Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SELAT HORMUZ, KOMPAS.TV - Ketegangan di Selat Hormuz masih berlangsung. Iran membatasi lalu lintas kapal di tengah blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran.

Rekaman drone pada Kamis menunjukkan sejumlah kapal berlabuh di Selat Hormuz saat Iran masih memberlakukan pembatasan navigasi.

Televisi pemerintah Iran menyebut Teheran telah mengizinkan 30 kapal melintasi Selat Hormuz sejak Rabu (13/05/2026) malam.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran komersial selama kapal-kapal bekerja sama dengan Angkatan Laut Iran.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan blokade terhadap pelabuhan Iran akan terus dilanjutkan. Hingga kini, Selat Hormuz masih menjadi titik panas konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Baca Juga Trump Klaim Xi Jinping Tawarkan Bantuan Buka Selat Hormuz, Sepakati Hal Ini! | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/669042/trump-klaim-xi-jinping-tawarkan-bantuan-buka-selat-hormuz-sepakati-hal-ini-sapa-pagi

#selathormuz #iran #amerikaserikat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/669044/pantauan-udara-antrean-kapal-di-selat-hormuz-as-tetap-lanjutkan-blokade-pelabuhan-iran-sapa-pagi
Transkrip
00:00Berikutnya saudara, ketegangan di Selat Hormuz masih berlangsung.
00:03Iran membatasi lalu lintas kapal di tengah blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran.
00:10Rekaman drone pada Kamis menunjukkan sejumlah kapal berlabuh di Selat Hormuz
00:16saat Iran masih memperlakukan pembatasan navigasi.
00:19Televisi pemerintah Iran menyebut,
00:22Teheran telah mengizinkan 30 kapal melintasi Selat Hormuz sejak Rabu malam.
00:27Menteri Luar Negeri Iran Abbas Arakshi menegaskan
00:30Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran komersial
00:34selama kapal-kapal bekerjasama dengan Angkatan Laut Iran.
00:39Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan
00:42blokade terhadap pelabuhan Iran akan terus dilanjutkan.
00:46Hingga kini, Selat Hormuz masih menjadi titik panas konflik antara Iran dan Amerika Serikat.
00:57Terima kasih telah menonton!
00:59Terima kasih telah menonton!
01:00Terima kasih telah menonton!
01:00Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan