00:00Oke, Mas Pratama, kalau Baris Krim kan sampai bilang kita akan melakukan penegakan hukumnya di sini
00:07biar jangan sampai di sana kalau dipulangkan ke negara asal, di sana tidak dihukum secara tegas
00:14sesuai dengan peraturan kita, kemudian balik lagi.
00:17Nah, memangnya kalau dari pantauan Anda, analisis Anda seberapa masif perpindahan
00:21atau pergeseran basis operasi judi online dari Indochina ke Indonesia?
00:26Ya, jadi masalah judi online ini kan jadi masalah di banyak negara ya Mbak ya gitu.
00:31Kemarin juga ketika di Kamboja habis-habisan kan ditutup, kemudian ditangkap besar-besaran gitu.
00:39Nah, ini kan akhirnya mereka jadi pindah kemana-mana gitu.
00:42Jadi ini kejahatan transnasional memang gitu.
00:45Nah, yang jadi masalah adalah ini orang-orangnya kan masih ada, ya kan?
00:49Terus kan nggak ditangkapin semuanya gitu.
00:51Dan akhirnya mencari tempat lah di mana yang kira-kira bisa aman buat mereka gitu.
00:57Nah, mereka akhirnya milih Indonesia gitu ya.
00:59Nah, ini jangan sampai nih Indonesia jadi safe haven-nya untuk operasi judi online Asia Tenggara nih gitu.
01:05Karena apa? Ya, karena apa namanya sangat luar biasa sekali loh.
01:08Mereka bisa menyewa gedung yang sangat besar gitu, ya kan?
01:11Kemudian ada ratusan orang gitu.
01:12Kemudian tadi Pak Cedera Susun juga bilang kemungkinan ada backing lokalnya gitu.
01:19Nah, ini menurut saya memang harus diungkap gitu.
01:21Tetapi kita juga perlu tahu juga ya bahwa sebanyak 321 orang itu yang tadi dibilang 175 tersangkanya gitu.
01:30Itu levelnya juga macam-macam gitu.
01:32Ada operator lapangan, kemudian ada customer service, ada admin, ada marketing, ada payment handler gitu.
01:38Atau bahkan itu bukan mastermind-nya sebenarnya, mereka hanya istilahnya apa ya, staff atau manager di bawahnya aja gitu.
01:47Sebenarnya yang perlu diperdalam itu nanti adalah pemodalnya siapa, seperti tadi Pak Cedera Susun bilang.
01:51Pemilik platformnya siapa, kemudian penyedia rekeningnya siapa, penyedia kriptonya siapa.
01:57Karena pasti ujung-ujung nanti akan dilempar ke kripto nih gitu.
02:00Kemudian masalah apa namanya, sponsor, apa namanya, visa dan lain-lain gitu.
02:04Karena ini modusnya ini semakin lama akan semakin canggih mbak gitu.
02:08Sehingga Pak, sehingga penting sekali pemerintah kita bisa mengungkap ini semua.
02:14Apresiasilah kepada Polri ya gitu, gak apa-apa Pak, jenderal 2 bulan yang penting ketanggeplah ya gitu.
02:19Tapi ini gak bisa berhenti sampai disini.
02:21Kan banyak yang disitakan ya, banyak komputer disita, banyak akun disita, banyak handphone disita, begitu.
02:27Itulah yang harus diikuti, selain pentingnya follow the money gitu.
02:30Kenapa? Karena dari alat komunikasinya mereka, dari komputernya mereka, kita tuh bisa melakukan digital forensik, kita bisa menyelusuri.
02:39Sampai kemana nih ujungnya nih duit ini gitu.
02:42Sampai kemana nih mereka diperintah oleh siapa, begitu dan lain-lain.
02:48Nah, itu sebenarnya bisa dikejar mbak gitu, kalau kita melakukannya dengan baik.
