Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Mojtaba Kukuh Program Nuklir & Hormuz, Trump Ancam Serang Iran | BOLA LIAR

#iran #amerika #israel #perang #trump #mojtabakhamenei #breakingnews

Secara sepihak, Presiden Donald Trump secara sepihak memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, di tengah kebuntuan jalur negosiasi yang diprakarsai Pakistan.

Bara memang sedikit mereda, tapi di laut eskalasi meningkat menghasilkan api ketegangan yang sewaktu-waktu bisa berkobar. Muasalnya dari blokade Selat Hormuz yang dibalas blokade laut, serangan ke tanker yang dibalas pemeriksaan maritim. Kian panas, penyitaan kapal kargo direspons penyitaan tanker.

Mengapa gencatan senjata dan negosiasi yang mengambang, potensial menarik Iran dan AS kembali ke tepi jurang perang?

Simak pembahasannya dalam BOLA LIAR, episode "GENCATAN MENGAMBANG, AS-IRAN DI TEPI JURANG PERANG?" Jumat, 1 April 2026 pukul 20.30 WIB, LIVE di KompasTV.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666818/full-mojtaba-bersikukuh-program-nuklir-di-iran-dan-kuasa-hormuz-trump-ancam-serang-lagi
Transkrip
00:00:07Blokade Amerika Serikat terhadap minyak Iran terus berlanjut.
00:00:12Hingga Jumat pagi, Sancomum Klaim telah memutar balik 44 kapal.
00:00:17Muatan 41 tanker di antaranya sebesar 69 juta barrel senilai lebih dari 6 miliar dolar Amerika.
00:00:25Pemperlakuan blokade laut sejak 13 April lalu justru membuat negosiasi putaran kedua buntu.
00:00:32Alih-alih memicu perang retorika baru baik dari Washington maupun Teheran.
00:00:38Melalui pesan tertulis lewat media, pemimpin tertinggi Iran Mojitaba Khamenei mengeluarkan pernyataan yang arahnya kian konfrontatif terhadap kebijakan Presiden Donald
00:00:48Trump di Timur Tengah.
00:00:50Empat poin utama pernyataan Mojitaba menegaskan kendali Iran atas Selat Hormuz dan skema keamanan di Teluk Persia.
00:00:57Larangan terhadap operasi kapal asing, terutama Armada Angkatan Laut Amerika Serikat di Teluk Persia,
00:01:03kedaulatan maritim atas cek poin Selat Hormuz dan kesiapan menindak pelanggaran,
00:01:08serta penolakan pembatasan program nuklir dan rudal Iran.
00:01:13Presiden Donald Trump yang di dalam negeri mendapat tekanan kenaikan harga minyak dan masalah persetujuan perang dari Kongres,
00:01:20mengeluarkan ancaman baru.
00:01:22Selain mengisyaratkan blokade laut terhadap Iran diperpanjang,
00:01:26Trump tengah menimbang sejumlah opsi militer yang diklaim Senkom cepat dan kuat.
00:01:32Pertanyaan bisa datang dengan cepat jika kita tidak membuat pernyataan.
00:01:36Mereka tidak akan memiliki nuklir, mereka tahu, dan sekitar semua orang lain.
00:01:45Pengamat pertahanan menyebut,
00:01:47taktik blokade laut dijalankan Amerika Serikat untuk mengimbangi keunggulan strategis yang berhasil dicapai Iran sebelumnya,
00:01:54terutama terkait kendali cek poin Hormuz dan perang asimetris.
00:01:58Melalui tekanan ekonomi dan juga kemudian tekanan politik,
00:02:02baik itu di level internasional maupun domestik di Amerika Serikat itu sendiri.
00:02:06Nah sekarang Amerika Serikat berusaha untuk mengimbangi keunggulan strategik yang dimiliki oleh Iran
00:02:12dengan cara menerapkan blokade laut.
00:02:17Perang retorika Donald Trump dan Mojitabah Khamenei berpeluang membuat perang kembali berkobar.
00:02:23Terlebih, negosiasi di meja perundingan mengalami kebuntuan dan blokade minyak semakin menekan Iran.
00:02:29Trump punya dilema sendiri, untuk melanjutkan perang harus mendapatkan persetujuan Kongres
00:02:36yang akan diputuskan Jumat Waktu Amerika Serikat atau Sabtu Waktu Indonesia.
00:02:45Sebelumnya Menteri Perang, Pete Hexed dicecar oleh anggota Komite Angkatan Bersenjata Kongres
00:02:50dari soal alasan perang hingga pembengkakan biaya perang.
00:02:56Sejak awal Maret, anggota Senat maupun Kongres AS asal Partai Demokrat
00:03:01telah lima kali gagal meloloskan resolusi Undang-Undang Kekuatan Perang
00:03:05untuk menghentikan kebijakan perang Trump di Iran.
00:03:13Halus malam saudara, boleh liat kembali menggelending kehadapan Anda.
00:03:17Kebuntuan negosiasi Amerika Serikat dan Iran membuat Timur Tengah di ujung tanduk.
00:03:21Tak kunjung berhasil menekan Iran di meja perundingan,
00:03:24Presiden Donald Trump kembali menjalankan diplomasi koersif dengan tekanan lebih maksimal.
00:03:29Selain memperpanjang blokade,
00:03:31Trump menimbang opsi militer yang diklaim cepat dan kuat
00:03:34jika negosiasi terus buntu.
00:03:37Alih-alih ditekan oleh blokade dan kemandegan negosiasi,
00:03:41pemimpin tertinggi Iran Mustafa Khamenei justru mengambil sikap lebih keras.
00:03:46Mustafa menegaskan,
00:03:47kendali atas selat hormus,
00:03:49larangan terhadap kapal asing di Teluk Persia
00:03:52dan penolakan pembatasan program nuklir dan balistik.
00:03:56Apakah kolopsia perundingan dan konfrontasi kebijakan Presiden Trump
00:04:00dan Ayatullah Mustafa Khamenei akan memantik perang baru?
00:04:04Apakah Kongres Amerika Serikat Jumat ini akan memberi persetujuan
00:04:09atau akan menolak melanjutkan kebijakan perang Presiden Trump?
00:04:13Saudara, inilah bola liar.
00:04:15Bersama saya, My Sister Tarikan.
00:04:20Topik malam ini kita bahas dengan sejumlah nelesumber.
00:04:22Saya menyapa,
00:04:23Wibawanto Negro Widodo,
00:04:25Pakar Geopolitik dan Komandan Nasional.
00:04:27Selamat malam, Pak Wibawanto.
00:04:28Ron Mahmudi, Guru Besar Sejarah dan Geopolitik Timur Tengah Universitas Indonesia.
00:04:33Selamat malam, Pak Yon.
00:04:35Marsma Penawirawan Agung Sosong Kojati,
00:04:37Pakas Strategik PPAU,
00:04:39Alumnus USL World College.
00:04:41Selamat malam.
00:04:42Aisyah Kusuma Sungantri,
00:04:44Direktur Kerjasama Luar Negeri dan Hubungan Internasional
00:04:46in the Pacific Strategic Intelligence.
00:04:47Selamat malam.
00:04:49Riko Marbun,
00:04:50Alumnus Raja Ratman School of International Studies,
00:04:52NTU.
00:04:53Selamat malam, Pak Riko.
00:05:02Selamat malam.
00:05:03Mirdat, dosen hubungan internasional UNER.
00:05:06Selamat malam, Mas Ayok.
00:05:08Selamat malam.
00:05:10Terima kasih telah bergabung.
00:05:11Dan ini ada poin pernyataan awal dari Kamenei untuk merespon tidak terjadinya.
00:05:17Perundingan yang baru tidak mencapai negosiasi.
00:05:20Kamenei justru menjadi lebih keras.
00:05:22Saya bacakan poin-poinnya.
00:05:23Yang pertama,
00:05:23Iran akan mengantarkan babak baru bagi Teluk Persia dan Selat Hormuz
00:05:28di mana kemana dipastikan oleh pemilik laut tersebut.
00:05:31Poin kedua,
00:05:32satu-satunya tempat yang bagi kapal-kapal asing di Teluk Persia adalah di dasar perairan.
00:05:37Dan poin ketiga,
00:05:38Selat Hormuz masuk era baru.
00:05:40Semua kapal yang menantang kedaulatan kita akan ditindak.
00:05:44Dan poin yang terakhir,
00:05:45program rudal dan nuklir kita bukan sekedar alat pertahanan,
00:05:50melainkan fondasi kedaulatan abadi Iran.
00:05:53Tidak ada tawar-menawar soal nuklir oleh Iran.
00:05:57Mbak Isha, menurut Anda,
00:05:59kenapa Mustafa Khamenei tampak begitu keras?
00:06:02Ini karena sinyal putus asa di tengah tekanan?
00:06:05Atau justru cuma retorika?
00:06:08Atau mungkin kalkulatif saja?
00:06:10Kalau kita lihat di sini semuanya balik lagi ke dalam leverage ya.
00:06:14Bagaimana kemudian Amerika Serikat dan Iran
00:06:16ini sama-sama sebenarnya saat ini sedang dikejar waktu.
00:06:18Amerika Serikat ini dikejar waktu karena urusan tekanan politik dalam negeri,
00:06:22lalu kemudian kenaikan harga dari bidang energi.
00:06:24Sementara Iran ini sekarang juga secara ekonomi sudah cukup terdesak nih.
00:06:29Karena Iran ini merugi sekitar 435 juta USD per hari
00:06:34dan kalau diakumulasikan sekitar 13 miliar USD per bulannya.
00:06:37Itu kan jumlah yang sangat besar.
00:06:39Nah saya rasa di sini baik Trump maupun Khamenei
00:06:42ini berusaha untuk melakukan yang namanya menaiki escalation ladder.
00:06:46Dua dayanya berusaha untuk meningkatkan tingkat dari agresivitas masing-masing
00:06:50untuk bisa mendapatkan daya tawar yang lebih atau leverage di dalam perundingan tersebut.
00:06:54Makanya kita lihat sebenarnya dari Trump sendiri,
00:06:57Iran sendiri kan sudah kemudian mengajukan prasyarat ya kepada Trump.
00:07:00Meskipun pada akhirnya prasyarat tersebut ditolak.
00:07:03Karena sebenarnya syarat yang diajukan oleh Iran itu jelas menguntungkan Iran sebenarnya.
00:07:06Yang pertama mengenai boleh dibuka selat hormus.
00:07:09Ini kan ada perdebatan terkait apa sih konsep dibukanya ini.
00:07:13Karena sebenarnya definisi dari pembukaan yang disebutkan oleh Khamenei
00:07:17itu adalah kemudian dia akan tetap mengontrol ya siapa yang bisa lewat.
00:07:21Dan mereka harus tetap membayar 2 juta dolar dalam bentuk rininbi di sana.
00:07:25Jadi tidak ada yang berubah sebenarnya dari pembukaan selat hormus
00:07:28kecuali ya respon dari blokade tersebut.
00:07:31Nah sementara itu kita lihat juga nih dari segi program nuklear
00:07:35saya rasa ini merupakan salah satu strategic purpose yang ingin dicapai oleh Amerika Serikat.
00:07:39Karena sudah jelas dilihat bahwa Iran ini melihat bahwa program nuklear
00:07:43yang tadinya ini mereka bilang berdasarkan kebutuhan sipil
00:07:47sekarang dibutuhkan untuk tujuan-tujuan lain.
00:07:49Misalnya maritime propulsion system.
00:07:52Dan kemudian kita nggak tahu apakah di masa depan akan ada program nuklear.
00:07:55Karena yang kemarin dikatakan oleh Donald Trump
00:07:58itu kan ancaman untuk bisa menggunakan senjata nuklear ke Iran.
00:08:01Menghancurkan civilization.
00:08:02Kalau yang dilihat di sini pemerintah Iran mau tidak mau
00:08:05keinginan mereka untuk membawa senjata nuklear
00:08:07pasti akan menjadi lebih kuat.
00:08:09Karena adanya incaran dalam strategi mutually assured destruction
00:08:13atau MAD gitu di dalam perang nuklear.
00:08:15Jadi saya rasa di sini sebenarnya
00:08:17dari Iran ini sendiri posisinya menjadi semakin keras.
00:08:19Karena dia tahu bahwa ya ketika dia kemudian mundur
00:08:23ini kan existential threat untuk mereka.
00:08:24Dan tidak mungkin mereka akan back off.
00:08:25Jadi ini kalkulasi yang matang menurut Anda?
00:08:28Menurut saya...
00:08:28Betul. Karena menurut saya di sini Iran ini berusaha untuk melakukan protracted war.
00:08:34Dia berusaha untuk membuat perangnya semakin panjang
00:08:37sehingga kemudian daya tawar Iran semakin tinggi.
00:08:40Karena di dalam perang atrisi berkepanjangan
00:08:42yang dirugikan itu adalah selalu pihak lebih besar
00:08:45yang kemudian memiliki sistem demokrasi.
00:08:47Oke. Baik. Saya ke Mas Biwawanto.
00:08:48Jadi menurut Anda bagaimana?
00:08:50Kan di perundingan pertama
00:08:51kalau kita lihat ini sebenarnya soal program nuklir
00:08:54bisa seakan-akan dinegosiasikan.
00:08:56Tapi yang sekarang kita lihat
00:08:57apa poin dari Mostaba yang terakhir
00:09:00itu sangat keras bahwa ini soal kedaulatan.
00:09:02Jangan ungkit, jangan bongkar-bongkar
00:09:04soal program nuklir.
00:09:06Jadi saya izin bicara
00:09:08fondasinya dulu nih Mbak.
00:09:10Jadi ini masalah geopolitik.
00:09:12Geopolitik itu bicara interest.
00:09:14Interest untuk mendapatkan power,
00:09:16mempertahankan power.
00:09:17dan usaha itu harus dicastifikasi
00:09:20dan informasi sehingga mendapatkan dukungan
00:09:22di tingkat global tuh.
00:09:23Jadi kita orang Indonesia harus tahu dulu
00:09:25geopolitical interest Indonesia.
00:09:27Foreign policy Indonesia.
00:09:29Jadi kita bisa menilai semuanya itu
00:09:30dari perspektif seorang Indonesia.
00:09:33Bahwa kita tuh adalah middle power
00:09:34bukan revisionist,
00:09:36menjaga perdamaian,
00:09:38menjadi hedger,
00:09:39instrumen utama kita dalam diplomasi itu
00:09:41sebagai middle power dari diplomasi
00:09:43didukung oleh militer, ekonomi, informasi, dan lain-lain.
00:09:46Dan kita itu
00:09:48ya jelas red line ya.
00:09:50Menjaga perdamaian.
00:09:51Cinta perdamaian.
00:09:52Dan kita bekerja sama lewat ASEAN.
00:09:54Itu dulu basicnya tuh.
00:09:56Nah yang kedua,
00:09:57kita coba baca pikiran Washington.
00:09:59Saya lama di Washington DC,
00:10:00saya mau coba baca
00:10:01apa yang ada dalam otaknya Presiden Trump sekarang.
00:10:03Dan apa yang ada di Washington.
00:10:05Dari tahun 79
00:10:06sampai 2026,
00:10:09Amerika Serikat,
00:10:10siapapun Presidennya,
00:10:12satu,
00:10:13menolak Iran itu punya senjata nuklir.
00:10:15Kenapa?
00:10:16Karena Iran mengambil posisi
00:10:17sebagai revisionist.
00:10:18Itu poinnya.
00:10:20Baik dari
00:10:21Jimmy Carter
00:10:22sampai Presiden Trump.
00:10:23Yang beda tuh hanya caranya.
00:10:2579 sampai 90
00:10:26caranya containment.
00:10:2790 sejak
00:10:28Bill Clinton
00:10:29dan George Bush Jr.
00:10:31itu mulai keras.
00:10:32Dan masuk
00:10:33era 2000
00:10:34sampai 2011,
00:10:36Biden mulai mencoba
00:10:38dengan diplomasi.
00:10:39Makanya ada dikenal dengan
00:10:40GC POA.
00:10:43caranya
00:10:43cara-cara
00:10:44multilateralis
00:10:45untuk
00:10:46meng-contain,
00:10:47mem-manage
00:10:48pembangunan nuklir Iran
00:10:49untuk kepentingan militer.
00:10:51Nah,
00:10:52Trump itu keluar dari situ
00:10:54di produk pertama.
00:10:55Kenapa?
00:10:56Karena menurut Trump,
00:10:57ini tidak
00:10:58menghilangkan
00:10:59kemampuan nuklir Iran
00:11:01jadi nol
00:11:02perspektifnya.
00:11:03Ini hanya menunda
00:11:04perspektifnya begitu.
00:11:05Trump waktu itu ya.
00:11:06Dia keluar dari situ.
00:11:08Biden mengganti
00:11:09jadi presiden,
00:11:10Biden mau coba
00:11:10masuk lagi,
00:11:11sudah tidak bisa.
00:11:11Karena levelnya
00:11:12sudah lebih tinggi.
00:11:14Pengayaan uraniumnya.
00:11:15Akhirnya Trump
00:11:16mengambil keputusan,
00:11:17berarti saya harus
00:11:18ganti rezimnya.
00:11:20Nah,
00:11:20akhirnya berubah itu
00:11:21menjadi yang tadinya
00:11:23special operation
00:11:24low intensity conflict,
00:11:25presiden Trump
00:11:26mengambil keputusan
00:11:27high intensity conflict.
00:11:28Ternyata tidak selesai
00:11:29dua minggu,
00:11:30tiga minggu,
00:11:30empat minggu.
00:11:31Sekarang saya mau masuk
00:11:32ke war resolution,
00:11:34war power resolution,
00:11:3560 hari.
00:11:36war power resolution itu mbak,
00:11:39saya belajar
00:11:40satu semester itu
00:11:41tentang itu,
00:11:42itu tidak ada powernya.
00:11:44Itu
00:11:45pemada pembakaran
00:11:46tanpa air.
00:11:48Jadi,
00:11:48tahun 8284,
00:11:51walaupun
00:11:52Kongres menolak,
00:11:53Presiden Reagan itu
00:11:54tetap melanjutkan
00:11:55operasi militer
00:11:56di Libanon,
00:11:578284.
00:11:5989,
00:12:00Presiden dari Demokrat,
00:12:01Bill Clinton,
00:12:02tetap menjalankan
00:12:03operasi militer di Kosovo,
00:12:04Serbia,
00:12:05tahun 1999,
00:12:06yang bomnya itu
00:12:07nyasar ke kedutan Cina.
00:12:09Jadi,
00:12:09maksud Anda di sini
00:12:10apakah Nazi Trump
00:12:11akan menabrak
00:12:12bahkan Kongres?
00:12:13Bukan menabrak mbak,
00:12:14bukan salah.
00:12:15Jadi gini,
00:12:16jadi gini,
00:12:16interpretasi,
00:12:17jadi Obama pun
00:12:19tahun 2011
00:12:20waktu di Libya,
00:12:22itu tetap lanjut
00:12:23walaupun dilarang oleh Kongres.
00:12:24Kenapa?
00:12:25Karena ada celah
00:12:26interpretasi yang berbeda.
00:12:27Di situ kan war,
00:12:28sementara Presiden
00:12:29itu punya keunggulan
00:12:30memulai perang dulu
00:12:31dan Presiden
00:12:32memberikan justifikasi
00:12:33bahwa ini operasi.
00:12:35Operasi Spesial Operation
00:12:36Low Intensity Conflict,
00:12:37bukan perang besar.
00:12:39Jadi hampir gak pernah.
00:12:40Yang bisa mencegah itu,
00:12:42ada tiga.
00:12:43Kalau Kongres,
00:12:44Upper House,
00:12:45Senat,
00:12:45dan Lower House
00:12:46bersatu,
00:12:47mengumpulkan
00:12:47dua per tiga suara,
00:12:48dan yang ketiga,
00:12:49bisa memberikan
00:12:50tekanan bipartisan
00:12:51dalam konteks
00:12:52memotong anggaran.
00:12:53Tanpa itu,
00:12:54ini akan lanjut.
00:12:55Kenapa?
00:12:55Tetapi,
00:12:57Kongres itu besok
00:12:58tidak akan memberikan
00:12:59izin untuk lanjut.
00:13:00Kenapa?
00:13:00Karena dikuasai Republican.
00:13:02Kenapa?
00:13:03Karena Republican
00:13:03mau menang
00:13:04di mid-eleksion November.
00:13:06Nah,
00:13:07ini harus hati-hati.
00:13:08Presiden Trump
00:13:09akan lanjut
00:13:10dengan Low Intensity Conflict,
00:13:11dan kita ingat
00:13:12sejarah
00:13:13Ajax Operations
00:13:14waktu menjatuhkan
00:13:15Mossadegh tahun 1953.
00:13:16Itu gagal
00:13:18di tahun 1952
00:13:18waktu CIA
00:13:19dan MI6
00:13:19menjatuhkan
00:13:20Perdana Menteri Iran,
00:13:21Mossadegh.
00:13:21diulang lagi
00:13:22di 53 berhasil.
00:13:24Jadi Presiden Trump,
00:13:25dia akan berusahaan terbaik
00:13:27supaya Republican
00:13:28tetap menang
00:13:28di Kongres
00:13:292026 November,
00:13:31dia tetap
00:13:31jadi Presiden
00:13:32tidak di impeach,
00:13:33dia tetap
00:13:33jadi Presiden
00:13:34dan tahun 2028
00:13:35apa yang menjadi
00:13:36misinya
00:13:37untuk menulify Iran
00:13:39dalam hal konteks
00:13:40nuklir,
00:13:42satu paket lagi
00:13:42lebih berat ini.
00:13:43Melucuti proksi,
00:13:45membatasi
00:13:46pembangunan misil,
00:13:48itu lebih berat.
00:13:49Nah,
00:13:49itu tercapai.
00:13:50ini memang misi berat,
00:13:52makanya mengenai
00:13:52waste dan means-nya
00:13:53ini di Washington
00:13:54jadi perdebatan.
00:13:55Kalau tujuannya
00:13:55tetap sama,
00:13:56tidak boleh punya nuklir.
00:13:57Jadi kalau Iran,
00:13:58kalaupun Iran
00:13:59mau punya nuklir,
00:14:00Rusia dan Cina
00:14:01itu menentang.
00:14:02Tapi Rusia dan Cina
00:14:03mau Iran itu
00:14:05menjadi negara
00:14:06threshold nuklir state.
00:14:07Artinya
00:14:07mempunyai kekuatan nuklir
00:14:09yang hampir punya senjata
00:14:10sehingga membuat
00:14:11Amerika yang adalah
00:14:12saingan great power Amerika
00:14:13pusing.
00:14:14Baik.
00:14:15Terganggu konsentrasi.
00:14:16Itu aja dulu ya.
00:14:17Saya ke Mas Sayup.
00:14:19Mas Sayup,
00:14:20melihat
00:14:20sikap terakhir
00:14:21dari Mustabah.
00:14:22Bagaimana kita
00:14:23menerjemahkan ini?
00:14:24Kenapa Mustabah sekarang
00:14:25terlihat begitu keras?
00:14:26Padahal kan kemarin
00:14:27sempat menegosiasi tuh.
00:14:30Ya,
00:14:30baik.
00:14:31Saya melihat
00:14:32pernyataan
00:14:33empat poin
00:14:34dari Mustabah
00:14:34Khamenei
00:14:35yang keluar hari ini,
00:14:36walaupun dia masih
00:14:37belum muncul
00:14:38di hadapan publik
00:14:40yang ada banyak
00:14:41juga spekulasi
00:14:43tentang keberadaan
00:14:45dan bagaimana
00:14:46kondisi kesehatan
00:14:47atau fisiknya dia.
00:14:48Tapi,
00:14:49menurut saya
00:14:49yang dia menegaskan
00:14:51Iran secara
00:14:53apa,
00:14:55secara
00:14:56sadar memilih
00:14:58jalur konfrontif
00:14:59menurut saya sekarang ya.
00:15:01Karena
00:15:01mempertahankan program nuklir,
00:15:04menolak tekanan,
00:15:05dan juga siap
00:15:06menghadapi eskalasi.
00:15:07Artinya Iran sekarang
00:15:08lebih posisinya
00:15:10berubah dari
00:15:11defensif ke
00:15:12konfrontif.
00:15:13Dan ini ya pasti
00:15:14ada juga konsekuensi
00:15:15bagi dua
00:15:16belah pihak,
00:15:17khususnya bagi Iran ya.
00:15:19Yang pada akhirnya
00:15:20juga
00:15:20mengunci
00:15:21hubungan dengan
00:15:22Donald Trump ya,
00:15:23dalam kondisi
00:15:24deadlock strategis
00:15:26yang kalau
00:15:27kita lihat
00:15:28empat poin
00:15:29dari
00:15:29Mustabah
00:15:30Khamenei sekarang.
00:15:32Jadi,
00:15:32Amerika Serikat ini
00:15:33tidak mampu
00:15:34memaksa
00:15:35perubahan
00:15:37perilaku Iran.
00:15:38Meskipun
00:15:38tekanan militer
00:15:39dan ekonominya
00:15:40meningkat,
00:15:41kita lihat
00:15:41ada kehilangan
00:15:43400 juta
00:15:46lebih per hari
00:15:46yang hilang.
00:15:47Iran kehilangan
00:15:48uang
00:15:49karena
00:15:49blokada yang terjadi
00:15:50di Selat Hormus.
00:15:52Tapi Iran masih
00:15:53bertahan,
00:15:54masih resilient.
00:15:55Ini menunjukkan
00:15:56bahwa Iran
00:15:57bukan,
00:15:58karena Iran
00:15:58sudah lebih dari
00:16:00puluh belasan
00:16:00tahun
00:16:01di bawah
00:16:02sanksi,
00:16:02jadi
00:16:02situasinya
00:16:04cukup
00:16:04siap
00:16:05untuk
00:16:05tetap
00:16:06bertahan
00:16:06dalam
00:16:07tekanan
00:16:08ekonomi
00:16:09dari
00:16:09Amerika Serikat.
00:16:11Jadi,
00:16:11sementara juga
00:16:12Iran
00:16:13tidak cukup
00:16:14kuat
00:16:15untuk memaksa
00:16:16Amerika Serikat
00:16:16mundur,
00:16:17karena
00:16:18Amerika Serikat ini
00:16:19supaya
00:16:21konflik ini
00:16:22bergeser
00:16:23dari upaya
00:16:23resolusi
00:16:24menuju ke
00:16:25kompetisi
00:16:27jangka
00:16:27panjang
00:16:28berisiko
00:16:29tinggi.
00:16:29Karena
00:16:30empat poin ini
00:16:31bisa buka
00:16:31perang baru lagi
00:16:32antara
00:16:33Amerika Serikat
00:16:34dan
00:16:34Iran.
00:16:35Jadi,
00:16:36menurut saya
00:16:38konsekuensinya
00:16:38cukup besar
00:16:39kalau tidak
00:16:40ada
00:16:40konsesi,
00:16:41tidak ada
00:16:41kompromi
00:16:42antara
00:16:43Iran
00:16:43dan
00:16:44Amerika Serikat.
00:16:46Baik,
00:16:47sekarang kita
00:16:47coba melihat
00:16:48bagaimana dari
00:16:48sisi Amerika Serikat,
00:16:49Bang Rico.
00:16:50Coba kita
00:16:50baca
00:16:51sejumlah
00:16:52poin
00:16:53yang disampaikan
00:16:53oleh Senkom,
00:16:54saudarkan opsi
00:16:55militer ke
00:16:55Trump.
00:16:56Yang pertama,
00:16:57serangan udara
00:16:57presisi untuk
00:16:58menumpukan pusat
00:16:59komando dan
00:17:00sisi infrastruktur
00:17:00militer Iran.
00:17:01Kemudian yang
00:17:02kedua,
00:17:02operasi darat terbatas,
00:17:03kuasa pulau kecil
00:17:04strategis untuk
00:17:05menetralisir
00:17:06blokade
00:17:06Selat Hormuz.
00:17:07Yang ketiga,
00:17:08operasi pasukan
00:17:08khusus,
00:17:09infiltrasi ke situs
00:17:10nuklir bawah tanah
00:17:11Natanz dan
00:17:12Ferdau,
00:17:13amankan
00:17:13stok uranium.
00:17:15Jadi,
00:17:15Bang Rico,
00:17:16apa kira-kira
00:17:17opsi ini
00:17:19di atas
00:17:19meja semata
00:17:20atau
00:17:20sebenarnya
00:17:21bisa dilakukan,
00:17:22bisa dilaksanakan
00:17:23poin ini?
00:17:23Kalau saya melihat
00:17:24sebenarnya
00:17:26saling tembak
00:17:27narasi antara
00:17:28Iran dan Amerika ini,
00:17:29ini mirip
00:17:30seperti
00:17:31waktu istirahat
00:17:32antar pertandingan
00:17:34tinju ini.
00:17:34Jadi,
00:17:34antar ronde ini mereka
00:17:35masing-masing itu
00:17:36saling tarik nafas
00:17:37sebenarnya ya.
00:17:38Saling tarik nafas.
00:17:40Dan kalau kita
00:17:41melihat
00:17:43konsistensi
00:17:43dari narasi,
00:17:44sebenarnya kan
00:17:48Iran Nuklir Deal
00:17:49itu pernah terjadi
00:17:50tahun 2013
00:17:51sampai 2015.
00:17:53Cuma ini ada
00:17:54beda caranya.
00:17:56Kalau dulu
00:17:57waktu zamannya
00:17:57Obama,
00:17:58JCPOI
00:17:58yang tadi
00:17:59yang disebutkan,
00:18:00itu mereka
00:18:01menghindari
00:18:03perang
00:18:04untuk
00:18:04diplomasi.
00:18:05Kalau yang
00:18:06sekarang ini
00:18:07menggunakan
00:18:07perang
00:18:08untuk
00:18:09diplomasi.
00:18:10Jadi,
00:18:10ini dua
00:18:11hal yang
00:18:13terbalik.
00:18:14Tapi kalau kita
00:18:15lihat dari
00:18:15sisi
00:18:16Amerikanya sendiri ya,
00:18:17sebelum kita ke
00:18:18Iran,
00:18:19sebenarnya
00:18:19memang dia harus
00:18:21tarik nafas.
00:18:21Kenapa?
00:18:22Karena kan
00:18:23sebenarnya serangan
00:18:24udara presisi
00:18:25itu sudah
00:18:26dia lakukan.
00:18:27Berkali-kali,
00:18:28berhari-hari.
00:18:28Dan ternyata kan
00:18:29efeknya
00:18:30terbatas.
00:18:31Buktinya apa?
00:18:32Buktinya
00:18:33kalau misalnya
00:18:34Amerika mengatakan
00:18:35bahwa ya dia
00:18:36sudah menghancurkan
00:18:37angkatan udara
00:18:38dan angkatan laut.
00:18:39Memang karena
00:18:39sudah disangsi
00:18:40sekian puluh tahun,
00:18:42Iran memang
00:18:42tidak memutuskan
00:18:43untuk tidak
00:18:44membangun
00:18:44angkatan udara
00:18:45dan angkatan laut
00:18:46secara serius.
00:18:47Makanya dia
00:18:47bangun kekuatan
00:18:48rudal jarak jauhnya.
00:18:50Begitu.
00:18:50Kalau
00:18:51operasi darat
00:18:52terbatas
00:18:53yang Amerika
00:18:54itu perlu
00:18:55untuk menurunkan
00:18:56pasukannya
00:18:57di darat,
00:18:58ini salah satu
00:19:00alasan yang
00:19:00dipakai oleh
00:19:01Trump.
00:19:02Jadi kan di Amerika
00:19:03itu ada aturan.
00:19:04Kalau
00:19:05Presiden itu
00:19:05dia mau
00:19:06buat perang
00:19:07dengan negara lain,
00:19:07dia harus kasih tahu
00:19:08Kongres.
00:19:09Dalam waktu
00:19:10enam puluh hari.
00:19:11Tetapi
00:19:11seperti disebutkan
00:19:12tadi,
00:19:13banyak Presiden
00:19:14yang
00:19:15istilahnya itu
00:19:17melompat
00:19:17begitu ya.
00:19:18Kenapa?
00:19:19Karena memang
00:19:20sebagian besar
00:19:20perangnya itu
00:19:21bukan pasukan
00:19:22darat yang dikirim.
00:19:24Contohnya
00:19:24misalnya Obama
00:19:25di Libya,
00:19:25dia peran
00:19:2675 hari,
00:19:27tapi dia bom
00:19:27terus di atas,
00:19:28dia tidak kirim
00:19:28pasukan.
00:19:30Praktiknya
00:19:30sampai sekarang,
00:19:31sampai hari ini,
00:19:32Amerika kan
00:19:33belum kirim
00:19:33pasukan.
00:19:34Belum kirim
00:19:35pasukan untuk
00:19:35bertempur di lapangan.
00:19:36Kalau dia bertempur
00:19:37di lapangan,
00:19:38korban jiwanya
00:19:39banyak,
00:19:39itu situasinya
00:19:40agak
00:19:41sulit ya.
00:19:42Begitu ya.
00:19:42dan yang
00:19:44membuat
00:19:44Trump harus
00:19:46tarik nafas
00:19:46selain situasi
00:19:47apa namanya,
00:19:48situasi ekonomi
00:19:49dan tekanan politik,
00:19:51ini sekarang juga
00:19:52ada tekanan
00:19:52dari teman-teman
00:19:53aliansinya.
00:19:54Oke.
00:19:54Secara terbuka
00:19:55kita melihat
00:19:56beberapa hari yang lalu,
00:19:57kanselir Jerman
00:19:58secara terbuka,
00:19:59yang tadinya
00:20:00biasanya bisik-bisik,
00:20:01ini kritik terbuka,
00:20:02bilang Amerika
00:20:03Trump ini
00:20:03gak punya,
00:20:04apa namanya,
00:20:05mereka ini gak punya
00:20:07strategi
00:20:08lawan Iran,
00:20:09begitu.
00:20:09Kenapa?
00:20:10Karena memang
00:20:10Eropa ini kan
00:20:11sengsara sekarang.
00:20:12Oke.
00:20:12ekonominya hilang.
00:20:14Nanti saya lanjutkan lagi
00:20:15ke Bang Riko.
00:20:15Sekarang saya ke
00:20:16Pak Agung.
00:20:17Pak Agung,
00:20:17dari tiga opsi ini,
00:20:18mana kira-kira yang bisa
00:20:20akan mungkin ya
00:20:21dieksekusi,
00:20:22lalu kemudian
00:20:23ataukah ini
00:20:24cuma sekedar
00:20:25geretakan saja
00:20:25dari Amerika?
