00:03Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:36Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
01:04Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
01:33Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
01:37Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
02:07Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
02:12Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
02:19Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
02:24Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
02:35Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
02:45Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
02:49Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:12Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:16Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:18Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:19Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:20Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:24para mahasiswa sedang melakukan audiensi begitu ya,
03:27bersama dengan perwakilan dari Kementerian Pendidikan Tinggi dan Scientech,
03:32yakni Wamen Dikti Scientech,
03:35di mana beberapa perwakilan mahasiswa saat ini sedang mengutarakan
03:39poin-poin tuntutan yang di bawah mereka,
03:42yang di bawah mereka terkait dengan Hari Pendidikan Nasional.
03:46Memang fokusnya untuk demonstrasi atau aksi demo pada hari ini
03:50terkait dengan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei lalu,
03:54di mana teman mahasiswa ini sedang membawa tuntutan di antara lain
03:59adalah soal pemerataan pendidikan di Indonesia,
04:02hingga sampai poin terhadap kesejahteraan guru honore.
04:06Nah, kalau bisa Anda lihat Sindi dan juga Saudara,
04:08saat ini salah satu perwakilan dari mahasiswa begitu,
04:12sedang melakukan atau sedang mengungkapkan apa saja yang menjadi keresahannya,
04:18membicarakan terkait tentang pendidikan di Indonesia.
04:22Dan kalau bisa saya review Sindi dan juga Saudara,
04:24sebenarnya aksi pada hari ini merupakan aksi lanjutan
04:27yang sudah dilakukan pada tanggal 2 Mei lalu,
04:31di mana teman-teman mahasiswa juga melakukan aksi demonstrasi
04:35di area patung kuda pada 2 Mei yang lalu.
04:39Nah, saat ini memang Wamen Dikti Scientech ini sedang mendengarkan
04:43aspirasi dari mahasiswa-mahasiswa yang sudah berkumpul
04:48di depan gedung kementerian pendidikan tinggi dan Scientech
04:52sejak pukul 12 siang tadi Sindi.
04:55Jadi memang kalau kami tanyakan tadi kepada Ketua BMUI,
04:58ini mereka sudah berkumpul di depan gedung kementerian
05:01sejak pukul 12 hingga pada saat sore ini.
05:05Dan kalau kami lihat situasinya di lapangan,
05:08ini beberapa jalan terutama di area efek Sudirman,
05:11ini ditutup karena menanggapi atau menindaklanjuti
05:17beberapa mahasiswa yang juga mulai berdatangan.
05:19Selain dari Universitas Indonesia, kami juga tadi melihat
05:22ada almamater UPN Veteran Jakarta hingga tadi beberapa aliansi
05:26yaitu Cipayung Plus. Begitu Sindi dan juga Saudara.
05:29Sudah ada solusi yang ditawarkan oleh Wamen Dikti Scientech belum?
05:32Dan kalau di layar kaca sebelah kanan kami juga melihat
05:36tampaknya mahasiswa sedang sempat ini ya.
05:38Apakah kondusif sebenarnya jalan demonstrasi sore hari ini?
05:45Ya Sindi dan juga Saudara, memang perwakilan dari Kementerian Dikti Scientech,
05:50ya ini yang langsung diwakilkan oleh Wamen Dikti Scientech,
05:53ini baru saja keluar dari gedung kementerian.
05:56Dan kami tadi juga langsung ke depan untuk mendengarkan
06:02apa saja poin-poin yang menjadi tuntutan.
06:05Karena saat ini sedang dilakukan audiensi dan baru
06:11diungkapkan beberapa poin-poin tuntutan yang tadi menjadi
06:15tuntutan dari para mahasiswa ini.
06:17Antara lain memang yang tadi saya katakan adalah terkait dengan
06:21upaya pemerintah untuk memfokuskan pendidikan,
06:25pemerhatan pendidikan di Indonesia.
06:27Selain itu juga sejahteraan bagi guru-guru honorer di Indonesia.
06:34Ini yang menjadi fokus utama ataupun poin yang dibawa oleh
06:38teman-teman mahasiswa yang saat ini berkumpul di depan gedung
06:42kementerian pendidikan tinggi dan Scientech.
06:44Begitu sih, Dik.
06:45Baik, Jurnalus Kompas TV, Benediktus Aditya dan Jamsari.
06:49Terima kasih sudah berbagi bersama kami.
06:53Kita kesorotan mancanegara saudara militer.
06:56Bapak Wakil Menteri, Pak Dirjen,
06:58serta jajaran kementerian.
07:01Yang hari ini yang keluarnya dari Dikti,
07:04masalah pendidikan itu ada di mana-mana, Pak.
07:07Dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia,
07:09masalah pendidikan tidak pernah terselesaikan dengan baik.
07:12Tidak ada upaya-upaya konkret yang dilakukan pemerintah
07:15untuk kemudian menyelesaikan masalah pendidikan.
07:18Dimulai dari prasarana dan prasarana kekerasan seksual yang tidak hanya...
07:47Juga Pak Menteri, oh Pak Wakil Menteri, Pak Dirjen Besar Jajaran,
07:52kami...
07:56...sangat berharap perhatian khusus.
07:59Hari ini polemik itu ada,
08:01bahkan saya rasakan sebagai makasiswa,
08:04tahapan pemilihan rektor yang sifatnya terlalu politis,
08:07yang seharusnya nilai-nilai politik itu tak perlu masuk ke kampus.
08:12Ini tempat kami belajar.
08:14Lalu kemudian bagaimana kami dididik di dalam...
08:24...berapa kampus di dunia tidak lulus asesmen.
08:27Betul!
08:28Itu sangat...
08:29...Pak Wakil Menteri, Pak Dirjen Besar Jajaran,
08:33untuk dapat mencatat ini.
08:35Bahwasannya,
08:37permasalahan perihal pendidikan di sulung Indonesia
08:40harus segera dituntaskan
08:42dari segala sektor yang ada.
08:44Mungkin kami juga hari ini,
08:46Dengsi Kerakyatan membawa
08:48poin tutupnya
08:52atau fakta integritas yang akan dibacakan
08:54ratur lapangan dari Dengsi Kerakyatan.
08:56Silahkan.
08:58Oke, Bapak.
08:59Sebelum kami menyampaikan poin tutupnya,
09:01saya tetap BUM Unsuri, Bapak.
09:03Unsuri, Bapak tahu, Bapak.
09:04Universitas Sriwijaya,
09:06salah satu alumni kami, Pak.
09:07Alumni Bakuntas Kedokteran Universitas Sriwijaya
09:10meninggal, Bapak.
09:11Bapak tahu kenapa?
09:12Bapak tahu kenapa?
09:13Teman-teman tahu kenapa?
09:14Karena ada intimidasi,
09:16ada tindakan mulim
09:18di ranah akademis Pakat Jawa.
09:21Masa, Bapak.
09:22Sekelas perguruan tinggi negeri.
09:24Kami ini, Bapak,
09:25perguruan tinggi negeri berbanding hukum PTNBH.
09:34Saya sendiri mengalami
09:35bahwa di lingkungan kampus,
09:37Similas Akarnika masih banyak bentuk.
09:39Dan saya minta, Bapak,
09:40kami bersama BUMC Kerakyatan,
09:42tolong, Bapak.
09:42Tolong diatensi.
09:47Bapak, beri yang kemana-mana,
09:48jangan urus awal seperti ini.
09:50Ini awal fundamental, Bapak.
09:51Kami minta tolong, Bapak.
09:53Tolong ini diatensi.
09:54Saya minta,
09:55stiklah Bapak,
09:55soal ini atensinya usut,
09:57tidak ada sampah lain yang akan tutupnya kami.
09:58Silahkan.
09:59Oke, teman-teman.
10:00Soal Bapak,
10:01izinkan kami dari BUMC Kerakyatan
10:07BUMC 4P 2026.
10:10Dengan ini,
10:11menyatakan komitmen bersama
10:12untuk mengwujudkan sistem pendidikan nasional
10:14yang adif,
10:15inklusif,
10:16dan berorientasi pada kepentingan rakyat
10:18dengan meranaskan pada nilai-nilai konstitusi
10:20dan cita-cita keadilan sosial.
10:21Sebabungan dengan hilang tersebut,
10:23kami bersepakat untuk,
10:24satu,
10:25menempatkan pendidikan sebagai
10:26prioritas utama negara
10:27dalam setiap perumusan dan pelaksanaan
10:29kebijakan publik.
10:30Kedua,
10:31menghapuskanlah bentuk komersialisasi
10:33dan liberalisasi pendidikan
10:36yang bertentangan dengan prinsip
10:38keadilan sosial.
10:39Ketiga,
10:39mengwujudkan pendidikan yang gratis,
10:41ilmiah,
10:41dan demokratis
10:42sebagai hak fundamental
10:43seluruh warga Indonesia.
10:44Menjamin,
10:45transparansi dan akuntabilitas
10:47angkara pendidikan
10:47secara terbuka
10:48dan dapat diakhirkan oleh publik, Pak.
10:50Yang kelima,
10:51menjamin kebebasan akademik
10:52serta ruang berpikir kritis
10:54bagi similitas akademika
10:55tanpa intervensi
10:56dan tekanan dalam bentuk akabun.
10:58Yang keenam,
10:59mencapai terciptanya
10:59lingkungan pendidikan yang aman,
11:01baik secara struktural
11:02maupun kultural, Pak.
11:03Karena kami tahu
11:04bahwasannya seluruh
11:05kekerasan seksual
11:06ataupun kekerasan fisik
11:07masih ada, Pak,
11:08di pendidikan tinggi, Pak,
11:09ataupun pendidikan dasar.
11:10Selamat jauh, Pak.
11:11Menit terakhir,
11:12ketujuh,
11:13meningkatkan sejateraan
11:14tenaga pendidikan
11:14dan tenaga pendidikan,
11:16termasuk tenaga hororan,
11:17melalui kebijakan yang adil,
11:18layak dan berkelanjutan.
11:21Pakta integras ini
11:23dibuat
11:23sebagai bentuk komitmen moral
11:25dan politik
11:25yang mengikat
11:26untuk segera direalisiskan
11:27secara konkret
11:27terukur dan berkelanjutan.
11:30Apabila
11:30dalam waktu
11:312 kali 24 jam
11:33sejantikan akataninya
11:34Pakta integras ini
11:35tidak terdapat langkah konkret
11:36dan tidak lanjut
11:37yang jelas
11:38dari pihak kementerian
11:39pendidikan tinggi,
11:40saiz, dan teknologi
11:40Republik Indonesia,
11:41maka dengan ini
11:43aliansi BMSI
11:44keregatan bersama
11:44kualitas masyarakat cipir
11:45biat akan akan kembali
11:47melakukan aksi masak
11:48secara terletak
11:49di berbagai wilayah Indonesia
11:50dengan jumlah
11:51partisipan yang lebih besar
11:52sebagai bentuk
11:53eskalasi kerakan
11:53dan kontrol sosial
11:54terhadap penyelenggara
11:55pendidikan nasional.
11:56Demikian,
11:57Pakta integras ini
11:57dibuat untuk ditangani-tangani
11:59dalam keadaan
12:00sadar
12:00tanpa paksaan
12:01dari pihak manapun
12:02serta untuk dipatuhi
12:03dan dilaksanakan
12:04dengan beruntung jawab.
12:05Saya ingin Pak
12:05untuk ditangani tangan ini, Pak.
12:22Terima kasih.
Komentar