Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, AS akan membantu kapal-kapal dari negara-negara yang tidak terlibat konflik untuk keluar dari Selat Hormuz dengan aman.

Teheran memperingatkan, campur tangan AS di Selat Hormuz melanggar gencatan senjata.

Apakah ini kode dari Trump untuk mengakhiri perang, atau upaya Trump mencari simpati dari negara-negara lain?

Apakah Iran akan membiarkannya? Kami akan membahasnya bersama peneliti Indo Pacific Strategic Intelligence, Fauzia Cempaka Timur dan Peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.

Baca Juga Trump Luncurkan Project Freedom di Selat Hormuz, Siap Kawal Kapal di Tengah Konflik | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/666957/trump-luncurkan-project-freedom-di-selat-hormuz-siap-kawal-kapal-di-tengah-konflik-kompas-petang

#trump #selathormuz #iran

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/666970/analisis-pengamat-soal-project-freedom-trump-di-hormuz-jadi-angin-segar-atau-perbesar-eskalasi
Transkrip
00:01Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan AS akan membantu kapal-kapal dari negara-negara yang tidak terlibat konflik untuk keluar
00:09dari Selat Hormuz dengan aman.
00:11Teheran memperingatkan, campur tangan AS di Selat Hormuz melanggar gencatan senjata.
00:17Apakah ini kode dari Trump untuk mengakhiri perang atau upaya Trump mencari simpati dari negara-negara lain?
00:23Apakah Iran akan membiarkannya?
00:25Kami akan bahas bersama peneliti Indo-Pacific Strategic Intelligence Fauzia Cempaka Timur dan peneliti Asian Middle East Center Pizarra Gozali.
00:33Selamat petang semuanya.
00:35Selamat petang Mbak Sindi.
00:37Mbak Cempaka sebenarnya Project Freedom ini bakalan direspon sebagai sebuah angin segar untuk negara-negara netral atau justru malah meningkatkan
00:46potensi eskalasi di Selat Hormuz?
00:49Saat ini yang memang sudah memberikan respon terhadap Project Freedom ini justru yang menarik adalah Rusia.
00:57Nah ini Rusia yang pertama kali yang sudah memberikan respon Mbak.
01:00Dan respon ini sebenarnya menarik karena melihat bahwa tidak adanya public condemnation atau tidak adanya sifat yang negatif dari Rusia
01:11terhadap atau yang mengoposisi sikap Trump ini.
01:15Nah ini yang sebenarnya perlu dilihat karena kita lihat bagaimana bahwa statement yang dikeluarkan Rusia ini sangat penting karena Rusia
01:23sendiri baru berhubungan dengan Iran melalui Araksi beberapa waktu lalu, juga melalui komunikasi langsung dengan Trump melalui Putin beberapa waktu
01:32lalu.
01:32Namun memang statement yang dikeluarkan oleh juru bicara Kremlin yaitu Dinyutri Peskov ini lebih menyatakan bahwa agar semua pihak ini
01:40menahan diri.
01:41Tapi tidak ada tekanan yang langsung terhadap Amerika Serikat sendiri.
01:47Nah sebenarnya memang kita tahu bahwa tekanan dari Putin sendiri terhadap Amerika Serikat adalah dalam konteks memang untuk tidak melakukan
01:55serangan militer.
01:55Jadi sebenarnya mungkin ini bentuk operasi proyek freedom ini, proyek kebebasan ini dilihat sebagai bentuk yang sifatnya low intensity conflict
02:06dibandingkan sifat yang terekskalasi lebih tinggi.
02:09Misalnya seperti serangan militer atau serangan langsung ke IRGC misalnya.
02:13Nah ini menurut saya dan kita mungkin juga harus melihat bagaimana beberapa waktu terakhir atau beberapa jam yang lalu misalnya
02:21Amerika Serikat mengeluarkan atau melepaskan sekitar 22 kru dari kapal kargo Tosca yang sebelumnya milik Iran
02:31yang sebelumnya ditangkap misalnya oleh Angkatan Laut Amerika Serikat.
