Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KUDUS, KOMPAS.TV - Satu keluarga harus tinggal di sebuah rumah berukuran satu kali enam meter selama enam tahun.

Seluruh aktivitas harian dilakukan di rumah sempit tersebut yang beratap seng dan dinding-dinding dari bambu yang dipasang seadanya.

Di tengah hiruk pikuk kota dan derunya mesin industri, masih ada warga Kudus yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Sutinah, seorang warga Desa Jepangpakis, Kudus, Jawa Tengah, tinggal di rumah berukuran satu kali enam meter bersama suami dan satu orang anaknya.

Rumah yang beratapkan seng dan dinding bambu ini lebih terlihat seperti lorong daripada sepetak rumah.

Semua aktivitas sehari-hari dilakukan Sutinah di ruang sempit ini, mulai dari tidur, memasak hingga mencuci pakaian.

Sang suami seorang disabilitas, tak bisa bekerja banyak untuk membantu perekonomian keluarga.

Dulu Sutinah pernah bekerja di pabrik rokok, namun dia terkena PHK dan saat ini bekerja sebagai buruh catering.

Sutinah memiliki sebidang tanah, namun ia tidak memiliki uang untuk membangun rumah.

Pemerintah setempat meminta Sutinah dan keluarga untuk pindah ke tempat yang lebih layak, sambil menunggu langkah pemerintah untuk bantuan pembangunan di tanah miliknya.

Sutinah berharap ada bantuan dari pemerintah untuk hunian yang layak bagi dirinya dan keluarga.

Ia memilih bertahan di rumah kecil tersebut karena tak ada pilihan lain.

Baca Juga Deretan Hadiah Prabowo untuk Buruh di May Day 2026, 1 Juta Rumah hingga Satgas PHK | PARASOT di https://www.kompas.tv/video/666646/deretan-hadiah-prabowo-untuk-buruh-di-may-day-2026-1-juta-rumah-hingga-satgas-phk-parasot

#phk #rumahlayak #kudus

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/667368/pilu-kisah-sutinah-bertahan-di-tengah-kemiskinan-6-tahun-tinggal-di-rumah-1x6-meter
Transkrip
00:00Sedara satu keluarga harus tinggal di sebuah rumah berukuran 1x6 meter selama 6 tahun.
00:06Seluruh aktivitas harian dilakukan di rumah sempit tersebut yang beratap seng dan dinding dari bambu yang dipasang seadanya.
00:17Di tengah hirup piku kota dan derunya mesin industri masih ada warga kudus yang hidup di bawah garis kemiskinan.
00:25Sutinah, seorang warga desa Jepang Pakis, Kudus, Jawa Tengah, tinggal di rumah berukuran 1x6 meter bersama suami dan satu orang
00:35anaknya.
00:36Rumah yang beratapkan seng dan dinding bambu ini lebih terlihat seperti lorong daripada sepetak rumah.
00:43Semua aktivitas sehari-hari dilakukan Sutinah di ruang sempit ini, mulai dari tidur, memasak, hingga mencuci pakaian.
00:51Sang suami, seorang disabilitas, tak bisa bekerja banyak untuk membantu perekonomian keluarga.
00:59Dulu Sutinah pernah bekerja di pabrik rokok, namun ia terkena PHK dan saat ini bekerja sebagai buruh catering.
01:07Ini asalnya kan tempat kayu, kayu bakar. Dulu kan masak pakai kayu bakar, sekarang kan pakai kompor.
01:17Terus disuruh bersihkan, terus dipanggoni, kulit.
01:36Sutinah memiliki sebidang tanah, namun ia tak memiliki uang untuk membangun rumah.
01:42Pemerintah setempat meminta Sutinah dan keluarga untuk pindah ke tempat yang lebih layak,
01:46sambil menunggu langkah pemerintah untuk bantuan pembangunan di tanah miliknya.
01:52Nanti tinggal kita runot legalitasnya, kalau memang nanti bisa,
01:57kita upayakan lewat program RSLH Kabupaten, lewat jarum tadi.
02:03Cukur-cukur bisa, jadi nanti bisa segera dilakukan intervensi untuk pembangunan rumah RSLH-nya.
02:12Sutinah berharap ada bantuan dari pemerintah untuk hunian yang layak bagi dirinya dan keluarga.
02:17Ia memilih bertahan di rumah kecil itu karena tak ada pilihan lain.
Komentar

Dianjurkan