- 6 jam yang lalu
- #pembunuhan
- #perampokan
- #lansia
- #pekanbaru
PEKANBARU, KOMPAS.TV - Polisi telah menangkap empat pelaku pembunuhan lansia disertai perampokan di Pekanbaru, Riau.
Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah. Sementara dua pelaku lainnya ditangkap di Kota Binjai, Sumatera Utara.
Korban sebelumnya dirampok dan tewas di rumahnya oleh empat pelaku pada Rabu (29/4/2026) lalu. Pelaku juga mencuri barang berharga milik korban.
Kita bahas kasus ini selengkapnya bersama Psikolog Forensik Reza Indragiri Amriel.
Baca Juga [FULL] Terkuak! Polisi Beber Motif-Dugaan Pembunuhan Berencana Nenek Kasus Perampokan di Pekanbaru di https://www.kompas.tv/nasional/666737/full-terkuak-polisi-beber-motif-dugaan-pembunuhan-berencana-nenek-kasus-perampokan-di-pekanbaru
#pembunuhan #perampokan #lansia #pekanbaru
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/666777/full-analisis-reza-indragiri-soal-motif-menantu-jadi-dalang-perampokan-lansia-hingga-tewas
Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah. Sementara dua pelaku lainnya ditangkap di Kota Binjai, Sumatera Utara.
Korban sebelumnya dirampok dan tewas di rumahnya oleh empat pelaku pada Rabu (29/4/2026) lalu. Pelaku juga mencuri barang berharga milik korban.
Kita bahas kasus ini selengkapnya bersama Psikolog Forensik Reza Indragiri Amriel.
Baca Juga [FULL] Terkuak! Polisi Beber Motif-Dugaan Pembunuhan Berencana Nenek Kasus Perampokan di Pekanbaru di https://www.kompas.tv/nasional/666737/full-terkuak-polisi-beber-motif-dugaan-pembunuhan-berencana-nenek-kasus-perampokan-di-pekanbaru
#pembunuhan #perampokan #lansia #pekanbaru
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/666777/full-analisis-reza-indragiri-soal-motif-menantu-jadi-dalang-perampokan-lansia-hingga-tewas
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Dan saudara kita juga akan membahas bagaimana kemudian motif ataupun juga apa yang bisa kita baca dari kasus ini
00:07dimana menantu yang diduga ini menjadi pelaku dari pembunuhan lansia di Pekanbaru.
00:15Kita akan bahas bersama dengan psikolog forensik Reza Indragiri Amril yang sudah bergabung melalui sambungan Zoom.
00:21Selamat pagi Pak Reza.
00:23Pak Reza ini kita lihat kasusnya cukup mengenaskan seperti itu ya.
00:27Keluarga sendiri atau anggota keluarga sendiri ini menjadi pelaku pembunuhan walaupun juga dibantu oleh tiga orang lainnya.
00:35Apa yang bisa Anda baca dari kasus ini?
00:39Memang kita seringkali beranggapan bahwa orang yang paling peduli pada kita, yang akan melindungi kita, yang akan menjaga kita, tak
00:47lain adalah anggota keluarga sendiri.
00:49Karena itu kemudian seringkali keluarga jangan waspadai orang asing, hati-hati terhadap orang tak dikenal.
00:55Tapi kasus yang sedang kita berbincangkan ini menjadi satu contoh tambahan.
01:01Bahwa paling tidak hitung-hitungan di atas kertas, pihak yang justru paling potensial menjahati kita, pihak yang paling mungkin memfiktinisasi
01:10kita, ternyata adalah anggota keluarga sendiri.
01:12Pertanyaannya kenapa? Justru anggota keluarga sendiri yang paling berpotensi untuk melakukan kejahatan terhadap diri kita.
01:19Jawabannya adalah ya karena anggota keluarga adalah orang yang secara umum mengenal tentang diri kita, mengenal situasi kehidupan kita, memahami
01:29resiko-resiko yang kita punya.
01:30Dia yang tahu persis bagaimana cara-cara yang bisa dilakukan untuk menaklukkan kita.
01:35Dia yang memahami harta benda yang kita miliki.
01:39Itu sebabnya sekali lagi saya katakan tampaknya kita perlu mengecek ulang.
01:44Apakah pihak yang perlu paling kita waspadai adalah orang yang tidak dikenal, atau jangan-jangan justru adalah orang dekat termasuk
01:51anggota keluarga sendiri.
01:52Baik, nah ini kemudian yang menarik adalah faktanya bahwa AF ini terduga salah satu pelaku adalah menantu dari korban.
02:02Kemudian eksekutornya yang laki-laki ini yang memukul korban, ini diduga adalah selingkuhan ataupun kekasih dari menantu.
02:10Nah Anda melihatnya, bagaimana kemudian peran orang lain di luar keluarga yang juga terlibat dalam kasus ini?
02:20Dari narasi yang saya simak di media masa, memang dalam kelompok penjahat ini ada yang merupakan bagian dari keluarga korban,
02:29dan ada pihak-pihak yang tampaknya tidak dikenal, berarti bukan merupakan bagian dari keluarga korban.
02:36Dengan situasi sedemikian rupa, maka misalnya pembahasan tentang motif tidak bisa dipukul rata.
02:43Kita tahu bahwa secara umum dikenal ada dua motif kejahatan.
02:47Baik itu motif emosional maupun motif instrumental.
02:50Motif emosional berarti bagaimana seseorang melakukan kejahatan di latar belakangi oleh perasaan-perasaan negatif.
02:56Marah, benci, dendam, sakit hati, cemburu, dan seterusnya.
03:01Sementara motif instrumental, tidak ada sanggut-pautnya dengan perasaan negatif,
03:05tapi bagaimana seseorang melakukan suatu kejahatan untuk mendapatkan manfaat tertentu.
03:10Harta misalnya.
03:12Nah, karena ada sekali lagi lebih dari satu orang dalam peristiwa ini,
03:15maka kita tidak bisa pukul rata.
03:18Ya, kepolisian harus mengisir satu persatu siapa memiliki motif apa.
03:24Pertanyaan ini menjadi semakin relevan karena menurut saya,
03:28tanda petik agak membingungkan bahwa semata-mata untuk mendapatkan harta,
03:33korban kemudian sampai harus disakiti dan dihabisi dengan cara-cara yang sedemikian keji.
03:40Mengingat korban sudah lansia dan anggota keluarga,
03:45maka bukankah, tanda petik, ada cara-cara lain yang lebih mudah,
03:51yang tidak terlalu brutal, yang bisa dilakukan untuk melumpuhkan korban
03:55sekaligus untuk mendapatkan manfaat dari kejahatan ini.
03:58Tapi anehnya, kenapa sampai kemudian dijahati dengan sedemikian ekstrim?
04:03Karena itu, saya tandaskan ulang,
04:05kalau kita kemudian mencoba untuk membaca motif apa sesungguhnya yang berayun dalam peristiwa ini,
04:13kita tidak bisa pukul rata cek pelaku mana memiliki motif emosional
04:17dan pelaku mana yang barangkali memiliki motif instrumental.
