Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Artikel terkait:
https://yoursay.suara.com/kolom/2026/05/08/061009/di-balik-megahnya-dapur-mbg-ada-sekolah-yang-dilupakan-negara?

Bangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan setelah berdiri megah di dekat sekolah yang disebut memiliki kondisi memprihatinkan. Perbandingan tersebut diangkat dalam sebuah tulisan opini yang menyoroti ketimpangan fasilitas pendidikan di sejumlah daerah.

Dalam artikel itu disebutkan kondisi sekolah seperti pagar miring, bangunan usang, cat mengelupas, hingga ruang belajar yang dinilai kurang layak. Sementara di lokasi yang berdekatan, bangunan dapur MBG tampak lebih baru dan representatif.

Sorotan tersebut memunculkan pembahasan mengenai pentingnya keseimbangan pembangunan antara pemenuhan gizi anak dan perbaikan sarana pendidikan. Tulisan itu menekankan bahwa siswa tidak hanya membutuhkan makanan bergizi, tetapi juga lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Creative/Video Editor: Susi/Vanya
#Sekolah #MBG #Negara #NKRI
==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Di balik megahnya dapur MBG, ada sekolah yang dilupakan negara.
00:04Publik menyoroti kontras antara bangunan dapur program makan bergizi gratis yang tampak baru dan megah
00:10dengan kondisi dua sekolah dasar negeri yang dinilai memprihatinkan,
00:13yakni SD Negeri Gendawasi di Majalengka dan SD Negeri 011 Talang Gedabu.
00:19Penulis menilai kondisi tersebut memperlihatkan ironi prioritas pembangunan di sektor pendidikan.
00:25SD Negeri Gendawasi disebut memiliki pagar miring,
00:28bangunan usang, cat mengelupas, dan lingkungan yang kurang terawat.
00:32Sementara di lokasi yang berdekatan berdiri bangunan dapur MBG yang terlihat lebih kokoh dan representatif.
00:38Kondisi serupa disebut juga terjadi di SD Negeri 011 Talang Gedabu
00:42yang masih didominasi material kayu tua dan papanawa sederhana.
00:47Penulis menegaskan masyarakat bukan menolak program MBG,
00:50tetapi mempertanyakan keseimbangan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan gizi dan kelayakan fasilitas pendidikan.
00:57Menurut artikel tersebut,
00:59anak-anak tidak hanya membutuhkan makanan bergizi,
01:01tetapi juga sekolah yang nyaman, aman, dan layak sebagai tempat belajar.
Komentar

Dianjurkan