Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, angkat bicara soal takedown video pernyataan Amien Rais yang viral.

Fifi menyebut pengelolaan ruang digital dilakukan setiap hari terhadap berbagai isu.

Ia mencontohkan, hoaks yang ditangani tidak hanya terkait isu politik. Menurutnya, informasi yang tidak berbasis fakta tidak bisa dianggap sebagai bagian dari kebebasan berpendapat.

Komdigi menegaskan, kebebasan berpendapat memiliki batas. Ia menambahkan, kritik tetap diperbolehkan selama tidak menyesatkan.

Namun, tindakan akan diambil jika konten dinilai berpotensi merugikan publik. Terkait proses penindakan, Komdigi memastikan setiap konten melalui tahapan verifikasi.

Ia menegaskan, keputusan tidak didasarkan pada preferensi subjektif. Komdigi juga membantah adanya intervensi dalam proses pengambilan keputusan. Selain itu, masyarakat juga diberi ruang untuk melaporkan konten bermasalah.



Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/Wkl8NEmAtCo



#amienrais #kritik #pemerintah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/667398/kontroversi-tudingan-amien-rais-komdigi-hoaks-harus-ditindak-satu-meja
Transkrip
00:00Sebelum ke Mas Kurnia, saya mau kita dengar dulu, karena Pak Amin sehari setelah video itu beredar
00:05masih memberikan klarifikasi dan kita dengar dulu pernyataan Pak Amin Rais
00:14Ya jadi saya begini, saya pertama
00:20Saya yakin demokrasi itu berusaha baik bahwa kebebasan menemukan pendapat yang dijamin oleh undang-undang dasar kita itu tidak dibatasi,
00:33tidak diberangus
00:34Nah kemudian yang namanya negara demokrasi, orang berpendapat itu boleh ditangan dengan penguasa yang resmi
00:47merentangan dengan kelompok rakyat yang lain-lain-lain ini
00:52tetapi
00:54apa
00:55jadi point of konfliknya itu
00:57point of perbedaannya itu adalah
01:01apa
01:02yang bercakutan dengan nasib bangsa
01:07Mas Kurnia
01:09Anda menanggap apa tadi dijelaskan
01:12bahwa
01:13oke
01:14tanda kutip sementara bisa memaklumi apa yang dikerjakan oleh
01:17komdigi tapi ada
01:19sejak aktual
01:19saya kami memaklumi
01:21oke
01:21raktornya saat ini seperti itu
01:23tapi Pak Amin masih bilang bahwa ini gak boleh
01:25ini pengelakangan kebebasan pendapatan
01:28iya Mas Yogi
01:29kalau tadi kan sudah ditonton
01:31saya tadi sampaikan
01:32saya menonton video itu
01:34kemudian saya cek
01:35kata per kata Mas Yogi
01:37ketika dicek seluruh kalimat
01:39saya berusaha untuk menemukan
01:41dimana letak kebijakan publik disini
01:44pas saya baca lebih dari tiga kali
01:48tidak ada aspek kebijakan publik
01:50yang dibicarakan pribadi-pribadi
01:53kalau tadi rekan dari Partai Umat
01:55berbicara tentang
01:56peraturan perundang-undangan
01:59saya ingin tanya singkat saja Mas Yogi
02:01kalau dalam konteks peraturan perundang-undangan itu
02:05dimana pasal yang memperbolehkan
02:09menyerang kehormatan seseorang
02:11kita lepaskan aspek pejabat publik yang melekat
02:15pada pihak-pihak yang dibicarakan Pak Amin Rais
02:17itu kan filosofi dasarnya memang tidak diperkenankan
02:21dan juga Mas Yogi
02:23saya turut penasaran
02:24saat Pak Amin itu shooting video itu
02:27siapa saja orang di ruangan itu
02:30apakah tidak ada orang yang mengingatkan Pak Amin
02:33bahwa apa yang disampaikan
02:35sudah sangat lewat dari jalur batas
02:38peraturan perundang-undangan
02:40Mas Yogi kalau dalam konteks peraturan perundang-undangan
02:43sebenarnya
02:44kan kalau ada aspek kebijakan publik disana
02:48tidak pernah dilarang
02:49tadi Mas Yogi sempat konfirmasi ke Bu Dirjen
02:52kalau dalam aspek kebijakan publik
02:54tiap menit itu kritik ada di media sosial
02:58tidak ada yang di-take down oleh KomDigi
03:01tapi dalam hal ini
03:03jangan sampai Mas Yogi
03:04kalau ada video testimoni yang menyerang
03:08kehormatan seseorang
03:09exit strateginya kebebasan berpendapat
03:12itu namanya
03:13kita tidak mengedukasi masyarakat
03:16dan kembali berusaha
03:17memframing bahwa Republik ini
03:20Republik yang anti-demokrasi
03:21padahal jalur demokrasinya
03:23sudah dilanggar
03:25sudah lewat batas
03:26maka dari itu
03:27pemerintah dalam hal ini
03:29ingin mengingatkan
03:30baik kepada Pak Amin Rais
03:33atau pihak-pihak yang menganggap
03:36atau menormalisasi tindakan ini
03:39tidak baik seperti itu Mas Yogi
03:41karena tugas
03:43figur yang selama ini cukup dikenal publik
03:47harus membawa pesan-pesan yang damai
03:50tidak masalah kritik
03:52tapi yang substantif
03:53itu satu Mas Yogi
03:54kemudian yang kedua
03:55salah satu Mas Yogi
03:56tugas partai politik
03:58di dalam undang-undang partai politik
04:00itu adalah mengedukasi masyarakat
04:03jadi
04:05sampaikanlah hal-hal yang benar
04:06agar masyarakat juga bisa
04:08memahami konteks permasalahan
04:10ini sebenarnya seperti apa
04:11oke Mas Kurnia
04:12Pak Hyar
04:13di sentil ya
04:15bagaimanapun
04:16partai umat ini
04:17dan partai politik
04:18yang sedang
04:19dalam perjalanan
04:20menuju
04:21pemilu tentunya kan
04:22melihat
04:24yang disampaikan oleh
04:25Pak Kurnia Anda
04:26ingin menyampaikan apa
04:28karena tadi
04:29clear bahwa
04:30menyerang pribadi
04:32tidak
04:33mengganggu kehormatan
04:35ada yang ingin menyampaikan apa
04:36jadi ini tanggapan
04:38saya mungkin
04:39sekaligus
04:40menanggapi
04:41Pak Kurnia dan Pak Iyai ya
04:43jadi tadi kan juga
04:44Pak Iyai
04:45ada atominum
04:46segala macem
04:47jadi ini
04:48mungkin saya ingin luruskan
04:49konteksnya ya
04:50jadi
04:51kami tidak ingin
04:52masuk pada
04:53konten atau ini
04:55videonya Pak Amin
04:56tapi konteksnya adalah
04:57kalau kita bicara
04:59atau minum
05:00itu kan lebih
05:01kalau falasi ya
05:02itu kalau misalnya kita
05:04membicarakan
05:05suatu hal
05:07kemudian
05:07dari suatu hal itu
05:09kita serang pribadinya
05:11nah
05:11kalau ini
05:12memang Pak Amin
05:14memang
05:15tidak sedang
05:17mengkritisi
05:18suatu kebijakan publik
05:19atau apa
05:19tapi memang
05:20beliau menyampaikan
05:21apa yang
05:22beliau
05:24ketahui
05:25dan
05:26sudah menjadi
05:27keresahan publik
05:27seperti itu
05:28jadi
05:28disitu bukan
05:30kalau atominum
05:31kita lagi ngomong apa
05:32terus
05:32malah
05:33nyerang orangnya
05:34nah ini memang
05:35memang bukan sedang
05:37Pak Ayer sudah
05:37sudah nonton videonya kan
05:39saya sudah
05:40sudah mencermati detail
05:41sampai disampaikan
05:42kata-baik kata
05:43oleh Pak Amin
05:44yang disitu disebutkan
05:45jelas bahwa
05:46menuding dua nama
05:47terus kemudian
05:48menyebut
05:49bukankah itu
05:50pribadi
05:51jadi begini
05:52tadi Pak Kone kan
05:54mengatakan
05:54kita lepaskan
05:56dari
05:56pejabat publik
05:58nah justru disitu
05:59itu kelirunya
06:01karena gini
06:02nama yang disebut
06:04Pak Amin
06:04itu adalah
06:04pejabat publik
06:05oke
06:06sehingga
06:06kenapa beliau
06:07sampai
06:08rela untuk
06:11katakanlah
06:12berdiri di depan
06:14untuk menyuarakan
06:14kegelisahan
06:16masyarakat tersebut
06:17karena memang
06:18yang disebutkan
06:20itu adalah
06:20pejabat publik
06:21kalau misalnya
06:22katakanlah
06:23nama-nama
06:24yang disebut itu
06:25bukan siapa-siapa
06:27atau
06:28teman kita
06:29atau Pak
06:29pedagang
06:30eceran
06:31atau apa
06:32kayak gitu
06:32ya memang
06:33itu namanya
06:34menyerang publik
06:34menyerang pribadi
06:36dan tidak ada
06:37kaitannya dengan
06:37kepentingan publik
06:38nah kenapa Pak Amin
06:40sampai mengeluarkan
06:41video seperti itu
06:42ya karena
06:44itu terkait dengan
06:45pejabat publik
06:46jadi kita gak bisa
06:47lepas dari itu
06:48saya nanti akan
06:48kembali ke
06:49Pak Ayar
06:50Bu Vivi
06:50kan sebetulnya
06:51apa yang dikerjakan oleh
06:52KomDigi
06:53dalam konteks
06:54menjaga ruang
06:55digital publik
06:56untuk tetap sehat
06:57itu kan bukan
06:58di kasusnya
06:59video Pak Amin aja
07:00bukan terkait dengan
07:01siapa yang disebut
07:02dalam video tersebut
07:03tugas kami
07:05sehari-hari
07:06adalah
07:06mengelola ruang digital
07:07disitu ada
07:08hoax
07:09terkait dengan
07:10perbankan
07:11terkait dengan
07:12kesehatan
07:13bahkan beberapa
07:14waktu lalu itu
07:15ada hoax terkait
07:16wafatnya
07:16seorang tokoh
07:18bangsa
07:19yang harus
07:19kami
07:20ambil tindakan
07:22segera
07:22jadi itu
07:23tiap hari
07:24banyak hoax
07:24yang kami
07:26pastikan
07:27jangan segera
07:28menjadi konsumsi
07:29publik
07:29karena
07:30jangan sampai
07:31informasi-informasi
07:32yang beredar
07:33di masyarakat
07:34yang tidak
07:34berdasarkan
07:35data atau fakta
07:36yang katakanlah
07:38dianggap
07:39sebagai kebebasan
07:40berpendapat
07:41mohon maaf
07:42tidak bisa
07:43seperti itu
07:44karena kebebasan
07:45berpendapat
07:46tidak
07:46absolut
07:47karena harus
07:48berdasarkan
07:48data atau
07:49fakta
07:50kalau misalnya
07:51memang cuman
07:52kritik
07:52itu masih
07:53tidak apa-apa
07:54karena kritik
07:55itu bagian
07:55dari demokrasi
07:56tapi kalau sudah
07:57masuk dalam
07:58ranah
07:58informasi
07:59yang tidak
08:00berdasarkan fakta
08:01dan cenderung
08:01menyesatkan
08:02masyarakat
08:03kita harus
08:04ambil
08:05tindakan
08:05agar ruang digital
08:07ini tetap
08:07aman dan
08:08kondusif
08:09ini agak teknis
08:09kalau tidak salah
08:12dua hari ya
08:13setelah
08:14video itu tayang
08:15baru ada
08:16action dari
08:16KomDigi
08:17atau saat itu juga
08:18karena bagaimanapun
08:19juga
08:19setiap
08:20materi yang
08:22potensi
08:23menyesatkan publik
08:24itu kan harus
08:24ada verifikasi
08:26ini kan tidak bisa
08:27berdasarkan
08:28suka atau tidak
08:29suka
08:29tapi ada tim
08:31di pengawasan
08:32ruang digital
08:32di bawah
08:33KomDigi
08:33itu
08:34melakukan
08:35verifikasi
08:36melakukan
08:37analisa
08:38cek fakta
08:39seperti yang dilakukan
08:41mungkin di
08:41Kompas TV
08:42semua informasi
08:43yang masuk
08:44di meja redaksi
08:46apakah semuanya
08:47cocok untuk
08:48konsumsi publik
08:49apakah cocok
08:49untuk disiarkan
08:50kembali
08:50karena ada juga
08:53spekulasi
08:53dan saya perlu
08:54konfirmasi
08:55ini pasti ada
08:56telepon dari istana
08:57komDigi
08:58diminta untuk
08:59takedown
08:59ini makanya
09:00saya konfirmasi
09:01verifikasi
09:02berjalan
09:03sesuai dengan
09:04amanah yang
09:05tidak ada itu
09:06Ibu ingin mengatakan
09:07bahwa itu sebenarnya
09:07hal yang dilakukan
09:08rutin
09:09dalam konteks
09:10menjaga ruang
09:11dan juga
09:12di
09:12KomDigi
09:13itu ada
09:14aduan konten
09:15kalau misalnya
09:16siapapun
09:16yang merasa dirugikan
09:18silahkan
09:19mengadu
09:19ke tautan
09:20jadi ini betul-betul
09:22inisiatif
09:23dari KomDigi
09:24dalam konteks
09:24menjaga ruang
09:25digital publik
09:26dan tidak ada
09:26intervensi dari istana
09:27terkonfirmasi
09:28bahwa ini hoax
09:29fitnah
09:30dan mengandung
09:30ujaran kebencian
09:31Pak Kyi
09:32Pak Kyi
09:33melihat
09:34kita ini
09:35Indonesia sekarang
09:36dalam konteks
09:37kebebasan
09:38itu benar-benar
09:40longgar atau
09:41amatan Pak Kyi aja
09:43menurut saya
09:44saya mohon izin
09:45dibisikin
09:46selamat menikmati
09:50terima kasih
Komentar

Dianjurkan