Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Musisi Ahmad Dhani, mendatangi kantor Bareskrim Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).

Dhani datang didampingi kuasa hukumnya untuk berkonsultasi dengan Direktorat Tindak Pidana Siber terkait akun maupun postingan di media sosial Instagram miliknya yang tiba-tiba hilang.

Dari hasil konsultasi tersebut, Dhani mengaku mendapat penjelasan bahwa kecil kemungkinan penghapusan akun terjadi akibat laporan massal atau mass report.

Ia pun menduga adanya pihak dengan akses tertentu yang dapat melakukan take down terhadap akun tersebut.

"Enggak mungkin dari laporan, mungkin dari mass report enggak mungkin. Dilihat ini ada orang penting yang bisa sampai ke akses atas itu bisa men-takedown Instagram saya," ujar Dhani.

Dhani mengungkapkan, akun Instagram miliknya hilang dalam kurun waktu kurang dari 24 jam terakhir dan membuat dirinya merasa dirugikan.

Meski demikian, ia meyakini peristiwa ini terjadi akibat adanya kesalahpahaman.

Ia juga menyebut telah melakukan komunikasi dengan pihak Instagram untuk memulihkan akun tersebut.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Galih

#ahmaddhani #bareskrim #instagram

Baca Juga Hasil Super League: Tekuk PSIM Yogyakarta di GBLA, Persib Bandung Perlebar Jarak di Puncak Klasemen di https://www.kompas.tv/olahraga/666925/hasil-super-league-tekuk-psim-yogyakarta-di-gbla-persib-bandung-perlebar-jarak-di-puncak-klasemen



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666932/musisi-ahmad-dhani-datangi-bareskrim-konsultasi-akun-instagram-hilang
Transkrip
00:00Jadi apa lu bisa buka Instagram abang?
00:01Gak bisa.
00:02Dari kapan itu?
00:03Saya gak tau Instagram saya itu postingannya yang hilang, apa akunnya yang hilang, saya gak tau.
00:09Ada laporan Pak Bang?
00:11Gak.
00:15Sebenernya ya, disini ada ahli cyber kan.
00:21Kita bertanya bagaimana proses Instagram bisa di takedown itu bagaimana?
00:30Dan menurut teman kita di atas, itu gak mungkin dari laporan, mungkin dari laporan, mes-mes, inform, gak mungkin.
00:40Gitu dilihat, ini ada orang penting yang bisa sampai ke akses atas untuk bisa penting jauh ini.
00:51Ini berarti konsultasi aja gitu ya Pak Pak Respirasi?
00:55Terkait?
00:56Sekarang tidak semua, tidak semua, tidak semua orang faham.
01:01Tapi tadi, sebenarnya tujuannya bukan itu tadi.
01:07Tujuannya yang lain-lain.
01:10Tapi karena berhubung dengan kontrolnya itu, yang inti saya tidak bisa, pertemuan inti saya tidak bisa laporkan kepada media.
01:18Ya, yang bisa saya laporkan kepada media cuman tadi ternyata kita berdiskusi, setelah melihat kondisi Instagram saya, ternyata Instagram saya
01:28di takedown.
01:29Di takedown sejak kapan Bang?
01:31Kemarin, belum 24 jam ini.
01:33Oh belum.
01:33Belum 24 jam.
01:34Belum tidak.
01:37Yang berbenar lah.
01:39Rasa dirugikan nggak Bang dari takedown ini?
01:41Ya, masih saya rugi.
01:42Cuman ini masih ada kesalahpahaman.
01:45Saya yakin Menteri nggak tahu.
01:48Saya yakin Menteri nggak tahu.
01:49Apa terkait postingan Abang yang beberapa hari?
01:53Bukan itu.
01:54Penting banget untuk postingan saya yang sehari 20 view.
01:5820 juta view.
02:01Itu berbahaya banget untuk sebagian orang gitu.
02:05Berarti apa nggak bisa buka Instagram Abang?
02:07Nggak bisa.
02:08Saya nggak tahu Instagram saya itu postingannya yang hilang, apa akunnya yang hilang saya nggak tahu.
02:13Dan itu bukan menurut teman kita di atas, itu bukan dari mas report.
02:24Memang kita perlu sedih dikit.
02:27Tapi sejauh ini nggak buat laporan tersebut dan lain-lain ya Bang?
02:30Belum.
02:30Bertanya aja tadi.
02:32Tapi berencana membuat laporan lho?
02:34Nggak, nggak.
02:38Sudah komunikasi ke pihak Instagram mungkin, Bang?
02:41Untuk memulihkan akunnya lagi.
02:43Sudah ada komunikasi.
02:44Sudah diurus.
02:45Sudah diurus.
02:46Cuma ini yang pasti bukan nasipon.
02:49Ini ada otoritas lain di atas itu.
02:52Sudah merasa diintervensi, Bang?
02:54Bukan masalah diintervensi.
02:57Saya merasa ada yang ketakutan dengan postingan saya.
03:04Kalau postingan itu salah, kan tinggal dilaporkan dari mana-mana yang benar-benar.
03:11Jadi postingan ini benar gitu.
03:13Aneh-neh menurutku untuk memungkang itu.
03:16Ya, terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:58Sampai jumpa di video selanjutnya
Komentar

Dianjurkan