00:01Saya Tifa Solesa melanjutkan Sampai Indonesia Malam, Saudara.
00:04Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim
00:09dituntut 18 tahun penjara dan denda sebesar 5,6 triliun rupiah
00:17dalam dugaan korupsi pengadaan laptop periode 2019 hingga 2022.
00:22Sidang tuntutan berlangsung di Pengadilan Negeri Tindak Pindana Korupsi Jakarta Pusat pada Rabu sore.
00:26Nadiem didakwa melakukan korupsi pengadaan laptop Chromebook saat menjabat
00:30dan diduga menyebabkan kerugian negara 2,1 triliun rupiah.
00:35Selain itu, Jaksa juga menuntut Nadiem membayar uang pengganti sebesar 5,6 triliun rupiah
00:42atau kurungan tambahan selama 9 tahun jika Nadiem tidak bisa membayar.
00:52Menyatakan terdakwa, Nadiem Anwar Makarim telah terbukti secara sah dan meyakinkan
00:58bersalah melakukan tindak pindahan korupsi yang dilakukan secara bersama-sama
01:02sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 603 Undang-Undang No. 1 tahun 2023
01:07tentang kapidana, Junto Pasal 18 Undang-Undang No. 31 tahun 1999
01:13tentang pemberantasan tindak pindahan korupsi, Junto Undang-Undang No. 20 tahun 2001
01:17tentang perubahan Undang-Undang No. 31 tahun 1999
01:21tentang pemberantasan tindak pindahan korupsi, Junto Pasal 20 huruf C
01:25Undang-Undang No. 1 tahun 2023 tentang kapidana.
01:292. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Nadiem Anwar Makarim
01:35oleh karena itu dengan pindana penjara selama 18 tahun
01:38dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara
01:41dengan perintah terdakwa segera ditahan di rumah tahanan negara.
01:47Usai sidang tuntutan, Nadiem Makarim membantah semua tuduhan jaksa.
01:52Ia juga bingung dengan nilai uang pengganti yang besarannya jauh melebihi harta kekayaannya.
01:56Selanjutnya Nadiem akan menyampaikan pleidoy atau nota pembelaan pada 2 Juni 2026.
02:02Saya dituntut oleh kejaksaan 28 tahun untuk kesalahan apa?
02:12Tidak ada kesalahan administrasi apapun, tidak ada unsur korupsi apapun dalam kasus saya
02:19dan seluruh masyarakat sudah mengetahui.
02:22Jadi saya bingung, kenapa?
02:24Kenapa tuntutan saya lebih besar daripada pembunuh?
02:27Pembutuhan saya, penuntutan saya lebih besar daripada teroris?
02:32Nah ini mungkin adalah karena di dalam alur persidangan ini
02:36sudah terang-benderang bahwa saya tidak bersalah.
02:40Tetapi karena takut saya bebas,
02:42angka yang begitu tinggi dilemparkan kepada saya.
02:45Jadi tidak cukup saya dimasukin ke penjara.
02:49Mereka menggunakan uang pengganti sebesar 4 triliun plus 809 miliar.
02:55Jadi totalnya itu 5 triliun.
02:59Total kekayaan saya di akhir masa menteri itu nggak sampai 500 miliar.
03:04Terima kasih.
03:05Terima kasih.
Komentar