00:20:27Jadi,
00:20:28saya melihatnya
00:20:29dari,
00:20:29saya pakai teori ya,
00:20:31kalau pakai
00:20:31menurut pendapat saya
00:20:32mungkin gak cocok ya,
00:20:33saya menggunakan
00:20:33Gramsian.
00:20:34Jadi,
00:20:36antara bagaimana
00:20:37negara adidaya
00:20:38memegang hegemoni,
00:20:40baik hegemoni politik,
00:20:41hegemoni
00:20:42ekonomi,
00:20:43hegemoni militer
00:20:44di Timur Tengah khususnya,
00:20:45berhadapan dengan
00:20:46negara kontra hegemoni
00:20:48yaitu si Iran
00:20:49yang mencoba
00:20:50menihilkan,
00:20:51menolak itu semua
00:20:52dan membentuk
00:20:53war opposition sendiri.
00:20:56Jadi,
00:20:57dalam pelaksanaan ini
00:20:58adalah
00:20:58apa yang
00:20:59disarankan oleh militer,
00:21:01kan,
00:21:01militer Amerika
00:21:02kepada Presiden Trump,
00:21:03bahwa
00:21:04ada tiga pilihan,
00:21:05namun pilihan ini
00:21:07mempunyai konsekuensi.
00:21:08pilihan-pilihan ini
00:21:09adalah bagian
00:21:10daripada
00:21:11war of position
00:21:13di mana
00:21:13memberikan tekanan
00:21:15kepada Iran
00:21:15sebetulnya bukan
00:21:16ditujukan untuk
00:21:17dilaksanakan,
00:21:18tapi memberikan pesan
00:21:19kepada ini bahwa
00:21:20kami akan sanggup
00:21:20melaksanakan ini.
00:21:21karena
00:21:22harusnya ini
00:21:23ditambah juga
00:21:24dengan
00:21:25resikonya.
00:21:26Jadi,
00:21:26General Dane Cain
00:21:28memberikan tiga ini
00:21:29tapi resikonya
00:21:30itu tulis besar di kanan.
00:21:31Resikonya
00:21:32kamu akan
00:21:33diserang balik
00:21:34oleh Iran
00:21:35kepada
00:21:36titik-titik
00:21:37lemahmu,
00:21:38furnabilitimu,
00:21:39di baik di
00:21:40negara-negara
00:21:40tanggama
00:21:41ataupun
00:21:41pangkalanmu
00:21:42dan
00:21:43minyak
00:21:44naik ke
00:21:44150 dolar.
00:21:46Jadi,
00:21:47ini gak lengkap.
00:21:47Kalau gini saja
00:21:48ini gak lengkap.
00:21:48Ini hanya ini.
00:21:49Jadi,
00:21:50nah,
00:21:50itu konsekuensi itu
00:21:51yang tidak
00:21:53diberitakan
00:21:54di media
00:21:54barat
00:21:55karena
00:21:55memang yang ditujukan
00:21:57ini.
00:21:57Pesannya agar sampai
00:21:58ke masyarakat
00:21:59Amerika ini
00:22:00maksudkan bahwa
00:22:01tetap Presiden Trump
00:22:02itu memiliki
00:22:03posisi yang kuat.
00:22:04Dia
00:22:05menggunakan
00:22:06militer
00:22:07untuk tekanan
00:22:08berupa blokade
00:22:09tapi dengan
00:22:10mengatakan blokade
00:22:11dan
00:22:12beliau juga
00:22:13mengatakan bahwa
00:22:14dengan dia
00:22:14membuat blokade
00:22:15itu berarti
00:22:16yang seperti
00:22:17dikatakan
00:22:18Pak Wibawanto
00:22:19tadi bahwa
00:22:20ini bukan perang
00:22:20ini sudah selesai.
00:22:21Sekarang kondisinya
00:22:22gecata-senjata
00:22:23jadi tidak perlu
00:22:25diberhentikan
00:22:26sesudah 60 hari.
00:22:28Berarti
00:22:28kalau dia
00:22:30mengadakan
00:22:30perang lagi
00:22:32itu kan
00:22:32kayaknya kontras ya
00:22:33dengan beliau sudah
00:22:35mengatakan bahwa
00:22:35ini sudah
00:22:36tidak selesai
00:22:37sekarang masuk
00:22:38fase baru
00:22:39dimana memberi tekanan
00:22:40yang lebih kuat
00:22:41sekarang war opposition
00:22:42perang untuk
00:22:44merebut posisi.
00:22:44kenapa?
00:22:45Untuk menunjukkan
00:22:47bahwa Amerika
00:22:48punya posisi
00:22:49lebih kuat
00:22:49lebih strategis
00:22:50Iran
00:22:51menunjukkan
00:22:52posisi saya
00:22:52lebih kuat
00:22:52lebih strategis
00:22:53tapi pesannya
00:22:54disampaikan
00:22:54kepada masyarakat
00:22:55Iran
00:22:56masyarakat Iran
00:22:57kita masih kuat nih
00:22:58tapi kepada dunia luar
00:23:00memberikan pesan
00:23:01bahwa kami tidak akan
00:23:02mundur
00:23:02di sisi lain
00:23:03Amerika
00:23:03memberikan pesan
00:23:04bahwa kita
00:23:05tidak akan mundur
00:23:05tapi kamu yang mundur
00:23:07nah
00:23:07ini masalahnya
00:23:09yang satu adalah
00:23:11hegemon lama
00:23:12yang sudah turun
00:23:13yang satu adalah
00:23:14hegemon baru lahir
00:23:15yang baru naik
00:23:16nah ini titik
00:23:17keseimbangan ini
00:23:18belum didapat
00:23:18keseimbangan baru didapat
00:23:20pada saat nanti
00:23:21dia yang hegemon lama nih
00:23:23saat dia tidak bisa
00:23:24menahan beban ekonomi
00:23:25ini juga sama
00:23:27beban ekonomi
00:23:27cuman masalahnya
00:23:28kuat-kuatannya mana
00:23:29apakah Iran
00:23:30tahan 3 bulan
00:23:314 bulan puasa
00:23:32atau Amerika
00:23:33tahan gak
00:23:34seminggu 2 minggu
00:23:353 minggu puasa
00:23:35nah ini yang
00:23:36yang menentukan itu nanti
00:23:38oke baik
00:23:39soal kuat-kuatan
00:23:39kira-kira
00:23:40jadi bagaimana
00:23:41dengan upaya blokade
00:23:42berkepanjangan
00:23:43lalu kemudian
00:23:43bagaimana pula
00:23:44nanti Iran meresponnya
00:23:45Pak Ion dan Pak Antoni
00:23:46nanti dijawab
00:23:46kami segera kembali saudara
00:23:47tetap di Bola Liar
00:23:56untuk negosiasi
00:23:57dengan Iran
00:23:58Presiden Donald Trump
00:23:59siapkan
00:24:02strategi tekan maksimum
00:24:04lewat blokade
00:24:04bagaimana skenario
00:24:05lalu kemudian
00:24:06mungkin serta serangan cepat
00:24:07dan dikdaya nantinya
00:24:08ya
00:24:09jadi kita lihat
00:24:10bahwa sebenarnya
00:24:11ada 3 threshold
00:24:12dari peperangan ini
00:24:13yang pertama adalah
00:24:14kemarin kita tahu
00:24:15bahwa Iran itu
00:24:17berusaha untuk
00:24:17mengontrol
00:24:18disini
00:24:19kawasan Selat Hormuz
00:24:20lalu kemudian
00:24:21setelah Iran
00:24:22mengontrol ini
00:24:23ada reaksi
00:24:24dari Amerika Serikat
00:24:25jadi Amerika Serikat
00:24:26itu melakukan
00:24:27blokade di atas
00:24:28blokade yang sudah
00:24:28dilakukan oleh Iran
00:24:30nah threshold pertama
00:24:31dari peperangan ini
00:24:32adalah
00:24:33penempatan
00:24:34blokade ini
00:24:35threshold kedua
00:24:36itu adalah
00:24:37kemudian penutupan
00:24:38ini sebagai respon
00:24:39yang mana sudah dilakukan
00:24:40oleh Iran
00:24:40dan kemudian threshold
00:24:42ketiga adalah
00:24:42dampak secara global
00:24:44yang menyeluruh
00:24:44terkait hal tersebut
00:24:46sehingga kemudian
00:24:46negara-negara besar lainnya
00:24:48seperti China
00:24:48dan Rusia
00:24:49itu akan bereaksi
00:24:50terhadap tindakan
00:24:51yang dilakukan oleh
00:24:52Amerika Serikat
00:24:52dan Iran di sana
00:24:53dan kita bisa lihat
00:24:54bahwa di dalam
00:24:55beberapa minggu terakhir
00:24:56memang Amerika Serikat
00:24:57ini sudah mendapatkan
00:24:58kecaman dari berbagai
00:24:59macam negara
00:25:00termasuk diantaranya
00:25:01negara-negara Eropa
00:25:02lalu kemudian
00:25:03disini Rusia
00:25:03dan China
00:25:04ini sudah mulai
00:25:05mengatakan bahwa
00:25:06mereka akan terlibat
00:25:07dengan lebih aktif
00:25:08dalam menciptakan
00:25:08perdamaian di dalam
00:25:10konflik ini
00:25:11nah yang dilakukan oleh
00:25:12Amerika Serikat
00:25:13disini
00:25:14Amerika Serikat itu
00:25:15tidak bisa masuk
00:25:15sebenarnya kapal induknya
00:25:17karena ini merupakan
00:25:18wilayah laut yang cukup sempit
00:25:19jadi yang kemudian
00:25:20dilakukan disini
00:25:21kapal induknya berada
00:25:22di kawasan ini
00:25:23di kawasan laut Arab ini
00:25:25nah disini
00:25:26ada beberapa kapal
00:25:27yang kemudian
00:25:29istilahnya menjaga
00:25:30wilayah situ
00:25:31ada USS Tripoli
00:25:33USS Batan
00:25:34dan kemudian
00:25:34USS Boxer disini
00:25:35tiga kapal destroyer
00:25:37yang memiliki
00:25:37kemampuan
00:25:38missile launching
00:25:39lalu kemudian
00:25:41Iran
00:25:41di satu sisi
00:25:42disini
00:25:42dia basis
00:25:43dari perlindungannya
00:25:44itu adalah
00:25:45di pulau Kasem
00:25:46di kawasan
00:25:47yang dekat
00:25:48dengan
00:25:48Selat Hormuz tadi
00:25:49nah pulau Kasem
00:25:50ini menarik
00:25:51karena dia memiliki
00:25:52anti-ship missile
00:25:54disini
00:25:54dan kemudian
00:25:55sistem pertahanan udara
00:25:56yang cukup canggih
00:25:57serta kemudian
00:25:58di wilayah sini
00:25:59ini adalah
00:26:00coastal defense
00:26:01yang kemudian
00:26:01dimiliki oleh Iran
00:26:02jadi sebenarnya
00:26:03pertahanannya
00:26:04itu cukup besar
00:26:05nah Amerika Serikat
00:26:06itu sadar
00:26:07bahwa dia tidak
00:26:08bisa mendekat
00:26:08ke wilayah tersebut
00:26:09oleh karena itu
00:26:10dia hanya
00:26:10di wilayah sini
00:26:11dan dia sebenarnya
00:26:12waspada
00:26:13atas warm boatnya
00:26:14Iran yang nanti
00:26:15akan dikirim
00:26:15untuk bisa menghalau
00:26:16kapal-kapal besar
00:26:17tersebut
00:26:17dan Iran juga
00:26:19memiliki ranjau laut
00:26:20sebenarnya
00:26:21yang sekarang
00:26:21sudah disebar
00:26:22di kawasan
00:26:23Selat Hormuz ini
00:26:23beberapa sudah
00:26:24terbawa oleh arus
00:26:26sehingga mereka
00:26:27sebenarnya tidak
00:26:27mengetahui posisi
00:26:28pastinya dimana
00:26:29tetapi kemudian
00:26:30Iran bersiap
00:26:31bisa meluncurkan
00:26:32sekitar 5.000
00:26:33sampai 8.000
00:26:33ranjau
00:26:34di masa depan
00:26:34Amerika Serikat
00:26:35akan membalas
00:26:36hal tersebut
00:26:37dengan menggunakan
00:26:38kemudian
00:26:39kemampuan dari
00:26:39kapal UAV
00:26:41sebenarnya
00:26:41yang memiliki
00:26:42kemampuan untuk
00:26:43bisa mendeteksi
00:26:44ranjau tersebut
00:26:44dan mendetonasinya
00:26:45secara aman
00:26:46kalau Amerika
00:26:46sudah bisa mendeteksi
00:26:47kira-kira bagaimana
00:26:48antisipasi dari Iran
00:26:50kan si Trump sendiri
00:26:51bilang bahwa
00:26:51kondisi Iran
00:26:52sekarang ini
00:26:52tengah kolaps
00:26:53betul
00:26:53jadi Iran sendiri
00:26:55kita lihat
00:26:55ini permasalahan
00:26:56yang kemudian
00:26:57paling besar
00:26:58selain masalah
00:26:58blokade ekonomi
00:26:59itu adalah
00:27:00sebenarnya
00:27:00masalah kilang minyak
00:27:01karena produksi
00:27:02minyak Iran
00:27:03kita lihat Iran
00:27:04itu memproduksi
00:27:05LNG di kawasan sini
00:27:06lalu kemudian
00:27:07minyak
00:27:07banyak di perbatasan
00:27:08Iraq dan Kuwait
00:27:09di sini
00:27:10rata-rata ini
00:27:11kemudian mereka
00:27:12perlu dialirkan
00:27:13ke storage facility
00:27:14dan sekarang
00:27:15storage facility
00:27:16milik Iran
00:27:16ini sudah
00:27:17kemudian mendekati
00:27:18batas akhir
00:27:18per hari ini
00:27:20storage facility-nya
00:27:21itu hanya
00:27:21tersedia
00:27:21sekitar 11
00:27:22sampai 20 hari
00:27:24ke depan
00:27:24betul
00:27:25jadi ketika penuh
00:27:26Iran punya
00:27:26beberapa pilihan
00:27:27antara
00:27:28memaksimalkan
00:27:29jalur-jalur keluar
00:27:29lain untuk bisa
00:27:31mencapai
00:27:31apa namanya
00:27:32pengosongan storage
00:27:33antara melalui
00:27:34misalnya
00:27:35Laut Kaspia
00:27:35ke sini
00:27:36ini bisa
00:27:37untuk kemudian
00:27:38bantuan
00:27:39inbound dan outbound
00:27:40baik itu dari
00:27:41Rusia ya
00:27:42ataupun melalui
00:27:43jalur darat
00:27:44dari
00:27:44Iran di sini
00:27:46dia ada
00:27:46jalur darat
00:27:48railway
00:27:48kereta api
00:27:49sampai ke Tiongkok
00:27:50tetapi
00:27:51permasalahannya
00:27:52memang
00:27:52jalur darat itu
00:27:53tidak bisa
00:27:54mengangkut
00:27:54sebanyak apa yang
00:27:55kemudian diangkut
00:27:56oleh jalur laut
00:27:57dan kemudian
00:27:58kita tahu juga
00:27:59Iran ini melakukan
00:28:00sebenarnya banyak
00:28:00pengiriman
00:28:01backhand transaction
00:28:02melalui
00:28:03kemudian
00:28:04shadow fleet
00:28:04Iran
00:28:04atau gossipnya
00:28:05Iran
00:28:05yang banyak
00:28:06kemudian
00:28:07dikirim ke
00:28:08China
00:28:08lalu kemudian
00:28:09ke Syria
00:28:10dan kemudian
00:28:11banyak juga
00:28:12yang dikirim
00:28:12sebenarnya
00:28:13beberapa mungkin
00:28:13ke Russia
00:28:14untuk kemudian
00:28:14di distribusikan lagi
00:28:15nah ini merupakan
00:28:16sesuatu yang sulit
00:28:17karena kita lihat
00:28:18sebenarnya
00:28:18blokade Amerika Serikat
00:28:19ini
00:28:20dia sudah mengejar
00:28:21kapal-kapal
00:28:22milik Iran
00:28:22sebenarnya
00:28:23ke wilayah lain
00:28:23bahkan
00:28:24beberapa
00:28:25kemarin kita lihat
00:28:26ini mau dikejar
00:28:26sampai ke
00:28:27Selat Malaka
00:28:28sehingga menimbulkan
00:28:29sebenarnya
00:28:29permasalahan
00:28:30baru di sana
00:28:30oke
00:28:31baik saya
00:28:31Pak Anthony
00:28:32jadi kalau menurut
00:28:33Pak Anthony sendiri
00:28:34apakah langkah
00:28:35yang dilakukan oleh
00:28:35Amerika Serikat ini
00:28:36justru efektif
00:28:38untuk menghancurkan
00:28:39ekonomi dari Iran
00:28:41saya rasa Amerika ini
00:28:44sudah salah hitung
00:28:46dari awal
00:28:47bahwa pertama
00:28:48mereka mau menghancurkan
00:28:49ekonomi Iran
00:28:50dengan mendepresiasi
00:28:53mata uangnya
00:28:54sampai sekarang ini
00:28:56berapa
00:28:561,3 juta
00:28:57real
00:28:58dan sebelumnya
00:29:00sampai mencapai
00:29:011,5 juta
00:29:02dengan protes
00:29:05begitu besar
00:29:06dari
00:29:07masyarakat Iran
00:29:08dan kemudian
00:29:10itu adalah tes
00:29:11the boundary test
00:29:12dari rezim Amerika
00:29:14dan Israel
00:29:15dan kemudian
00:29:16mereka mencoba
00:29:17untuk menyerang
00:29:18pada akhir Februari
00:29:19dengan harapan
00:29:20bahwa
00:29:20rakyat di Iran
00:29:22akan bangkit
00:29:22dan perebut itu
00:29:23tapi kenyataannya
00:29:25tidak
00:29:25tidak terjadi
00:29:26jadi
00:29:28ekonomi ini
00:29:29di Iran
00:29:30akan hancur
00:29:31Amerika sendiri
00:29:32sebetulnya
00:29:33banyak yang mengatakan
00:29:34bahwa
00:29:34Amerika
00:29:35mengeluarkan biaya
00:29:37sudah banyak
00:29:37sekarang kurang lebih
00:29:38sudah 25 miliar
00:29:39USD
00:29:40tapi 25 miliar
00:29:42USD
00:29:42itu hanya
00:29:430,34%
00:29:45dari dia punya budget
00:29:46anggaran
00:29:46itu sangat kecil sekali
00:29:48atau 0,08%
00:29:50dari dia punya PDB