02:35Nah ini sebenarnya juga dilihat sebenarnya confident building measure dari Amerika Serikat meskipun memang dalam konteks operasi proyek freedom ini
02:45tentu sangat riskan.
02:46Artinya dilakukan bisa saja terjadi pelanggaran-pelanggaran yang sifatnya mengekskalasi konflik ini nantinya Mbak.
02:54Nah tapi Mbak Cipaka menurut Anda sebenarnya ini adalah angin segar yang menjadi ya retorika Trump aja untuk menarik simpati
03:01atau dia serius nih sebenarnya?
03:04Kalau saya lihat sebenarnya saat ini semua pihak termasuk terlebih Iran sudah memberikan 14 proposal dan ini sebenarnya ketika statement
03:12proyek freedom ini diberikan oleh Amerika Serikat
03:15ini sebenarnya bentuk yang lebih terdeeskalasi Mbak.
03:18Jadi saya melihat sebenarnya mekanisme-mekanisme saat ini pun Iran sedang mendiskusikan dengan Oman misalnya secara bilateral diskusi lebih teknis
03:26dan mekanisme yang lebih operasional di lapangan
03:30terkait dengan pelayaran yang melewati Selat Hormuz ini.
03:35Jadi menurut saya sebenarnya ini dua belah pihak sedang memberikan proposalnya di atas kertas terkait Selat Hormuz.
03:41Dan kita tahu sebenarnya kedua belah pihak tentu memberikan mekanisme yang paling nyaman dan paling bisa diterima oleh kedua belah
03:48pihak, kedua negara begitu.
03:50Nah dalam konteksnya Amerika memberikan melalui operasi proyek freedom dan Iran mungkin nanti akan bersama dengan Oman, dengan mekanisme yang
03:57lain Mbak.
03:57Oke kalau menurut Mas Bizarro sebenarnya Amerika Serikat lagi ngapain sih?
04:01Apa motif dia tiba-tiba meluncurkan proyek freedom? Motif di belakangnya apa?
04:07Ya pertama saya tidak percaya itu proyek yang dilakukan oleh Trump itu quote-unquote itu berdasarkan kemanusiaan seperti itu ya.
04:15Karena tindakan seperti ini yang disebut oleh Washington sebagai evakuasi paksa itu dilakukan tanpa koordinasi dengan Iran.
04:22Nah Trump kita mengetahui dia mengatakan terjadi komunikasi yang produktif kepada Iran dan kemudian dia sangat confident untuk melakukan upaya
04:30untuk penyelamatan kapal-kapal yang ada di Selat Hormuz.
04:33Tetapi kan tidak lama kemudian vaksi Kota Mulanbya, vaksi militer dari Iran itu kemudian membantah.
04:38Dan dia mengatakan tindakan yang dilakukan oleh Trump itu sama saja memicu eskalasi baru dan itu sebuah pelanggaran terhadap kita
04:45senjata.
04:45Saya lihat niat Trump itu lebih kepada provokasi. Dia ingin kemudian melakukan provokasi kepada Iran dengan kemudian masuk kepada Strat
04:52Hormuz dengan tujuan katanya menyelamatkan kapal-kapal tersebut agar kemudian ada serangan, ada kemudian respon dari Iran melakukan serangan kepada
05:00Amerika Serikat.
05:01Dan itu bisa dijustifikasi oleh Trump bahwa itu tindakan peperangan kepada Amerika Serikat. Itu tindakan serangan kepada Amerika Serikat.
05:07Dan ini nanti bisa dijual kepada Kongres bahwa Amerika Serikat telah diserang oleh Iran dan kemudian Kongres bisa mengeluarkan green
05:14light agar Amerika Serikat melakukan serangan terhadap Iran.
05:17Karena menurut saya ini bukan presiden baru kalau kita melihat polugri Amerika Serikat.
05:21Tahun 64 ketika kemudian ada terjadi perang Vietnam, jangan lupa ini sama polanya seperti ini.
05:26Dulu misalkan kapal-kapal patroli Amerika Serikat itu sengaja melakukan provokasi kepada kapal-kapal Vietnam di Laut Vietnam Utara dan
05:33kemudian untuk memancing Vietnam untuk keluar dan melakukan serangan kepada pasukan Amerika Serikat.
05:38Dan kemudian Amerika Serikat mengklaim bahwa Vietnam melakukan serangan kepada mereka pada tahun 64 itu ketika presidennya Lyndon Johnson.
05:45Dan kemudian Lyndon Johnson memakai jastifisasi ini untuk kemudian dijual kepada Kongres hingga Kongres kemudian menyetujui upaya peperangan kepada Vietnam.
05:54Dan jangan lupa tahun 64 tersebut itu menjadi dasar nanti Amerika Serikat melakukan serangan darat kepada Vietnam karena ada ratusan
06:01ribu yang dikirim oleh Lyndon Johnson untuk melakukan invasi kepada Vietnam.
06:04Memang ini konteks belum tentu sama tapi saya lihat ada kemiripan, ada irisan yang sama bagaimana cara Trump untuk mengeskalasikan
06:11perang yang ada di Timur Tengah.
06:13Selama ini kan dia sudah habis nih batas 60 hari.
06:15Dia nggak punya alasan juga untuk melakukan serangan perang.
06:17Saya kira ini bagian dari upaya provokasi dari Donald Trump untuk mengulangkan kapal.
06:21Karena gini Mbak Cindy, kapal-kapal yang ada di Selatan Hormuz pun juga nggak merasa dia akan dilindungi oleh Amerika
06:25Serikat.
06:26Toh mereka nggak ada yang mau sampai sekarang di selamat proyek freedom-nya Amerika Serikat.
06:30Kapal-kapal yang ada sekarang di Kapal Hormuz mereka tidak mau sama sekali berita Surat Hormuz karena tidak ada jaminan
06:36keamanan dari Iran.
06:37Dan jangan lupa ada ranja-lanja darurat yang masih disimpan oleh Iran dan mereka makanya itu tidak berani kemudian melewati
06:42Selatan Hormuz.
06:42Nah tapi Mas Bizarro berarti kalau Iran sendiri akan terprovokasi nggak dengan strategi ini?
06:47Saya kira Iran sudah mengatakan, Kota Mulya sudah mengatakan bahwa kemudian ketika mereka kedaulatannya diganggu,
06:55kemudian strategi yang harus diintervensi, mereka memang tidak ada pilihan.
06:58Karena Iran sudah melewati batas sabar selama ini ya.
07:01Dia di blokade, dia tidak melakukan eskalasi.
07:03Jadi kemudian sekarang itu juga Amerika Serikat ingin melakukan evakuasi paksa pun mereka menurut saya ada batas redline bagi mereka.
07:11Yang kemudian kalau memang Amerika Serikat memaksakan diri, ini kan masih provokasi nih ya Mbak Cindy,
07:16kita belum lihat betul-betul apakah ada manuver dari kapal-kapal Amerika Serikat.
07:20Tetapi kalau memang itu dilakukan oleh Iran, saya kira Iran bisa melakukan serangan terbatas kepada Amerika Serikat
07:26untuk kemudian memaksa mundur kapal-kapal Amerika Serikat untuk tidak mau melintasi Selatan Hormuz.
07:31Dan saya pun juga masih sangat ragu ya bagaimana Trump itu kemudian mengevakuasi kapal-kapal yang Selatan Hormuz.
07:38Pertama, bagaimana dia melintasi ranjau darat.
07:40Oke, dia sudah bisa memetakan ada beberapa laut yang tidak tertentu di ranjau darat.
07:44Tetapi jangan lupa, kan sekarang Iran itu punya armada nyamuk.
07:47Punya seribu kapal yang siap melakukan serangan dan melemparkan ranjau-ranjau darat baru
07:52untuk mencegah kapal-kapal untuk keluar gitu.
07:54Jadi walaupun sekarang misalkan Amerika Serikat sudah tahu peta ini mana peta ranjau laut yang ditanam Iran,
07:59Iran bisa menambah ranjau-ranjau laut itu.
08:01Dia bisa menebar lagi, menebar paku lah kalau kayak di jalan itu ya.
08:04Menebar paku untuk kemudian menghambat upaya evakuasi yang ada dari kapal-kapal yang di sana.
08:09Kemudian, jangan lupa, kapal-kapal tanker ini kan, itu kan lajunya hanya sama kayak sepeda.
08:14Itu kan tidak cepat dia, lajunya itu.
08:16Lajunya kan sangat terbatas.
08:17Bagaimana dia kemudian bisa menghindari serangan dari armada nyamuknya Iran,
08:22kapal-kapal kecil yang jumlahnya seribu itu dan punya kecepatan yang cepat.
08:25Kan bukan tidak mungkin akan diserang di tengah jalan.
08:27Itu menurut saya makanya, kapal-kapal yang ada sekitar 2.000 kapal yang ada satu armada,
08:32itu tidak mau kemudian menyambut ajakan dari Trump, menyambut proyek freedom-nya dari Trump.
08:36Karena mereka juga ngeri-ngeri sedap bahasanya.
08:38Kita belum dapat clearers dari IMO, International Maritime Organization.
08:41Kita juga tidak bisa memastikan apakah pengeluar dari wilayah itu betul-betul aman.
08:46Dan belum tentu asuransi itu mau menanggung gitu.
08:48Jadi sudah terbukti, premi asuransi itu tidak mau menanggung kapal-kapal yang keluar itu dengan biaya yang sangat rendah.
08:54Oke artinya dengan terlalu banyaknya resiko itu, apa yang akan terjadi selanjutnya apabila memang negara-negara itu menolak bantuan atau
09:00tawaran dari Trump?
09:00Kita akan bahas usai jeda tetap bersama kami di Kompas Petang.
09:12Kita lanjutkan enggak lagi dialognya.
09:14Mbak Cempaka, di tengah gencatan senjata ini tapi kan tetap ada resiko yang mengikuti apabila ada negara-negara yang mau
09:22menerima tawaran dari Trump.
09:23Apa resiko tapi kalau negara-negara itu menolak tawaran Trump ini?
09:28Tentu sampai saat ini sebenarnya tidak ada, belum ada negara yang menerima secara langsung Mbak.
09:33Bahkan tadi saya sampaikan, tapi di saat yang sama kita harus melihat diplomasi itu bersikap atau berarah pada ketika penolakan
09:40itu tidak ada juga begitu Mbak.
09:42Jadi sebenarnya negara-negara juga tidak menolak tapi juga tidak menerima dalam hal ini.
09:46Tapi saya lihat bagaimana salah satu statement yang kalau kita lihat dari negara lain, tadi saya sampaikan di Rusia, mungkin
09:52statement yang menarik juga yang kita bisa lihat dari Tiongkok misalnya gitu ya.
09:56Tiongkok saat ini jangan lupa adalah merupakan memegang presidensi Dewan Keamanan PBB di bulan ini.
10:02Dan hal yang paling menarik adalah bagaimana ketika presidensi ini yang dipegang oleh Tiongkok ini memanggil konsultasi yang sifatnya darurat
10:14dalam konteks membicarakan terutama situasi hormonis termasuk di dalamnya adalah proyek freedom yang disampaikan oleh atau dipropos oleh Trump.
10:23Nah ini sebenarnya bagaimana konteks negara yang sebelumnya Tiongkok tidak memberikan statement yang secara langsung begitu meskipun tentu saja lebih
10:32mendukung Iran secara back channel maupun secara sikap lainnya begitu dalam konteks diplomasi di multilateral.
10:41Tetapi dalam konteks ini memang Tiongkok sendiri menjadikan hal ini titian begitu Mbak dan bahkan digahas pada rapat darurat di
10:49PBB begitu.
10:50Jadi sebenarnya ini juga sebenarnya kita melihat belum ada penolakan dari negara-negara tapi juga di sisi lain tentu saja
10:56ini juga mengatur ritme agar pintu negosiasi ini masih terbuka antara Iran dan Amerika Serikat.
11:04Karena memang tentu saja peperangan ini akan merugikan, peperangan yang semakin panjang akan merugikan banyak tidak.
11:09Nah Mbak Mbak Mbak tapi artinya kalau misalnya belum ada yang betul-betul merespons apakah artinya proyek freedom ini kayaknya
11:15gagal deh?
11:17Mungkin saja Mbak karena kita lihat di perang di awal-awal perang begitu ya ada proyek yang sama sebenarnya ditawarkan
11:23juga Amerika Serikat ke negara-negara Eropa.
11:25Dan sebenarnya negara-negara Eropa dan negara-negara Teluk begitu dan kedua belah pihak ini tidak menerima secara langsung begitu.
11:32Dan dalam konteks ini kita lihat sepanjang hingga pekan ke-9 perang ini berjalan begitu ini juga belum ada proposal
11:40yang dilakukan oleh alo dipropos alo diajukan oleh Trump itu tidak dilakukan juga gitu ya.
11:46Dengan adanya meskipun tidak ada penerimaan dari negara-negara lain dan menurut saya bisa saja begitu proposal ini ya hanya
11:54tertinggal di atas meja saja begitu.
11:56Dan merupakan bentuk bentuk yang tadi saya mungkin saya setuju dengan sampaikan Mas Pizarro bentuk yang ingin melihat respon dari
12:06Iran sendiri.
12:07Kevokasi ya. Kalau Mas Pizarro menurut Anda ini kan di tengah tekanan harga BBM naik, tekanan ekonomi.
12:13Kalau misalnya ada negara-negara yang tergoda dengan tawaran Trump untuk dikawal lewat Selat Hormuz selain resiko keamanan.
12:19Apalagi yang mungkin terjadi? Terganggukah diplomasi juga antara negara-negara tersebut dengan Iran?
12:25Iya, kita mengetahui. Kalau saya lihat gini ya, Amerika Serikat ini kayak menyimir Eropa sekarang ya.
12:30Karena kita mengetahui Eropa kan dari dulu, Uni Eropa dipimpin karstamer Inggris.
12:33Itu kan selalu mendalilkan bahwa mereka akan melakukan upaya untuk membuka naviga jalur wilayah Selat Hormuz itu benar-benar aman
12:42dari kapal-kapal yang ada di situ.
12:44Kan kita mengetahui beberapa negara-negara Eropa itu sedang melakukan seperti itu.
12:47Tetapi kan kalau kita lihat Donald Trump itu kan melihat Eropa itu no action.
12:50Tidak ada tindakan yang real dilakukan dia untuk kemudian menyelamatkan kapal-kapal yang ada di Selat Hormuz yang sedang stranded
12:56sekarang untuk benar-benar keluar.
12:57Eropa sangat wajar alasannya.
12:58Pertama, dia tidak ingin menambah eskalasi terbaru dengan Iran.
13:01Kemudian ranjau-ranjau laut pun juga kita tidak bisa petakan di mana-mana saja tersebar.
13:07Masih ada upaya dari Eropa untuk menahan diri gitu.
13:10Tetapi kan ini kita lihat ya, ini yang kemudian terjadi bedlock antara Eropa dengan Amerika Serikat.
