00:00Keberita lainnya saudara, MPR mengundang 10 orang siswa peserta Lomba Cerdas Cermat 4 pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat.
00:08Pertemuan ini merespons viralnya protes salah satu peserta atas penilaian Dewan Juri dalam Lomba Cerdas Cermat.
00:16Berikut wawancara Jurnalis Kompas TV, Fedris Kaananda dan juga Juru Kamera Arief Rahman dengan siswa peserta Lomba Cerdas Cermat.
00:24Tentu saja kita orang dewasa juga kadang membuat kesalahan dan kemudian ada juga adik-adik kita yang mengkritik.
00:30Bagaimana kemudian jiwa besar kita ini bisa dikritik oleh anak-anak kecil ini merupakan kedewasaan yang sangat luar biasa.
00:36Seperti halnya kemarin terjadi di Lomba Cerdas Cermat MPR RI yang mana diselenggarakan ini mengajak seluruh siswa Indonesia untuk dapat
00:44melek mengenai konstitusi negara dan juga bagaimana negara Indonesia ini berdemokrasi.
00:49Nah kemarin ketika kemudian grup C dari SMA Negeri 1 Pontianak ini mereka berani menyuarakan ketidaksetujuan mereka terkait dengan hasil
00:58dari Dewan Juri dan mereka ini berani speak up.
01:01Ini hal yang sangat luar biasa dan banyak juga mendapatkan atensi dari publik dan kemudian apresiasi juga kepada adik-adik
01:06kita ini.
01:07Sekarang kita sudah bersama dengan adik-adik kita ini yang jauh-jauh datang dari Pontianak.
01:12Apa ya kejadian yang kemarin? Mungkin bisa dikasih tahu apa sebetulnya yang mendorong OCA untuk berani berbicara, berani untuk mengutarakan
01:23pendapatnya?
01:24Dari kita ini sendiri Kak, dari awal kita kan sudah menamakan untuk kemistri seperti yang sudah kawan-kawan saya katakan
01:29tadi.
01:30Jadi ketika kita membangun kemistri ini juga kita saling terbuka kemudian kita ini membangun rasa berani ketika kita punya salah,
01:37kemudian ada yang perlu dievaluasi.
01:39Dari itulah kita belajar untuk ketika dalam perlombaan, ketika ada kekeliruan, itu perlu kita evaluasi juga dengan penelenggara lomba itu
01:48sendiri.
01:49Jadi itu adalah sebuah dorongan juga dari bibit kemistrinya.
01:53Nah perasaan OCA sekarang mendapatkan atensi yang luar biasa ini sebetulnya nyaman atau tidak?
01:57Atau mungkin gimana yang OCA rasa?
02:01Saya dan tim sebenarnya tidak menyangka bahwa atensi yang bisa sebesar ini dan video yang tersebar juga booming.
02:07Jadi dari saya dan tim, berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan aspirasi positifnya kepada kami.
02:16Semoga hal ini dapat menjadi semangat dan motivasi kami untuk bisa berkembang dan maju lagi ke depannya.
02:23Oke, makasih banyak teman-teman.
02:25Nah itulah tadi bagaimana dinamika dari perjalanan SMA satu negeri Pontianak ini untuk mengikuti lomba cedas cermat empat pilar.
02:34Bagaimana kita melihat bagaimana generasi-generasi muda ini tidak hanya pintar, tapi public speakingnya juga pintar.
02:39Dan ini merupakan potensi Indonesia emas ke depannya.
02:42Tentu kita sangat senang punya adik-adik ini dan apresiasi yang luar biasa kami sampaikan untuk adik-adik.
02:47Kepedis Keananda, Arief Rahman, Kompas TV, Jakarta.
Komentar