00:29:51jadi Amerika
00:29:53adalah bukan
00:29:53masalah uangnya
00:29:54jadi Amerika
00:29:56ini tergantung
00:29:56dari kongresnya
00:29:57tadi
00:29:58apakah menyetujui
00:29:59apa tidak
00:29:59dan
00:30:00sewaktu
00:30:02kencatan
00:30:03ceasefire
00:30:04yang pertama itu
00:30:05sudah kita harapkan
00:30:06bahwa tidak mungkin
00:30:07terjadi
00:30:09kesepakatan
00:30:10karena
00:30:13Iran juga
00:30:14mengatakan
00:30:14kalau
00:30:15dihentikan
00:30:16itu program
00:30:17nuklirnya
00:30:18ini adalah
00:30:18masalah
00:30:19kedaulatan
00:30:19kalau Iran
00:30:20menerima itu
00:30:21berarti
00:30:21Iran sudah kalah
00:30:23di dalam
00:30:24perang ini
00:30:24jadi ini
00:30:25tidak boleh
00:30:26dilakukan
00:30:26tapi ada juga
00:30:27laporan
00:30:28bahwa sebenarnya
00:30:29minyak dari
00:30:29Iran ini
00:30:30lepas saja
00:30:30seperti
00:30:31seperti
00:30:31si Amerika
00:30:33hanya memberikan
00:30:34apa namanya
00:30:35tidak
00:30:35tidak berani
00:30:37sanksi sekunder
00:30:38kepada negara
00:30:38penerima
00:30:39oh iya
00:30:40karena
00:30:41mereka akan
00:30:42menghadapi
00:30:43protes-protes
00:30:44dari negara-negara
00:30:45lainnya yang merasa
00:30:46kesulitan gitu ya
00:30:47sekarang sudah
00:30:48banyak
00:30:48bukan hanya
00:30:49seandainya pun
00:30:51minyaknya dilepas
00:30:53tetapi
00:30:53produk-produk
00:30:54turunan
00:30:55seperti
00:30:55di LNG
00:30:57di Qatar
00:30:57untuk
00:30:58produk turunan
00:31:00untuk plastik
00:31:01ini sudah langka
00:31:02jadi ini
00:31:03sudah
00:31:06membahayakan
00:31:07perekonomian dunia
00:31:08jadi
00:31:09Trump itu
00:31:10kecuali di dalam negeri
00:31:11ini akan mendapat
00:31:12tantangan dari
00:31:13masyarakat dunia
00:31:14yang merasa
00:31:15bahwa ini bukan
00:31:16kepentingannya
00:31:17bukan
00:31:18tapi ekonomi
00:31:18terdampak
00:31:19nah Indonesia sendiri
00:31:21ini
00:31:21akan terdampak
00:31:23besar
00:31:23tapi sekarang
00:31:24kita belum lihat
00:31:25belum lihat
00:31:26karena dicoba
00:31:27dipertahankan
00:31:28karena APBN kita
00:31:29ini baru Maret
00:31:30dan April
00:31:30masih bisa
00:31:31tetapi
00:31:32kalau sudah begitu
00:31:33masuk Juni
00:31:34dan ini beradut-larut
00:31:35saya rasa
00:31:35APBN kita
00:31:37akan terteter
00:31:37ya nanti saya bahas
00:31:39lebih jauh soal fiskal
00:31:40Pak Antoni
00:31:40Pak Yon
00:31:41kalau Anicini
00:31:41apakah melihat
00:31:42hal yang sama
00:31:42bahwa memang
00:31:43untuk strategi perang
00:31:44fisiknya itu
00:31:45sepertinya efektif
00:31:46blokada fisiknya
00:31:47begitu
00:31:47tapi kemudian
00:31:48tampaknya tetap bocor
00:31:49begitu terutama
00:31:50untuk negara-negara teluk
00:31:51yang mungkin
00:31:51sekutunya AS
00:31:53ya
00:31:53saya melihatkan
00:31:55sebenarnya
00:31:55AS itu tidak
00:31:57setangguh dulu ya
00:31:58di dalam perang ini
00:31:59ada
00:32:00sebenarnya
00:32:00Amerika itu telah cedera
00:32:02dalam pertarungan itu
00:32:03juga ada luka
00:32:04dan Iran
00:32:05paham betul
00:32:06bahwa cedera
00:32:07yang dimiliki
00:32:09oleh Amerika itu
00:32:11tidak bisa
00:32:12kemudian
00:32:13dijadikan perang ini
00:32:15cepat
00:32:16maka dia akan
00:32:16mengulurnya
00:32:17dengan diulurnya
00:32:18waktu itu
00:32:19Iran yakin
00:32:20bahwa
00:32:21satu bahwa
00:32:22publik Amerika
00:32:23juga tidak akan
00:32:24menerima
00:32:24perang berlarut-larut
00:32:26itu ya
00:32:26kemudian nanti
00:32:27ketika Kongres
00:32:28memutuskan ini
00:32:29kalau tidak
00:32:30disetujui kan
00:32:30akhirnya
00:32:31legitimasinya
00:32:32this is
00:32:32American war
00:32:33atau Trump war
00:32:34gitu
00:32:34nah ketika
00:32:35kemudian
00:32:36posisinya adalah
00:32:36Trump war
00:32:37saya kira
00:32:38Iran sangat
00:32:38diuntungkan
00:32:39sementara
00:32:40dari pihak
00:32:40Iran sendiri
00:32:42berperang itu
00:32:42izinnya
00:32:44tidak ada
00:32:44expire-nya
00:32:45gitu ya
00:32:45seumur hidup
00:32:47karena dia
00:32:47defense
00:32:48sementara
00:32:48Amerika
00:32:49entar lagi
00:32:50expire
00:32:50gitu
00:32:51kemudian juga
00:32:52rakyatnya
00:32:52full mendukung
00:32:53jadi tidak ada
00:32:54apa perbedaan
00:32:55yang signifikan
00:32:56walaupun memang
00:32:57ada kelompok-kelompok
00:32:58sebagian ya
00:32:59yang kemudian
00:32:59menentang
00:33:00Iran
00:33:01dari sisi ini
00:33:01kemudian
00:33:02saya kira
00:33:02Iran mencoba
00:33:04untuk kemudian
00:33:05semakin memperpanjang
00:33:06begitu
00:33:07sementara
00:33:07Amerika ingin
00:33:08cepat
00:33:09bahwa perang
00:33:09harus segera
00:33:10apa dengan
00:33:11hasil cepat
00:33:12selesai
00:33:13gitu ya
00:33:13di pihak Amerika
00:33:14tetapi Iran
00:33:15tahu bahwa
00:33:16strategi itu
00:33:17tidak mungkin
00:33:18dilakukan
00:33:19dan
00:33:20dampaknya
00:33:21juga akan
00:33:21sangat besar
00:33:22maka
00:33:22blokade itu
00:33:23yang dilakukan
00:33:24oleh Amerika
00:33:25itu kan
00:33:25akhirnya tadi
00:33:25kuat-kuatan
00:33:26nah sementara
00:33:28kondisi Iran
00:33:28sudah menyatakan
00:33:29bahwa kami
00:33:29siap untuk
00:33:30the harder
00:33:31the harder
00:33:31condition
00:33:32sekarang ini
00:33:33dan rakyat
00:33:33sudah dikondisikan
00:33:34weeks
00:33:35months
00:33:36gitu ya
00:33:37mereka siap
00:33:37nah sementara
00:33:38tadi Amerika
00:33:39hitungannya
00:33:40mungkin minggu ya
00:33:41atau beberapa hari
00:33:42ini sedang
00:33:43ditunggu
00:33:43ini kan
00:33:44jedanya terlalu
00:33:45panjang
00:33:45jadi kalau
00:33:46sementara
00:33:46kuat-kuatan
00:33:47gitu ya
00:33:48bersikuku
00:33:48untuk kemudian
00:33:49diputus gitu ya
00:33:50total saya kira
00:33:51ini tidak
00:33:52karena juga
00:33:53Iran
00:33:53apa namanya
00:33:54China juga sudah
00:33:55wanti-wanti gitu ya
00:33:56kalau kepentingan
00:33:57ekonominya
00:33:58China diganggu oleh
00:33:59Amerika berarti
00:34:00ada konsekuensi
00:34:01lain yang
00:34:02saya kira
00:34:02Amerika juga
00:34:03tidak mau
00:34:04buka front
00:34:05dalam waktu yang sama
00:34:06ketika
00:34:06kondisinya juga
00:34:07mengalami cederaan
00:34:08maka tentu
00:34:09perlu
00:34:09waktu untuk
00:34:10recovery
00:34:11bang Riko
00:34:12baik
00:34:13blokade
00:34:13maupun
00:34:14status
00:34:14gencatan
00:34:14senjata
00:34:15apakah
00:34:15memang
00:34:16perlu
00:34:16membutuhkan
00:34:18approval dari
00:34:18kongres
00:34:19jadi sebenarnya
00:34:20begini
00:34:20blokade itu
00:34:21itu adalah
00:34:22the act of war
00:34:23sebenarnya
00:34:23jadi blokade ini
00:34:24sebenarnya masih
00:34:24perang
00:34:25jadi belum
00:34:26selesai ini
00:34:27perangnya
00:34:27tapi kalau kita
00:34:28melihat
00:34:29Trump sebenarnya
00:34:29kita jangan
00:34:30hanya melihat
00:34:31kalimatnya aja
00:34:33atau ancamannya aja
00:34:34tapi kita perlu
00:34:34lihat apa yang
00:34:35dia lakukan
00:34:36karena kalau
00:34:37Trump ini
00:34:37dia ini sudah
00:34:38enam kali
00:34:38ngancam deadline
00:34:39tapi berubah terus nih
00:34:40yang terakhir
00:34:41deadline-nya ya
00:34:42tak terhingga
00:34:43waktunya
00:34:44kita gak tahu
00:34:44kapan
00:34:44tapi kalau kita
00:34:46pakai
00:34:46gaya berfikirnya
00:34:47dia
00:34:48bahwa dia
00:34:49akan gunakan
00:34:49cara perang
00:34:50yang paling
00:34:51murah
00:34:52paling sedikit
00:34:53resikonya
00:34:53tetapi
00:34:54bisa
00:34:55mencekik
00:34:56musuh secara
00:34:57serius
00:34:57blokade ini
00:34:58sebenarnya ya
00:34:59jadi kita
00:35:00ingatkan begini
00:35:00waktu
00:35:01akhir tahun
00:35:022025
00:35:03itu waktu
00:35:04Amerika menggunakan
00:35:06senjata
00:35:06ekonominya
00:35:07begitu ya
00:35:08itu
00:35:09satu dolar
00:35:10bisa seharga
00:35:101,5 sampai
00:35:121,6 juta rial
00:35:13sekarang ini
00:35:14sudah 1,8 juta rial
00:35:16dan pada saat itu
00:35:18itu sempat terjadi
00:35:18demo besar-besaran
00:35:20di banyak tempat
00:35:21sekaligus
00:35:21begitu
00:35:22yang ingin
00:35:24dicekik oleh
00:35:24Amerika sekarang ini
00:35:26adalah kemampuan
00:35:27elit Iran
00:35:28dalam hal ini
00:35:29IRGC
00:35:30begitu ya
00:35:30untuk terus-menerus
00:35:32mempertahankan
00:35:33dominasinya di masyarakat
00:35:34intinya kalau mereka
00:35:36tidak bisa jual minyak
00:35:37ya kan gak ada uang
00:35:38kalau gak ada uang
00:35:39gimana caranya
00:35:40mereka bisa
00:35:41mempertahankan
00:35:42elitnya di bawah
00:35:42dan ada satu lagi
00:35:44problem yang
00:35:45lebih
00:35:45yang lebih besar
00:35:46yang di
00:35:47apa yang dihadapi oleh Iran
00:35:48tadi sempat disebutkan
00:35:49ini bukan hanya soal
00:35:51mereka pompa minyak
00:35:53dialirkan
00:35:53apakah lewat laut
00:35:55atau sekarang dicoba
00:35:56lewat darat secara
00:35:57ya rahasia
00:35:58begitu ya
00:35:59kalau itu
00:36:00mereka tidak berhasil
00:36:01lakukan
00:36:01itu ada analisnya
00:36:02menyatakan
00:36:03antara 12 sampai
00:36:0424 hari ke depan
00:36:06kalau itu tidak
00:36:06dialirkan secara maksimal
00:36:08itu sumurnya rusak
00:36:09dan itu hampir
00:36:10ribuan jumlahnya
00:36:11atau separuh dari
00:36:12sumur minyak
00:36:14yang ada di Iran itu
00:36:15itu bisa rusak
00:36:16kalau rusak
00:36:17ya
00:36:17kemampuan Iran
00:36:18untuk membiayai
00:36:19seluruh
00:36:20kekuatan ekonominya
00:36:22itu kan akan jadi terganggu
00:36:23hanya saja sekarang
00:36:25ini pertanyaannya adalah
00:36:26apakah Amerika ini
00:36:27mengejar Iran
00:36:28untuk nuklir Iran saja
00:36:32atau dia mengejar Iran
00:36:34untuk tujuan yang lebih besar
00:36:35kalau dia mengejar Iran
00:36:37hanya untuk Iran saja
00:36:38sebenarnya sudah pernah
00:36:39ada rutenya Amerika
00:36:40melalui itu
00:36:41dan itu bisa selesai
00:36:42itu yang namanya
00:36:43perjanjian JCPOE
00:36:45tahun 2015 itu
00:36:46tahun 2015 itu
00:36:48jadi begini mbak
00:36:49secara teknis
00:36:50kalau orang membuat
00:36:50senjata nuklir
00:36:51itu uranium
00:36:52harus diperkaya
00:36:54sampai 90%
00:36:55kalau cuma untuk reaktor
00:36:57itu antara
00:36:583,5 sampai 5%
00:36:59kalau untuk kebutuhan medis
00:37:01katanya ada yang sampai
00:37:0220% atau di bawahnya
00:37:03ya
00:37:04waktu perjanjian
00:37:06antara Obama
00:37:07dengan Iran
00:37:08pada saat itu
00:37:09itu mereka sudah berhasil
00:37:11batas atas
00:37:133,6%
00:37:14selesai itu
00:37:15begitu Trump naik
00:37:17dicabut itu
00:37:18nah sekarang
00:37:19pengayaannya
00:37:20nggak jelas nih
00:37:20sampai mana nih
00:37:21kan begitu
00:37:21jadi kalau itu
00:37:22hanya soal
00:37:23pengayaan saja
00:37:24sebenarnya tujuan lain
00:37:26seperti tidak membiayai
00:37:27apa namanya
00:37:29kelompok-kelompok perlawanan
00:37:31di Timur Tengah
00:37:32itu bisa diabaikan
00:37:33kalau bicara masalah
00:37:36rudal saja
00:37:37itu bisa diabaikan
00:37:39begitu nih
00:37:39jadi pertanyaan selanjutnya
00:37:41ini adalah
00:37:41sebenarnya Trump ini
00:37:43waktu dia kejar
00:37:44Iran
00:37:45ini apakah dia hanya
00:37:46kejar Iran
00:37:47atau dia kejar yang lain
00:37:48karena sekarang
00:37:49kenyataannya
00:37:49sekarang ya
00:37:50hampir semua
00:37:51selat-selat yang penting
00:37:53yang itu
00:37:54aliran energi
00:37:56setabarannya
00:37:57tinggi
00:37:57itu Amerika mulai
00:37:58menunjukkan dominasi
00:37:59di sana
00:37:59diambil lagi
00:38:00Panama
00:38:01Babel Al-Mandeb
00:38:02dia mau kuasai
00:38:03begitu ya
00:38:04kemudian
00:38:05Gibraltar
00:38:06nih Gibraltar ini
00:38:07dia juga
00:38:07sudah bicara sama
00:38:09Maroko
00:38:09untuk serius
00:38:10ada di sana
00:38:10selat Malaka
00:38:11dia mulitik-utik
00:38:12utak-atik
00:38:13itu artinya
00:38:13total
00:38:1450-60%
00:38:16energi dunia
00:38:16kalau dia
00:38:18serius
00:38:18taruh itu
00:38:20pasukannya
00:38:20dia di mana-mana
00:38:21nah itu
00:38:22kita jadi bertanya-tanya
00:38:23ini sebenarnya
00:38:23Iran atau
00:38:24lebih dari Iran
00:38:25balik saya ke Pak Wibawanto
00:38:27jadi menurut Anda
00:38:27sebenarnya target Trump itu
00:38:29pengayaan nuklir
00:38:30atau sebenarnya
00:38:30dia punya target yang lain
00:38:31jadi
00:38:32saya kayak Pak Agung nih
00:38:33jadi jangan pendapat saya
00:38:34oke
00:38:35jadi kita coba baca
00:38:36otaknya Trump nih
00:38:36karena dia tuh
00:38:38menyerang itu
00:38:38dengan
00:38:39pemikiran kuantum tuh
00:38:40jadi
00:38:42intensinya
00:38:42dan kapabilitasnya itu
00:38:43berubah-ubah
00:38:45jadi susah dibaca
00:38:46akhirnya kita harus
00:38:47mengambil superposition
00:38:48gitu
00:38:48semua kemungkinan itu mungkin
00:38:50gitu
00:38:50jadi kita lihat aja
00:38:51strategi keamanan
00:38:53nasional Amerika
00:38:54tahun 2025
00:38:55yang dikeluarkan oleh
00:38:56Presiden Trump
00:38:57jadi itu adalah
00:38:58respon terhadap
00:39:00rising power
00:39:01China dan Rusia
00:39:02dia sebut disitu
00:39:04lawan itu adalah
00:39:05China dan Rusia
00:39:06state actornya
00:39:08plus yang lesser capability
00:39:10adalah
00:39:11Iran dan Korea Utara
00:39:12plus
00:39:13non-state actor
00:39:14termasuk semua proksi
00:39:15yang didukung Iran
00:39:16di Timur Tengah
00:39:17dan kemampuan asimetris
00:39:18dan nuklir Iran
00:39:19itu sudah ancaman
00:39:20menurut Trump
00:39:21itu poin satu
00:39:22poin kedua
00:39:24dia bilang
00:39:25secara tidak langsung ya
00:39:27setuju terhadap
00:39:29pendekatan Xi Jinping
00:39:30bahwa
00:39:30di dunia ini
00:39:32tidak ada universal values
00:39:33masing-masing negara
00:39:34punya values sendiri
00:39:35nah
00:39:36Trump respon itu
00:39:37dengan mengatakan
00:39:38sekarang mereka
00:39:39mau fokus kepada
00:39:41western hemisphere saja
00:39:43kenapa?
00:39:43karena
00:39:44mereka itu
00:39:46mau menjadi
00:39:46perwakilan dari
00:39:47western values
00:39:48Amerika
00:39:49silahkan China
00:39:50menjadi perwakilan dari
00:39:51eastern values
00:39:52maksudnya begitu
00:39:53di dalam
00:39:53itu
00:39:54tapi ada yang
00:39:55kontradiktif disini
00:39:56sebenarnya
00:39:56karena
00:39:57Trump itu
00:39:58mau
00:39:59Amerika tetap
00:40:00jadi hegemon
00:40:02meneruskan
00:40:03legacy setelah
00:40:04perang dunia kedua
00:40:05tetapi tidak mau
00:40:06menanggung sendiri
00:40:07mau melakukan
00:40:08burden shifting
00:40:09dibagi itu
00:40:11burdennya
00:40:11tapi agak
00:40:13ada kontradiktif juga
00:40:14itu agak susah
00:40:14kayak gitu
00:40:15apalagi komunikasinya
00:40:16tidak baik
00:40:17ke NATO dan lain-lain
00:40:18dan perang tadi
00:40:19yang Prof tadi bilang
00:40:20itu akhirnya
00:40:22dampaknya ke global
00:40:23jadi ayo
00:40:24kita gebukin
00:40:25Iran rame-rame
00:40:26cukup dengan
00:40:27cara ekonomi saja
00:40:28tekan minyaknya
00:40:29ketekan ekonominya
00:40:31rusak semuanya
00:40:33ya kan
00:40:33dan dia akan
00:40:34nyerah dalam
00:40:35segala sesuatunya
00:40:36contoh
00:40:36satu paket malah
00:40:37nuklir
00:40:38proksi dilucuti
00:40:40kemampuan militer
00:40:41dilucuti
00:40:42kenapa?
00:40:43hanya karena
00:40:43mau menjadi
00:40:44revisionis
00:40:46boleh tidak begitu
00:40:47asal regimenya
00:40:48berganti
00:40:48kan kira-kira begitu
00:40:49tapi tidak tercapai
00:40:50nah
00:40:50jadi yang
00:40:51Trump lakukan sekarang
00:40:52adalah
00:40:53menyelesaikan
00:40:54strategi keamanan nasionalnya
00:40:56yang 2025 dia bikin
00:40:57yang akan selesai
00:40:58di 2028
00:40:59jadi sekarang
00:41:01caranya adalah
00:41:02cooling down
00:41:03itu tadi saya bilang
00:41:04dia akan melanjutkan
00:41:05dengan special operation
00:41:06and loyalty
00:41:06conflict
00:41:07dan kemungkinan
00:41:08akan ada
00:41:09reshaping operation
00:41:10di dalam
00:41:10ya saya gak bisa
00:41:12ngomong quote ini
00:41:13ini saya menduga
00:41:14gitu ya
00:41:14mungkin disini
00:41:15US Special Operation Command
00:41:17atau CIA Special Activity Division
00:41:19melakukan aktivitas lagi
00:41:20di dalam
00:41:20belajar dari
00:41:22kegagalan operasi
00:41:23Ajax tahun 52
00:41:24yang dilakukan lagi
00:41:25tahun 53 berhasil
00:41:26gitu Pak Sarki
00:41:26kemungkinan berhasil
00:41:28gitu
00:41:28ya
00:41:29nah setelah itu
00:41:30dari tahun 2006
00:41:32sampai 2008 ini
00:41:33akan
00:41:332028 ini
00:41:34akan banyak aktivitas
00:41:35special operation
00:41:36and loyalty
00:41:36conflict
00:41:37itu menurut saya
00:41:38ya
00:41:38nah yang berikutnya
00:41:40tadi jelaskan
00:41:41mengenai
00:41:41tekanan ekonomi
00:41:42itu salah satu bentuk
00:41:44bahwa
00:41:45sekarang
00:41:45Amerika
00:41:46melakukan semua
00:41:47kegiatan ini
00:41:48sebenarnya
00:41:49dari anggaran militer
00:41:51Amerika sangat kecil
00:41:52itu betul
00:41:52apalagi terhadap GDP nya
00:41:53nah
00:41:54dia melihat bahwa
00:41:56China itu
00:41:57yang 10%
00:41:58GDP yang lebih besar
00:41:59daripada Rusia
00:41:59ini menantang sekali
00:42:00kan
00:42:00gitu menantang sekali
00:42:02makanya sekarang
00:42:02supaya adik-adik tahu
00:42:03juga disini
00:42:04nuklir power ini
00:42:06ya ini adalah
00:42:07hasil kesepakatan
00:42:08perang dunia kedua
00:42:09jadi kalau mau ada
00:42:10tambahan yang punya
00:42:10nuklir power
00:42:11Iran dikasih nuklir power
00:42:12China-Rusia pun
00:42:13gak mau
00:42:14karena China gak mau
00:42:15Timur Tengah
00:42:16berdarah-darah
00:42:17karena China juga mau
00:42:18ini jadi daerah bisnis
00:42:19yang menguntungkan
00:42:20gitu
00:42:20itu satu
00:42:21Rusia juga gak mau
00:42:23karena itu memberikan
00:42:24geopolitical reference
00:42:25kepada Iran
00:42:26nah
00:42:26yang berikutnya
00:42:27begitu Iran dikasih
00:42:28Arab Saudi minta
00:42:29Turki minta
00:42:30semua minta
00:42:31itu logiknya
00:42:32jadi kalau Iran
00:42:33masih ngototot
00:42:34punya senjata nuklir
00:42:34ayo perang dunia aja
00:42:35nanti kalau menang
00:42:37silahkan bikin nuklir
00:42:38gitu loh poinnya
00:42:39nah Indonesia itu
00:42:41tidak boleh sebenarnya
00:42:43mengambil posisi ideologis
00:42:44saya pro Amerika
00:42:45atau pro Iran
00:42:46tadi beliau udah sampaikan
00:42:48ancaman utama kita
00:42:49dalam foreign policy posture kita
00:42:51adalah
00:42:51kalau terjadi apa-apa
00:42:52di Indo-Pasifik
00:42:54beliau tadi udah sampaikan
00:42:55kalau sampai
00:42:56Selatmakad
00:42:56diutik-utik
00:42:57itu
00:42:58gitu
00:42:59jadi kita harus tahu sekarang
00:43:00kita harus melakukan
00:43:01namanya
00:43:01equidistance
00:43:02equidistance
00:43:03oke
00:43:04diplomasi
00:43:05baik saya ke Mas Ayub
00:43:06Mas Ayub apakah Anda setuju
00:43:07bahwa ini nanti akan
00:43:08cuma low intensity conflict
00:43:10perang terbatas saja
00:43:11begitu
00:43:11nanti
00:43:12perangnya terbatas
00:43:13sehingga Iran
00:43:14terus diganggu terus
00:43:15di masa depan
00:43:17baik
00:43:17menurut saya
00:43:19sebelum saya
00:43:20ke blokada
00:43:21dan jawab
00:43:22Amerika Serikat
00:43:24sebenarnya
00:43:24dari awal
00:43:25melakukan
00:43:26salah kalkulasi
00:43:27atau
00:43:28miskalkulasi
00:43:29kenapa
00:43:30yang pertama
00:43:31ketika mereka
00:43:32menyerang Iran
00:43:33mulai untuk
00:43:34membunuh
00:43:35pemimpin tertinggi
00:43:36Nia
00:43:36Menteri Pertahanan
00:43:38dan begitu
00:43:38Menteri Intel
00:43:39dan semua
00:43:40pemimpinan-pemimpinan
00:43:41dari IRGC
00:43:43dan juga yang paling dekat
00:43:45dengan
00:43:45Ayatullah Khomeini
00:43:46termasuk
00:43:47dia
00:43:47bunuh
00:43:48dan mereka
00:43:49berpikir
00:43:51they thought
00:43:51kalau
00:43:52pemimpin-pemimpin
00:43:54Nia meninggal
00:43:55Rizim akan
00:43:56kolaps
00:43:56kalau Rizim
00:43:57kolaps
00:43:58Iran tidak mampu
00:43:59membangun
00:44:00program
00:44:00nuklirnya
00:44:01dan juga
00:44:02leverage-leverage
00:44:03yang dunia saat ini
00:44:04tapi itu
00:44:04semuanya sebalik
00:44:05kolkulasi yang
00:44:07Amerika lakukan
00:44:08atau strategi
00:44:09yang Amerika
00:44:10waktu itu
00:44:10lakukan
00:44:11tidak berhasil
00:44:12tahap kedua
00:44:13ini apa
00:44:13mulai
00:44:15langsung
00:44:16menyerang
00:44:16Iran
00:44:17dan juga
00:44:17sekarang
00:44:18melakukan
00:44:19blokada
00:44:20nah blokada
00:44:21ini
00:44:21menurut saya
00:44:23kalau Amerika
00:44:24sekarang
00:44:24Donald Trump
00:44:26memutuskan
00:44:27untuk
00:44:27berkelanjutan
00:44:28itu artinya
00:44:29mereka memilih
00:44:31strategi tekanan
00:44:32jangka panjang
00:44:32bukan
00:44:33cari solusi
00:44:34yang lebih cepat
00:44:35jadi artinya
00:44:36masalahnya
00:44:37tekanan seperti ini
00:44:39jarang memaksa
00:44:40perubahan
00:44:41tapi justru
00:44:42memperpanjang
00:44:43konflik
00:44:44dan memperkecil
00:44:45ruang diplomasi
00:44:46dan kita bisa
00:44:47lihat saat ini
00:44:48mereka masih belum
00:44:49bisa kembali
00:44:50ke meja
00:44:50perundingan
00:44:51melakukan
00:44:52negosiasinya
00:44:52nah
00:44:53setiap
00:44:54tekanan dari
00:44:55Amerika
00:44:55serikat ini
00:44:56membuat
00:44:57posisi Iran
00:44:58lebih defensif
00:44:59dan semakin
00:44:59keras
00:45:00kalau kita lihat
00:45:01Iran ini
00:45:02walaupun ada
00:45:03banyak tekanan
00:45:04tekanan ekonomi
00:45:05tapi Iran
00:45:06semakin keras
00:45:07jawabannya
00:45:08semakin responsenya
00:45:09keras
00:45:10dan terakhir itu
00:45:11empat poin
00:45:12dari
00:45:13Mustafa Khamenei
00:45:15keluar
00:45:15artinya apa
00:45:16tekanan bisa
00:45:18membeli waktu
00:45:18tapi tidak
00:45:20pernah membeli
00:45:21kepercayaan
00:45:22dan itu
00:45:22yang paling penting
00:45:23dalam
00:45:24yang tidak ada
00:45:25di antara
00:45:26dua negara ini
00:45:27nah
00:45:27Iran
00:45:28kenapa
00:45:28bisa tambah
00:45:29keras
00:45:29karena
00:45:30dalam logika
00:45:31keamanan
00:45:32tekanan
00:45:33eksternal
00:45:34sering
00:45:35memperkuat
00:45:37sikap
00:45:38defensif
00:45:39kalau kita
00:45:39lihat
00:45:40Iran
00:45:40menurut saya
00:45:41semakin defensif
00:45:42semakin kuat
00:45:43nah bagi Iran
00:45:43ini bukan
00:45:44hanya soal
00:45:45kebijakan
00:45:46tapi soal
00:45:47keamanan
00:45:47dan survival
00:45:48jadi Iran
00:45:50berusaha
00:45:50tetap survive
00:45:51dan tetap
00:45:52bertahan
00:45:53resilient
00:45:54terhadap
00:45:54semua tekanan
00:45:55tekanan dari Amerika
00:45:56sendiri
00:45:56oke
00:45:57baik saya ke
00:45:57pagung
00:45:58jadi apakah mungkin
00:45:59putusan kongres akan membuat
00:46:00berhenti si Trump
00:46:01atau justru Trump akan
00:46:02mengakalin cara yang lain
00:46:03untuk tetap
00:46:04melakukan
00:46:05taktik yang lain
00:46:06menyerang Iran
00:46:07kongres
00:46:08pasti akan
00:46:09mendukung karena
00:46:10mayoritas
00:46:11republik
00:46:11tapi yang
00:46:12ditakutkan Trump
00:46:13sekarang
00:46:14atau ditakutkan
00:46:15republik
00:46:15bukan soal
00:46:16sekarang ini
00:46:17mereka bisa menggolukan
00:46:18nanti pada saat
00:46:19pemilu selah
00:46:20pada saat
00:46:21harga minyak
00:46:22di atas 120 dolar
00:46:23konstan
00:46:23selama dua bulan
00:46:25selama nanti sudah sampai
00:46:26yield daripada
00:46:27US tersebut naik
00:46:28di atas 5%
00:46:29dimana
00:46:30pasti
00:46:31pemilih
00:46:32mengambang
00:46:32lari ke partai demokrat
00:46:34sehingga dalam
00:46:35pemilu selah
00:46:35republik akan
00:46:36lepas
00:46:37tidak akan menjadi
00:46:38majoritas
00:46:39itu yang ditakutkan
00:46:40jadi sekarang
00:46:41gini
00:46:42saya melihat
00:46:44posisi
00:46:45Iran itu
00:46:46adalah sekarang
00:46:47mereka sedang menggunakan
00:46:49kekuatan
00:46:50militernya
00:46:51yang asimetris
00:46:52sehingga
00:46:53Amerika takut
00:46:54merebut
00:46:55hormus
00:46:56dengan kekuatan
00:46:57militer
00:46:57karena
00:46:57biayanya terlalu
00:46:59mahal
00:46:59untuk jiwa
00:47:00atau korban
00:47:00lain-lainnya
00:47:01untuk memberi
00:47:02tekanan ekonomi
00:47:03kepada Amerika
00:47:04sementara Amerika
00:47:05juga memberi tekanan
00:47:06dengan Iran
00:47:07dengan
00:47:08membuat
00:47:09blokade
00:47:09sehingga minyak
00:47:10tidak keluar
00:47:11tetapi
00:47:12pisau yang sama
00:47:13membuat Iran
00:47:14berdarah
00:47:14adalah pisau yang sama
00:47:16yang menusuk
00:47:16perut Amerika sendiri
00:47:17berdarah-darah juga
00:47:18artinya
00:47:19sekarang
00:47:21kita lihat
00:47:21apakah Iran
00:47:22tahan
00:47:23untuk ini
00:47:24untuk apa
00:47:25untuk sampai
00:47:26melewati fase
00:47:27ada yang menyerang
00:47:28dengan mengatakan
00:47:29bahwa
00:47:29nanti
00:47:31nanti akan
00:47:32rontok nih
00:47:33apa namanya
00:47:34mesin-mesin
00:47:35untuk
00:47:36minyaknya
00:47:37atau
00:47:37esu minyak
00:47:38kilangnya
00:47:39karena tidak dipakai
00:47:39tetapi
00:47:40membuktikan
00:47:41mbak Iran
00:47:41sudah punya kemampuan
00:47:42dalam sebulan
00:47:43yang sudah pernah
00:47:44macet rusak
00:47:45zaman perang Irak
00:47:46itu dia
00:47:4775% bisa pulih kembali
00:47:49jadi khusus untuk Iran
00:47:50dia tidak tahu
00:47:51desainnya bagaimana
00:47:51itu untuk menangkis
00:47:53serangan
00:47:53bahwa mengatakan
00:47:55dia akan lumpuh
00:47:55dalam waktu 3 minggu
00:47:57tetapi
00:47:59apakah rakyat Iran
00:47:59bisa tahan itu
00:48:00kelihatannya tahan ya
00:48:01karena bisa 3 bulan
00:48:034 bulan
00:48:03karena pernah disebutkan
00:48:04kalaupun kami tidak bisa
00:48:06mengekspor minyak
00:48:07kami masih bisa 6 bulan
00:48:08seperti ini
00:48:09itu disebutkan
00:48:10jelas oleh
00:48:10salah satu
00:48:12ARGC
00:48:12kalau tidak salah saya lupa
00:48:13tetapi
00:48:14di sisi lain Amerika
00:48:15tahan gak sampai bulan
00:48:17Maret atau Mei Juni
00:48:18Juni
00:48:19harga minyak
00:48:20di atas 120
00:48:21yang menghasilkan
00:48:22harga otogas
00:48:23naik menjadi 2 kali lipat
00:48:25itu yang
00:48:25karena
00:48:26pasti akan membuat
00:48:28ya rangkaian
00:48:29inflasi
00:48:30rangkaian naik
00:48:31bunga
00:48:31depresi
00:48:33resesi
00:48:34itu apakah itu
00:48:35tahan gak
00:48:36ditambah lagi dengan
00:48:37korban pertama
00:48:38pasti Eropa
00:48:39Eropa akan ambruk
00:48:40banyak pemerintah
00:48:41akan ambruk
00:48:42daripada ambruk
00:48:42pemerintahnya
00:48:43mending saya doing something
00:48:44dengan
00:48:45atau lakukan sesuatu
00:48:46pada tram ini
00:48:47apa yang dilakukan
00:48:48itu yang
00:48:49yang jadi masalah besar
00:48:50yaitu emang ekonomi
00:48:51apapun yang kita omongkan
00:48:53yang
00:48:54siapa yang ekonominya
00:48:55rontok duluan
00:48:56itu yang akan
00:48:57blink
00:48:58apa berkedip duluan
00:48:59itu
00:49:00dan kelihatannya adalah Amerika
00:49:01yang akan blink duluan
00:49:03ya jadi kira-kira
00:49:04siapa yang
00:49:04paling kuat bertahan
00:49:06kalau misalnya
00:49:06harga minyak bertengger
00:49:08konsisten di atas
00:49:09120 dolar
00:49:10per barel
00:49:10atau justru Irannya yang tertekan
00:49:12karena di blokada
00:49:13nanti aja di jawab tagung
00:49:14tetap di pola liar
00:49:15nanti di jawab
00:49:23buntu negosiasi dengan Iran
00:49:25ini
00:49:25majibu
00:49:26berhasil
00:49:31ya
00:49:31coba saya ke Pak Antoni
00:49:33Pak Antoni
00:49:33kira-kira
00:49:34siapa yang
00:49:35akan lebih kuat
00:49:36Pak Antoni
00:49:37sampai kira-kira
00:49:38yang akan lebih kuat
00:49:39bertahan
00:49:40apakah Amerika
00:49:41jika harga minyak
00:49:42bertengger
00:49:43lebih di atas
00:49:44120 dolar
00:49:45per barel
00:49:45atau justru
00:49:46si Iran
00:49:47yang saat ini
00:49:48dihadapi dengan
00:49:49blokade berkepanjangan
00:49:50oleh Amerika
00:49:53Amerika sudah sering
00:49:54menghadapi
00:49:55harga minyak itu
00:49:56sangat tinggi sekali
00:49:57jadi kita lihat
00:49:58sewaktu
00:50:00terjadi
00:50:02stagflasi
00:50:03pada tahun 70-an
00:50:05ke-80
00:50:06Ronald Reagan
00:50:07pada saat itu
00:50:08yang memberikan solusi
00:50:09dan kemudian
00:50:10pada saat
00:50:112000
00:50:11awal 2000-an
00:50:13sampai 2012
00:50:14dan kemudian
00:50:15melanjut sampai 2015
00:50:16kemudian
00:50:18di masa pandemi
00:50:19minyak juga mencapai
00:50:21120 dolar lebih
00:50:22mereka tenang-tenang saja
00:50:24gitu
00:50:24malah mereka memberikan
00:50:26bantuan
00:50:26semacam bantuan
00:50:27langsung tunai
00:50:28kepada
00:50:29kepada
00:50:30rakyatnya
00:50:32untuk
00:50:36mengatasi
00:50:37masalah inflasi
00:50:38gitu
00:50:38jadi itu masih bisa
00:50:40dihadapi
00:50:40karena
00:50:41ekonomi Amerika
00:50:42ini sangat luar biasa
00:50:43besar
00:50:44untuk mengatasi
00:50:45hal-hal seperti itu
00:50:46tapi bagaimana
00:50:46dengan
00:50:47negara-negara
00:50:48mungkin negara sekutunya
00:50:49Amerika
00:50:50atau negara netral
00:50:51belum tentu
00:50:52mereka bisa terima
00:50:52kalau harga minyak
00:50:53naik Pak
00:50:54nah itulah
00:50:55masalahnya
00:50:55sebetulnya
00:50:56kalau harga minyak
00:50:57naik
00:50:57mereka bisa terima
00:50:58Eropa juga pernah
00:50:59membuat harga
00:51:01seperti begitu
00:51:02gitu
00:51:02pada tahun 2012
00:51:032013
00:51:042014
00:51:05sewaktu ada
00:51:06quantitative easing
00:51:07mereka
00:51:08minyaknya
00:51:09harganya naik
00:51:10gitu
00:51:10tapi masalahnya
00:51:11ini untuk
00:51:12kepentingan siapa
00:51:12gitu
00:51:13tapi mereka juga
00:51:14sebetulnya ada
00:51:15persetujuan
00:51:15tadi sudah dibahas
00:51:16semuanya
00:51:17bahwa mereka juga
00:51:18agree bahwa rezim
00:51:19Iran ini
00:51:20mereka
00:51:20kalau bisa adalah
00:51:22sudah membahayakan
00:51:23dunia
00:51:24gitu
00:51:24jadi ini perlu
00:51:25tadi dikatakan ya
00:51:27Mung Riko
00:51:27bahwa
00:51:28sebetulnya tujuannya
00:51:29apa
00:51:29tujuannya apakah
00:51:31hanya
00:51:33atau lebih besar
00:51:34mengenai
00:51:35penggantian
00:51:36rezim
00:51:36kalau saya bilang
00:51:37yang lebih besar
00:51:37yaitu
00:51:37penggantian rezim
00:51:38dan Donald Trump
00:51:39pernah mengatakan
00:51:41bahwa rezim ini
00:51:42ini sudah membahayakan
00:51:43dunia
00:51:44dan harus diganti
00:51:45jelas-jelasan dia mengatakan itu
00:51:47gitu
00:51:47jadi saya rasa
00:51:48tujuannya adalah
00:51:49ke sana
00:51:49jadi selama tujuannya
00:51:51belum tercapai
00:51:52dia tidak akan berhenti
00:51:53nah Trump
00:51:54kalah
00:51:54hanya dengan
00:51:56ada kongres tadi
00:51:57tapi bagaimana
00:51:58dengan Iran
00:51:58sejauh mana mereka
00:51:59bisa bertahan
00:52:00dengan blokade
00:52:01berkepanjangan
00:52:01dari Trump
00:52:02saya rasa ini
00:52:03saat ini adalah sulit
00:52:04gitu
00:52:04tadi sudah dikatakan
00:52:05Mung Riko
00:52:06bahwa
00:52:08kalau
00:52:08dia
00:52:09dia punya
00:52:10minyak
00:52:10tidak bisa dialirkan
00:52:12dia akan terjadi
00:52:13masalah gitu
00:52:14ya tentu saja
00:52:15saat ini adalah
00:52:15perang narasi ya
00:52:16bahwa mereka
00:52:17itu bertahan
00:52:18jadi kita tidak tahu
00:52:19bahwa mereka harus
00:52:21memberikan
00:52:21suara yang keras
00:52:22dengan mendapatkan
00:52:24simpati dunia
00:52:25dan saya rasa
00:52:25dunia memberikan
00:52:27simpati kepada Iran
00:52:28gitu
00:52:28nah itu yang harus
00:52:29dimenangkan oleh mereka
00:52:30jadi Pak Yon
00:52:33dari perang narasi
00:52:34juga ada
00:52:35perang narasi
00:52:36perpecahan
00:52:36sehingga membuat
00:52:37masalah keluar
00:52:38dengan statement yang cukup keras
00:52:39ini pesannya
00:52:40sebenarnya ke dalam
00:52:41untuk keluar
00:52:41Trump sendiri kan
00:52:43mengatakan bahwa
00:52:44Iran tidak united
00:52:45sehingga proposalnya
00:52:47kan beragam
00:52:47gitu ya
00:52:48apakah itu sebagai
00:52:49klaim semata
00:52:50Trump ya
00:52:51melihat
00:52:52bagaimana kemudian
00:52:53tawaran-tawaran
00:52:54yang dilakukan oleh
00:52:56Iran
00:52:56melalui jalur
00:52:58Trump
00:52:59ternyata
00:52:59ditolak oleh
00:53:01Muttabak
00:53:01sehingga kan
00:53:02Trump mengatakan
00:53:03ternyata
00:53:03elit-elitnya
00:53:04tidak
00:53:04apa
00:53:05tidak satu
00:53:06gitu
00:53:06tugas kami adalah
00:53:07menyatukan mereka
00:53:08ini kan saya kira
00:53:09klaim dan narasi
00:53:11yang coba dikembangkan
00:53:12tetapi kan realitasnya
00:53:13Iran itu masih kuat
00:53:15dari sisi loyalitasnya
00:53:17begitu
00:53:17jadi bukan berarti
00:53:19bahwa mereka
00:53:20apa
00:53:21elit-elitnya
00:53:22suaranya berbeda
00:53:23bisa saja
00:53:24sumber Trump
00:53:25yang kemudian
00:53:25berkomunikasi
00:53:26dengan elit Iran
00:53:27itu yang salah
00:53:28sumbernya
00:53:28begitu ya
00:53:29bukan sumber
00:53:30yang otoritatif
00:53:31nah ini kan saya kira
00:53:32juga
00:53:34keinginan Trump
00:53:35ya untuk kemudian
00:53:36menyudahi perang
00:53:36tapi saya ingin melihat
00:53:37tadi kaitannya dengan
00:53:39siapa yang akan jatuh
00:53:41dengan karma
00:53:42minyak ini
00:53:43nah ini kan saya kira
00:53:44menarik ya
00:53:4693
00:53:47Soviet itu jatuh
00:53:48juga karena minyak
00:53:49apa yang terjadi
00:53:50Soviet hancur itu
00:53:51karena Amerika
00:53:52dan Saudi
00:53:53menjatuhkan nilai
00:53:54minyak itu
00:53:55sampai di bawah
00:53:5632
00:53:56US barrel
00:53:57dengan harga yang
00:53:59sangat murah
00:53:59kemudian
00:54:00Soviet tidak bisa
00:54:02menjual minyaknya
00:54:03dia rugi
00:54:03maka itu
00:54:04kolaps
00:54:04nah sekarang
00:54:05dibalik
00:54:06oleh Iran
00:54:07harganya dinaikkan
00:54:08sampai 120
00:54:09dan dia berasumsi
00:54:10sampai 200
00:54:11nah dengan harga
00:54:13yang tinggi ini
00:54:13siapa yang kena
00:54:14karma energi ini
00:54:16gitu ya
00:54:16apakah
00:54:18Eropa
00:54:18Amerika
00:54:19atau kemudian
00:54:21Iran yang sudah
00:54:22biasa hidup susah
00:54:23begitu ya
00:54:23atau Rusia
00:54:25Rusia juga semakin
00:54:26kuat posisinya
00:54:27ketika minyaknya
00:54:28semakin
00:54:28tinggi gitu
00:54:29dulu dia hancur
00:54:30karena terlalu rendah
00:54:32silahkan
00:54:33justru saya mau menambahkan
00:54:35jadi tadi strategi
00:54:36keamanan nasionalnya
00:54:37Trump itu
00:54:38adalah
00:54:39mengubah dunia
00:54:41secara sistemik
00:54:42ada itu
00:54:42impresinya ke sana
00:54:44tapi dengan
00:54:45shifting burden
00:54:45ya sekarang
00:54:46shifting burden ini
00:54:47jadi
00:54:48menderita
00:54:48ramai-ramai
00:54:49gitu
00:54:49itu memang
00:54:51itu silahkan baca
00:54:52strategi keamanan nasional
00:54:53download aja
00:54:54itu
00:54:55open source
00:54:56nah yang kedua
00:54:57yang tadi Bapak bilang
00:54:59itu benar
00:54:59tidak ada
00:55:00super power yang sempurna
00:55:01semua super power
00:55:03adalah manusia biasa
00:55:04negara biasa
00:55:05yang terdiri dari manusia
00:55:06berdosa dan pasti salah
00:55:07gak selalu benar
00:55:09makanya super power itu
00:55:10tidak ada yang abadi
00:55:11semuanya turun
00:55:12Assyrian kuno
00:55:13Mesir kuno
00:55:14Babylonian kuno
00:55:16Persien
00:55:17Roma
00:55:17Gersien
00:55:18apa
00:55:18Gris
00:55:19Makedonia
00:55:20Roman Empire
00:55:21Abbasid Khalifat
00:55:22Ottoman Empire
00:55:23British Empire
00:55:23semua turun
00:55:24Amerika sekarang super power
00:55:26nah
00:55:27dia
00:55:27dalam posisi ini
00:55:29tadi
00:55:30respon
00:55:31yang beliau sampaikan
00:55:32ya harus melakukan
00:55:34respon terhadap
00:55:35revisionist power
00:55:35dengan resiko apa
00:55:37resiko turun juga
00:55:38gitu loh
00:55:39itulah tanggung jawab
00:55:40super power
00:55:41bisa saja mereka tambah kuat
00:55:42bisa saja mereka turun
00:55:44karena siklusnya begitu
00:55:45siklusnya itu super power
00:55:46turun kenapa
00:55:47sudah terlalu banyak
00:55:48resourcenya keluar
00:55:49ngurusin dunia
00:55:50ditambah lagi
00:55:51di dalamnya juga rentan
00:55:53gitu
00:55:53siklusnya
00:55:54lama-lama
00:55:55semua
00:55:55pelajarin
00:55:56nah jadi
00:55:56shifting burden tadi pak
00:55:58bener
00:55:58bagi-bagi
00:56:00masalah apa
00:56:01resikonya
00:56:02sementara
00:56:03Presiden Trump
00:56:04kenapa menang
00:56:05kemarin
00:56:05bisa mengalahkan Biden
00:56:07sekompok elite
00:56:08di Washington
00:56:09itu berpikir
00:56:10bahwa sekarang ini
00:56:12Amerika dipepet oleh
00:56:13rising China
00:56:13GDP 10%
00:56:15dari
00:56:15Russia
00:56:16China dipimpin siapa
00:56:17Monafa
00:56:20seorang
00:56:21baby boomers
00:56:22dan sudah menunjuk
00:56:23diri sebagai
00:56:24Presiden seumur hidup
00:56:25sangat otoritarian
00:56:27lawannya
00:56:28Putin
00:56:29sama
00:56:29baby boomers
00:56:30menunjuk diri sebagai
00:56:32Presiden seumur hidup
00:56:33jadi
00:56:33Amerika cari orang
00:56:35yang bisa
00:56:36ngimbangin seperti itu
00:56:38makanya Trump menang
00:56:39kemarin tuh
00:56:40gitu loh
00:56:41untuk menang
00:56:42dan caranya juga gitu
00:56:44dan anggapannya gini
00:56:45Amerika itu
00:56:46kenapa kalah
00:56:46kenapa
00:56:47begitu gampang dipepet China
00:56:48karena terlalu ikutin
00:56:49aturan main demokrasi
00:56:51Lusof
00:56:52memang kita ini
00:56:53waktu menilai
00:56:53antara
00:56:55Amerika dan Iran
00:56:56siapa yang unggul
00:56:57siapa yang kalah
00:56:58sebenarnya kita ini
00:56:59agak bias ya
00:57:01agak biasnya itu begini
00:57:03salah satu elemen pertama
00:57:05dalam
00:57:06salah satu elemen
00:57:07dalam kemenangan perang
00:57:08itu adalah dukungan publik
00:57:10ya
00:57:10disini Amerika
00:57:12pasti kalah
00:57:12kenapa?
00:57:13karena Amerika ini
00:57:14kayak negara hidup
00:57:15di
00:57:15akuarium
00:57:16semua bisa ngeliat
00:57:17apa yang terjadi di sana
00:57:19kelihatan
00:57:20rakyatnya marah
00:57:21protes
00:57:22debat
00:57:23presidennya di maki-maki
00:57:25itu kelihatan
00:57:25kalau di Iran
00:57:26siapa yang bisa ngeliat
00:57:27siapa yang bisa ngeliat
00:57:29orang di sana
00:57:29internet di shutdown
00:57:30dan belum ada yang menang
00:57:32susah gak bisa
00:57:33jadi entah hancurannya
00:57:35keributannya
00:57:36kemudian
00:57:37stresnya masyarakatnya
00:57:39itu memang
00:57:40gak ada yang bisa ngeliat
00:57:41hari ke hari
00:57:41jadi waktu Trump
00:57:44istilahnya
00:57:44menghajar
00:57:45menghajar Iran
00:57:46Iran juga bisa ngeliat
00:57:47oh kalau saya melakukan ini
00:57:49sebenarnya yang dia ganggu
00:57:50itu bukan
00:57:51kekuatan
00:57:52kekuatan Amerika
00:57:54secara fisik
00:57:54tapi yang dia ganggu
00:57:55itu adalah
00:57:56kekuatan psikologisnya
00:57:57nah itu yang
00:57:59itu yang sekarang ini
00:58:00dimainkan
00:58:00dimainkan oleh
00:58:01apa
00:58:02dimainkan oleh Iran
00:58:03dengan statement-statementnya
00:58:04tapi yang jadi pertanyaan
00:58:06sekarang kan
00:58:06Amerika kan juga gak
00:58:07bukan
00:58:08istilahnya
00:58:08dia jadi negara super power
00:58:09bukan anak kemarin sore
00:58:11saya
00:58:12contohnya misalnya
00:58:13waktu
00:58:14Uni Emirat ini
00:58:15memutuskan keluar
00:58:16dari OPEC
00:58:18itu kan ada efeknya
00:58:19secara langsung
00:58:20berarti itu artinya
00:58:21dia kan
00:58:21aliansinya langsung
00:58:22dengan Israel
00:58:23langsung dengan Amerika
00:58:24dia gak gabung
00:58:25gak gabung sama kelompok ini
00:58:27bisa jadi nanti
00:58:28efeknya yang dikejar itu
00:58:30adalah harga minyak
00:58:30turun
00:58:31kalau harga minyak turun
00:58:32perangnya lanjut lagi
00:58:34saya bisa
00:58:36jadi gini
00:58:37yang ditakutkan itu
00:58:39kenapa
00:58:40gak ada serangan
00:58:41atau perang berlanjut
00:58:43berupa serangan kinetik
00:58:44militer itu apa
00:58:45karena Iran punya
00:58:46kemampuan untuk
00:58:47menghancurkan
00:58:49pipa minyak
00:58:50ke Yanbu
00:58:51yang sehari
00:58:52mengalirkan
00:58:527 juta barel
00:58:54namanya
00:58:55second front
00:58:56yang belum
00:58:57itu hoti
00:58:58bisa tinggal ngirim
00:58:59putuskan beberapa
00:59:00pipa minyak
00:59:00selesai itu
00:59:017 miliar
00:59:02itu langsung
00:59:02200
00:59:03200 dolar
00:59:05tapi itu
00:59:06gak dihancang
00:59:07karena kan kelihatan jelek banget
00:59:08ini kan gak mau kelihatan
00:59:09ngancam-ngancam ya
00:59:10tapi secara
00:59:11anunya ke sana
00:59:12udah ngerti
00:59:12itu bagian yang naik
00:59:13150 dolar itu bagian itu
00:59:14jadi
00:59:16jadi kita jangan
00:59:17mengharap perang deh
00:59:18karena bagi mereka
00:59:19perang
00:59:20maksudnya perang
00:59:20kinetik itu
00:59:21malah merugikan siapa saja
00:59:22Iran malah mungkin
00:59:24malah seneng
00:59:25kalau diserang
00:59:26karena gak mungkin
00:59:27serang berlama-lama
00:59:27pasti
00:59:28karena berlama-lama
00:59:29rugi kan
00:59:29Amerika lama-lama
00:59:30akan naik minyak
00:59:31tapi kalau dia diserang
00:59:32dia lebih kompak lagi
00:59:34lebih bersatu lagi
00:59:34jadi terus serang
00:59:35memang Iran
00:59:36lebih diuntungkan
00:59:37kalau diserang
00:59:38secara singkat
00:59:38lama Amerika rugi
00:59:40singkat
00:59:40Iran untung
00:59:41jadi bukan dianggap
00:59:43dia gak anu
00:59:44karena dia bisa
00:59:44bales juga
00:59:45gak habisin semua
00:59:46selesai langsung cepat
00:59:47200 dolar itu
00:59:48bukan saya bela Iran ya
00:59:49itu logikanya
00:59:51karena gak
00:59:51saya kan saya
00:59:52melancang strategi
00:59:53kalau saya jerang Iran
00:59:54saya serang itu
00:59:55tapi saya gak akan bilang
00:59:56karena saya kelihatan jelek
00:59:57ngancam-ngancam jelek
00:59:58Iran gak mau kelihatan
00:59:59ngancam-ngancam
00:59:59paling banter
01:00:00ancamannya tadi
01:00:01tapi di bawah itu
01:00:02itu ada item-item
01:00:03saya akan potong ini
01:00:04potong ini
01:00:05potong ini
01:00:05seperti itu
01:00:06yang dibalik layarnya
01:00:07oke baik
01:00:08Mbak Aisyah
01:00:09kemarin kan
01:00:10Arakci pergi ke Rusia
01:00:12seakan-akan adalah
01:00:13untuk menekan Amerika Serikat
01:00:14tapi tampaknya
01:00:15buntu
01:00:16karena belum ada hasil apa-apa
01:00:17nanti dijawab
01:00:17kami seringkan
01:00:18tetap di bola
01:00:29Ya Mbak Aisyah
01:00:30Arakci sempat bertemu
01:00:31dengan Putin
01:00:32tapi kita tidak mendengar
01:00:33hasil apapun
01:00:33apakah artinya memang
01:00:34kurang berhasil
01:00:35oke
01:00:35jadi kita lihat disini
01:00:37mungkin pertama-tama
01:00:37kita harus pahami
01:00:38kalau kemarin
01:00:39shuttle diplomasi
01:00:40yang dilakukan oleh Arakci
01:00:41itu adalah
01:00:42sebenarnya upaya
01:00:43untuk bisa meng-engage
01:00:44lebih jauh negara-negara
01:00:45yang berpotensi menjadi
01:00:46mediator dan negara-garantor
01:00:47di masa depan
01:00:48dan kita lihat
01:00:49salah satunya
01:00:49itu kan adalah
01:00:50Rusia
01:00:50dan Rusia ini
01:00:52sebenarnya long-standing allies
01:00:53dari Iran
01:00:54secara genetik ideologinya
01:00:56dia sangat dekat
01:00:56sebenarnya dengan Iran
01:00:57bahkan sebenarnya
01:00:58bukti dari kedekatan mereka
01:01:00itu bisa kita lihat
01:01:01di perang Ukraina
01:01:01di mana Iran ini
01:01:02sebenarnya melakukan ekspor
01:01:03dari sebagian
01:01:05produksi drone-nya
01:01:06itu ke Rusia
01:01:08tetapi permasalahan
01:01:09yang harus kita lihat disini
01:01:10bahwa
01:01:10sebenarnya titik-titik
01:01:12untuk kemudian
01:01:13aliansi Iran
01:01:13ini juga bisa menjadi
01:01:14titik kelemahan Iran
01:01:15karena gini
01:01:16kita bicara tentang
01:01:17GCPOA
01:01:18waktu itu di tahun 2015
01:01:19kenapa kemudian Obama
01:01:20pada akhirnya berhasil
01:01:21mendapatkan deal
01:01:22di dalam GCPOA
01:01:24itu karena sebenarnya
01:01:25waktu itu Amerika Serikat
01:01:26itu melakukan dealing juga
01:01:27dengan Rusia dan China
01:01:28untuk bisa turut
01:01:29mendukung agenda
01:01:31dari Amerika Serikat
01:01:33untuk membatasi
01:01:34program nuklear Iran
01:01:34dealing waktu itu
01:01:35mungkin di bidang ekonomi
01:01:36pelepasan sanksi
01:01:37dan lain-lain
01:01:38tetapi kita lihat sekarang
01:01:39dan saat itu
01:01:40belum banyak sebenarnya
01:01:41leverage Amerika Serikat
01:01:42sekarang kita bisa lihat
01:01:43sebenarnya banyak yang bisa
01:01:44dilakukan oleh Amerika Serikat
01:01:45dalam menaiki leverage ya
01:01:47untuk bisa mendukung program AS
01:01:49dibandingkan dengan mendukung Iran
01:01:50diantaranya adalah
01:01:51untuk melepas ya
01:01:53dukungan Amerika Serikat
01:01:54terhadap perang Ukraina
01:01:55dan kemudian
01:01:56meminta negara-negara di Eropa
01:01:58untuk bisa
01:01:58mengurangi pressure
01:02:00yang dilakukan oleh negara Eropa
01:02:01terhadap Rusia
01:02:02gitu
01:02:03jadi ini menarik
01:02:03untuk melihat itu
01:02:04makanya sebenarnya
01:02:05Iran paham betul
01:02:06mengenai hal ini
01:02:07gitu ya
01:02:07mereka berusaha
01:02:08untuk mengambil ya
01:02:09hati dari negara-negara
01:02:11aliansinya sebelum
01:02:12ini di reach
01:02:13oleh Amerika Serikat
01:02:14gitu sehingga mereka bisa
01:02:15mengamankan
01:02:16sebenarnya jalur diplomasi mereka
01:02:17ya untuk mengambil hati
01:02:19negara lain
01:02:19jadi Pak Agung
01:02:20apakah itu juga
01:02:21yang dilakukan oleh
01:02:22Amerika Serikat
01:02:22ketika dia melakukan
01:02:23mengetan senjata
01:02:24di Ukraina
01:02:25untuk mengimbangi
01:02:26apa yang dilakukan
01:02:27atau mungkin kode ya
01:02:28yang diberikan kepada
01:02:29Arak C
01:02:30kalau di Ukraina lain
01:02:32Trump sendiri
01:02:33sama Ukraina
01:02:34kelihatannya
01:02:36dia agak seneng sama
01:02:37dia lebih seneng sama
01:02:38Rusia deh
01:02:43kan seperti yang dibilang
01:02:44sama Pak Bwanto
01:02:45dia
01:02:45soal Burden ya
01:02:47Eropa
01:02:48kamu
01:02:48urusanmu
01:02:49ini saya gak ada urusan
01:02:50kamu beli barang dari saya
01:02:51kamu nyumbang
01:02:52tapi beli
01:02:52saya gak mau nyumbang lagi
01:02:53karena bagi dia
01:02:55tahu ini
01:02:55karena kita harus
01:02:56pivot ke timur
01:02:57ke Korea ini
01:02:58tapi timbul masalah
01:02:59Middle East
01:03:00Israel takut sekali
01:03:01kalau Amerika
01:03:02meninggalkan timur tengah
01:03:03lebih sibuk ke timur
01:03:05daripada dimulai
01:03:06keributan di timur
01:03:08dimulai disibukkan di sini
01:03:09kan
01:03:10padahal setengahnya
01:03:11Amerika betul
01:03:12kata beliau itu
01:03:12kita tekan Iran
01:03:13dengan ekonomi
01:03:14tekan berhasil loh
01:03:15tanggal 27 Februari
01:03:17tahun ini
01:03:18Iran sudah berhasil
01:03:19mau mendilotit
01:03:20ini apa
01:03:21armoniumnya
01:03:22dia mau diperiksa Amerika
01:03:24dia pokoknya
01:03:25soal nuklir sudah
01:03:26nyerah lah gitu
01:03:27itu udah berhasil
01:03:28wah itu kegagalan
01:03:29bagi Israel
01:03:30kenapa
01:03:30bagi Israel
01:03:31dia tidak takut
01:03:32dengan nuklirnya Iran
01:03:34karena seorang jenderal Israel
01:03:35bilang
01:03:35kami tidak takut
01:03:36dengan nuklir Iran
01:03:37kalau dia punya nuklir
01:03:38belum tentu ngebom kita
01:03:39dia juga gak bisa dipakai juga kan
01:03:41dia akan masalah
01:03:42karena dihadapan dengan Amerika
01:03:43tapi yang masalah bagi Israel
01:03:45adalah
01:03:45kalau sampai Iran
01:03:47bebas sanksi ekonomi
01:03:48karena pasti Israel
01:03:49gak bisa ngejar teknologinya
01:03:51gak bisa ngejar kesehatannya
01:03:52gak bisa ngejar ekonominya
01:03:54gak bisa ngejar apapun
01:03:55dan Iran menjadi negara
01:03:57adidaya baru
01:03:58atau regional power baru
01:03:59disana
01:04:00jadi yang ditakutkan Israel itu
01:04:02maka yang dicari sekarang adalah
01:04:03gimana caranya serang terus
01:04:05gak peduli
01:04:06Trump jatuh
01:04:06karena apa
01:04:07yang penting
01:04:08jalan terus
01:04:09diserang terus
01:04:10negara parianya terus
01:04:11tidak akan sempat
01:04:12lepas sanksi
01:04:12karena yang ditakutkan adalah
01:04:14jangan sampai lepas sanksi
01:04:16jadi bukan soal nuklir
01:04:17bukan soal lainnya
01:04:18tapi
01:04:19apakah menurut Anda
01:04:20memang Amerika saat ini
01:04:21Trump gak lagi sibuk
01:04:22menyebangi langkah yang lakukan oleh
01:04:24Arakci
01:04:25begitu men lu
01:04:25oh iya
01:04:27kalau soal itu ya
01:04:28karena
01:04:30ini dimulai dengan
01:04:31Arakci pergi ke
01:04:32apa
01:04:33pergi ke
01:04:34Pakistan
01:04:35Pakistan ngomong
01:04:36ngomong-ngomong
01:04:37saya gak mau ngomong
01:04:38jangan sampaikan ke Trump
01:04:39abis itu pergi ke Oman
01:04:40disini ngomong sama Trump
01:04:41oh Trump marah kan
01:04:42dengan romongan ini
01:04:43langsung
01:04:43saya tidak mau kirim
01:04:44kirim putusan
01:04:45tapi dari Oman
01:04:46dia bilang sama Oman
01:04:47tolong sampaikan pesen saya
01:04:48kirim ke sana Trump
01:04:49kemudian Trump
01:04:50oke
01:04:51wah ternyata menarik ya
01:04:52terus dia pergi ke Pakistan
01:04:53nanya eh tadi ngomong apa
01:04:54Trump disini
01:04:55abis itu pergi ke
01:04:56Rusia
01:04:56semua itu direkam
01:04:58dengan media
01:04:59semua direkam
01:05:00dengan ini
01:05:00itu semua propaganda
01:05:01semua
01:05:02sehingga kelihatan
01:05:03dan disana Rusia
01:05:04terang-terangan
01:05:04Presiden Putin bilang
01:05:05saya dukung kamu 100%
01:05:07itu semua untuk memberikan
01:05:08kepada dunia bahwa
01:05:09Iran itu gak sendirian
01:05:10Iran betul didukung oleh
01:05:12ini kenapa?