04:21Oke, tapi dari mungkin keterangan yang beberapa saat lalu kami terima dari Kabupaten Thomas Poldaria
04:27bahwa ada sakit hati sebenarnya di sana, tidak murni soal ekonomi saja.
04:32Dan di sini yang dimaksud sakit hati adalah menantu ini,
04:36yang kemudian wanita ini yang menjadi, mungkin kita bisa bilang,
04:39kita belum bisa menyimpulkan, mungkin bisa menjadi otak dari kasus ini.
04:43Anda melihatnya, betulkah memang sakit hati sebenarnya menjadi alasan utama dari para pelaku ini
04:49untuk bisa menghabisi nyawa korban dan juga mengambil hartanya?
04:55Sakit hati merupakan salah satu perasaan negatif yang sekali lagi
04:59memang bisa saja mendorong seseorang untuk melakukan kejahatan.
05:03Tapi sekarang kita coba bernalar, bahwa laki-laki yang menggunakan masker,
05:09yang mengayunkan balok kayu sedemikian jahat itu,
05:15saya bayangkan dia bukanlah anggota keluarga.
05:18Saya bayangkan dia tidak memiliki perasaan negatif apapun terhadap korban.
05:21Sehingga benarkah seluruh pelaku ini bergerak ke rumah itu menjahati korban
05:27dengan tujuan untuk meluapkan perasaan sakit hati mereka?
05:31Saya masih mempertanyakan itu.
05:33Polisi yang akan menginvestigasinya.
05:35Sekali lagi, siapa pelaku yang sangat didominasi oleh motif emosional,
05:40berarti datang ke rumah tersebut dan berkonfrontasi dengan korban
05:44guna meluapkan perasaan-perasaan negatifnya,
05:47dan mana pula pelaku yang datang ke TKB dengan tujuan untuk mendapatkan manfaat tertentu
05:52dalam hal ini adalah harta, perhiasan, uang, ataupun sejenisnya.
05:57Nah, kalau kita melihat mungkin peran dari masing-masing pelaku,
06:00ada empat orang di sana.
06:01Satu ini sebagai menantu, kemudian eksekutornya adalah laki-laki itu.
06:05Anda melihatnya seperti apa?
06:07Mungkin awal ketika datang, ini yang perempuan menantu ini kemudian sempat bersalaman,
06:12cium tangan gitu ya kepada korban,
06:14dan sementara di sisi lain dalam waktu yang tidak terlalu lama
06:18langsung berubah, ekskalasi gitu,
06:19langsung ada penganiaan yang brutal di sana,
06:21tapi oleh pelaku lainnya.
06:23Apakah kemudian eksekutor laki-laki ini yang kemudian dipilih
06:27karena mungkin tidak mempunyai kedekatan emosional,
06:29sehingga bisa dengan mudah ataupun lebih tega gitu
06:32untuk mengenai korban daripada harus menantunya sendiri yang melakukannya?
06:38Tadi saya katakan bahwa tidak habis pikir bagi saya bahwa
06:43sekolong pepenjahat ingin melumpuhkan korban,
06:47ingin mendapatkan manfaat tertentu dari korban,
06:50tapi sampai menjahati korban dengan cara yang sedemikian-sedemikian ganas.
06:55Karena itu,
06:57Saban Kali berhadapan dengan perilaku-perilaku jahat yang ekstrim,
07:01yang eksklusif,
07:02yang katakanlah berada di luar pemahaman,
07:05paling tidak pemahaman saya,
07:07saya acapkali mempertanyakan seberapa jauh pelaku dalam hal ini
07:10adalah laki-laki yang mengayunkan balok kayu itu,
07:13seberapa jauh dia dalam kondisi kesadaran yang maksimal
07:16ketika melakukan aksi tersebut?
07:18Adakah pengaruh miras?
07:20Adakah pengaruh narkoba?
07:21Sampai dia sekali lagi ketung-hitungan di atas kertas
07:24tidak perlu melakukan tindakan yang sedemikian diadap
07:27untuk melumpuhkan korban.
07:30Nah,
07:32ini menjadi sebuah spekulasi yang beralasan untuk dikemukakan,
07:36sehingga perlu diinvestigasi oleh pihak kepolisian.
07:38Karena salah satu biang kerok mengapa manusia melakukan kejahatan
07:43adalah pengaruh miras.
07:44Ada tiga faktor utama,
07:46tetapi salah satunya adalah miras ataupun zat-zat kimia terlarang.
07:49Nabzah, katakanlah demikian.
07:51Nah, ini menjadi suatu hal yang sangat relevan
07:53untuk mengecek.
07:54Kenapa, saya ulangi,
07:56kenapa untuk menumpukan korban
07:58harus dilakukan sebuah langkah yang sedemikian
08:03penuh dengan kebencian,
08:06seolah-olah
08:07tidak cukup memiliki rasionalitas,
08:09tidak cukup memiliki penalaran yang tanda petik lebih sederhana,
08:12bahwa untuk menaklukkan seorang lansia
08:15yang notabene memiliki kedekatan keluarga dengan salah satu pelaku,
08:21bukankah bisa digunakan cara-cara yang lebih
08:24yang lebih masuk akal,
08:26yang lebih sederhana,
08:27yang tanda petik tidak sekejam itu.
08:29Mudah-mudahan
08:31pemirsa dan terlebih keluarga korban
08:33tidak salah tafsir dalam perkataan saya ini.
08:35Tapi saya hanya ingin memberikan dukungan kepada pihak kepolisian
08:39untuk tidak melakukan pukul rata,
08:41tapi sisir satu persatu,
08:42dan apa gerangan yang mempengaruhi masing-masing orang tersebut
08:45beri-beri laku sesuai dengan peran yang sudah mereka bagikan
08:49atau mereka bangun strateginya
08:52sejak sebelum mereka berada di TKP.
08:55Demikian pula,
08:56kalau kita tunjau bahwa
08:58karena pelaku ini berkelompok,
09:00saya mengatakan
09:00by template,
09:02secara template,
09:03cetakan dasarnya,
09:04kalau kita bicara tentang asli kejahatan secara berkelompok,
09:06kita perlu tahu.
09:08Siapa yang punya hajatan besar?
09:09Artinya siapa yang paling punya kepentingan
09:11bagi terjadinya peristiwa ini.
09:13Yang kedua,
09:14siapa yang menyediakan sumber daya?
09:16Siapa yang menjadi cukongnya?
09:17Siapa yang menyediakan balok kayunya?
09:19Siapa yang menyediakan kendaraannya?
09:21Siapa yang menghimpun orang-orangnya?
09:23Yang ketiga,
09:25ex-kultor,
09:25yaitu pihak yang secara langsung berhadap-hadapan
09:28frontal dengan korban.
09:30Berarti saya bayangkan
09:31dari rekaman CCTV tersebut
09:33adalah laki-laki yang mengenakan masker
09:35yang mengayunkan balok kayu.
09:37Keempat,
09:38siapa pihak yang membangun
09:40exit strategy
09:41atau jalan untuk meninggalkan TKP,
09:44cara untuk menghilangkan barang bukti,
09:47untuk mempengaruhi saksi,
09:49merusak CCTV,
09:50dan seterusnya.
09:51Nah, dengan menyisir empat kemungkinan pelaku
09:55memiliki peran sespesifik itu,
09:58maka saya bayangkan mudah-mudahan
10:00kita akan mendapatkan potret yang lebih jernih,
10:03yang lebih deskriptif,
10:04yang lebih spesifik
10:05tentang apa sesungguhnya peran
10:07yang dimainkan oleh masing-masing pelaku,
10:09sehingga pada akhirnya
10:10permintaan tanggung jawab pidana kepada mereka pun
10:12akan spesifik sesuai dengan peran
10:14atau kontribusi mereka
10:15dalam aksi kejahatan ini.
10:17Oke, peran masing-masing yang harus dilambi
10:20tidak hanya secara kelompok empat pelaku,
10:22tapi bagaimana kemudian masing-masing ini
10:24mempunyai niat
10:24ataupun tadi motif yang mereka
10:28bisa mendorong melakukan hal tersebut.
10:29Tapi yang kemudian menjadi pertanyaan adalah
10:32pelaku ini sepertinya kok terencana
10:35tapi kok belum matang ya?
10:36Karena mereka melakukan hal tersebut
10:38baru kemudian merusak CCTV
10:39walaupun kemudian CCTV tidak rusak secara utuh
10:42kita bisa saksikan sampai sekarang.
10:44Kita akan bahas setelah jeda ini,
10:46Pak Reza, tetap bersama kami sodara
10:48di Breaking News Kompas TV.
10:51Anda masih mengasihkan Breaking News Kompas TV,
10:54sodara polisi telah menangkap
10:55empat pelaku pembunuhan lansia
10:56disertai perampokan di Pekanbaru, Riau.
11:00Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah
11:02sementara dua pelaku lainnya ditangkap
11:04di Kota Bijai, Sumatera Utara.
11:06Korban sebelumnya dirampok
11:07dan tewas di rumahnya oleh empat pelaku
11:10pada Rabu lalu.
11:11Pelaku juga mencuri barang berharga milik korban.
11:20Kapolres Pekanbaru,
11:21Kombes Muharman Arta menyatakan
11:23tim gabungan Resmob Jatantras Pol Daryau
11:26dan Satres Tim Polresta Pekanbaru
11:28berhasil menangkap empat pelaku
11:29kasus curas yang menyebabkan
11:31seorang perempuan meninggal dunia
11:33di Rumbai, Pekanbaru.
11:34Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah
11:36dan dua lainnya diamankan
11:37di Kota Bijai, Sumatera Utara.
11:39Akan ada jumpa pers terkait dengan detail
11:41pengungkapan kasusnya.
11:42Seperti kami kutip dari rilis
11:44Kapolres Pekanbaru, Kombes Muharman Arta
11:46kepada grup WhatsApp wartawan.
11:53Kita lanjutkan kembali saudara
11:56perbincangan bersama dengan
11:57psikolog forensik Reza Indragiri.
11:59Pak Reza, kita lanjutkan kembali
12:02tadi kita bicara soal CCTV
12:04yang menjadi bukti kuat dalam kasus ini.
12:07upaya dari pelaku kemudian setelah
12:09melakukan hal tersebut
12:11berusaha merusak CCTV
12:13dan juga dari CCTV kita lihat
12:16ada benda, sesuatu benda yang diduga
12:18memang balok kayu yang sudah disiapkan sebelumnya.
12:21Ini bagaimana Anda melihat?
12:23Apakah sudah terencana
12:24tapi belum matang
12:26atau seperti apa sebenarnya?
12:30Saya pada dasarnya mengapresiasi ya
12:33kerja kepolisian
12:34tetapi
12:34menyimak pernyataan Kapolres
12:37yang saya baca tadi
12:38teksnya di layar Kompas TV
12:40ternyata Kapolres
12:42memakai kosa kata curas
12:44pencurian
12:46dengan kekerasan
12:48berarti pokok kejahatannya
12:50ada pada pencuriannya
12:51kalau pokok kata
12:54atau pokok peristiwa ini
12:55ada pada pencuriannya
12:57berarti semestinya sekarang
12:59sudah terjawab
12:59bahwa menurut kepolisian
13:01paling tidak sejauh ini
13:02ini merupakan kejahatan
13:04yang dilatar belakangnya
13:05oleh motif instrumental
13:07yaitu bagaimana pelaku
13:09atau para pelaku
13:10melancarkan aksinya
13:12untuk mencuri
13:13untuk mendapatkan manfaat tertentu
13:15karena mencuri
13:16saya bayangkan
13:17manfaat yang ingin diperoleh
13:18oleh para pelaku adalah harta
13:20uang
13:21perhiasan
13:23atau sejenisnya
13:23jadi
13:24ketika pada segmen sebelumnya
13:26saya merasa
13:29terus terang
13:30merasa panas juga ya
13:31menyimak berita ini
13:33sekaligus merasa
13:34kepedihan dan kesedihan
13:35yang sangat berat
13:37tetapi
13:38ternyata ini tanda petik
13:40sebatas peristiwa pencurian
13:41karena itu
13:43izinkan saya
13:45untuk mendorong
13:46pihak kepolisian
13:47untuk memastikan
13:47sekali lagi
13:48apakah ini cukup
13:50peristiwa ini
13:50dibingkai
13:51tanda petik
13:51semata-mata
13:52sebagai sebuah
13:53peristiwa pencurian
13:55atau memang
13:56para pelaku ini
13:56sudah datang
13:57dengan niat untuk
13:58menghabisi korban
13:58karena
14:00kalau ternyata
14:01peristiwa ini
14:02tanda petik
14:02sebatas
14:03peristiwa pencurian
14:04betapapun
14:05disertai kekerasan
14:07ekspektasi
14:08sebagian masyarakat
14:09bahwa para pelaku
14:10dihukum berat
14:11dikenakan
14:12pasal pembunuhan
14:12berencana
14:13misalnya
14:13akan menjadi
14:14isapan jempol belaka
14:16kita akan menelan
14:17pil pahit
14:17karena ternyata
14:18peristiwa yang mengerikan
14:19sekaligus menyedihkan ini
14:21adalah
14:22peristiwa pencurian
14:23pencurian
14:24yang disertai
14:25dengan kekerasan
14:26itu dulu pesan yang ingin saya sampaikan
14:28kepada pihak kepolisian
14:29nah kalau kemudian
14:31kita bersepakat
14:33bahwa peristiwa ini
14:34harus dipotret
14:35sebagai sebuah
14:35kejahatan
14:36berencana
14:37apalagi
14:38pembunuhan
14:39berencana
14:39maka
14:40ya secara sederhana
14:42tampaknya kita akan bersepakat
14:44ini memang
14:44berencana
14:45ada sekian banyak orang
14:46datang ke lokasi
14:47tidak mungkin
14:49spontan mereka datang
14:50dari tempat terpisah
14:51datang ke TKP
14:52ujuk-ujuk
14:53punya kepentingan yang sama
14:54tampaknya mustahil
14:55mereka datang
14:56secara terencana
14:57berhimpun
14:58sedemikian rupa
14:59untuk datang
14:59menemui korban
15:00namun
15:02karena pihak kepolisian
15:04yaitu
15:05Humas
15:05Poldariau
15:06Pak Pandra
15:07mengatakan
15:07ini akan
15:09diinvestigasi
15:09dengan pendekatan
15:10sentifik
15:11maka
15:12kata berencana itu
15:13juga harus diuraikan
15:15secara sentifik
15:15kata berencana
15:18ketika diurai
15:19secara sentifik
15:20dengan menggunakan
15:21psikologi forensik
15:23maka berencana itu
15:24harus dipastikan
15:25bahwa
15:26di benak pelaku
15:27atau para pelaku
15:29sudah tersedia
15:30empat unsur
15:31empat elemen
15:31yaitu
15:32target
15:33insentif
15:35sumber daya
15:37dan resiko
15:38target artinya
15:39para pelaku itu
15:41sebelum datang
15:42ke TKP
15:42tahu persis
15:43siapa gerangan
15:44pihak atau manusia
15:45yang akan mereka
15:46incar
15:46dan manusia
15:48yang akan
15:49diincar tersebut
15:50akan diapakan
15:51nanti
15:51itu sudah harus
15:52terumuskan
15:53sudah harus
15:54disepakati oleh
15:55para pelaku
15:56sebelum mereka
15:57sampai di TKP
15:58itu target
15:59elemen yang kedua
16:00insentif
16:01mereka juga harus
16:02bersepakat
16:03sebelum sampai di TKP
16:04kita ini
16:05ingin mendapatkan
16:06manfaat atau
16:06insentif apa
16:07apakah mendapatkan
16:09harta
16:09ataukah menghilangkan
16:10nyawa manusia
16:11sebagai sebuah
16:12bentuk luapan
16:13perasaan negatif
16:13terhadap target
16:14itu harus
16:16dilumuskan
16:16ataukah
16:17kedua-duanya
16:17dapat harta
16:18iya
16:19menghilangkan
16:20nyawa pun iya
16:20yang ketiga
16:22sumber daya
16:24dalam peristiwa
16:25yang seksasikan ini
16:26sumber daya
16:27utamanya apa
16:28untuk
16:28menjahati korban
16:30adalah balok kayu
16:31oh iya
16:31masuk catatan kaki
16:32sedikit ya
16:33kalau
16:34sebatas yang saya lihat
16:35di laptop saya ini
16:38ketika laki-laki
16:39yang mengenakan
16:40masker hitam itu
16:41memasuki pagar
16:42dan sampai
16:43di pintu depan
16:44dia membawa
16:45balok kayu
16:46atau tidak
16:46di mata saya
16:47kok dia tidak
16:48membawa alat apapun
16:49tidak membawa
16:49balok kayu
16:50apapun
16:51sehingga jadi pertanyaan
16:52dimana gerangan
16:53laki-laki itu
16:55mendapatkan
16:55balok kayu tersebut
16:56Pak Reza
16:57kita bisa lihat
16:58nanti Pak Reza
16:59sebenarnya nanti ada
17:00satu lagi pelaku
17:01laki-laki yang membawa
17:02barang seperti
17:03agak panjang dan besar
17:04dan tertutup jaket
17:05seperti itu Pak
17:06ini kita lihat
17:07bersama-sama Pak
17:09oh benar ya
17:10berarti
17:11mungkinan ini
17:11saya sebetulnya
17:15sekarang sedang ingin
17:15berbicara tentang
17:16elemen yang ketiga
17:17yaitu sumber daya
17:18apa gerangan
17:19instrumen
17:20yang dimiliki oleh
17:21para pelaku
17:22untuk melancarkan
17:23aksi jahatnya
17:23berarti terjawab sudah
17:25sebelum sampai
17:26di TKP
17:26mereka sudah
17:28membekali diri
17:29dengan instrumen
17:29berupa
17:30balok kayu
17:31apalagi
17:32kendaraan
17:33bermotor
17:33keberadaan
17:35teman
17:35karena mereka
17:36lebih dari satu orang
17:37keberadaan
17:38teman pun
17:38sesungguhnya
17:39merupakan
17:39sebuah sumber daya
17:40jadi
17:41pada elemen
17:42yang ketiga
17:43terkait dengan
17:44instrumen
17:44atau sumber daya
17:45kejahatan
17:45ini terjawab sudah
17:46nah masuk ke
17:48elemen yang keempat
17:49yaitu resiko
17:50pada titik ini
17:52saya membayangkan
17:53para pelaku
17:54sama sekalian
17:54tidak menduga
17:55bahwa ternyata
17:56di rumah tersebut
17:57tersedia CCTV
17:59kalau mereka
18:00sudah memahami
18:01atau mengatai
18:01bahwa disitu
18:02ada CCTV
18:02maka
18:03jangan salah
18:04tafsir
18:04bukankah
18:05semestinya
18:06urutan berpikir
18:07dan bekerjainya
18:08adalah
18:08rusak CCTV
18:10terlebih dahulu
18:10baru kemudian
18:12mancarkan aksi
18:12bukan dibalik
18:13mancarkan aksi
18:14baru merusak CCTV
18:15menerusnya
18:16tidak logis
18:16nah
18:17karena itu
18:18saya katakan tadi
18:19saya
18:20pikir kita semua
18:21bersepakat
18:22ini sebuah
18:22kejahatan berencana
18:23tapi agar
18:25betul-betul
18:26saintifik
18:26maka kata
18:27berencana itu
18:28harus diuraikan
18:29sebagai suatu
18:30istilah yang terukur
18:31bahwa
18:32di kepala
18:33para pelaku
18:34sudah tersedia
18:35target
18:36insentif
18:38sumber daya
18:39dan resiko
18:40yaitu
18:40kalkulasi resiko
18:42sebelum mereka
18:43sampai
18:43di
18:44TKP
18:45kalau empat elemen itu
18:47dipastikan
18:48tersedia
18:49sebelum
18:50mereka masuk
18:50ke TKP
18:51sebelum mereka
18:52melancarkan aksi
18:53dan empat elemen
18:55tersebut
18:55tersedia
18:56secara keseluruhan
18:57atau kumulatif
18:58maka sah sudah
18:59ini memang
19:00merupakan
19:00kejahatan berencana
19:01tapi pertanyaannya
19:02apakah
19:04perencanaan manusia
19:05atau perencanaan
19:06setiap pelaku
19:07kejahatan itu
19:07selalu sama
19:08ternyata tidak
19:09di dalam
19:10KUHP
19:11kata berencana
19:12tidak dirinci
19:13lebih jauh
19:13misalnya
19:14sangat berencana
19:16sempurna
19:17berencana
19:17kurang berencana
19:19atau semacamnya
19:20tidak ada
19:20berencana
19:21di dalam KUHP
19:22hanya dirumuskan
19:23menjadi kata tunggal
19:24yaitu berencana
19:25itu artinya
19:25menggiring kita
19:26untuk sampai pada
19:27pemikiran
19:27bahwa pelaku
19:29hanya punya
19:29dua kemungkinan
19:30berencana
19:31atau tidak
19:32berencana
19:33nah ini memang
19:34merupakan penyederhanan
19:35hukum yang saya pahami
19:36tetapi
19:37pada saat yang sama
19:38memunculkan kompleksitas
19:39psikologis untuk
19:40menakar seberapa jauh
19:41sesungguhnya tingkat
19:42perencanaan
19:43pelaku
19:44atau para pelaku
19:45kejahatan
19:45karena realitasnya
19:46dalam peristiwa ini
19:48misalnya
19:48saya menakar
19:49ini merupakan
19:50sebuah kejahatan
19:51yang berencana
19:51tetapi
19:52ada satu elemen
19:53yang tidak
19:53sungguh-sungguh
19:54direncanakan
19:55secara matang
19:56yaitu paling tidak
19:57terkait dengan
19:57elemen
19:58resiko
19:58karena itu
20:00ini berencana
20:01tetapi
20:02tampaknya
20:02tidak sungguh-sungguh
20:03organized
20:04tidak sungguh-sungguh
20:05well organized
20:06tapi
20:06turun tingkatannya
20:08menjadi barangkali
20:08cukup terencana
20:10atau agak terencana
20:11atau semacam itu
20:12oke
20:13agak atau cukup
20:14terencana
20:15karena elemen
20:15risiko tadi
20:16tidak diperhatikan
20:17ataupun luput
20:18dari perhatian pelaku
20:20sebelum melakukan
20:21aksinya
20:22nah tadi kan
20:22sebelum ini
20:23kita soroti soal
20:25sebenarnya apa sih
20:25kasus utama dalam
20:27kasus ini gitu ya
20:28ini pencurian
20:29dengan kekerasan
20:30atau justru yang utama adalah
20:31untuk menghilangkan
20:32nyawa korban
20:32kemudian untuk
20:33hartam jadi sampingan
20:34ya seperti itu
20:35tapi
20:35mungkinkah
20:36Pak Reza
20:37polisi kemudian
20:38sudah memberikan
20:39pernyataan awal
20:40bahwa ini adalah
20:41curas
20:41ini berdasarkan
20:42kejadian sebelumnya
20:44di tanggal 8 April
20:45bahwa sempat ada
20:46pembobolan yang dilakukan
20:47oleh pelaku
20:47di rumah tersebut
20:49sehingga akhirnya korban
20:50ini memasang CCTV
20:51apakah kemudian
20:52peristiwa awal itu
20:53yang kemudian menjadi
20:53pertimbangan polisi
20:54untuk mengatakan
20:56di awal
20:57bahwa ini adalah
20:58pencurian dengan kekerasan
20:59walaupun nanti kita akan
21:00menantikan di jam 2
21:01konferensi persenya
21:02terkait dengan motif ini
21:06kalau memang demikian
21:08kronologi peristiwa
21:09ya itu tidak cukup
21:10hanya pada hari hata
21:11tapi harus mundur
21:12ke H-1
21:13maka memang masuk akal
21:15bahwa paling tidak
21:17pihak kepolisian
21:18untuk pintu masuk
21:19akan menggunakan
21:20pasal terkait
21:21dengan pencurian
21:23jadi muncul
21:24persoalan ini
21:24kalau memang ini
21:26definitif
21:26merupakan
21:27kasus pencurian
21:28maka terkait
21:29dengan hilangnya
21:29nyawa korban
21:30itu merupakan
21:31akibat apa
21:31merupakan sebuah
21:32akibat
21:33sebuah
21:33perencanaan
21:34untuk menghabisi korban
21:35atau sebuah
21:36tindakan sekonyong-konyong
21:37yang bahkan
21:38tidak terkoordinasi
21:39yang secara impulsif
21:41yang secara spontan
21:41yang secara tidak terkendali
21:42dilakukan oleh laki-laki
21:43yang bermasker hitam itu
21:45nah
21:46apa yang ingin saya katakan
21:48sekali lagi
21:49awalnya saya
21:50membayangkan ini
21:51sebagai sebuah
21:52kejahatan
21:53berencana yang lebih
21:54dari sekedar pencurian
21:55karena tadi saya katakan
21:56hanya
21:57tanda petik
21:58untuk mencuri
21:58di rumah
22:00seorang lansia
22:00kenapa
22:01target harus dihabisi
22:03sedemikian rupa
22:03itu
22:03di luar
22:05nalang saya
22:05tapi oke lah
22:07anggaplah ini pencurian
22:08tapi guna
22:10menjawab
22:10pertanyaan publik
22:11barangkali juga
22:12memenuhi ekspektasi publik
22:13bahwa para pelaku
22:14dihukum
22:15seberat-beratnya
22:16maka tidak ada pilihan
22:17yaitu
22:18mencari pasal lain
22:19yang memungkinkan
22:20mereka dihukum
22:21lebih berat
22:22nah pasal lain
22:23yang memungkinkan
22:24para pelaku
22:24dihukum lebih berat
22:25adalah ketika
22:26para pelaku
22:26naik kelas
22:27dari sebatas
22:29pelaku pencurian
22:30dengan kekerasan
22:32menjadi misalnya
22:33pelaku
22:34pembunuhan
22:35apalagi
22:36pembunuhan
22:37berencana
22:38itu akan lebih
22:39saya pikir akan menjadi
22:41lebih setara
22:41dengan ekspektasi publik
22:42kendati
22:43tentu saja
22:44kerja kepolisian
22:46tidak dalam rangka
22:47mempuhaskan
22:48keinginan publik
22:49semata
22:49tidak
22:50secara normatif
22:51kerja kepolisian
22:52adalah memastikan
22:53bahwa proses
22:54penegakan hukum itu
22:55mencapai titik
22:56kepastian
22:57kemanfaatan
22:58dan keadilan
23:00serta
23:00kemanusiaan
23:01baik
23:02baik
23:02Pak Reza
23:03kita tahan dulu
23:03Pak Reza
23:04kita akan ini bergabung
23:06melalui sambungan telepon
