Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
GORONTALO, KOMPAS.TV Presiden RI, Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah akan memberi 1.582 kapal untuk nelayan dan tak ingin kapal asing mengambil ikan di laut RI.

"Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu. Nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi. Nanti akan diatur apakah 30 nelayan satu koperasi atau 30," ujar Presiden Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan di Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

"Nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada kapal-kapal besar. Ya, kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita. Kita ingin rakyat kita yang mengambil, ya," lanjutnya.

Baca Juga Prabowo Hentikan Konvoi Demi Sapa Prajurit Penjaga Pulau Terluar Indonesia di Miangas di https://www.kompas.tv/nasional/667962/prabowo-hentikan-konvoi-demi-sapa-prajurit-penjaga-pulau-terluar-indonesia-di-miangas

#prabowo #gorontalo #sulut #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667964/presiden-prabowo-tak-mau-kapal-asing-ambil-ikan-di-laut-ri-akan-beri-1-582-kapal-nelayan
Transkrip
00:00Tadi kita dari Miangas, kita akan segera bangun juga desa nelayan di situ.
00:06Juga saya ditemenin Menteri Luar Negeri, kita baru saja dari Filipina, menghadiri KTT ASEAN.
00:16Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah suasembada pangan, sudah suasembada beras.
00:31Suasembada jagung, suasembada banyak sekali kita, kita sekarang tidak perlu import lagi pangan dari luar.
00:43Dan para nelayan yang punya jasa besar dan kita ingin memperkuat peran para nelayan kita.
00:53Kita hari, tahun ini kita akan bangun, kita akan resmikan desa nelayan, kampung nelayan seperti ini.
01:04Totalnya tahun ini 1.386.
01:11Dan tahun depan kita akan bangun lagi, berapa tahun depan?
01:17Seribu.
01:18Dan seterusnya kita akan bangun tiap tahun seribu, seribu, seribu.
01:24Kita seluruh Indonesia, punya 12 ribu desa nelayan.
01:34Ini pekerjaan besar, tapi kita bangsa yang berani.
01:40Saya sering diejek, Prabowo ini ini, Prabowo itu, tapi saya tidak ragu-ragu.
01:46Untuk rakyat, kita tidak ragu-ragu.
01:53Kita berada di jalan yang benar.
01:56Rakyat kita harus sejahtera.
01:59Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera.
02:02Saya ingin senyum tiap hari, karena penghasilannya baik.
02:10Kita akan bangun, mulai tahun ini, 1.582 kapal ikan.
02:19Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu.
02:25Nanti bapak-bapak nelayan, dengan keluarganya, bikin kooperasi.
02:31Nanti akan diatur, apakah 30 nelayan, 1 kooperasi, atau 30, nanti kita beri kapal.
02:41Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada yang kapal-kapal besar.
02:47Kita ingin, bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita.
02:54Kita ingin rakyat kita yang mengambil.
03:00Ya, terima kasih.
03:02Cukup ya dari saya.
03:04Cukup?
03:05Lagi?
03:07Lagi!
03:08Apa?
03:08Lagi!
03:13Lagi?
03:14Lagi!
03:15Lanjut?
03:16Lanjut!
03:18Apa lagi yang harus saya bicara?
03:25Dia lihat Pak!
03:26Bagaimana di Gurun Talu, MBG sudah ada di sekolah-sekolah?
03:34Sudah?
03:36Hah?
03:37Hah?
03:39Ada yang belum?
03:42Ada yang belum?
03:44Iya, nanti yang belum dicatat ya.
03:47Segera kita, kita segera.
03:52Pokoknya tahun ini, semua sekolah yang merasa perlu, akan kita berikan MBG.
04:02Semuanya.
04:04Yang tidak perlu, enggak apa-apa.
04:06Iya kan?
04:07Iya kan?
04:10Kalau anak-anak orang kaya, enggak perlu, enggak apa-apa.
04:13Benar?
04:15Iya kan, enggak dipaksa.
04:18Tapi, kita ingin anak-anak kita kuat.
04:22Kita ingin anak-anak kita semangat.
04:23Kita ingin anak-anak kita pintar.
04:27Kita ingin anak-anak rajin belajar.
04:32Betul?
04:33Betul!
04:34Bagaimana, wali kota, bupati, sekolah-sekolah di Gorontalo sudah terima layar, layar pinter?
04:42Sudah?
04:43Iya.
04:45Satu.
04:46Tapi, mulai tahun ini, tiap sekolah akan terima tiga.
04:55Berarti, saya berharap akhir tahun ini, tiap sekolah sudah ada empat ruang kelas yang ada layar, yang disebut layar pinter.
05:07Karena dia memang pinter.
05:09Kita bisa gunakan interaktif.
05:12Tahun depan kita tambah lagi.
05:14Nantinya semua ruang kelas akan punya layar-layar pinter itu, saudara-saudara.
05:21Yang nantinya guru-guru di tempat yang sulit, dia bisa dibantu dari pusat pelajarannya, tambahan, silabusnya, bantuan-bantuan, bahan.
05:39Kita bisa langsung, waktu yang real, real time, kita akan bisa.
05:46Dan kita bisa monitor, semua kelas di seluruh Indonesia bisa kita monitor dari Jakarta.
05:53Jadi kalau ada guru-guru yang tidak masuk, kita bisa lihat mana guru yang tidak masuk pada kali itu.
06:01Terima kasih.
06:03Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan