Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 minggu yang lalu


KOMPAS.TV - Usai pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, hingga kini belum tercapai negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Pengamat Timur Tengah Hasibullah Satrawi menilai kondisi saat ini menunjukkan terjadinya "sumbatan diplomasi" antara kedua negara.

"Lima syarat dari Amerika bertemu dengan lima syarat dari Iran. Artinya satu demi satu saling menutup ruang kompromi," ujar Hasibullah Satrawi dalam program Sapa Pagi, Senin (18/5/2026).

Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Administrasi Publik Unas, Nur Sadik, menilai kunjungan Trump ke Beijing bukan pertanda Amerika Serikat melemah di hadapan Iran.

"Trump datang ke China bukan untuk menyerah, tetapi mencari dukungan agar posisi Amerika lebih kuat menghadapi Iran," ujar Nur Sadik.

Baca Juga Iran Tak Lagi Percaya AS, Menlu Araghchi Ungkap Alasannya di https://www.kompas.tv/internasional/669518/iran-tak-lagi-percaya-as-menlu-araghchi-ungkap-alasannya



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669538/pertemuan-trump-xi-jinping-belum-hasilkan-jalan-damai-untuk-iran-ini-kata-pengamat-timur-tengah
Transkrip
00:00Usai pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping,
00:04hingga kini belum ada negosiasi damai dengan Iran.
00:07Apakah kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Beijing menjadi penanda
00:10bahwa Amerika Serikat sudah tidak mampu menghadapi Iran?
00:13Dan apa pemicu kebuntuan dan kegagalan negosiasi ini?
00:17Kita akan bahas bersama dengan pengamat Timur Tengah, Hasibullah Satrawi,
00:20dan Ketua Program Sudi Doktor Administrasi Publik Universitas Nasional,
00:25sekaligus guru besar tidak tetap kebijakan publik Universitas Indonesia,
00:28Prof. Nur Sadik.
00:30Selamat pagi Mas Hasibullah, Prof. Sadik.
00:34Selamat pagi. Selamat pagi. Selamat pagi, Pak.
00:36Prof. Sadik.
00:37Waalaikumsalam.
00:38Saya ke Prof. Sadik terlebih dahulu.
00:39Prof, ini memang untuk negosiasi masih belum juga terjadi gitu ya.
00:45Perang juga sepertinya masih jauh dari kata akhir.
00:48Tapi di sisi lain ini Amerika Serikat dari Trump sendiri bilang bahwa dalam beberapa jam
00:52akan menentukan, bakal melanjutkan serangan atau tidak.
00:56Tapi di New York Times ini juga ada laporan gitu bahwa dua pejabatan Amerika Serikat bilang
01:01mereka sedang menyiapkan serangan ke Iran dalam waktu pekan depan.
01:06Apakah Amerika Serikat ini masih mempertimbangkan opsi tersebut secara serius?
01:11Apakah mereka masih mampu untuk menyerang Iran dan juga konsekuensinya seperti apa, Prof?
01:17Baik, terima kasih, Pak.
01:19Jadi, kejadian ini itu di latar belakangnya oleh platform atau mindset secara berpikir
01:30ada dua partai politik yang besar yaitu partai politik Republik dan Demokrat.
01:35Partai politik Republik melihat negara lain itu sebagai rival saingannya.
01:40Jadi, dia harus mempergunakan kekuatan untuk menyerang negara lain
01:46karena dia mesti anggap sebagai lawan untuk mencapai tujuan.
01:50Makanya, anggaran untuk partai Republik yang paling kuat adalah militer.
01:55Nah, partai Demokrat melihat negara lain sebagai suatu kawat untuk mencapai tujuan.
02:01Maka, anggaran yang pertama diperkuat untuk partai Demokrat itu pendidikan.
02:08Bedakan kalau kita melihat suatu negara sebagai lawan dan melihat sebagai kawat untuk mencapai tujuan.
02:13Sama-sama untuk mencapai tujuan.
02:16Nah, kita kembali ke Donald Trump.
02:19Donald Trump berasal dari partai Republik.
02:21Makanya, mindset-nya adalah melihat negara lain sebagai rival.
02:24Kalau pertanyaannya apakah melakukan serangan,
02:28kenapa platformnya seperti itu tadi?
02:31Kemudian ditambah dengan national interest.
02:33Kita harus tahu bahwa politik luar negeri itu adalah perpanjangan dari politik dalam negeri.
02:37Nah, politik luar negeri Amerika adalah tadi menguasai industri-industri.
02:44Atau kenapa kepentingan nasional industri-industri,
02:47terutama dari industri persenjataan, termasuk nuklir, pesawat, mobil.
02:53Dan ini dia harus kuasai di situ.
02:56Tidak ada negara di dunia ini tanpa bisnis Amerika di bidang itu.
03:02Nah, tidak fair-nya Amerika.
03:05Karena dia melarang Iran untuk tidak ada pembangunan nuklir,
03:09pembangunan senjata modern.
03:11Tapi di satu pihak, dia biarkan Israel memperkuat senjata modernnya,
03:18termasuk nuklirnya.
03:19Ya, karena dia ingin kekuatan di Timur Tengah itu adalah Israel.
03:25Tidak ada sayangan di situ.
03:27Makanya untuk penyelesaian menurut kacamata Amerika dan Israel,
03:32two-state solution itu tidak ada dalam kacamata Amerika dan Israel.
03:36Yang ada adalah rekonstruksi gasan.
03:39Ya, dan tidak mungkin Israel mengatakan tidak mungkin
03:45Palestina Merdeka di tengah atau di jantung kota Israel.
03:49Jadi, ini adalah nasional interest Israel adalah
03:55mengambil alih gasa tidak memungkinkan Palestina Merdeka,
04:00itu nasional interest dari Israel diperpanjang dengan politik luar negeri Israel.
04:04Israel. Dan dibantu oleh Amerika.
04:08Jadi, kita tidak berharap bahwa apakah perang akan berakhir dalam waktu singkat?
04:14Tidak.
04:15Karena masing-masing mempunyai faktor cara berpikir tadi,
04:19yang memang sudah fundamental untuk Partai Republik di Amerika Serikat,
04:23kepentingan nasional Amerika Serikat.
04:25Saya perlu ingatkan di sini,
04:27tidak ada yang abadi di dunia ini kecuali kepentingan.
04:31Kepentingan termasuk kepentingan nasional.
04:33Dan diperpanjang dengan politik luar negeri
04:35untuk mencapai kepentingan luar negeri suatu negara.
04:37Itu saja dulu.
04:38Tapi Prof, misalnya kita lihat kondisi politik dalam negeri Amerika Serikat,
04:41ini kan sepertinya banyak yang memandang bahwa
04:44Amerika Serikat sedang terdesak gitu ya secara politik dalam negeri.
04:47Misalnya terkait dengan nanti pemilu selah, seperti itu.
04:50Kemudian juga ada tekanan dari Kongres,
04:52dan juga mungkin tekanan dari publik.
04:54Apakah dengan kondisi-kondisi seperti itu
04:56tidak bisa mendorong Trump untuk paling tidak
04:58cool down sedikit lah dalam konflik ini?
05:02Ya benar.
05:03Tadi malam saya telpon keluarga saya yang di Amerika Serikat.
05:06Ya, dia bilang katakan gini,
05:08saya dalam perjalanan dari Pittsburgh ke New York,
05:11itu menghabiskan uang untuk full tank mobil saya.
05:16Biasanya aku pakai 60 dolar.
05:19Tapi sekarang, saya menghabiskan uang hampir 100 dolar,
05:2395 USD untuk full tank mobil saya.
05:28Jadi harga-harga di Amerika bensin naik hampir 40 persen.
05:33Ya, belum lagi listrik,
05:36belum lagi alat-alat pertanian.
05:38Petani juga mengeluh karena produk untuk memproduksi petani itu
05:42harganya mahal.
05:44Sehingga tidak ada alat-alat.
05:47pesan lagi katanya, menurut dia,
05:51untuk Amerika atau partai politik untuk menang dalam penduduk setelah ini.
05:54Karena tidak ada sesuatu yang bisa dijual untuk kepentingan partai republik
05:57dan untuk kepentingan Amerika.
06:00Sehingga,
06:01satu-satunya jalan yang bisa menghentikan perang ini
06:04adalah dalam negeri Amerika Serikat.
06:07Yaitu,
06:08ya,
06:09desakan dari rakyat Amerika Serikat
06:11dan desakan dari partai politik yaitu Republik dan Demokrat.
06:15Karena kita harus tahu sekarang bahwa
06:17di partai Republik pun banyak teman-teman
06:20Donald Trump tidak setuju lagi dengan
06:22perang yang dilakukan oleh Donald Trump ini.
06:25Karena semua ini adalah ilegal.
06:27Amerika mengatakan,
06:28kami tidak butuh perang.
06:29Ya,
06:30yang butuh perang adalah Israel.
06:33Kita dilibatkan untuk membantu Israel itu.
06:36Ini yang terjadi kemarin karena kita tidak butuh perang.
06:40Baik,
06:41saya ke Mas Hasibulo.
06:43Mas Hasibulo,
06:43kalau Anda melihat memang
06:45pernyataan Donald Trump ini suka
06:47gimana ya,
06:48kemudian keluar dengan begitu gitu ya.
06:51Apakah kemudian pernyataan-pernyataan dari Amerika Serikat
06:54belakangan ini soal misalnya
06:55akan mempersiapkan serangan pekan depan ini
06:57sesuatu yang akan terjadi
06:59atau lagi-lagi hanya omong-omong saja
07:01dan bagaimana kemudian konsekuensinya
07:03terutama nanti bagi konflik ini
07:05dan juga Amerika Serikat sendiri?
07:07Ya,
07:08terima kasih Mas Bray
07:09dan selamat pagi untuk pemirsa Kompas TV.
07:12Sebelum saya menjawab pertanyaan tadi,
07:14izinkan saya memotret perkembangan terbaru
07:17sebagai bahan kita dalam diskusi pagi hari ini.
07:21Kalau kita baca berbagai macam koran dan media
07:26hari ini atau jam ini,
07:28terutama hari ini berarti saya bicara 41 semenjak genjatan senjata
07:33dan 3 hari setelah KTT di antara Amerika Serikat dan Tiongkok kemarin.
07:40Nah, kalau kita lihat perkembangannya,
07:43menurut saya,
07:43saya menyebutnya ini semakin menunjukkan
07:47terjadinya sumbatan yang sempurna terhadap upaya diplomasi yang ada.
