00:00Jelang Idul Adha, pasar hewan di situ Bondo, Jawa Timur dipadati ratusan pedagang dan pembeli dari sejumlah daerah.
00:05Lonjakan permintaan hewan kurban membuat harga sapi jantan naik hingga 3 juta rupiah per ekor.
00:13Truk pengangkut hewan kurban tampak mengantre memasuki pasar hewan Sabtoan, situ Bondo, Jawa Timur.
00:19Lonjakan aktivitas jual-beli terjadi jelang hari raya Idul Adha.
00:24Membeli datang untuk mencari hewan kurban dengan ukuran dan harga sesuai kebutuhan.
00:28Harga sapi jantan berukuran besar menjadi yang paling banyak dicari pembeli.
00:32Jelang Idul Adha harga sapi jantan naik hingga 20 persen.
00:37Naikkan harga per ekor mencapai 2 juta hingga 3 juta rupiah.
00:41Sedangkan domba dan kambing masih terpantau stabil di bandrol mulai 2 juta hingga 4 juta rupiah.
00:53Ini yang bertambah banyak yang jelas.
00:56Ini mau menghadapi Idul Adha.
00:58Kalau ada mungkin sekitar 20 persen lah dari yang kemula.
01:02Antara 700 sampai 800.
01:04Untuk kenaikan harga sendiri?
01:06Kalau ini ya naiknya bisa 10 persen.
01:10Sudah meluncang naik karena mau menghadapi hari raya Idul Adha.
01:17Naiknya bisa sampai berapa juta ya?
01:20Naiknya hampir 2 juta sampai 3 juta.
01:26Rencana mau beli berapa ini?
01:28Kalau rencana hari ini saya membeli 2 ekor sapi.
01:34Pasar hewan beringkit di Kabupaten Badung menjadi salah satu rujukan warga untuk membeli hewan kurban Jelang Idul Adha.
01:41Pasar beringkit ini biasanya buka 2 kali seminggu setiap hari Rabu dan Minggu.
01:46Namun mulai awal Mei 2026 pasar beringkit buka setiap hari dari pagi ke malam.
01:52Tunjuan hewan khususnya sapi meningkat sejak April lalu dengan rata-rata 200 ekor perharinya.
01:58Peningkatan masih jauh dibandingkan hari raya Idul Adha tahun sebelumnya yang mencapai 400 ekor sapi perharinya.
02:10Ini sih sudah saya kasih ini, khusus dari Ayunan juga pembelinya.
02:16Sudah harga, sudah membeli ini sudah cocok saja.
02:19Tinggal nunggu nimbang saja sekarang Pak.
02:23Setiap harinya sampai 400 ekor perharinya.
02:29Tahun-tahun sebelumnya?
02:30Iya, tahun-tahun sebelumnya.
02:31Nah, semenjak itu dah.
02:33Karena sekarang banyak timangan di luar pasaran ada timangan itu jadinya.
02:38Oh, itu yang.
02:40Mengakibatkan pasarnya sepi.
02:43Jelang Idul Adha, Badan Amil Zakat Nasional atau Basnas menargetkan realisasi korban 2026 Basnas mencapai 2,5 triliun rupiah dan
02:53secara nasional mencapai 34 triliun rupiah.
02:56Dan untuk membahasnya telah bergabung bersama kami, Ketua Badan Amil Zakat Nasional atau Basnas Republik Indonesia, Bapak Sodik Mujahid.
03:05Selamat siang. Assalamualaikum Pak Sodik.
03:08Semoga sehat.
03:08Selamat siang. Assalamualaikum.
03:10Mohon maaf kalau lambat sedikit.
03:12Ya, Pak Sodik kita mengetahui bahwa kurban atau Hari Raya Idul Adha ini juga diiringi dengan penyelebihan hewan yang memiliki
03:20ritual dan juga syariat dan juga dimensi sosial.
03:23Lalu seperti apa potensi dari pelaksanaan kurban tahun ini dan juga apa saja inovasi karena diketahui ada program kurban berkah
03:31bagi desa yang memiliki potensi dan berapa banyak target desa yang akan didistribusikan.
03:39Ya, terima kasih.
03:41Pertama-tama izinkan saya agak mundur sedikit bahwa bukan idul kurban berpotensi ekonomi, bukan.
03:52Tapi sesungguhnya ibadah-ibadah habluminanas, ibadah-ibadah kemanusiaan dalam Islam itu selalu mengandung dimensi sosial, dimensi budaya, dan dimensi ekonomi.
04:10Nah, yang dimensi ekonomi salah satunya adalah kurban ini.
04:15Itulah sebabnya mengapa kami, Basna, sungguh-sungguh menangani kurban ini bukan hanya aspek ritual mendekatkan diri kepada Allah,
04:28tapi adalah karena mengandung aspek sosial ekonomi yang luar biasa.
04:34Masih banyak diantara saudara-saudara kita yang makan dagingnya ketika dapat kurban saja,
04:40masih banyak saudara-saudara kita yang gizinya kurang bagus pertemuan anaknya,
04:46dan betapa banyak peternak-peternak kecil yang mengandalkan hidupnya dari penjualan,
04:57sapi, kerbau, dan lain-lainnya.
05:00Itulah sebabnya, sekali lagi, mengapa kita semua dalam hal ini Basna sungguh-sungguh menangani kurban ini.
05:08Jadi, data yang sudah-sudah itu yang masuk kepada Basna dan Kementerian Agama,
05:14itu setiap tahun itu tidak kurang dari 2 juta ekor.
05:21Dari 2 juta ekor sapi, domba, dan kambing.
05:27Itu adalah potensi yang luar biasa.
05:29Dan kami terus melakukan inovasi-inovasi.
05:33Pertama adalah kami mengajak lewat gadget, lewat digital-digital kami kepada semua masyarakat.
05:42Kemudian kami juga mendorong UPZ-UPZ kami di pedesaan,
05:49insya Allah berkira-kira sama dengan kooperasi-kooperasi,
05:52dengan masjid-masjid, dan dengan majis talim.
05:55Itu adalah konsolidasi kami untuk memudahkan orang untuk berkurban.
06:02Dan kami juga di awal bulan ini,
06:06kami sudah bertemu dengan Wakil Menteri Pertanian, Pak Sudar Satyano,
06:11dan kami juga sudah bertemu konsolidasi dengan para peternak.
06:17Para peternak sapi, kurban untuk apa?
06:20Untuk kesiapan, untuk kesiapan pengadaannya,
06:24sekaligus juga adalah untuk menambah penghasilan bagi mereka.
06:32Ya, tadi Anda juga menyebutkan adanya potensi tahun lalu
06:36terkait dengan 2 juta ekor sapi, domba, dan juga kambing.
06:40Untuk saat ini, ketersediaan hewan kurban,
06:43dan sejauh mana antusiasme warga untuk berkurban di tahun ini?
06:46Dari laporan yang sampai per hari ini,
06:52itu peminat terus meningkat,
06:56walaupun tadinya kami memperkirakan,
06:59karena situasi ekonomi yang sedang seperti ini,
07:04tapi dari laporan yang kami terima,
07:07baik yang kami terima di Basnas Pusat,
07:10ataupun di beberapa daerah,
07:12itu angkanya tetap pada hari yang sama,
07:15bahkan di beberapa daerah, itu bertambah.
07:18Nah, inilah saya kira potensi tambahan
07:21dari potensi-potensi keagamaan.
07:25Kenapa?
07:26Karena ada motivasi khusus, motivasi agama,
07:30walaupun dalam keadaan ekonomi yang seperti ini.
07:33Ya, tentu ini menjadi aspek sosial yang sangat
07:38menjejahterakan masyarakat,
07:39dan juga potensi terkait juga peternak lokal
07:42yang semakin memberdaya atau diberdayakan.
