Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SITUBONDO, KOMPAS.TV - Jelang Iduladha, pasar hewan di Situbondo, Jawa Timur dipadati ratusan pedagang dan pembeli dari berbagai daerah.

Lonjakan permintaan hewan kurban membuat harga sapi jantan naik hingga Rp3 juta per ekor.

Truk pengangkut hewan kurban tampak mengantre memasuki Pasar Hewan Sabtoan, Situbondo, Jawa Timur. Lonjakan aktivitas jual beli terjadi jelang Hari Raya Iduladha.

Pembeli datang untuk mencari hewan kurban dengan ukuran dan harga sesuai kebutuhan. Harga sapi jantan ukuran besar menjadi yang paling banyak dicari pembeli.

Jelang Iduladha, harga sapi jantan naik hingga dua puluh persen. Kenaikan harga per ekor mencapai dua hingga tiga juta rupiah.

Sedangkan harga domba dan kambing masih terpantau stabil, dibanderol mulai Rp2 juta hingga Rp4 juta.

Pasar Hewan Beringkit di Kabupaten Badung jadi salah satu rujukan warga untuk membeli hewan kurban, jelang Iduladha.

Pasar Beringkit ini biasanya buka dua kali seminggu setiap hari Rabu dan Minggu, namun mulai awal Mei 2026, Pasar Beringkit buka setiap hari dari pagi hingga malam.

Penjualan hewan khususnya sapi kurban meningkat sejak April lalu dengan rata-rata 200 ekor per harinya.

Peningkatan ini masih jauh dibandingkan Hari Raya Iduladha tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 400 ekor sapi per harinya.

Jelang Iduladha, Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas menargetkan realisasi kurban 2026 Baznas mencapai Rp2,5 triliun dan secara nasional mencapai Rp34 triliun.

Dan untuk membahasnya sudah bergabung bersama Kompas Siang, Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Baznas RI, Sodik Mudjahid.

Baca Juga 2 Sapi asal Bantul Lolos Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo, Motivasi Tingkatkan Kualitas Peternakan di https://www.kompas.tv/regional/668107/2-sapi-asal-bantul-lolos-jadi-hewan-kurban-presiden-prabowo-motivasi-tingkatkan-kualitas-peternakan

