00:01Saat ini lewat pukul setengah tujuh malam waktu Manila, apa saja yang menjadi poin penting dari kesepakatan para pemimpin negara
00:07di KTT ASEAN
00:08yang bisa segera diwujudkan di tengah konflik yang masih memanas di Timur Tengah.
00:12Siap dengan laporan langsungnya dari Filipina, jurnalis Kompas TV, Asri Gunawan.
00:17Selain beberapa poin yang sudah disepakati itu, hal apa yang rasanya relevan, Asri, di konferensi tingkat tinggi ASEAN,
00:25terutama membaca konflik Timur Tengah yang makin memanas sampai dengan sekarang?
00:32Ini berlangsung di tengah dinamika geopolitik global yang sangat kompleks, dan juga ini dampaknya banyak sekali.
00:39Mulai dari harga minat manfaah dunia yang naik dan menginginkan efek domino kepada harga-harga komoditas maupun juga bahan pokok,
00:48ya tentu saja ini berdampak sangat besar ke kawasan.
00:51Maka dari itu, 11 negara anggota ASEAN memiliki kesepakatan dan melahirkan 3 prioritas utama ASEAN.
00:58Yang pertama adalah keamanan dan ketahanan energi regional, yang kedua adalah ketahanan pangan,
01:03dan yang ketiga soal keselamatan warga ASEAN di luar negeri.
01:08Di mana pada poin pertama, langkah konkret yang telah disepakati oleh seluruh negara-negara anggota ASEAN
01:13adalah soal pengadaan ataupun juga percepatan pembangunan ASEAN grid power atau pembangkit listrik yang menghubungkan daya listrik ke sebelas negara
01:25ASEAN.
01:25Ini ditujukan agar negara-negara di ASEAN tidak bergantung kepada negara-negara lainnya, apalagi tengah ketidakpastian global yang tengah terjadi.
01:34Kemudian juga ada beberapa kesepakatan yang tentunya disepakati seperti ASEAN Petroleum Security Agreement yang disepakati oleh 11 negara.
01:43Kemudian juga di bidang ketahanan pangan, begitu ada ASEAN Emergency Response yang ini menjadi jawaban ataupun juga langkah konkret
01:53dari para negara-negara di ASEAN untuk kemudian mewujudkan atau merespons kondisi geopolitik global yang tengah terjadi.
02:01Kemudian terkait keselamatan warga ASEAN di luar negeri, yang mana seluruh negara anggota ASEAN ini sepakat untuk mempercepat informasi,
02:11kemudian juga mempercepat evakuasi dan memastikan warga-warga atau masyarakat ASEAN atau pekerja migran ASEAN
02:18yang bertugas ataupun juga ada di lokasi-lokasi yang memang rentan dengan dinamika geopolitik global yang terjadi.
02:28Dan sebetulnya tipali yang menarik dari KTT ke-48 ASEAN ini di sesi retret,
02:33di mana ini sesinya dilakukan setelah sesi pleno atau setelah para kepala negara ini menyampaikan masing-masing pidatonya
02:41bagaimana menggambarkan kemudian posisi negaranya masing-masing di sesi retret.
02:45Ini biasanya lebih tertutup, biasanya lebih intensif, lebih hangat juga, lebih cair.
02:51Jadi biasanya delegasi tidak terlalu banyak, bahkan biasanya hanya kepala negara saja yang berkumpul dan berbicara dengan santai.
02:58Ada yang di-highlight di sini, di mana Presiden Prabowo Subianto, ini menurut Sekretaris Kabinet Edi Indrawijaya,
03:04Presiden Prabowo Subianto menginisiasi pembahasan soal rekonsiliasi Thailand dan Kamboja.
03:10Ini yang menjadi wujud nyata dari kesepakatan juga antara 11 negara ASEAN bahwa memang soliditas seluruh negara-negara ASEAN ini
03:19dipentingkan sebagai kunci
03:21untuk kemudian bisa menjawab cita-cita ataupun target mewujudkan kemandirian masing-masing negara ASEAN di bidang pangan maupun juga energi.
03:31Nah, dari inisiasi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto membuka dialog untuk kemudian bisa menyelesaikan juga konflik-konflik yang terjadi
03:41termasuk konflik Myanmar.
03:43Tidaknya itu yang disampaikan oleh Menlu Subiono dalam pertemuan yang dilakukan dengan awang media tadi di Cebu Filipina sebelum Presiden
03:51Prabowo Subianto bertolak ke tanah air
03:53melanjutkan agenda atau ujukan kerjanya.
03:56Demikian Tifal.
03:57Dari Cebu Filipina, Jurnalis Kompas TV, Astri Gunawan melaporkan. Terima kasih.
Komentar