23:06juga dengan
23:07Kombes Zahwani
23:09Pandra Arsyat
23:09Kabin Humas
23:11Pol Daryaw
23:11selamat pagi
23:12Pak Pandra
23:14Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
23:16selamat pagi
23:17Selamat pagi
23:18Bang Reza
23:19Indragiri
23:20Waalaikumsalam
23:21Pak Pandra
23:22Pak Pandra
23:22ini kami
23:23ingin pastikan
23:24kembali
23:24terkait dengan
23:25kasus ini
23:26berarti
23:27tadi
23:27sempat Anda sebutkan
23:28juga di program
23:28sebelumnya
23:29bahwa
23:29empat
23:30pelaku ini
23:32sudah
23:32ditangkap
23:33nah
23:34untuk
23:34motifnya
23:36ataupun
23:37juga
23:37kasus utamanya
23:38ini Pak
23:38sebenarnya
23:39kita bisa bilang
23:40ini adalah pencurian
23:41dengan kekerasan
23:42atau justru
23:43ini adalah
23:44sebuah pembunuhan
23:45berencana
23:45yang kemudian
23:46ditertai dengan
23:47pengambilan harta korban
23:49ya baik
23:50saya perlu
23:50saya jelaskan
23:51disini
23:51bahwa
23:52peristiwa yang terjadi
23:53pada tanggal
23:5429 April ini
23:55tidak terlepas
23:56bagaimana
23:57adanya korban
23:58ya mengibatkan
23:59meninggal dunia
24:00atas nama
24:01Dumaris
24:03Sitio
24:04Boru Sitio
24:04ya
24:04Diniwati Sitio
24:05ini
24:06ini yang
24:07memang
24:07kami selalu
24:09mendalami
24:09penyebab
24:10pertamanya
24:11memang
24:11adanya
24:12hubungan
24:13antara
24:13pelaku
24:14ya dalam hal ini
24:15adalah menantu
24:16daripada
24:17korban
24:17menantu
24:18dari korban
24:19ini
24:19karena korban
24:20Dumaris
24:21Boru Sitio
24:23ini
24:23menikah
24:24dengan suaminya
24:25Salmon
24:25Meha ini
24:26memiliki
24:27tiga anak
24:28yang pertama
24:28atas nama
24:29Arnold
24:30nah inilah
24:31suami dari
24:32pelaku
24:33kedua atas nama
24:34Ivan Meha
24:34yang ketiga
24:35anaknya yang
24:36Ruth
24:37nah
24:37dari pernikahan
24:38di tahun
24:382022 itu
24:41hanya bertahan
24:42satu tahun
24:42tapi tidak
24:43bercerai
24:43jadi sampai sekarang ini
24:44bukan dikatakan
24:45mantan menantu
24:45tetapi masih
24:46menjalin ikatan
24:47namun di tahun
24:482023
24:49itu
24:51pelaku ya
24:51atas nama
24:52AFT ini
24:53meninggalkan rumah
24:54ataupun di tempat
24:55kejadian perkara tersebut
24:56dan
24:58tetap
24:59berkomunikasi
25:00baik dengan korban
25:01artinya
25:02karena
25:03antara korban
25:05dengan pelaku ini
25:05hubungannya baik
25:06tetapi
25:07juga
25:08ada perasaan-perasaan
25:09dari pelaku
25:10yang merasa
25:10mungkin karena dari
25:11segi sosial ekonomi
25:12dan sebagainya
25:13yang merasa
25:13ada
25:15perlakuan verbal
25:16yang kurang pas
25:17karena memang
25:18dari suami
25:19daripada pelaku ini
25:21yang artinya
25:21anak dari pertama ini
25:22memang tidak mempunyai
25:23pekerjaan tetap
25:24dan memang
25:25ada yang perlu
25:25kebutuhan khusus
25:26dan sebagainya
25:27nah ini
25:27yang membuat
25:28kadang-kadang
25:29tidak terpenuhi
25:30tetapi mungkin
25:31ada hal-hal yang
25:32punya niatan
25:33setelah dia keluar
25:35dari rumah tersebut
25:36dan berkenalan
25:36terhadap dengan
25:37tiga orang yang lain
25:38nah ini yang
25:40semenjak
25:41keluar dari rumah itu
25:42dan juga bekerja
25:43tidak punya pekerjaan tetap
25:45dan berkenalan
25:46dengan orang lain
25:46sampai di Medan
25:47dan di Medan
25:48dan maupun di Aceh itu
25:49kenal dengan
25:49tiga orang yang lainnya
25:50yang tertangkap
25:52di dalam kamera
25:52dalam CCTV itu
25:53nah dari ketiga orang
25:55termasuk pelaku
25:56yang punya inisiasi tersebut
25:58ya
25:58akhirnya
25:59terjadilah peristiwa
26:00yang
26:01kita saksikan
26:02bersama-sama
26:03jadi
26:03memang
26:04pasca kejadian
26:06di tanggal 8 April
26:07artinya memang
26:08sudah ada niat
26:08daripada pelaku ya
26:09untuk melakukan
26:10pengambilan barang
26:12sejumlah barang
26:12milik korban
26:13pada tanggal 8 April
26:15kemudian
26:17pihak keluarga
26:18sebenarnya sudah
26:18mengidentifikasi
26:19terhadap
26:19siapa sebenarnya pelakunya
26:21tetapi
26:21tetap tidak dilaporkan
26:23oleh korban
26:23ataupun kekuatan
26:24dianggap seperti biasa
26:25berada itu
26:25sudah ada
26:26ada hilang
26:27sekitar
26:284 juta
26:29dinilai hampir
26:304 jutaan diambil
26:31nah kemudian
26:32di tanggal 9 April
26:32itulah dibasang
26:33CCTV oleh pihak keluarga
26:35nah dari
26:36pasca kejadian
26:36di tanggal 26
26:37jadi sudah ada
26:38niatan pelaku
26:39intinya ingin
26:40melakukan
26:41suatu niatan
26:42bersama kelompoknya
26:43yang artinya
26:44teman-teman yang lain
26:45karena
26:45antara pelaku satu
26:46dengan pelaku yang lain
26:47kan mereka
26:48saling berteman
26:48dan juga saling berkenal
26:50yang baru dikenalnya juga
26:51nah itulah yang terjadi
26:52artinya
26:53sampai terakhir
26:552024
26:55korban ini juga
26:57masih di
26:58memberikan uang
26:59kepada
27:00menantunya ini
27:01atau tersangka AFT ini
27:02bahkan kalau dia sakit
27:04dia kirim
27:04nah dan
27:05tidak ada rasa kecurigaan
27:06pada saat jam 9
27:08apa
27:09pagi hari tanggal 29 April
27:102026
27:11tidak ada kecurigaan
27:12sehingga pelaku yang menggunakan
27:14baju hitam dan selanai
27:15warnanya agak
27:17coklat dan sebagainya
27:18itu ya
27:20bersekongkol
27:21dengan teman-teman yang lain
27:22nah inilah
27:22yang kita lihat
27:23disini
27:26satu
27:27kasualitas yang terjadi