07:52Kenapa saya keren sebagai sumbatan yang sempurna
07:57yang terbaru Amerika mengeluarkan 5 syarat bagi Iran
08:01untuk melakukan sebuah perundingan
08:04sebagai respon atas 5 syarat yang diberikan oleh Iran sebelumnya
08:08untuk melakukan sebuah perundingan.
08:09Jadi, 5 syarat ketemu dengan 5 syarat ini sama dengan sudah satu demi satu
08:15sudah saling tutup.
08:16Artinya apa?
08:17Ini sebenarnya melanjutkan yang saya sebut
08:20perkembangan 10 Mei kemarin
08:23di hari Minggu
08:26di mana Iran merespon proposal Trump
08:29yang terdiri berespoin itu
08:31dan bagi saya, saat itu sudah menunjukkan bahwa
08:34opsi diplomasi itu sudah berakhir bagi saya.
08:38Karena, terus terang, Iran semakin tinggi nilai awalnya.
08:43Saya membandingkannya dari waktu sebelumnya.
08:46Kalau kita bandingkan, katakan dari tanggal 21 April
08:49di mana perundingan dua gagal
08:51itu kan karena Iran minta dua syarat
08:53yaitu agar Amerika melakukan perbaikan dalam pernyataan-pernyataan
08:58dan membuka blokade.
08:59Dua syarat tidak dipenuhi, maka tidak terjadi perundingan kedua.
09:03Nah, perkembangan sebelum KTT
09:06itu lebih krit lagi bagi saya
09:08karena Iran bukan hanya minta dua syarat
09:11tapi lima syarat.
09:12Nah, memang KTT menurut saya memberikan sebuah harapan
09:17dengan segala macam hal positif yang ditampilkan
09:20minimal yang di depan layar
09:22cuman saya melihat sampai tiga hari ini
09:24belum ada langkah-langkah yang sangat
09:27apa namanya, sangat signifikan
09:29ada tapi tidak terlalu signifikan
09:31saya menduga
09:33satu dari sisi Tiongkok
09:35ada kesengajaan untuk tidak langsung
09:38menindaklanjutin
09:39katakanlah poin-poin yang dibicarakan
09:41dalam KTT tersebut
09:43satu
09:44saya melihat Tiongkok sangat perhatian
09:47sangat memperhatikan terhadap
09:49dimensi independensi dia
09:51dia tidak ingin tampil sebagai negara yang mudah diintervensi
09:55mudah untuk kemudian didekte atau digerakkan oleh
10:00katakanlah Amerika yang memang menjadi rival
10:02atau menjadi sesama negara yang super power
10:06jadi saya menduga ini ada kesengajaan dari Tiongkok
10:11untuk menunda beberapa waktu
10:13sehingga publik internasional bisa melihat
10:15bahwa yang dilakukan Tiongkok
10:17itu adalah sesuai dengan
10:19kepentingan nasionalnya
10:21kepentingannya sendiri
10:22dan yang kedua
10:24saya melihat dan sebenarnya itu jelas disampaikan dalam KTT
10:28walaupun
10:29katakanlah benar
10:30saya menggunakan istilah
10:32katakanlah benar
10:32claim
10:33yang disampaikan oleh Donald Trump
10:35bahwa si Jinping
10:36setuju dalam dua hal
10:38yaitu program nuklir dan
10:39membuka kembali selat hormos
10:42saya menggunakan istilah kalau benar
10:43karena saya menduga
10:45claim Trump itu
10:46ada semacam upaya untuk
10:47menarik sikapnya Tiongkok
10:49dalam kerangkai yang dia punya
10:51yaitu yang diri aku
10:52sampaikan
10:53selesaikan nuklir
10:55baru kemudian kita bicara selanjutnya
10:57nah sementara Iran itu kerangkainya adalah berlawanan
11:00hentikan perang
11:01buka blokade
11:02baru kita bicara nuklir
11:04nah
11:04dalam KTT kemarin di Tiongkok
11:06terlihat jelas bagaimana Trump
11:08itu mencoba untuk
11:10mengambil pendapat Tiongkok
11:11seakan-akan
11:12memperkuat
11:13pendapat dia
11:15sehingga Trump mengatakan
11:17Xi Jinping setuju
11:19dengan dua isu tadi
11:20padahal kalau
11:21diperkankan
11:22di
11:22apa
11:22dicek dalam
11:23pernyataan resmi
11:24daripada Kementerian Luar Negeri Tiongkok
11:26yang terjadi adalah
11:27justru
11:28Tiongkok meminta
11:30agar
11:30satu
11:31perang ini
11:33tidak perlu dilanjutkan
11:34karena mestinya
11:35tidak terjadi
11:35itu satu
11:36yang kedua
11:37yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Tiongkok
11:39adalah
11:39agar jalur
11:41laut itu dibuka
11:43nah
11:44jelas bedanya
11:45dua hal yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Tiongkok
11:48dengan dua hal yang disampaikan oleh
11:50oleh Trump bagi saya