02:53Oke, tapi kalau gitu, kalau pertanyaan sudah seberapa mengkhawatirkan ya tadi, potensi ada pergeseran basis operasional ke Indonesia, itu memang
03:01sudah di tahap, sudah ya tidak bisa dinegosiasikan lagi, memang sudah di tahap mengkhawatirkan itu mas?
03:08Ya, betul. Apa namanya, karena apa? Karena pengawasan di Indonesia kan juga masih kurang ya mbak ya gitu.
03:13Pengkuna internet sebegitu besarnya di Indonesia begitu.
03:16Sehingga judi online ini gitu ya, kalau tidak segera diberantas sama ke akar-akarnya, pasti akan tumbuh lagi gitu.
03:25Dan ini sistem yang sangat gampang sekali mbak, ini sekarang ini di gerbek nih gitu.
03:32Mereka cukup butuh waktu 2 atau 3 jam aja untuk meng-cloning sistem yang sudah di gerbek ini gitu.
03:37Jadi tidak ada susah-susahnya sama sekali ketika kita berbicara dengan teknologi judi online ini.
03:42Termasuk juga masalah blokir-blokiran. Sekarang di blokir sejuta, nanti malam ada 2 juta lagi gitu.
03:48Jadi memang harus dicari siapa nih di ujungnya nih, siapa yang bagi kata Pak Jenderal tadi, siapa nih orang-orang
03:55yang ngawal gitu.
03:56Karena kan pasti ada yang menyediakan rekening mbak, gak mungkin mereka pakai rekeningnya rekening luar negeri kan, pasti pakai rekening
04:02Indonesia gitu.
04:03Siapa yang menyediakan itu gitu, pakai bank mana, kenapa banknya kok diem aja, kenapa kok dia gak bisa mendeteksi itu
04:09fraud gitu.
04:09Padahal bank gampang sekali dengan sistem fraud detectionnya gitu, untuk bisa mengecek rekening itu digunakan deposit judi apa bukan gitu.
04:17Karena jelas transaksinya kecil-kecil duitnya gitu, kemudian yang transaksi banyak sekali berlangsung selama 24 jam gitu.
04:26Bank sebenarnya juga tahu kenapa kok bank diem aja. Nah hal-hal seperti itu yang nanti akan bisa diungkap Pak.
04:31Nah kalau gitu, ya jangan sampai ditutup sejuta, nanti muncul lagi dua juta, kan mereka juga celah adaptasinya adalah bikin
04:38domainnya tuh ada variable-variable tertentu nih, biar gak bisa di blokir.
04:41Nah memutus mata rantainya, harusnya kayak gimana pemerintah Mas?
04:45Ya harus dicari ke akarnya, dan itu gak susah gitu.
04:48Dari jutaan website judi online ya mbak ya, yang sekarang di blokir komdigi gitu ya, kemudian yang sekarang ini masih
04:54bisa kita, sampai sekarang juga masih bisa kita akses mbak gitu.
04:57Itu sebenarnya masuknya hanya ke lima atau enam server saja gitu.
05:02Jadi ketika kita login pakai agen judi online manapun, begitu login, ya kita masuknya setelah jius gitu, masuk ke poker
05:09dan lain-lain begitu.
05:11Nah itu yang harus diungkap gitu, server-server itu, dan itu gak perlu harus kita tahu itu ada di luar
05:17negeri atau di mana gitu.
05:18Kita punya kemampuan kok untuk melakukan pembatasan akses gitu.
05:21Nah masalahnya yang dipatasi aksesnya itu bukan loginnya, tapi servernya gitu.
05:26Nah kemudian juga orang-orangnya mbak gitu.
05:29Ini kalau servernya udah di blokir, orang-orangnya ini, kalau misalkan yang ditangkap itu hanya ternyata kerocok-kerocoknya gitu, ya
05:36tetap akan jalan lagi gitu.
05:37Nah makanya dikejar sampai si beneficiary account-nya itu, owner-nya itu siapa gitu.
Komentar