00:00Tadi kita dari Miangas, kita akan segera bangun juga desa nelayan di situ.
00:06Juga saya ditemenin Menteri Luar Negeri, kita baru saja dari Filipina, menghadiri KTT ASEAN.
00:16Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah suasembada pangan, sudah suasembada beras.
00:31Suasembada jagung, suasembada banyak sekali kita, kita sekarang tidak perlu import lagi pangan dari luar.
00:43Dan para nelayan yang punya jasa besar dan kita ingin memperkuat peran para nelayan kita.
00:53Kita hari, tahun ini kita akan bangun, kita akan resmikan desa nelayan, kampung nelayan seperti ini.
01:04Totalnya tahun ini 1.386.
01:11Dan tahun depan kita akan bangun lagi, berapa tahun depan?
01:17Seribu.
01:18Dan seterusnya kita akan bangun tiap tahun seribu, seribu, seribu.
01:24Kita seluruh Indonesia, punya 12 ribu desa nelayan.
01:34Ini pekerjaan besar, tapi kita bangsa yang berani.
01:40Saya sering diejek, Prabowo ini ini, Prabowo itu, tapi saya tidak ragu-ragu.
01:46Untuk rakyat, kita tidak ragu-ragu.
01:53Kita berada di jalan yang benar.
01:56Rakyat kita harus sejahtera.
01:59Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera.
02:02Saya ingin senyum tiap hari, karena penghasilannya baik.
02:10Kita akan bangun, mulai tahun ini, 1.582 kapal ikan.
02:19Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu.
02:25Nanti bapak-bapak nelayan, dengan keluarganya, bikin kooperasi.
02:31Nanti akan diatur, apakah 30 nelayan, 1 kooperasi, atau 30, nanti kita beri kapal.
02:41Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada yang kapal-kapal besar.
02:47Kita ingin, bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita.
02:54Kita ingin rakyat kita yang mengambil.
03:00Ya, terima kasih.
03:02Cukup ya dari saya.
03:04Cukup?
03:05Lagi?
03:07Lagi!
03:08Apa?
03:08Lagi!
03:13Lagi?
03:14Lagi!
03:15Lanjut?
03:16Lanjut!
03:18Apa lagi yang harus saya bicara?
03:25Dia lihat Pak!
03:26Bagaimana di Gurun Talu, MBG sudah ada di sekolah-sekolah?
03:34Sudah?
03:36Hah?
03:37Hah?
03:39Ada yang belum?
03:42Ada yang belum?
03:44Iya, nanti yang belum dicatat ya.
03:47Segera kita, kita segera.
03:52Pokoknya tahun ini, semua sekolah yang merasa perlu, akan kita berikan MBG.
04:02Semuanya.
04:04Yang tidak perlu, enggak apa-apa.
04:06Iya kan?
04:07Iya kan?
04:10Kalau anak-anak orang kaya, enggak perlu, enggak apa-apa.
04:13Benar?
04:15Iya kan, enggak dipaksa.
04:18Tapi, kita ingin anak-anak kita kuat.
04:22Kita ingin anak-anak kita semangat.
04:23Kita ingin anak-anak kita pintar.
04:27Kita ingin anak-anak rajin belajar.
04:32Betul?
04:33Betul!
04:34Bagaimana, wali kota, bupati, sekolah-sekolah di Gorontalo sudah terima layar, layar pinter?
04:42Sudah?
04:43Iya.
04:45Satu.
04:46Tapi, mulai tahun ini, tiap sekolah akan terima tiga.
04:55Berarti, saya berharap akhir tahun ini, tiap sekolah sudah ada empat ruang kelas yang ada layar, yang disebut layar pinter.
05:07Karena dia memang pinter.
05:09Kita bisa gunakan interaktif.
05:12Tahun depan kita tambah lagi.
05:14Nantinya semua ruang kelas akan punya layar-layar pinter itu, saudara-saudara.
05:21Yang nantinya guru-guru di tempat yang sulit, dia bisa dibantu dari pusat pelajarannya, tambahan, silabusnya, bantuan-bantuan, bahan.
05:39Kita bisa langsung, waktu yang real, real time, kita akan bisa.
05:46Dan kita bisa monitor, semua kelas di seluruh Indonesia bisa kita monitor dari Jakarta.
05:53Jadi kalau ada guru-guru yang tidak masuk, kita bisa lihat mana guru yang tidak masuk pada kali itu.
06:01Terima kasih.
06:03Terima kasih.
Komentar