11:51yaitu
11:52yang disampaikan oleh Tiongkok
11:54betapa dia mencerminkan independensi
11:57dan kerangkanya kebetulan lebih dekat kepada kerangka Iran
12:00menghentikan
12:01itu sama dengan permintaan Iran
12:03lalu kemudian membuka
12:04apa namanya
12:06jalur
12:07jalur
12:07laut
12:08itu juga
12:09dorongan yang sama
12:11karena sekarang
12:12lokade yang terjadi di situ
12:14yaitu Iran
12:15dan Amerika
12:16jadi ini saya melihat
12:18kita paham tentu saja
12:19dalam konteks diplomasi
12:21bagaimana sebuah pernyataan
12:22bisa diupayakan
12:23agar mendapatkan
12:24penguatan
12:25pendapatan
12:27oke setelahnya kemarin bertempuk sebelah tangan gitu ya
12:30antara
12:30Amerika Serikat
12:32Trump
12:32bertemu dengan Xi Jinping gitu kan ya
12:34tapi
12:35kemudian saya mau ke
12:36Pak Sadik dulu
12:37Pak Sadik
12:38kalau kita melihat
12:39ini kan
12:39soannya
12:40Trump
12:41ke Xi Jinping
12:42ini seperti
12:43dalam tanda kutip
12:44menunjukkan bahwa
12:45Amerika Serikat ini
12:46dalam kondisi yang
12:47desperate gitu
12:48dia lagi bingung
12:49cara bagaimana keluar dari
12:50perang Iran
12:51kemudian
12:52upaya mediasi dengan Pakistan
12:54juga belum mendapatkan hasil
12:55sampai sekarang
12:55baru kemudian
12:57mengemis dalam petang kutip
12:58ke Tiongkok
12:58untuk mendapatkan solusi
12:59untuk bisa menekan Iran
13:00Anda melihatnya
13:01seperti itu kah
13:02atau seperti apa Prof?
13:04ya
13:04jadi begini Pak
13:07kunjungan
13:08Trump ke China
13:09menemui Xi Jinping
13:11itu pertanda
13:12bahwa
13:14perang akan lanjut
13:15dengan memiliki
13:16bantuan
13:16jadi
13:18jangan berpikir
13:19bahwa kita akan melihat
13:20bahwa dia akan
13:21menyelesaikan perang ini
13:22jadi dia akan
13:23ke sana
13:23memohon bantuan
13:25kerjasama
13:25bahwa
13:26kalau
13:27Amerika menyerang
13:29Iran
13:30ya minimal
13:31you enggak terlalu
13:31membantu
13:33Iran
13:34untuk
13:34melawan Amerika
13:35tapi ini adalah
13:37suatu bentuk kerjasama
13:38supaya
13:39kekuatan
13:40Amerika
13:41bisa
13:42tumbuh
13:43untuk melawan
13:43Iran
13:43baik dalam
13:45hal
13:45welcome
13:46ceremony
13:47welcome
13:48ceremony
13:48itu
13:49memperlihatkan
13:50China begitu
13:52menghargainya
13:53nilai-nilai
13:54kemanusiaan
13:55leadership dari
13:57Xi Jinping
13:57kelihatan
13:58melihat masa depan ini
14:00harus damai
14:00ya
14:01harus tenteran
14:02karena dia
14:02mengatakan
14:03dunia melihat kita
14:04apa yang kita lakukan
14:05sekarang ini akan
14:06berdampak
14:07terhadap dunia
14:08Anda punya penduduk
14:10di Amerika
14:11300 juta orang
14:13saya punya penduduk
14:14China
14:141,4 miliar
14:16kita bergabung saja
14:17sudah 1,7 miliar
14:18penduduk dunia sekarang
14:208 miliar
14:21nah
14:22dampaknya
14:23kalau
14:25konfrontasi
14:25dia lakukan
14:26itu tidak berdampak
14:27terhadap
14:27bagaimana
14:28meningkatkan
14:29kesejahteraan
14:29kemakmuran
14:30di dunia ini
14:31makanya
14:32anak-anak
14:33kecil
14:33diperlihatkan
14:34mengangkat
14:35bendera Amerika
14:36dan China
14:37bahwa
14:37lihat loh
14:38masa depan ini
14:39masa depan
14:41anak ini
14:41harus
14:42diamankan
14:43dijamin
14:43keselamatannya
14:44dan termasuk
14:46semua
14:47anak di dunia ini
14:49walaupun pada
14:50masa juga
14:51pada masa
14:51itu welcome ceremony
14:53pada saat juga
14:54Donald Trump
14:55mau meninggalkan
14:56Amerika
14:56juga anak-anak muda
14:58disitu
14:58anak-anak
14:59untuk
14:59mengangkat
15:00melompat-lompat
15:01bendera Amerika
15:02dan bendera
15:03apa namanya
15:09diperlihatkan
15:12itu melihat masa depan
15:14sama Amerika
15:16dan begitu pun
15:17state dinner juga
15:18begitu
15:18bahwa sejarah
15:20Amerika dengan
15:20China
15:21ada rupanya
15:22kita masih
15:23menghargai
15:24yang namanya
15:24prestasi
15:25kerja keras
15:26tapi ingat
15:27kita harus saling
15:29berkorporasi
15:30melihat masalah ini
15:31sebagai suatu masalah
15:32yang dikerjasamakan
15:33bukan tantangan
15:35bukan rival