27:28yang peristiwa yang terjadi
27:29seperti itu
27:30Bang Bram
27:31jika tidak ada dendam
27:33ataupun hubungan selama ini
27:35baik-baik saja
27:36dan diawali
27:37dengan peristiwa
27:37pembobolan rumah
27:38di tanggal 8 April
27:40apakah ini
27:40kemudian menjadi
27:42dasar dari
27:43Anda
27:44pihak kepolisian
27:45gitu
27:46untuk menyimpulkan
27:47bahwa ini adalah
27:47pencurian dengan
27:48kekerasan yang berakibat
27:50korban meninggal dunia Pak
27:52jadi begini
27:53artinya
27:55justru
27:56si
27:56tersangka AFP ini
27:58keluar dari rumah itu
27:59karena ada perasaan
28:00sakit hati
28:01secara kekerasan verbal
28:02yang dilakukan oleh
28:04menurut ya
28:05menurut dia itu adalah
28:05kekerasan verbal
28:06yang dilakukan oleh
28:07korban
28:08ya mungkin karena
28:09status sosial
28:10dan sebagainya
28:11kamu kok
28:12partinya
28:13ya bahasa status sosial ini
28:14mungkin ada bahasa-bahasa
28:15yang dia menyinggung
28:16perasaannya
28:17itu yang dibilang
28:17dan dia punya
28:18perasaan dendam
28:19ingin
28:20ingin menguasai
28:22ataupun juga
28:22memiliki harta
28:23daripada
28:25korban
28:25itulah dia coba
28:27di bobol pertama
28:27tapi yang namanya
28:28anak dengan menantu
28:29atau menantu
28:30dengan
28:30dengan mertua
28:31dan sebagainya
28:31kan tidak ada
28:32putus begitu
28:33bahkan juga
28:34yang menjodohkan
28:36tersangka
28:37AFP ini
28:37dengan anak yang pertama
28:38ini yang
28:38yang berkeras
28:39justru korban
28:40karena masih ada
28:41kekerabatan
28:42jadi setidaknya
28:44walaupun itu
28:45tidak harmonis
28:46dan sebagainya
28:47tapi berupaya
28:48bagaimana
28:48mereka tetap
28:49bisa dipersatukan
28:50kan seperti itu
28:51tapi si pelaku ini
28:53keburu
28:54artinya
28:55punya nyatanya
28:56ya ada rasa dendam
28:57dan sakit hati
28:57karena memang tidak
28:58ekonominya tidak terpenuhi
29:00sedangkan dia
29:01yang merasa
29:01mungkin kekerasan verbalnya
29:03merasa terhinal
29:04seperti itu
29:05itu yang dirasakan
29:06untuk pengalaman pertama
29:08tapi kalau
29:08peran masing-masing
29:10tentunya kita sedang
29:11dalami
29:11karena memang pelaku
29:12baru kami dapat
29:13tadi malam ya
29:13tadi malam
29:15dan juga
29:15Bapak Kapolda Riau
29:16Yerjen Heri Heriawan
29:18juga memerintahkan
29:19untuk betul-betul
29:20dituntaskan
29:20secara
29:22profesional
29:23secara
29:24scientific crime
29:24investigation
29:25jadi betul-betul
29:26penyedidikan secara
29:27ilmiah
29:28baik itu melibatkan
29:29semua pihak
29:30bahkan kita juga
29:31melakukan pendampingan
29:32psikologi
29:33atau yang kita sebutkan
29:34PTSD
29:34atau post trauma
29:35stress disorder
29:36untuk keluarga korban
29:37mengalami trauma
29:38yang cukup mendalam
29:39begitu Mas Bram
29:40Pak Pandra
29:41izin kami
29:42ingin pastikan kembali
29:44untuk
29:45identitas dari
29:46keempat
29:47pelaku ini Pak
29:48berarti untuk AF ini
29:49untuk saat ini
29:50statusnya
29:51masih menantu
29:53atau mantan menantu
29:54sebenarnya
29:54dari
29:56pemeriksaan
29:56sementara
29:58ya
29:59dari pemeriksaan pertama
30:00dan pengakuan dari keluarga
30:01terutama dari
30:02Bapak Mertua pun
30:02ayahnya
30:03itu masih
30:03statusnya masih
30:04belum ada proses
30:05untuk secara-secara
30:06secara resmi
30:07jadi hanya berpisah
30:08meninggalkan rumah
30:09saja sampai dengan saat ini
30:10sampai pas kejadian
30:12jadi masih statusnya
30:13masih menantu
30:14baik
30:14kemudian untuk
30:15pelaku lainnya Pak
30:16untuk yang laki-laki
30:17sebagai eksekutor
30:18ini benarkah
30:19kemudian kekasih
30:20ataupun selingkuhan
30:21dari AF
30:21dan siapa
30:22dua orang lainnya
30:24yang
30:24tidak dikenal
30:25oleh korban ini
30:27ini yang masih
30:28didalami
30:29yang jelas
30:29menurut pengakuan
30:30dari pemeriksaan
30:31awal saja
30:31dia itu mengenal
30:32daripada
30:34pelaku
30:35kalau yang
30:35perempuan
30:36karena itu ada
30:37empat orang yang
30:38masuk di dalam
30:39lokasi tempat
30:40kejadian perkara
30:40atau di rumah korban
30:41yang perempuan itu
30:43adalah teman
30:43dari
30:44sejak dia masih
30:45berada di Medan
30:46dulu
30:47pada saat
30:48teman SMP-nya
30:49yang perempuan itu
30:50yang perempuan
30:52kemudian
30:52yang laki-laki ini
30:53yang dia kenalnya
30:54juga baru dalam
30:55tidak sampai
30:56satu tahun ini
30:57baru beberapa bulan ini
30:58yang dikenal dari
30:58pergaulan ya
30:59artinya
30:59sama dekat
31:01yang dia ketemu
31:01dari pergaulan
31:02yang di luar
31:03yang tentunya
31:04kita sedang dalami
31:05terhadap
31:06terhadap pelaku
31:08yang laki-lakinya
31:09tersangka
31:11yang laki-laki
31:12dan ini
31:12tentu pada kesempatan
31:14siang ini
31:14kami akan melakukan
31:15komprehensif
31:16secara komprehensif
31:17kami akan sampaikan
31:18kepada publik
31:19peran daripada
31:19masing-masing
31:20dan juga kami
31:21sedang melengkapi
31:23konstruksi
31:23pasal yang dipersangkakan
31:25sebagaimana
31:25aturan di dalam
31:27undang-undang yang baru
31:28tentang undang-undang nomor
31:291 dari 2023
31:30tentang kitab
31:31undang-undang hukum pidana
31:32ya sudah ada
31:33pasal-pasal terhadap
31:34persangkaan
31:34perencanaan pembunuhan
31:36kemudian pencurian
31:37dengan kekerasan
31:38mengibatkan orang