#kurban #baznas #iduladha

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668183/full-ketua-baznas-ungkap-target-realisasi-kurban-di-tahun-2026-kompas-siang
Transkrip
00:00Jelang Idul Adha, pasar hewan di situ Bondo, Jawa Timur dipadati ratusan pedagang dan pembeli dari sejumlah daerah.
00:05Lonjakan permintaan hewan kurban membuat harga sapi jantan naik hingga 3 juta rupiah per ekor.
00:13Truk pengangkut hewan kurban tampak mengantre memasuki pasar hewan Sabtoan, situ Bondo, Jawa Timur.
00:19Lonjakan aktivitas jual-beli terjadi jelang hari raya Idul Adha.
00:24Membeli datang untuk mencari hewan kurban dengan ukuran dan harga sesuai kebutuhan.
00:28Harga sapi jantan berukuran besar menjadi yang paling banyak dicari pembeli.
00:32Jelang Idul Adha harga sapi jantan naik hingga 20 persen.
00:37Naikkan harga per ekor mencapai 2 juta hingga 3 juta rupiah.
00:41Sedangkan domba dan kambing masih terpantau stabil di bandrol mulai 2 juta hingga 4 juta rupiah.
00:53Ini yang bertambah banyak yang jelas.
00:56Ini mau menghadapi Idul Adha.
00:58Kalau ada mungkin sekitar 20 persen lah dari yang kemula.
01:02Antara 700 sampai 800.
01:04Untuk kenaikan harga sendiri?
01:06Kalau ini ya naiknya bisa 10 persen.
01:10Sudah meluncang naik karena mau menghadapi hari raya Idul Adha.
01:17Naiknya bisa sampai berapa juta ya?
01:20Naiknya hampir 2 juta sampai 3 juta.
01:26Rencana mau beli berapa ini?
01:28Kalau rencana hari ini saya membeli 2 ekor sapi.
01:34Pasar hewan beringkit di Kabupaten Badung menjadi salah satu rujukan warga untuk membeli hewan kurban Jelang Idul Adha.
01:41Pasar beringkit ini biasanya buka 2 kali seminggu setiap hari Rabu dan Minggu.
01:46Namun mulai awal Mei 2026 pasar beringkit buka setiap hari dari pagi ke malam.
01:52Tunjuan hewan khususnya sapi meningkat sejak April lalu dengan rata-rata 200 ekor perharinya.
01:58Peningkatan masih jauh dibandingkan hari raya Idul Adha tahun sebelumnya yang mencapai 400 ekor sapi perharinya.
02:10Ini sih sudah saya kasih ini, khusus dari Ayunan juga pembelinya.
02:16Sudah harga, sudah membeli ini sudah cocok saja.
02:19Tinggal nunggu nimbang saja sekarang Pak.
02:23Setiap harinya sampai 400 ekor perharinya.
02:29Tahun-tahun sebelumnya?
02:30Iya, tahun-tahun sebelumnya.
02:31Nah, semenjak itu dah.
02:33Karena sekarang banyak timangan di luar pasaran ada timangan itu jadinya.
02:38Oh, itu yang.
02:40Mengakibatkan pasarnya sepi.
02:43Jelang Idul Adha, Badan Amil Zakat Nasional atau Basnas menargetkan realisasi korban 2026 Basnas mencapai 2,5 triliun rupiah dan
02:53secara nasional mencapai 34 triliun rupiah.
02:56Dan untuk membahasnya telah bergabung bersama kami, Ketua Badan Amil Zakat Nasional atau Basnas Republik Indonesia, Bapak Sodik Mujahid.
03:05Selamat siang. Assalamualaikum Pak Sodik.
03:08Semoga sehat.
03:08Selamat siang. Assalamualaikum.
03:10Mohon maaf kalau lambat sedikit.
03:12Ya, Pak Sodik kita mengetahui bahwa kurban atau Hari Raya Idul Adha ini juga diiringi dengan penyelebihan hewan yang memiliki
03:20ritual dan juga syariat dan juga dimensi sosial.
03:23Lalu seperti apa potensi dari pelaksanaan kurban tahun ini dan juga apa saja inovasi karena diketahui ada program kurban berkah
03:31bagi desa yang memiliki potensi dan berapa banyak target desa yang akan didistribusikan.
03:39Ya, terima kasih.
03:41Pertama-tama izinkan saya agak mundur sedikit bahwa bukan idul kurban berpotensi ekonomi, bukan.
03:52Tapi sesungguhnya ibadah-ibadah habluminanas, ibadah-ibadah kemanusiaan dalam Islam itu selalu mengandung dimensi sosial, dimensi budaya, dan dimensi ekonomi.
04:10Nah, yang dimensi ekonomi salah satunya adalah kurban ini.
04:15Itulah sebabnya mengapa kami, Basna, sungguh-sungguh menangani kurban ini bukan hanya aspek ritual mendekatkan diri kepada Allah,
04:28tapi adalah karena mengandung aspek sosial ekonomi yang luar biasa.
04:34Masih banyak diantara saudara-saudara kita yang makan dagingnya ketika dapat kurban saja,
04:40masih banyak saudara-saudara kita yang gizinya kurang bagus pertemuan anaknya,
04:46dan betapa banyak peternak-peternak kecil yang mengandalkan hidupnya dari penjualan,
04:57sapi, kerbau, dan lain-lainnya.
05:00Itulah sebabnya, sekali lagi, mengapa kita semua dalam hal ini Basna sungguh-sungguh menangani kurban ini.
05:08Jadi, data yang sudah-sudah itu yang masuk kepada Basna dan Kementerian Agama,
05:14itu setiap tahun itu tidak kurang dari 2 juta ekor.
05:21Dari 2 juta ekor sapi, domba, dan kambing.
05:27Itu adalah potensi yang luar biasa.
05:29Dan kami terus melakukan inovasi-inovasi.
05:33Pertama adalah kami mengajak lewat gadget, lewat digital-digital kami kepada semua masyarakat.