15:35tidak ada
15:37keuntungan
15:37untuk kita berdua
15:39maupun untuk masyarakat dunia
15:40kalau kita berkorporasi
15:41begitu pun perang yang
15:42anda lakukan sekarang
15:44tidak ada dampak positifnya
15:45terhadap
15:46anda punya negara
15:47kedua negara
15:49dan dampak terhadap dunia
15:50jangankan warga dunia
15:52susah
15:57jangankan warga Amerika
16:01kita juga
16:02susah di Indonesia
16:03dan seluruh dunia
16:04berdampak
16:04kesusahan
16:05akan perang ini
16:06tidak ada gunanya
16:07katanya perang ini
16:08dilanjutkan
16:08menurut kacamata ini
16:10tetapi sekali lagi
16:11Trump mempunyai
16:12kacamata yang lain juga
16:13dan diikuti tadi
16:15dengan mindset
16:15dari Republik itu
16:16kepentingan
16:17internasional
16:18China yang dilanjutkan
16:19dengan kepentingan
16:20politik luar negerinya
16:21ya
16:21tak tahu
16:23di Amerika itu
16:23sangat pluralistis
16:24ya
16:25ya
16:26semua etnis ada disitu
16:28ada Jewish American
16:29Latin American
16:30Asian American
16:31African American
16:32tapi ingat
16:33orang kaya
16:35dan orang pintar
16:37Amerika itu
16:37rata-rata
16:38dari Jewish American
16:39makanya ada
16:40lobi-lobi Yahudi
16:41yang sangat kuat disitu
16:42jadi
16:43luar biasa
16:44peranannya disini
16:45untuk menciptakan
16:46perang ini
16:47dan
16:47sekali lagi
16:48Israel
16:49mempunyai
16:50kepentingan besar
16:51untuk mengambil
16:53gasa
16:53dan tidak
16:54berkepentingan
16:55untuk mendirikan
16:56suatu negara
16:57yaitu negara
16:57Palestina
16:58karena sangat berbahaya
16:59dan ini
17:00bisa terjadi
17:01jika Amerika
17:03di belakang dia
17:03terima kasih
17:04oke baik
17:05kemudian Mas Hasibulo
17:06jika memang
17:07nanti yang ke depan
17:08yang terjadi
17:09adalah memang
17:09soal perang lagi
17:11bukan kemudian
17:12berujung ke negosiasi
17:13ini bagaimana
17:14kemudian
17:15dari masing-masing negara
17:16baik Amerika Serikat
17:17maupun Iran
17:17apakah Amerika Serikat
17:19masih mampu gitu ya
17:20untuk terus
17:20menggempur Iran
17:21dan bagaimana
17:22Iran juga
17:22akan bersiap-siap
17:23karena kabarnya juga
17:24di TV-TV nasional
17:26di Iran juga
17:27sudah mulai ada
17:29petunjuk bagaimana
17:30merakit senjata
17:31kemudian
17:32menggunakan senjata
17:33ini berarti
17:33sudah ada
17:34masyarakat sipil
17:35yang dilibatkan disana
17:37saya akan berakhir
17:39kepada pertanyaan
17:40Mas Bray
17:40tapi izinkan
17:41saya melanjutkan tadi
17:42karena itu bagi
17:43apa namanya
17:45hal-hal detail
17:46yang sangat menentukan
17:48dalam perang ini
17:48walaupun sekali lagi
17:50katakanlah
17:51si Jinping
17:52sengaja untuk
17:53tidak langsung
17:54mengeksekusi
17:55karena penting
17:56untuk independensi
17:57bukan berarti
17:58kemudian pendapatnya
17:59Tiongkok dalam hal ini
18:01tidak sama
18:01berkaitan dengan
18:02dua hal tadi
18:03jadi kepentingannya Tiongkok
18:05adalah sama
18:06bagaimana perang ini
18:07segera selesai
18:08dan itu adalah
18:09dilakui
18:10dan juga bagaimana
18:11jalur laut itu
18:14dibuka kembali
18:15karena itu yang akan
18:16menormalisir keadaan
18:17cuman bagi Tiongkok
18:18itu menjadi penting
18:19disampaikan setelah
18:20beberapa hari
18:21itu untuk menunjukkan
18:23bahwa dia tidak
18:24di dalam tekanan
18:25dan intervensi Amerika
18:26tapi dia mempunyai
18:28agenda sendiri
18:28sesuai dengan
18:29kepentingannya
18:30nasionalnya
18:30nah bagaimana
18:32dengan kondisi sekarang
18:33nyambung dengan
18:33pertanyaannya
18:34Mas Bray tadi
18:35saya melihat
18:36Donald Trump
18:37terutama tiga hari
18:38setelah KTT ini
18:39betul-betul sekarang
18:40berada dalam
18:41kecamuk
18:42diantara menunggu
18:43apa yang akan
18:44dilakukan oleh
18:45Tiongkok
18:45dengan apa yang
18:47harus dia lakukan
18:48karena ibaratnya
18:49ibarat dagang ya
18:50dia adalah
18:51pedagang
18:51perang yang
18:53dia lakukan
18:54tanggal 28
18:55itu sudah
18:56seperti investasi
18:57yang bodong
18:58bin Amsyong
19:00hancur
19:01sudah rugi sekarang
19:02Trump hanya punya
19:03dua
19:03untuk bisa
19:04melakukan ini
19:05apakah akan
19:06menambah modal
19:07dan itu artinya
19:08dia akan
19:09mengambil
19:10perang
19:10kembali
19:11dengan modal
19:12lebih besar
19:12dengan risiko
19:13lebih besar
19:14tadi telah disampaikan
19:15bagaimana
19:16peta dukungan
19:17di publik Amerika
19:18peta dukungan
19:19di Kongres
19:19belum lagi terbayang
19:21kalau dia harus
19:22serang kembali
19:22Iran sudah makin
19:23siap
19:23dengan semua
19:24keadaan
19:25dan mungkin
19:26akan mengalami
19:27korban lebih besar
19:28lagi
19:29karena dia harus
19:29katakanlah
19:30ambil opsi
19:31serangan darat
19:32untuk betul-betul
19:33mengambil simbol
19:34kebenangan
19:35terutama terkait
19:36dengan uranium
19:37yang diberkaya itu
19:38jadi
19:38saya menduga
19:39itu salah satu
19:40pertimbangan
19:41yang dipikir
19:41dia harus
19:42tambah modal
19:43dalam bentuk
19:44serangan lagi
19:45atau dia
19:47bisa mendapatkan
19:48kayak semacam
19:50kemenangan
19:51atau tidak terlalu
19:52rugi
19:53yaitu dengan
19:54perang Tiongkok
19:55kalau nanti
19:56Tiongkok
19:57betul-betul
19:57mengambil
19:58langkah
19:58strategis
20:00menjadi mediator
20:01bahkan
20:02saya usulkan
20:02bukan hanya Tiongkok
20:03tapi 4-5 negara
20:05termasuk Indonesia
20:06maka
20:07walaupun memang
20:08itu menjadi
20:09keuntungan
20:10bagi masyarakat global
20:11perang ini berhenti
20:12tapi Amerika
20:13juga akan
20:14lumayan
20:14terselamatkan
20:15jadi logikanya
20:16kalau yang pertama
20:17adalah
20:17nambah modal
20:18untuk bisa
20:19menyelamatkan
20:20investasi
20:21yang gagal
20:22gara-gara
20:22rayu maut
20:24sang penggoda perang
20:25namanya Nita Nyawa itu
20:26tadi disampaikan
20:28atau dia bisa
20:29mengurangi
20:30kerugian
20:31dan
20:31ke apa namanya
20:33mengurangi
20:33kerugian itu
20:34akan sangat ditentukan
20:35oleh apa yang dilakukan
20:36oleh Tiongkok
20:37karena sekarang
20:38dia udah gak punya
20:39kartu
20:40atau upaya lagi
20:40yang bisa dilakukan
20:41untuk
20:42mengurangi
20:43kerugiannya dia
20:44dia sudah rugi
20:45dalam 40 hari berperang
20:46dia rugi dalam
20:47berbagai macam
20:48upaya diplomasi
20:49yang dilakukan
20:49dengan Pakistan
20:50selama ini
20:51dan dia mencoba
20:53lewat
20:53kunjungannya
20:54ke Tiongkok
20:55agar ada
20:56walaupun sekali lagi
20:57sebagai sesama
20:58negara besar
20:59itu bagi saya
20:59sudah
21:00istilahnya
21:01membuang
21:01membuang
21:02urat malu juga
21:03jadi
21:04udahlah
21:04ini
21:05dibawa dengan
21:06pesan dagang
21:07memang kita kesana
21:07untuk dagang
21:08dan sekalian
21:09untuk bagaimana
21:10bisa menyelamatkan
21:11katakanlah
21:12situasi yang ada
21:13di Iran
21:14agar
21:14tidak semakin
21:15memporak
21:16porandakan
21:17masa depan
21:17politik
21:18bahkan mungkin juga
21:19ekonomi
21:20daripada
21:21Amerika Serikat
21:22oke
21:22istilahnya
21:23mau gambling lagi
21:25mau nambah modal lagi
21:26atau tadi
21:27yaudah kita exit deh
21:28paling tidak
21:29tidak rugi-rugi amat
21:30gitu ya
21:30nah kalau
21:31menurut pendapat
21:32Prof. Sadik
21:33Prof. Sadik
21:33kalau kita melihat
21:34kondisi Amerika Serikat
21:36saat ini
21:36kemudian kondisi
21:37personal
21:38dari Trumpnya sendiri
21:40sikapnya Trump sendiri
21:41apa kemudian
21:42opsi yang akan diambil
21:43dia akan
21:44pelan-pelan
21:44exit dari perang ini
21:46agar tidak rugi-rugi amat
21:47atau justru tadi
21:48gambling lagi
21:49menambah modal lagi
21:50untuk misalnya
21:51melanjutkan perang
21:52walaupun nanti entah
21:53perang ini akan
21:54menghasilkan sesuatu
21:55atau tidak
21:56untuk Trump
21:57baik Pak
21:59yang kita tahu
22:02bahwa Trump ini
22:03belum memiliki
22:04strategi itu exit
22:05ya
22:05dia belum menemukan
22:06bagaimana keluar
22:07dari perang ini
22:08dan harus kita tahu juga
22:09perang ini
22:10that's a good business
22:10ya
22:11jadi industri besar
22:13buat Amerika Serikat
22:14itu persenjataan
22:15dan nuklir
22:16dan pasar
22:17untuk menjual
22:18senjata dan nuklir
22:18itu adalah peperangan
22:20dan market yang terbesar
22:22untuk industri
22:23peperangan senjata
22:23itu adalah di Tumur Tengah
22:25jadi bayangkan
22:26berapa
22:32Dubai
22:34membayar
22:35apa
22:37kalau
22:40Amerika yang ada
22:41di sana
22:41Arab
22:42negara-negara mereka
22:43tapi dia alami bahwa
22:44justru ada pangkalan
22:45di sini
22:45kami deserah
22:46Amerika inginkan
22:47kalau negara-negara
22:48itu membantu Amerika
22:49menyerang negara Arab
22:50sendiri
22:50tapi itu gak dilakukan
22:51jadi
22:53apakah
22:54Trump
22:55untuk
22:55menghentikan perang ini
22:57satu-satunya
22:58strategi exit
22:59yang paling bisa terjadi
23:01yaitu
23:02adalah
23:02ada tekan
23:03dari dalam negeri
23:04Amerika Serikat
23:05di waktu
23:06milus lah ini nanti
23:07ada dua
23:08kemungkinan
23:09apakah Trump
23:10bisa diimpis
23:10karena
23:11dalam milus lah
23:12di kongres dan senat
23:13dia tidak mendapat dukungan
23:15dan mayoritas
23:16adalah dari partai
23:17demokrat yang berkuasa
23:19sehingga
23:20ya keputusan
23:21kebijakan
23:22kepolitik luar negeri
23:23bisa berubah
23:23secara drastis
23:24dan bisa
23:25memimpin Trump
23:26bisa juga
23:27mengganti
23:28dalam memilih
23:28presiden
23:28dalam waktu singkat juga
23:30sehingga
23:31itulah hal-hal
23:32yang paling
23:32dengan mengandalkan
23:34negosiasi
23:35perdamaian
23:36yang ini
23:36sangat
23:37sulit jadi
23:39tekanan dalam negeri
23:40yang kemudian bisa
23:40dalam negeri
23:43itulah yang
23:43yang bisa
23:44membuat kemudian
23:45Trump
23:45akan exit
23:47dari konflik ini
23:49saya kembali
23:50ke Mas Hasibulo
23:50Mas Hasibulo
23:51jika memang
23:52di saat ini
23:53Trump sedang
23:54menunggu
23:54action dari
23:56Tiongkok
23:56setelah pertemuan kemarin
23:58memang Tiongkok
23:59mau
23:59Mas Hasibulo
24:01karena Tiongkok
24:01sendiri juga punya
24:02kepentingan nasional
24:03sendiri
24:03mereka secara
24:04ekonomi juga
24:05tidak terlalu
24:06terpengaruh mungkin
24:06karena Selat Hormus
24:07juga masih tetap
24:08dibuka dari Iran
24:09untuk Tiongkok
24:09apakah Tiongkok
24:11mau gitu
24:11mengikuti dalam
24:12tanda kutip
24:13apa yang dimau
24:14Trump
24:16ya itu yang
24:17saya bilang tadi
24:18di bagian akhir
24:19kesempatan kedua
24:20yang saya sampaikan
24:21Mas
24:21jadi walaupun
24:23Tiongkok katakanlah
24:24belum melakukan
24:25aksi sampai sekarang
24:26bukan berarti
24:27dia tidak setuju
24:28atau tidak mau
24:29dengan yang diusulkan
24:30oleh Trump
24:30justru yang menjadi
24:32kepentingan Trump
24:33sebenarnya juga
24:34menjadi kepentingan
24:35Tiongkok
24:35karena sekali lagi
24:37dengan perang
24:37seperti ini
24:38terutama di Timur Tengah
24:39yang juga melibatkan
24:40negara-negara
24:42yang menjadi
24:42koleganya
24:43daripada Tiongkok
24:44katakan Iran
24:45lalu negara-negara
24:46Arab Teluk
24:46maka sebenarnya
24:48tidak ada yang
24:49yang diuntungkan
24:50dari perang ini
24:50termasuk Tiongkok
24:51jadi ketika
24:52kemudian
24:53Kementerian Luar Negeri
24:54Tiongkok
24:54mengatakan
24:56perang
24:56yang mestinya
24:58tidak perlu terjadi
24:59ini
24:59tidak perlu dilanjutkan
25:00itu
25:01bagi saya
25:02sebuah
25:02pernyataan
25:03yang sangat
25:04clear
25:04menjelaskan
25:05bagaimana posisi
25:06Tiongkok
25:06Tiongkok juga
25:07tidak diuntungkan
25:09oleh perang ini
25:10karena sekali lagi
25:10Tiongkok juga
25:12berkaitan dengan
25:12negara lain
25:13yang terkait
25:14dengan perang ini
25:15bahkan
25:16saya melihat
25:17kalau kemudian
25:18ini tidak
25:19cepat-cepat
25:20diambil
25:20sebuah intervensi
25:21ini agak mengerikan
25:23bahwa perang ini
25:24bisa
25:24menyulut lebih besar
25:26perang di Timur Tengah
25:27terutama dengan
25:28keterlibatan aktif
25:29dari negara-negara
25:30Arab Teluk
25:31saya selama ini
25:32secara kategori
25:33menyebut perang ini
25:34sudah masuk dalam
25:35perang regional
25:36Timur Tengah