07:44Untuk saat ini juga ada program inovasi
07:47berkah kurban bagi desa.
07:48Untuk seperti program ini, apa saja manfaat
07:51dan juga target yang akan diberikan kepada pihak desa?
07:56Ya, ada tiga.
07:58Satu berupa hewannya,
08:01yang kedua berupa dagingnya,
08:04daging yang mentah kami kirim,
08:06dan yang ketiga adalah bentuk kaleng-kaleng.
08:09Ya, daging-daging yang sudah kami kalengkan
08:12untuk kemudian kami kirimkan.
08:14Itu kemana?
08:16Ke desa-desa.
08:17Kami punya desa-desa prioritas,
08:20mohon maaf,
08:21desa-desa di kampung,
08:22di kantong-kantong yang masih miskin,
08:26dan juga di desa-desa yang bencana.
08:29Setelah sebabnya kami tadi mengatakan
08:31berkah untuk perkembangan desa.
08:33bagi mereka yang memerlukan dagingnya,
08:37termasuk bagi para pengusaha-pengusaha peternak-peternak kecil.
08:41Ya, ada tiga.
08:43Satu kami kirim hewannya,
08:45yang kedua kami kirim dagingnya,
08:48yang ketiga kami kirim dalam bentuk yang sudah kami kalengkan.
08:52Betul.
08:52Untuk penekanan bahwa aspek sosial ini
08:54memiliki manfaat yang begitu besar
08:57bagi masyarakat dan juga Indonesia.
08:59Untuk target dari Basnas,
09:01terutama di tahun ini,
09:03apakah sudah ada angka dan juga potensi
09:05yang diperoleh oleh Basnas?
09:08Jadi, untuk setelah keseluruhan,
09:13kami tadinya berpikir 2 juta,
09:17berdasarkan tahun yang lalu.
09:20Tapi melihat trend yang sampai kepada kami per hari ini,
09:26walaupun tadinya kami berpikir akan turun,
09:29tampaknya insya Allah,
09:31angka tersebut akan tercapai,
09:34persisnya 1.850.000.000.
09:37Tapi itu bukan hanya di Basnas Pusat,
09:41tapi di Basnas Provinsi, Kota, Kabupaten,
09:45dan juga di UPZ-UPZ,
09:48Masjid, Masjid Talim, dan lain-lain.
09:50Yang terakhir Pak,
09:52untuk tentunya nantinya penyelimpinan kurban juga dipantau
09:56terkait dengan kondisi dan juga kesiapan dari hewan ternak.
09:59Untuk saat ini koordinasi apa saja yang telah dilakukan
10:02pihak Basnas untuk memastikan kondisi kesehatan
10:05dan juga hewan ternak yang akan disembeli?
10:08Ya, betul. Terima kasih.
10:11Kami diingatkan.
10:12Jadi ketika kami bertemu dengan Bapak Wakil Menteri Pertanian,
10:17kami bukan hanya minta dukungan untuk pengadaannya,
10:21tapi juga adalah jaminan untuk kesehatannya.
10:24Dan balai-balai ternak yang Basnas miliki,
10:29selama ini juga adalah punya potensi untuk melakukan pemeriksaan-pemeriksaan kesehatan
10:35dengan dukungan dari lembaga-lembaga pemerintah
10:38untuk pemeriksaan kesehatan dari hewan-hewan ternak tersebut.
10:43Baik, kita harapkan antusiasme dan juga potensi kesejahteraan masyarakat
10:49terkait dengan Hari Raya Idul Kurban ini
10:52semakin meningkatkan potensi dari kesejahteraan bangsa Indonesia
10:56dan ataupun masyarakat Indonesia sendiri.
10:58Sekali lagi terima kasih Bapak Sodik Mujahid,
11:01Ketua Badan Amil Zakat Nasional atau Basnas
11:03telah berbagi informasi bersama kami di Kompas Yang.
11:06Sehat selalu, Pak.
11:07Terima kasih.
Komentar