13:15Amerika Serikat melihat Eropa terlalu lamban, tidak terlalu berani.
13:18Dia berkali-kali kan melakukan kritik kepada Perancis, kepada Jerman, kepada Inggris.
13:21Nah ini kalau saya lihat, ini kayak bukti tenang itu pengen nunjukin nih kepada Eropa.
13:25Ini saya nih berani nih.
13:26Saya berani kemudian menyuarakan tentang Project Freedom untuk menyelamatkan kapal-kapal.
13:31Walaupun sampai sekarang kita belum tahu bagaimana caranya.
13:34Bahkan ada tiga versi bagaimana Project Freedom ini ditapsirkan.
13:38Tapsir yang pertama ialah ada evakuasi paksa, artinya tentara militer lautnya Amerika Serikat.
13:44Menjemput bola kapal-kapal Selat Hormus.
13:46Yang kedua ialah memberikan clearance terhadap ranjur-ranjur laut yang sudah ada.
13:50Jadi ranjur-ranjur laut yang sudah ada itu dibersihkan oleh Amerika Serikat.
13:53Dan kemudian pengawal kapal militer Amerika Serikat mengawal kapal-kapal dari Selat Hormus untuk keluar.
13:58Tapsir yang ketiga ialah Amerika Serikat sekedar serlo.
14:01Titik koordinat di mana wilayah-wilayah itu aman dari gangguan dari Iran.
14:05Hanya sebaratnya begitu.
14:06Nah jadi itu ada tiga tapsir.
14:07Ini membuktikan Amerika Serikat tampaknya juga belum terlalu matang sebenarnya untuk mendefinisikan
14:12bagaimana upaya Project Freedom ini itu betul-betul diimplementasikan di lapangan.
14:16Karena kan gini, Iran itu kan pasti ngerespon.
14:18Dia kan tidak akan diam saja itu ketika kapal-kapal itu dievakuasi paksa tanpa koordinasi dia.
14:22Makanya kan Kautamul Ambiya itu selalu mengatakan,
14:24klaim dari Trump itu dilakukan tanpa koordinasi dengan kami.
14:27Kami tidak diajak bicara.
14:28Berarti kan ini tindakan huli natural.
14:29Dan Kautamul Ambiya kan mengatakan ini sama saja melanggar kita senjata.
14:33Karena Amerika Serikat bertindak sendiri seperti itu.
14:35Pasti Iran itu akan melakukan serangan dia.
14:37Serangan terbatas ya.
14:38Untuk merespon tindakan yang diwakil oleh Amerika Serikat.
14:42Kan itu sudah disiapkan kan.
14:44Misalkan kapal-kapal patroli dari Iran.
14:46Armada menyamuk dari Iran.
14:48Kemudian statement Mustafa Khomeini.
14:50Statement kepala keamanan Iran yang mengatakan bahwa
14:53jika Trump bertindak terlalu jauh,
14:55bahkan kami bisa melakukan eskalasi kembali kepada Washington.
14:59Jadi saya lihat ini memang upaya dari Trump
15:02untuk coba kira-kira itu tes do water lah.
15:04Bagaimana respon dari Iran terkait proyek freedom dari Amerika Serikat.
15:07Tapi kalau menurut Anda artinya ini proyek freedom ini
15:09bakal layu sebelum berkembang kah?
15:12Kalau kita lihat dari respon tadi Mbak Citra sudah,
15:17Mbak Fauziah sudah mengatakan negara-negara Eropa
15:19misalkan sudah belum banyak merespon.
15:22Kapal-kapal juga yang dari Satomlus itu juga belum ada yang mengatakan
15:25oke Trump saya ikut kamu, saya sepakat sama kamu.
15:28Sampai sekarang belum ada.
15:28Saya kira kalau ini terus berlangsung ya ini hanya menjadi usulan,
15:32hanya menjadi isu, hanya menjadi aspirasi dari Amerika Serikat
15:35tanpa betul-betul kemudian diimplementasikan.