25:37tapi dalam skala
25:37terbatas
25:38kenapa terbatas
25:39karena negara-negara
25:40Arab Teluk
25:41walaupun sudah
25:41diserang oleh Iran
25:42dia masih
25:43membatasi diri
25:44walaupun ada info
25:45bahwa
25:46katakanlah
25:47Uni Emirat Arab
25:48dan Arab Saudi
25:49sempat menyerang
25:50Iran
25:50pada masa-masa
25:51akhir genjatan
25:52atau menjelang
25:53akhir genjatan senjata
25:54tapi mereka juga
25:55masih menolak
25:56itu artinya apa
25:56mereka
25:57menggunakan
25:58serangan
25:59secara aktif
26:00terhadap apa yang
26:00dilakukan oleh Iran
26:01nah yang kita harus
26:03baca ke depan
26:04kalau opsi perang ini
26:05diambil kembali
26:06maka sangat besar
26:07bagi saya
26:08kemungkinannya
26:09negara-negara Arab Teluk
26:11akan meningkatkan
26:12eskalasinya
26:13sehingga menjadi
26:13perang aktif
26:14dan inilah bagi saya
26:16fase yang kita sebut
26:17sebagai
26:17regional
26:18war
26:19yang lebih total
26:20di Timur Tengah
26:22sehingga
26:22dampaknya juga
26:23akan lebih besar
26:24dan kalau itu terjadi
26:25maka
26:26dampak kepada
26:27perekonomian global
26:28bukan hanya kepada Tiongkok
26:30termasuk kepada kita semua
26:31akan jauh lebih
26:33berat lagi
26:34karena
26:34sekali lagi
26:35negara-negara Timur Tengah ini
26:36sangat menentukan
26:38bagi berbagai macam
26:39kebutuhan
26:40terutama di bidang
26:41energi
26:41dan perminyakan
26:43dunia global
26:44dan menurut saya
26:45persis disitu
26:47seperti disampaikan oleh
26:48Prof. Sadik tadi
26:50kalau
26:50Trump
26:51katakanlah
26:52berpegangan
26:53pada kepentingan
26:54bisnisnya secara pribadi
26:55mungkin dia malah berpikir
26:57memang lebih baik perang ini
26:58dibiarkan berlanjut
26:59karena ini menjadi cara
27:00untuk dapat untung
27:02daripada bisnis
27:02senjata yang
27:03mungkin keluarganya
27:05atau koleganya
27:05bisa dapat untung
27:06tapi kalau
27:07dilakukan
27:08itu bagi saya
27:09semakin menunjukkan
27:10bahwa yang disampaikan
27:12oleh para kritikus
27:13di Amerika selama ini
27:14yang dimaksud dengan
27:15Amerika First
27:16pada akhirnya adalah
27:17kenarsisan-kenarsisan
27:19Trump itu sendiri
27:20Trump tidak
27:21berpikir tentang
27:22kepentingan rakyat Amerika
27:23tidak betul-betul
27:25berpikir tentang
27:25kepentingan masyarakat dunia
27:27dia hanya berpikir
27:28tentang kepentingannya sendiri
27:29dan keluarganya
27:31yang lebih besar
27:33menurut saya
27:34memang tadi
27:35yang disampaikan oleh
27:35Prof. Saudi juga
27:36ini disampaikan juga
27:38oleh Tiongkok
27:39ini kita harus
27:40memulai berpikir
27:41dampaknya
27:42kepada masyarakat dunia
27:43dan mungkin
27:45lagi kalau dikaitkan
27:46kepada riwayat-riwayat
27:47sebelum perang
27:47itu bagian
27:49daripada data-data
27:49yang dipinggirkan
27:50tentang
27:51bahaya
27:52daripada perang ini
27:54saya sempat
27:54baca laman
27:55Trump sebenarnya
27:56sudah dapat laporan
27:57bahwa
27:58Iran kemungkinan
27:59akan menggunakan
28:00Selat Hormuz
28:00sebagai kartu
28:01yang ini terjadi
28:02tapi
28:03sekali lagi
28:04karena mungkin
28:04sudah tergoda oleh
28:05yang namanya
28:05penggoda perang
28:06bernama Anita Nyao
28:07maka
28:07itu kemudian
28:08tidak dipertimbangkan
28:09dan
28:10menjadilah investasi
28:12bodong
28:12seperti sekarang
28:13baik
28:14opsi perang
28:14yang tidak kita inginkan
28:15tentunya
28:15karena berdampak
28:16juga pada masyarakat
28:17global
28:17dan semoga
28:18opsi negosiasi
28:20tetap menjadi
28:21prioritas dari
28:22kedua negara
28:22dan paling tidak
28:23ini Amerika Serikat
28:24mau menunduk sedikit
28:25paling tidak
28:26agar bisa nanti
28:28duduk
28:28negosiasi
28:29bersama dengan Iran
28:30terima kasih
28:31Mas Asyibulo Satrawi
28:32pengamatan Timur Tengah
28:33dan juga Prof
28:34Nur Sadik
28:35Ketua Program Studi
28:36Doktor Administrasi Publik
28:37Universitas Nasional
28:38sudah bergabung
28:39bersama kami
28:40di Sapa Indonesia
28:40pagi
28:40selamat pagi
28:42dan pagi
Komentar

Dianjurkan