05:42Kemudian kami juga mendorong UPZ-UPZ kami di pedesaan,
05:49insya Allah berkira-kira sama dengan kooperasi-kooperasi,
05:52dengan masjid-masjid, dan dengan majis talim.
05:55Itu adalah konsolidasi kami untuk memudahkan orang untuk berkurban.
06:02Dan kami juga di awal bulan ini,
06:06kami sudah bertemu dengan Wakil Menteri Pertanian, Pak Sudar Satyano,
06:11dan kami juga sudah bertemu konsolidasi dengan para peternak.
06:17Para peternak sapi, kurban untuk apa?
06:20Untuk kesiapan, untuk kesiapan pengadaannya,
06:24sekaligus juga adalah untuk menambah penghasilan bagi mereka.
06:32Ya, tadi Anda juga menyebutkan adanya potensi tahun lalu
06:36terkait dengan 2 juta ekor sapi, domba, dan juga kambing.
06:40Untuk saat ini, ketersediaan hewan kurban,
06:43dan sejauh mana antusiasme warga untuk berkurban di tahun ini?
06:46Dari laporan yang sampai per hari ini,
06:52itu peminat terus meningkat,
06:56walaupun tadinya kami memperkirakan,
06:59karena situasi ekonomi yang sedang seperti ini,
07:04tapi dari laporan yang kami terima,
07:07baik yang kami terima di Basnas Pusat,
07:10ataupun di beberapa daerah,
07:12itu angkanya tetap pada hari yang sama,
07:15bahkan di beberapa daerah, itu bertambah.
07:18Nah, inilah saya kira potensi tambahan
07:21dari potensi-potensi keagamaan.
07:25Kenapa?
07:26Karena ada motivasi khusus, motivasi agama,
07:30walaupun dalam keadaan ekonomi yang seperti ini.
07:33Ya, tentu ini menjadi aspek sosial yang sangat
07:38menjejahterakan masyarakat,
07:39dan juga potensi terkait juga peternak lokal
07:42yang semakin memberdaya atau diberdayakan.
07:44Untuk saat ini juga ada program inovasi
07:47berkah kurban bagi desa.
07:48Untuk seperti program ini, apa saja manfaat
07:51dan juga target yang akan diberikan kepada pihak desa?
07:56Ya, ada tiga.
07:58Satu berupa hewannya,
08:01yang kedua berupa dagingnya,
08:04daging yang mentah kami kirim,
08:06dan yang ketiga adalah bentuk kaleng-kaleng.
08:09Ya, daging-daging yang sudah kami kalengkan
08:12untuk kemudian kami kirimkan.
08:14Itu kemana?
08:16Ke desa-desa.
08:17Kami punya desa-desa prioritas,
08:20mohon maaf,
08:21desa-desa di kampung,
08:22di kantong-kantong yang masih miskin,
08:26dan juga di desa-desa yang bencana.
08:29Setelah sebabnya kami tadi mengatakan
08:31berkah untuk perkembangan desa.
08:33bagi mereka yang memerlukan dagingnya,
08:37termasuk bagi para pengusaha-pengusaha peternak-peternak kecil.
08:41Ya, ada tiga.
08:43Satu kami kirim hewannya,
08:45yang kedua kami kirim dagingnya,
08:48yang ketiga kami kirim dalam bentuk yang sudah kami kalengkan.
08:52Betul.
08:52Untuk penekanan bahwa aspek sosial ini
08:54memiliki manfaat yang begitu besar
08:57bagi masyarakat dan juga Indonesia.
08:59Untuk target dari Basnas,
09:01terutama di tahun ini,
09:03apakah sudah ada angka dan juga potensi
09:05yang diperoleh oleh Basnas?
09:08Jadi, untuk setelah keseluruhan,
09:13kami tadinya berpikir 2 juta,
09:17berdasarkan tahun yang lalu.
09:20Tapi melihat trend yang sampai kepada kami per hari ini,
09:26walaupun tadinya kami berpikir akan turun,
09:29tampaknya insya Allah,
09:31angka tersebut akan tercapai,
09:34persisnya 1.850.000.000.
09:37Tapi itu bukan hanya di Basnas Pusat,
09:41tapi di Basnas Provinsi, Kota, Kabupaten,
09:45dan juga di UPZ-UPZ,
09:48Masjid, Masjid Talim, dan lain-lain.
09:50Yang terakhir Pak,
09:52untuk tentunya nantinya penyelimpinan kurban juga dipantau
09:56terkait dengan kondisi dan juga kesiapan dari hewan ternak.
09:59Untuk saat ini koordinasi apa saja yang telah dilakukan
10:02pihak Basnas untuk memastikan kondisi kesehatan
10:05dan juga hewan ternak yang akan disembeli?
10:08Ya, betul. Terima kasih.
10:11Kami diingatkan.
10:12Jadi ketika kami bertemu dengan Bapak Wakil Menteri Pertanian,
10:17kami bukan hanya minta dukungan untuk pengadaannya,
10:21tapi juga adalah jaminan untuk kesehatannya.
10:24Dan balai-balai ternak yang Basnas miliki,
10:29selama ini juga adalah punya potensi untuk melakukan pemeriksaan-pemeriksaan kesehatan
10:35dengan dukungan dari lembaga-lembaga pemerintah
10:38untuk pemeriksaan kesehatan dari hewan-hewan ternak tersebut.
10:43Baik, kita harapkan antusiasme dan juga potensi kesejahteraan masyarakat
10:49terkait dengan Hari Raya Idul Kurban ini
10:52semakin meningkatkan potensi dari kesejahteraan bangsa Indonesia
10:56dan ataupun masyarakat Indonesia sendiri.
10:58Sekali lagi terima kasih Bapak Sodik Mujahid,
11:01Ketua Badan Amil Zakat Nasional atau Basnas
11:03telah berbagi informasi bersama kami di Kompas Yang.
11:06Sehat selalu, Pak.
11:07Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan