, apakah hingga saat ini sudah mendapatkan informasi
05:31di mana keberadaan Mas Andi?
05:37Sampai saat ini belum ada.
05:39Belum ada yang menghubungi kami keberadaan anak saya di mana.
05:44Kami juga sudah menunggu itu.
05:48Kalau dari pemerintah ataupun juga dari organisasinya memberangkatkan Mas Andi,
05:53apakah ada informasinya, Bu?
05:58Iya, sampai saat ini masih disuruh menunggu.
06:01Masih disuruh?
06:02Untuk kabar selanjutnya, iya.
06:04Dari itu, dari lembaga rumah sakit tempat anak saya bekerja.
06:11Ibu, kapan pertama kali mendapatkan kabar kalau kapal yang ditumpangi Mas Andi
06:16dan juga beberapa rekan di UNI ini dibajak,
06:20kemudian mereka dibawa disandra oleh pasukan Israel?
06:24Kapan pertama kali mendapatkan kabar?
06:26Bisa diceritakan, Bu?
06:29Pertama kali itu, ya itu kemarin di jam 4 sore,
06:35saya dapat kabar bahwa kapal anak saya itu di intercept.
06:42Dan anak saya saat itu katanya sudah diculik oleh sionis Israel.
06:51Siapa, Bu, yang memberi kabar itu dan bagaimana upaya ibu dan juga keluarga
06:57untuk bisa mendapatkan informasi lanjutan mengenai kondisi Mas Andi, Bu?
07:04Kami hanya mendapat, kami mendapat kabar itu dari rumah sakit yang dimana itu anak saya memang bekerja di situ.
07:15Terus kami juga scroll, pas scroll media, di media sosial.
07:21Dan melihat banyak berita-berita bahwa anak saya sudah diculik.
07:27Ibu, sebelumnya sering berkomunikasi dengan Mas Andi ketika ikut pelayaran di Global Sumut ini, Bu?
07:35Iya, sering, setiap saat.
07:38Setiap saat saya berkomunikasi dengan anak saya.
07:42Kapan, Bu, terakhir bisa berkomunikasi dengan Mas Andi?
07:45Dan biasanya apa saja yang disampaikan oleh Mas Andi kepada keluarga, Bu?
07:52Yang disampaikan itu ya paling saya cuma ingatkan, supaya hati-hati.
07:59Cuma ya itu supaya banyak-banyak berdoa.
08:04Karena saya tahu perjalanannya itu kan tidak mudah.
08:09Ibu, berapa lama Mas Andi ikut tergabung dalam pelayaran Global Sumut ini, Bu?
08:16Sejak kapan, Bu?
08:20Kalau untuk di Global Sumut itu dari bulan Februari, kalau tidak salah.
08:27Oh, dari awal tahunnya, Bu, ya?
08:30Iya, dari bulan Februari terus kan di situ mereka ada pelatihan-pelatihan.
08:34Mereka sebelum turun berlayar.
08:38Izin sama keluarga, sama ibu, sama orang tua.
08:42Apa yang disampaikan Mas Andi untuk ikut dalam misi kemanusiaan ini, Bu, sebetulnya, Bu?
08:49Izin, iya, pasti izin.
08:50Karena setiap apapun yang akan dilakukan anak saya itu, dia selalu minta doa dari saya, sebuah ibunya.
08:58Dan ini bukan pertama kali anak saya yang melakukan, menjalankan misi seperti ini.
09:04Karena memang itu tugas dia di, kebetulan dia di rumah sakat, memang itu tugas dia di bidang respon bencana dan
09:16kemanusiaan.
09:18Dan baru kali ini, Bu, Mas Andi mendapatkan peristiwa yang tentu membuat keluarga khawatir, menantikan kabarnya juga.
09:26Sebelumnya belum pernah, Bu, peristiwa seperti ini menimpa Mas Andi.
09:29Iya, ini baru, kami sangat, ini baru kali ini anak saya menjalankan misi seperti ini yang bagi saya itu sangat
09:42berat.
09:45Ini benar-benar membuat kami shock dengan kejadian ini.
09:57Ibu, apakah ada posko yang dibuat oleh pemerintah daerah ataupun tadi organisasi rumah sakat untuk informasi bagaimana kondisi Mas Andi
10:09dan juga 6 WNI lainnya, Bu?
10:14Iya, rumah sakat itu sudah menghubungi kami sejak anak saya itu diculik, langsung dari pusat di Bandung, menghubungi kami bahwa
10:28kami akan menempuh langkah-langkah untuk membebaskan Andi Angga.
10:35Bu, apa yang ingin Ibu sampaikan, harapan dari keluarga kepada pemerintah, kepada organisasi, agar ada informasi agar ada Mas Andi
10:45bisa kembali, Bu?
10:47Apa yang ingin Ibu sampaikan, Bu?
10:50Tentu harapan saya, ya itu anak saya dibebaskan. Anak saya harus pulang dengan selamat. Anak saya kembali dipulangkan ke Indonesia
11:02dalam keadaan sehat, selamat sampai di Indonesia.
11:07Saya berharap kepada pemerintah untuk membebaskan anak saya.
11:16Amin. Tentu kita semua mendoakan dan semoga ada informasi, ada kabar baik juga nanti yang didapatkan oleh keluarga, Mas Andi
11:24bisa kembali kumpul bersama dengan keluarga.
11:26Terima kasih, Bu Sutrawati Kaharudin, Ibu Nda dari Andi Angga Prasadewa, anggota Global Sumut yang saat ini disandra oleh Israel.
11:35Terima kasih, Bu Sutrawati, untuk waktunya di Kompas Malam hari ini.
11:39Terima kasih, mohon doanya, iya.
11:42Amin, amin. Tentu.
Komentar