15:37Karena kan gini Mbak Siti,
15:38kan kalaupun Amerika Serikat ingin melakukan upaya evakuasi
15:42atau penyelamatkan, kan kapal-kapal yang diselamatkan
15:43harus setuju juga dong.
15:45Ya kan?
15:45Nah mereka sendiri itu belum setuju.
15:47Karena dari pemerintahnya,
15:48ini kan datang-datang kapal Eropa nih,
15:49Mars ya,
15:51Mediterranean Sipping Company itu kan
15:53basisnya itu di Jenewa.
15:54Mereka sendiri dari dulu,
15:55kemarin kan sempat dibuka Iran,
15:56itu aja mereka gak berani melintas.
15:58Walaupun udah dapet green light dari Iran loh.
15:59Karena mereka mengatakan
16:00preminya juga gak mau menangguk asuransinya,
16:03kemudian mereka juga belum mendapat cleaners nih
16:05dari International Maritime Organization
16:06bahwa ranjur laut itu memang betul-betul sudah bersih
16:08dari wilayah Iran gitu.
16:10Apalagi kemudian sekarang
16:11Trump dengan langkah yang sepihak
16:13ingin melakukan evakuasi,
16:14pastikan Iran menurut saya juga bisa nambah tuh
16:16ranjur-ranjur laut untuk kemudian ditanam di sana.
16:19Oke, artinya dengan minimnya respons
16:20dari negara-negara yang ingin dilibatkan,
16:22kalau menurut Anda Mbak Cempaka singkat saja,
16:24apa yang mungkin akan terjadi dalam waktu dekat?
16:26Strategi apa lagi yang bakal dicara oleh Amerika Serikat?
16:28Singkat saja.
16:29Saya melihat bahwa ini adalah bagian dari tahap 1
16:33dari 14 proposal yang ditawarkan oleh Iran sendiri.
16:38Yaitu tahap 1 memang gelombang 1 ditawarkan
16:40terkait dengan penyelesaian platformus.
16:42Nah ini sedang menarik demikian Mbak,
16:44karena memang di dalam penyelesaian 14 poin itu
16:47ada 3 tahapan yang memang dilakukan.
16:49Yang pertama adalah dalam konteks untuk Iran,
16:52Iran bersedia untuk yang menjadi pihak yang pertama kali
16:55membuka akses Selatan Rumus.
16:57Tapi yang kedua yang diinginkan adalah
16:59penarikan blokade Amerika Serikat.
17:01Nah, dalam konteks ini tentu saja
17:03sebelum melakukan blokade ini,
17:05Amerika Serikat harus meyakinkan domestik
17:07bahwa blokade yang dilakukan selama terus-menerus
17:09sejak tanggal 8 April lalu,
17:12itu tidak sia-sia.
17:13Sehingga tentu saja ini harus menggunakan
17:15asumsi atau proposal tadi di Project Freedom.
17:18Dan yang ketiga tentu saja adalah kita melihat
17:21bagaimana Iran sendiri sudah juga membuka diri
17:24untuk bahkan nantinya ketika blokade ditarik,
17:26itu Iran yang akan membantu bersama-sama
17:29dengan negara-negara teluk lainnya bahkan
17:31itu untuk mencari ranjau laut yang ada.
17:36Jadi ini menurut saya sebenarnya bagian dari strategi Trump
17:39untuk nantinya ketika mencabut blokade,
17:41ini tidak kehilangan muka juga di depan rakyat domestik.
17:45Oke, terima kasih Mbak Fauzia Cempaka Timur,
17:48Peneliti Indo-Pacific Strategic Intelligence,
17:49dan Mas Pizarro Gozoli, Peneliti Asian Middle East Center.
17:52Sudah berbagi bersama kami.
17:53Selalu semuanya.
17:55Selalu terima kasih Mbak Cindy.
Komentar

Dianjurkan