Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SURABAYA, KOMPAS.TV - Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, mengunjungi Rumah Sakit Ibu dan Anak IBI Surabaya.

Hingga Rabu (13/05/2026) masih ada tujuh murid yang dirawat. Namun mayoritas kondisinya telah membaik. Empat anak siap pulang, sedangkan tiga anak masih menjalani rawat inap. Korban menderita diare, nyeri perut, hingga muntah.

Sementara itu, menu MBG yang diduga menjadi penyebab masih dilakukan uji laboratorium hingga saat ini.

Untuk memantau kondisi terkini kasus ratusan siswa diduga keracunan MBG, KompasTV, simak laporan jurnalis KompasTV, Nyoman Deny, di Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga Kata Menteri HAM Usai Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Surabaya | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/668621/kata-menteri-ham-usai-jenguk-siswa-korban-keracunan-mbg-di-surabaya-kompas-siang

#mbg #keracunan #surabaya #keracunanmbg

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668622/terbaru-progres-kasus-keracunan-mbg-di-surabaya-7-siswa-masih-dirawat-sampel-menu-diuji
Transkrip
00:00Saudara, untuk memantau kondisi terkini kasus ratusan siswa diduga keracunan MBG,
00:05kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV Nyoman Deni di Surabaya, Jawa Timur.
00:10Selamat siang Nyoman. Jadi, berapa korban yang kini masih dirawat, terus bagaimana kondisinya?
00:19Baik, terima kasih Fidi, dan saat ini saya sedang berada di rumah sakit ibu dan anak Ibi di Jalan Dupa,
00:26Kota Surabaya.
00:27Dan hingga hari ini ada tujuh orang anak yang masih dilakukan perawatan di rumah sakit Ibi ini
00:35akibat diduga mengalami gejala keracunan setelah memakan menu makanan bergisi gratis pada hari Senin lalu.
00:44Dan dari ketujuh orang anak yang masih dirawat ini, memang mayoritas seluruh kondisinya memang telah membaik.
00:51Dan sim dokter di rumah sakit Ibi juga tadi menyatakan bahwa ada empat orang anak yang kondisinya juga hari ini
01:00telah membaik dan siap untuk pulang.
01:02Sementara masih ada tiga orang anak yang mengalami, apa namanya, masih dilakukan perawatan seperti itu karena kondisinya masih nyerip perut
01:12dan juga muntah.
01:13Dan pada pagi hari ini tadi juga Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai juga telah menyempatkan berkunjung ke rumah sakit
01:24Ibi ini
01:25untuk menyembuh langsung ketujuh orang anak yang masih dilakukan perawatan di rumah sakit Ibi.
01:30Dan Natalius mendatangi satu persatu kamar tempat dilakukan perawatan ketujuh orang anak yang ada di dalam ruang perawatan ini
01:37untuk memberikan dorongan semangat seperti itu, Uvidi.
01:40Baik, jadi kalau hasil lab makanan untuk menyelidiki sebenarnya penyebab keracunan itu apa, ini gimana hasil labnya?
01:52Baik, untuk hasil uji laboratorium, memang pihak dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya tadi menyampaikan bahwa
01:59sehingga hari ini masih dilakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan menu MBG yang kemarin pada hari Senin lalu dibagikan ke
02:09sekolah.
02:10Dan menu sampel MBG ini saat ini masih dilakukan uji laboratorium selama tujuh hari ke depan pada hari kerja
02:17dan pada hari Rabu mendatang atau pekan depan itu akan keluar hasil uji laboratoriumnya, Uvidi.
02:24Baik, jadi untuk sementara berarti di sekolah tersebut dihentikan menu makan bergizi gratis ini untuk sementara ini sampai menunggu hasil
02:35penyelidikan?
02:37Ya betul sekali, Uvidi. Memang pada sejak kejadian memang pihak dari Dapur SPPG menghentikan operasional
02:44karena masih dilakukan uji laboratorium terhadap menu MBG untuk diambil sampelnya untuk dilakukan uji laboratorium
02:52dan hingga saat ini memang pihak dari Dinas Kesehatan masih melakukan uji lab, Uvidi.
02:56Oke, lalu kemudian apakah ada juga pemeriksaan saksi-saksi atau sudah adakah apa namanya memulai penyelidikan atau seperti apa?
03:08Baik, Uvidi. Untuk sejauh ini memang pihak terkait memang fokus melakukan penanganan terhadap para korban
03:14yang masih dirawat di rumah sakit ibu dan anak ibi di Jalan Dupa, Surabaya ini.
03:20Karena masih ada tujuh orang anak yang dilakukan perawatan, empat yang kondisinya telah membaik
03:25dan tiga orang masih dilakukan rawat inap, Uvidi.
03:28Baik, Nyoman Denny, terima kasih untuk laporan Anda dari Surabaya, Jawa Timur.
03:34Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan