00:00Saudara dengan pernyataan Epic Fury berakhir, akankah perang Amerika Serikat Iran juga akan berakhir?
00:06Atau justru membuat Selat Hormuz semakin memanas?
00:09Telah bergabung bersama kami, pengamat geopolitik ke dan timur tengah, Mujtahed Hashim.
00:14Selamat malam Pak, apa kabar?
00:18Selamat malam. Selamat malam Pak.
00:21Semoga kabar baik selalu bersama Anda dan juga keluarga Pak.
00:25Jadi Amerika Serikat menyebutkan narasi Epic Fury ini berakhir.
00:28Nah ini apakah bisa membuat Iran maju ke meja perundingan dengan syarat yang ditentukan oleh Trump?
00:36Ya, gini Pak, kita sedikit ya flashback kebelakang dulu.
00:43Epic Fury, kemudian Seasfire, kemudian negosiasi awal, kemudian juga mencoba negosiasi yang kedua.
00:51Sekarang ini sebenarnya mencoba untuk negosiasi yang ketiga.
00:54Nah negosiasi yang kedua, ketiga ini kan sebenarnya tidak langsung ya lewat Pakistan dan hanya mengirimkan jawaban-jawaban dokumen secara
01:03tertulis.
01:04Tapi menurut saya itu juga bagus lah untuk mengurangi tensi dunia ya.
01:12Nah, Epic Fury diumumkan oleh Trump, tapi sebenarnya itu juga belum kuat ya.
01:23Karena itu kan, Trump itu kan di dalam tweetnya ya, paling tidak itu, ya meskipun ditegaskan juga oleh Mark Rubio,
01:30Epic Fury itu adalah asumsi Iran menerima.
01:32Nah, asumsi Iran menerima Epic Fury itu selesai, kemudian sekarang fokusnya adalah masalah hormus begitu.
01:40Tapi kalau kita melihat dari pernyataan Trump itu juga efeknya juga sudah luar biasa menurunkan harga minyak dunia sekitar 10
01:50dolar ya.
01:51Yang sebelumnya kan sangat tinggi, sampai 112, 113 kan gitu, untuk brain oil ya.
02:01Nah, dengan pernyataannya Trump ini yang sangat dramatis tentunya, karena sebelumnya kan dua hari yang lalu kan dia mengumumkan operasi
02:11yang namanya Project Freedom, seperti itu.
02:15Dan ternyata Project Freedomnya selesai, juga selesai, dalam waktu dua harian.
02:22Oke, itu nanti akan kita bahas, bukan selesai tapi ditangguhkan ya Pak ya, kalau saya boleh konfirmasi.
02:27Nah, tapi kalau dengan situasi yang ada saat ini, bergen posisi Iran seperti apa yang dimiliki?
02:35Iran yang jelaskan, dia sudah mengumumkan, jadi sebenarnya masalah hormus ini,
02:42sebenarnya dua-duanya itu, ya Iran itu juga, juga apa ya, Iran itu juga menegaskan sebenarnya tidak ada blokade di
02:53hormus itu, kayak begitu.
02:55Cuman, Iran minta untuk menghormati kedaulatan atau otoritas Iran di selat hormus.
03:02Itu menurut dia adalah bagian dari wilayahnya dia.
03:05Nah, sedangkan Trump kan juga berkepentingan bahwa selat hormus harus lancar, bukan gitu.
03:11Tapi, harus tidak perlu diatur kira-kira seperti itu, dikembalikan seperti sebelum perang.
03:19Nah, ini kan sudah terjadi perang, saya pikir ini kan sesuatu yang tidak mungkin ya.
03:23Jadi, Iran kan kemarin kan otoritasnya itu kan dinamakan Persian Gulf Street Authority,
03:29dan bagi kapal-kapal yang ingin melewati selat hormus,
03:35dia harus mengirimkan email ke info at pgsa.ir ya,
03:46untuk mengirimkan administrasinya seperti apa.
03:50Nah, itulah yang diinginkan oleh Iran, bahwa Iran dia merasa dia,
03:55apalagi sekarang ini Iran juga sudah menegaskan di dalam undang-undang yang baru dibuat,
03:59tentang pengaturan pelayaran di selat hormus seperti itu.
04:03Nah, Pak Mustahil...
04:03Jadi, masalah mekanisme saja. Oke.
04:05Ya, dengan narasi yang disampaikan Trump, bahwa Epic Fury ini berakhir begitu ya,
04:10berarti akan ada titik tengah dalam meja perundingan nanti?
04:16Kita tidak tahu persis seperti apa, ya kita berharap saja.
04:20Tapi yang jelas kemarin, hari ini kan Menteri Luar Negeri Iran ketemu dengan Menteri Luar Negeri Cina,
04:28juga salah satu pembahasannya adalah penegasan tentang bukan hanya sekedar deeskalasi,
04:34yang sebelumnya itu adalah eskalasi ya, dan Iran banyak dikritik karena dia terjebak dalam eskalasi yang tidak bisa keluar.
04:42Tapi yang jelas dalam pertemuan kemarin dengan Wang Ji itu, Menteri Luar Negeri Iran,
04:50Cina sepakat bahwa segera untuk menyelesaikan permanen, gila-gila permanen ceasefire ya,
04:58tidak adanya perang dan juga mendorong terjadinya kelancaran di pelayaran selat hormus.
05:07Tapi Menteri Luar Negeri Cina itu menegaskan dia juga menghormati kedaulatan Iran seperti itu.
05:14Nah, tidak tahu seperti apa.
05:16Nah, kira-kira apa yang bisa membuat keduanya bisa duduk di meja perundingan Pak Mustahid?
05:21Karena kita juga tahu narasi-narasi yang beredar, meskipun memang Trump sebelumnya bilang kalau Epic Fury ini berakhir,
05:26tapi di sisi lain Amerika Serikat minta Iran mengibarkan bendera putih.
05:30Ini kan kelihatannya juga tidak akan dilakukan oleh Iran.
05:33Nah, ini apa yang membuat titik temu yang kemudian bisa membuat keduanya duduk di meja perundingan?
05:42Ya, Trump biasa seperti itu ya.
05:44Jadi, bahasanya selalu bersayap diikuti dengan ancaman dan itu juga sudah dijawab oleh Presiden Iran sendiri kan.
05:53Minta Iran untuk menyerah, mengibarkan bendera putih, tapi Iran mengatakan dalam, Presiden mengatakan dalam tweetnya,
06:00bahwa tidak mungkin umat Islam atau orang Islam itu, dia menyerah, apa, surrender kan gitu.
06:07Menyerah kepada Trump lah, kira-kira seperti itu.
06:09Kami hanya menyerah kepada Allah SWT kan gitu.
06:12Taslim kepada Tuhan.
06:13Dan kita tidak boleh menyerah, apalagi terhadap Trump seperti itu.
06:17Bahkan, dia juga mengajak gitu dalam komunikasinya dengan menteri,
06:23peperdana menteri baru Irak, Ali Zaidan.
06:25Kan, dia mengatakan juga, kamu juga, apa, menteri luar negeri, apa, perdana menteri Irak kan gitu.
06:33Dia minta untuk segera untuk, apa ya, mengosongkanlah wilayah Irak dari pasukan Amerika kan gitu.
06:44Jadi, bergenia Iran untuk saat ini, dengan kondisi saat ini apa Pak Mustahid?
06:48Singkat saja.
06:50Bergenia Iran jelas dia mempunyai, dia mempunyai selat hormus ya.
06:54Dia dekat di situ, posisi yang sangat strategis, secara militer juga sangat strategis.
06:58Dan itu, kalau perang didesain di situ, jelas Amerika akan kalah seperti itu.
07:04Meskipun banyak pengamat mengatakan bahwasannya Amerika mempunyai apa ya,
07:08keunggulan di bidang teknologi dan juga armada laut.
07:11Tapi, perang yang ditutupkan di wilayah situ, itu yang memainkan akan Iran pasti.
07:17Dia Iran sudah siap selama 30 tahun.
07:21Baik, terima kasih atas pandangan yang sudah Anda berikan kepada kami di Kompas Malam Kompas TV,
07:26Pengamat Geopolitik dan Timur Tengah, Mustahid Hashim.
07:29Terima kasih Pak, salam sehat selalu.
Komentar