01:05:13karena melawan
01:05:13bukan melawan konternya
01:05:16apa yang disebutkan oleh
01:05:17Trump
01:05:18tapi melawan konter
01:05:19yang disebarkan oleh
01:05:20Mossad
01:05:21atau Israel
01:05:22Israel ya
01:05:23dimana-mana sampai
01:05:24Indonesia
01:05:24ada orang-orangnya
01:05:26yang nulis
01:05:26satu
01:05:27apa
01:05:28Iran itu sendirian
01:05:29Iran akan pecah
01:05:31hubungannya antara
01:05:32IRGC dengan
01:05:33pemerintah
01:05:34bahwa tidak didukung Rusia
01:05:35mana buktinya didukung
01:05:37China
01:05:37segala macem
01:05:38tapi ternyata kan
01:05:39satu dia berangkat itu
01:05:39terkonter
01:05:40ternyata
01:05:43meneluh ini
01:05:43bebas pergi kemana-mana
01:05:44gak dilarang-larang
01:05:46itu berarti dia
01:05:47baik-baik saja
01:05:48hubungannya
01:05:48kemudian yang kedua
01:05:49didukung sama Rusia
01:05:50untuk mengkonter narasi
01:05:51yang disebar
01:05:52termasuk ke medsos-medsos kita
01:05:53itu kan
01:05:54itu jelas
01:05:54itu diprogram
01:05:55karena orang-orang percaya medsos
01:05:56daripada
01:05:57omongan
01:05:57daripada agenda setting
01:05:59yang disitu
01:05:59kan gak detail gitu
01:06:00coba akan
01:06:01sampai kan
01:06:01masukkan
01:06:03bahwa ini
01:06:04itu emang
01:06:04emang dimasukkan
01:06:06agar para pendukungnya
01:06:07itu menyebarkan
01:06:07kemana-mana
01:06:08bahwa item-item itu
01:06:09ditangkis langsung
01:06:10dengan tindakan itu
01:06:11jadi tidak langsung
01:06:13menangkis Trump itu
01:06:14meskipun Trump
01:06:15Trump gak perlu ditangkis
01:06:16orang sudah tahu
01:06:17Trump ini
01:06:18apa ya
01:06:18hektik itu apa ya
01:06:19bahasa Indonesia
01:06:20kemerungsung gitu ya
01:06:22mau quick win
01:06:23mau quick win
01:06:23mau quick win
01:06:26pake bahasa Indonesia
01:06:27mau dapet deal cepat
01:06:29deal cepat
01:06:30menang cepat
01:06:31marah tuh nanti
01:06:32si netizen itu
01:06:33ngomongnya
01:06:33transaksional
01:06:35nah si
01:06:36si siapa
01:06:37si
01:06:37si
01:06:38Arab si
01:06:39si apa
01:06:40Abbas Abraji itu
01:06:41datangnya dengan keren
01:06:42kalem
01:06:43ganteng kan
01:06:44fansnya kan
01:06:45fansnya
01:06:46mbak-mbak ini kan
01:06:47itu sudah
01:06:47sudah mewakili
01:06:49dunia yang
01:06:49penuh dengan
01:06:51jago
01:06:52diplomasi
01:06:52sopan
01:06:53kemudian
01:06:55baik
01:06:55nah sementara
01:06:56saat itu
01:06:57kemerungsung ya
01:06:58bahasa Indonesia
01:07:00nya apa
01:07:00hektik itu apa ya
01:07:02buru-buru
01:07:03itu sudah mewakili
01:07:05itu untuk mengantar
01:07:06Trump cukup itu
01:07:06tapi yang lain
01:07:08itu mengantar
01:07:08narasi-narasi
01:07:09yang disebarkan
01:07:10mengenai Iran
01:07:10dan posisinya
01:07:12kalau boleh tahu
01:07:12dimulai
01:07:14diplomasi-impromasi
01:07:14militer ekonomi
01:07:15jelek sekali Iran
01:07:16saat 6 minggu yang lalu
01:07:18sekarang
01:07:19diplomasi
01:07:20wah jagoan
01:07:21informasional
01:07:22boleh diadu
01:07:23militer
01:07:24stalemate kan
01:07:25stalemate
01:07:25gak berani maju kan
01:07:26ekonomi
01:07:27yang nginje
01:07:28hormus siapa
01:07:28Iran
01:07:29bukan Amerika
01:07:30nah itu sekarang
01:07:31posisi terakhir
01:07:32yang menjadi dilema
01:07:33untuk exit strategi
01:07:34saya coba
01:07:35ke Mas Sayup
01:07:37di
01:07:37gencatan senjata pertama
01:07:39tampaknya
01:07:40China
01:07:40ada pengaruh
01:07:41China lah
01:07:42disana
01:07:42tapi yang sekarang
01:07:43tampaknya buntung
01:07:44meskipun kemarin
01:07:45Abbas Araqci
01:07:46bertemu
01:07:47dengan Putin
01:07:47ke Rusia
01:07:48jadi sebenarnya
01:07:49apa yang dilihat
01:07:50apakah memang
01:07:51si China dan Rusia
01:07:52ini pragmatis
01:07:53diminta tolong
01:07:54ya dibentuin
01:07:55seperlunya
01:07:57jadi buntu
01:07:58negosiasinya jadi buntu
01:07:59ya baik
01:08:01saya melihat
01:08:02ada dua poin
01:08:03kenapa
01:08:04Araqci ini
01:08:04berangkat ke
01:08:05Moskow
01:08:07dan juga
01:08:07ke Pakistan
01:08:09Oman
01:08:10tapi menurut saya
01:08:11yang pertama
01:08:12keterlibatan
01:08:13China dalam
01:08:14menjadi
01:08:15mediator ini
01:08:16karena yang pertama
01:08:1780%
01:08:19lebih menyiaknya
01:08:20China
01:08:21lewati
01:08:21Selatan
01:08:22Musika
01:08:22jadi China ini
01:08:24berharap
01:08:25perang ini
01:08:26secepatnya
01:08:26meredah
01:08:27jadi tidak
01:08:28mengganggu
01:08:28ekonominya
01:08:29yang kedua
01:08:30kenapa Iran
01:08:31berangkat ke
01:08:32Moskow
01:08:33saya melihat ini
01:08:33dari angle yang lain
01:08:35karena
01:08:35Iran sekarang
01:08:36mencari
01:08:37grantor
01:08:38atau penjamin
01:08:39untuk tidak akan
01:08:41terjadi hal yang sama
01:08:42terjadi tahun
01:08:422017
01:08:43ketika Donald Trump
01:08:44keluar dari
01:08:46JCPOA
01:08:50JCPOA
01:08:51dari situ
01:08:52jadi sekarang
01:08:53kalau ada
01:08:54akhirnya terjadi
01:08:56negosiasi
01:08:57dan mereka
01:08:57sepakat
01:08:58disitu harus ada
01:08:59kekuatan-kekuatan
01:09:01besar
01:09:01seperti Rusia
01:09:02termasuk
01:09:03China
01:09:03mungkin
01:09:04Turkey
01:09:05dan beberapa
01:09:06negara lain
01:09:07bahwa
01:09:07kalau suatu hari
01:09:08mereka melihat
01:09:11dan menjadi
01:09:12saksi
01:09:12dalam
01:09:13negosiasi
01:09:14tersebut
01:09:14supaya
01:09:15besok
01:09:16tidak akan
01:09:16terjadi
01:09:17pelanggaran
01:09:18dan tidak akan
01:09:19terjadi
01:09:19serangan
01:09:20terhadap
01:09:21Iran
01:09:21jadi mereka
01:09:22sekarang
01:09:22menurut saya
01:09:23dia lebih cari
01:09:25untuk penjamin
01:09:26dan salah satunya
01:09:27adalah
01:09:27Rusia
01:09:28untuk
01:09:29nanti bisa menjadi
01:09:30salah satu
01:09:31grantor
01:09:32dalam
01:09:32negosiasi
01:09:33dengan
01:09:33Amerika Serikat
01:09:35jadi menurut Anda
01:09:36kebuntuan yang ada
01:09:37sekarang ini
01:09:38adalah
01:09:38karena tidak ada
01:09:39yang menjamin
01:09:40sehingga membuat
01:09:41Iran menjadi
01:09:41begitu keras
01:09:42nanti dijawab
01:09:43Mas Ayub
01:09:43kami sudah kembali
01:09:44saudara
01:09:44tetap di bola
01:09:44lihat
01:09:53buntu negosiasi
01:09:54dengan Iran
01:09:55jadi
01:09:57Mas Ayub
01:09:58kebuntuan
01:09:59menuju
01:09:59meja negosiasi
01:10:00apakah
01:10:01karena memang
01:10:01tidak ada
01:10:02jaminan
01:10:02sehingga membuat
01:10:03Iran
01:10:03begitu keras
01:10:04sekarang
01:10:04berusaha
01:10:05mungkin
01:10:05bukan
01:10:05maksud saya
01:10:07kebuntuan ini
01:10:08bukan karena
01:10:09tidak ada
01:10:09penjamin
01:10:10tapi kenapa
01:10:10eraksi berangkat
01:10:12ke
01:10:12Moskow
01:10:13menurut saya
01:10:14dia lebih melihat
01:10:15bukan untuk
01:10:16cari
01:10:16untuk menjadi
01:10:18saksi dalam
01:10:19negosiasi
01:10:19ini
01:10:20untuk menjadi
01:10:20penjamin
01:10:21tapi kenapa
01:10:22kebuntuan saat ini
01:10:23yang terjadi
01:10:23karena
01:10:24AS masih menggunakan
01:10:25memakai logika
01:10:27tekanan
01:10:28sanksi
01:10:28ancaman
01:10:29belakata
01:10:29sebagai alat utama
01:10:31dalam kondisi
01:10:32seperti ini
01:10:33negosiasi
01:10:34tidak dilihat
01:10:35sebagai
01:10:35ruang kompromi
01:10:37dan
01:10:38sebagai
01:10:39tekanan
01:10:39sepihak
01:10:40karena
01:10:40semuanya ini
01:10:41datang dari
01:10:41pihak
01:10:42AS
01:10:43dan itu
01:10:44yang membuat
01:10:45Iran
01:10:45menilai
01:10:46Trump
01:10:46dan warisan
01:10:47strateginya
01:10:48sebagai
01:10:48sumber
01:10:49kebuntuan
01:10:50jadi kebuntuan
01:10:51ini terjadi
01:10:51karena ada
01:10:52sanksi
01:10:52ancaman
01:10:53ada belakata
01:10:54dari pihak
01:10:54Iran
01:10:55nah bagi
01:10:56Iran
01:10:56masalahnya
01:10:57bukan
01:10:57sekedar
01:10:58siapa
01:10:59duduk di meja
01:11:00tapi cara
01:11:01memayainnya itu
01:11:02paling penting
01:11:03bagi mereka
01:11:03kalau tekanan
01:11:04tetap jadi
01:11:05bahasa utama
01:11:06Trump
01:11:07dan pemerintahnya
01:11:07negosiasi
01:11:08akan selalu
01:11:09buntuk
01:11:09nah
01:11:10kalau
01:11:11menurut saya
01:11:12kalau
01:11:12ada
01:11:12akhirnya mereka
01:11:13sepakat
01:11:14duduk di meja
01:11:15perundingan
01:11:16dan
01:11:16capai
01:11:17kesepakatan
01:11:18disitu
01:11:19akan Iran
01:11:19pasti akan
01:11:20cari penjamin
01:11:21supaya menjadi
01:11:22saksi dalam
01:11:23kesepakatan mereka
01:11:25dan besok
01:11:25tidak akan terjadi
01:11:26pelanggaran lagi
01:11:27seperti yang
01:11:28kita saksikan
01:11:29oke
01:11:29baik
01:11:30kalau
01:11:30Bang Riko sendiri
01:11:31apakah nanti
01:11:32kira-kira
01:11:33kongres
01:11:34akan memberikan
01:11:35restu
01:11:35atau justru
01:11:36menyetop
01:11:36langkah dari
01:11:37Trump
01:11:38atau justru
01:11:39mungkin akan
01:11:40dilewati aja
01:11:41sama Trump
01:11:41dia cari akal
01:11:42lagi untuk melakukan
01:11:42penyerangan
01:11:43oh pasti dia akan
01:11:44cari akal lain
01:11:44jadi kalau kita
01:11:45kalau kita lihat
01:11:46ini
01:11:47tidak mungkin
01:11:48Amerika
01:11:49dan Presiden Amerika
01:11:50kalah itu
01:11:51tidak mungkin
01:11:52jadi mereka harus
01:11:53menang dan menangnya
01:11:54besar
01:11:54tapi kalau saya
01:11:55mau kembali sedikit
01:11:56tadi ke Putin
01:11:58siapapun
01:11:59Presiden Amerikanya
01:12:00Presiden Rusianya
01:12:01tetap Putin
01:12:02jadi ini
01:12:03orang ini
01:12:03dia
01:12:04sudah
01:12:05sangat kawakan
01:12:07pertama dia tahu
01:12:08situasi global
01:12:10itu
01:12:10mendukung Iran
01:12:11ketimbang mendukung
01:12:13Amerika
01:12:13jadi secara terbuka
01:12:15memang dia
01:12:15sampaikan
01:12:16bahwa
01:12:17dia dukung Iran
01:12:18tetapi secara
01:12:19real ya
01:12:20secara real
01:12:20ini sebenarnya
01:12:22Rusia sangat diuntungkan
01:12:23oleh situasi perang ini
01:12:24dia tidak
01:12:25dia hanya cukup menjaga
01:12:27ekskalasinya tidak terlalu besar
01:12:28tapi dia berlangsung terus
01:12:30semakin lama semakin bagus
01:12:31oke
01:12:31kenapa semakin lama semakin bagus
01:12:33dia jualan minyak
01:12:34gas
01:12:35pupuk
01:12:35makin mahal
01:12:36dan laku
01:12:37dan yang kedua
01:12:38Ukraina
01:12:39ini sekarang Amerika
01:12:40gak mau keluar duit
01:12:41ini bantuin Eropa
01:12:42untuk Ukraina
01:12:43baik
01:12:43sudah cukup
01:12:45oh cukup
01:12:45baik-baik
01:12:46Pak Wibawanto singkat saja
01:12:47jadi menurut Anda gimana
01:12:48jadi yang pertama
01:12:49yang disampaikan beliau itu
01:12:50persis dengan disampaikan
01:12:51Profesor Valinazar
01:12:52itu pakar Iran
01:12:54Profesor di John Hopkins University
01:12:56dan memang
01:12:57dari keluarga
01:12:59dari kerabatnya
01:13:00sahiran lah dulu
01:13:01terus migrat ke Amerika
01:13:02dan jadi Profesor
01:13:03dan dia bilang
01:13:03kalau terus ditekan
01:13:04seperti ini
01:13:05dengan strategi Amerika yang evolution
01:13:07jadi evolution
01:13:08dulu kan containment
01:13:09naik lagi menjadi
01:13:11offensive realis
01:13:12terus sama
01:13:12Obama di
01:13:14moderasi
01:13:15multilateralis
01:13:16sekarang udah
01:13:17coercive
01:13:17gitu loh
01:13:18coercive realis
01:13:20gitu
01:13:21tadi benar yang beliau sampaikan
01:13:22perang untuk berdiplomasi
01:13:23jadi itu susah turun
01:13:24lagi
01:13:24dan akan lanjut nih
01:13:25itu poin yang kedua ya
01:13:27poin yang ketiga
01:13:28kita tidak bisa memisahkan
01:13:29fenomena sekarang
01:13:30itu interaksi antara
01:13:31great power politics
01:13:32dengan dinamika di
01:13:34regional security kompleks
01:13:35Timur Tengah
01:13:35jadi kondisi saat ini
01:13:37ya
01:13:37Rusia dan China
01:13:39tidak mau
01:13:40eskalasi di Timur Tengah
01:13:41ini meledak
01:13:41ya
01:13:42tetapi
01:13:43mereka juga berharap
01:13:44secara strategis
01:13:45bahwa kemampuan Amerika itu
01:13:47terpecah
01:13:48berkurang
01:13:49karena konflik ini
01:13:50gitu
01:13:51sama seperti mereka juga
01:13:53tidak mau
01:13:53Iran punya senjata nuklir
01:13:54tapi mereka juga tetap
01:13:56mendukung Iran
01:13:56jadi
01:13:57di batas itu
01:13:59singkat saja
01:13:59mungkin menurut saya
01:14:00ada beberapa skenario
01:14:02dimana perang ini
01:14:03bisa menuju
01:14:03di masa depan ya
01:14:04ini kan kita bicara
01:14:05tentang chicken game theory ini
01:14:06tentang
01:14:07escalation ladder
01:14:08siapa yang kemudian
01:14:09bisa mendapatkan
01:14:10posisi atas
01:14:11di dalam eskalasi tersebut
01:14:12yang pertama adalah
01:14:13keduanya tetap
01:14:14melakukan eskalasi
01:14:14perangnya akan berlangsung
01:14:15dalam jangka waktu yang lama
01:14:16dan ini adalah
01:14:17war of endurance
01:14:18yang kedua
01:14:19dimana keduanya ini
01:14:20melakukan konsesi
01:14:21sama-sama stand down
01:14:22sama-sama bernegosiasi
01:14:23yang ketiga
01:14:24ini yang paling tidak mungkin
01:14:26adalah satu menang
01:14:27satu kalah
01:14:27dan dua-duanya
01:14:28ini pasti akan ada red line
01:14:29dan yang keempat
01:14:30perangnya ini akan
01:14:31berlangsung menggantung
01:14:32sebenarnya
01:14:33jadi kita melihat
01:14:34situasi seperti di Korea Utara
01:14:36dan Korea Selatan
01:14:37dimana kemudian
01:14:37Amerika Serikat bisa
01:14:39mempertanggungjawabkan ini
01:14:40sebagai
01:14:41berhentinya
01:14:42kinetic warfare
01:14:42oke baik
01:14:43kalau menurut Pak Antoni
01:14:44dengan kade berkepanjangan
01:14:45apakah akan berhasil
01:14:46membawa Iran maupun Amerika
01:14:48ke meja negosiasi
01:14:49perundingan
01:14:50saya rasa
01:14:51perundingan ini
01:14:53tidak akan menghasilkan
01:14:54sesuatu yang
01:14:55hasil yang
01:14:57menyenangkan
01:14:59untuk Amerika
01:15:00ataupun untuk Iran
01:15:01saya rasa adalah
01:15:03bahwa
01:15:04ketika Amerika menyerang
01:15:06itu keputusannya adalah
01:15:07sudah
01:15:08bukannya hanya nuklir saja
01:15:10tetapi keputusannya
01:15:11menurut saya adalah
01:15:12harus mengganti rezik
01:15:14nah jadi disitu adalah
01:15:15gamenya gitu
01:15:16nah sampai berapa lama
01:15:18yang itu
01:15:19nah itu kita lihat
01:15:20sampai sejauh mana
01:15:21mereka bisa
01:15:22menyerang presisi tadi
01:15:24gitu
01:15:24oke
01:15:24ya sementara ini
01:15:25sampai satu bulan ini
01:15:27tidak berhasil ya
01:15:28di bulan Maret gitu
01:15:29nah ini yang kita lihat
01:15:30baik terima kasih
01:15:31Pak Antoni dan
01:15:31Selunar Sumber
01:15:32yang sudah hadir di studio
01:15:33dan tentu saja
01:15:34teman-teman mahasiswa
01:15:35terima kasih
01:15:35sudah hadir
01:15:37dengan demikian
01:15:37saudara saya menutup
01:15:39bola liar
01:15:39sampai jumpa
01:15:40minggu depan
01:15:41terima kasih
Komentar

Dianjurkan