00:00Ade Armando dilaporkan 40 ormas Islam minta bukti video yang dituduhkan.
00:06Ade Armando, pegiat media sosial yang dilaporkan oleh gabungan sekitar 40 organisasi masyarakat Islam ke Bares Kim Polri.
00:14Laporan ini muncul terkait dugaan penyebaran potongan video ceramah Yusuf Kala yang dinilai menyesatkan dan berpotensi memicu konflik di tengah
00:23masyarakat.
00:24Peristiwa ini terjadi di Jakarta dan mulai mencuat pada awal Mei 2026 setelah para pelapor secara resmi mengajukan laporan polisi
00:32terhadap Ade Armando bersama dua tokoh lain,
00:36yakni Permadi Arya dan Grace Natali.
00:38Mereka dituding menyebarkan video ceramah yang telah dipotong sehingga memunculkan persepsi berbeda dari konteks aslinya.
00:46Menanggapi tuduhan tersebut, Ade Armando membantah telah melakukan fitnah maupun upaya adu domba antar umat beragama.
00:53Ia menegaskan bahwa konten yang ia unggah merupakan bentuk kritik yang memiliki dasar argumentasi, bukan untuk memprovokasi.
01:01Lebih lanjut, Ade bahkan menantang pihak pelapor untuk menunjukkan secara jelas bagian mana dari video yang dianggap mengandung unsur fitnah.
01:09Ia meminta bukti konkret agar tuduhan tersebut tidak hanya menjadi klaim sepihak,
01:14Ade Armando juga menyatakan siap menghadapi proses hukum dan akan bersikap kooperatif jika dipanggil oleh pihak kepolisian.
01:22Ia menegaskan tidak akan menghindar dan siap memberikan penjelasan terkait polemik yang berkembang.
Komentar