31:39meninggal dunia
31:40yang tentunya
31:40ancamannya
31:41lebih dari 5 tahun
31:429 tahun lebih
31:43yang kami sedang menerapkan
31:44di pasal-pasal tersebut
31:45diantaranya
31:46458
31:47459 juga
31:48dan pasal-pasal
31:49yang sesuai dengan
31:51konstruksi
31:52pelaku yang dilakukan
31:53mungkin itu yang bisa
31:54kami sampaikan
31:55Pak Pandra
31:56izin
31:57bukan bermaksud
31:58untuk mendahului
31:59nanti konferensi
31:59peres yang akan
32:00dilakukan
32:00tapi untuk
32:01otak
32:02ataupun
32:04main
32:04apa ya
32:06main villain
32:06dalam kasus ini
32:07bisa dipastikan
32:08ini adalah
32:08sang menantu
32:09Pak
32:09si AF ini Pak
32:10iya betul sekali
32:12semua
32:13bermula
32:14daripada
32:14tersangka
32:15AFP ini
32:16yang berusia
32:1721 tahun
32:18yang mana merupakan
32:19menantu
32:20daripada korban
32:21ataupun
32:22anak menantu
32:23dari
32:24anak pertama
32:25korban
32:26baik
32:27Pak Pandra
32:28kami nanti akan
32:30nantikan
32:31bagaimana
32:32konferensi pers
32:34yang dilakukan
32:35di Poldaryau
32:35kita nantikan bersama-sama
32:37detailnya seperti apa
32:37terima kasih
32:38Pak
32:39kombes
32:39Zawwani Pandra
32:40Arsyat
32:40kami Tumas
32:41Pol Daryau
32:42sudah bergabung
32:42bersama kami
32:43di Breaking News
32:43Kompas TV
32:44dan saudara
32:45nanti kami juga
32:46akan kembali
32:47berdialog bersama
32:48Pak Reza Indra
32:49Giri Amril
32:50tapi kita tahan dulu
32:51tetap bersama kami
32:53di Breaking News
32:53Kompas TV
33:01Anda kembali bersama kami
33:02di Breaking News
33:03Kompas TV
33:04saudara
33:04kita kembali
33:05bergabung dengan
33:06psikolog forensik
33:07Reza Indra
33:08Giri Amril
33:09Pak Reza
33:10dari keterangan
33:11Pak Kabit Humas
33:12sebelum jeda tadi
33:14Anda melihatnya
33:15arahnya bakal kemana Pak
33:17apakah tadi
33:18betul pencuran
33:19dengan kekerasan
33:19atau
33:19utamanya adalah
33:21pembunuhan
33:22terencana
33:26saya mencoba
33:27seseksama mungkin
33:29menyimak
33:30pilihan kata
33:31yang dikemukakan
33:32oleh pihak kepolisian
33:33sekali lagi
33:34kalau Kak Polres
33:36menggunakan
33:37kosa kata curah
33:38itu yang saya baca
33:38di layar Kompas TV
33:40sementara
33:41Kompas Pandra
33:42selaku Humas Podariau
33:45di ujung wawancara tadi
33:46menggunakan
33:47diksi
33:48perencanaan
33:49pembunuhan
33:51kalau
33:52kita coba
33:53gandeng
33:53kata curah
33:54dengan perencanaan
33:55pembunuhan
33:56makanya justru
33:58terbuka
33:58bagi kita
33:59ruang untuk
34:00berasumsi
34:01bahwa meninggalnya
34:03korban
34:03bukan sesuatu
34:04yang menjadi target
34:05para pelaku
34:06bahwa korban
34:08meninggal dunia
34:09itu menyedihkan
34:10sangat menyedihkan
34:12tapi apakah
34:13benar
34:14para pelaku itu
34:14datang ke TKP
34:15untuk
34:16menghabisi korban
34:17tampaknya tidak
34:18kalau
34:19sekali lagi
34:20yang kita
34:21jadikan acuan
34:22adalah
34:22kata curah
34:24dan diksi
34:25perencanaan
34:26pembunuhan
34:28saya sudah
34:29kata curah
34:31maupun diksi
34:32perencanaan
34:33pembunuhan
34:33justru saya khawatirkan
34:35akan membuka
34:36ruang bagi
34:37peringanan sanksi
34:37pidana
34:38bagi para pelaku
34:39saya pribadi
34:40mencoba
34:41berempati
34:42kepada keluarga korban
34:43ingin sekali lagi
34:44agar para pelaku ini
34:45hukum berat
34:45nah agar
34:47keinginan saya
34:48itu bisa terpenuhi
34:49masuk akal
34:50kalau kemudian
34:50saya berharap
34:51pasal-pasal yang dikenakan
34:52kepada para pelaku
34:54adalah pasal-pasal
34:54yang lebih serius
34:55tidak sebatas curah
34:57tidak sebatas
34:58perencanaan
34:59pembunuhan
35:00catatan penting
35:01perencanaan
35:02pembunuhan
35:03beda dengan
35:04pembunuhan
35:04berencana
35:05kalau pembunuhan
35:06berencana
35:07zaman hukumannya
35:07maksimal
35:08bisa semua hidup
35:10bisa pula
35:11sampai hukuman mati
35:12tapi kalau
35:13perencanaan
35:13pembunuhan
35:14apalagi curah
35:15jauh dari itu
35:16karena itu
35:17ya memang
35:18tampaknya kita memang
35:18harus menunggu
35:19sampai
35:20pihak
35:20poldarius
35:22melakukan
35:23jumpa pers
35:23karena
35:24mudah-mudahan
35:25itulah titik final
35:26titik
35:27puncak
35:27simpulan
35:28apa
35:29yang diperoleh
35:30oleh pihak
35:30kepolisian
35:31terkait dengan
35:32peristwa yang
35:33sangat mengenaskan
35:34sangat menyedihkan
35:35sekaligus
35:35sangat menakutkan
35:36ini
35:36baik
35:37kita nanti
35:39masih menantikan gitu ya
35:40apa kemudian
35:40yang akan dikenakan
35:41tapi
35:41jika kita
35:42mungkin melihat
35:43para pelaku
35:45yang menggunakan
35:46balok kayu
35:47membawa balok kayu
35:48dari awal
35:48sebelum kejadian
35:49ini kenapa
35:51kemudian
35:51balok kayu
35:53yang dipilih
35:53jika memang
35:54mereka mungkin
35:55merencanakan pembunuhan
35:56kenapa tidak
35:57yang lain misalnya
35:58pisau
35:59atau senjata tajam lain
36:00yang secara
36:01logika
36:02mungkin akan lebih
36:03mudah untuk
36:03menghabisi nyawa korban
36:04apakah mungkin
36:05ada pertimbangan lain
36:06bahwa
36:06agar TKP
36:07di sana
36:07lebih bersih
36:09atau mudah untuk
36:10tidak meninggalkan jejak
36:11seperti itu Pak
36:14pertanyaan itu
36:15sudah terjawab
36:15dengan sendirinya
36:16sehingga justru
36:18mempertegas
36:19asungsi yang saya
36:20katakan
36:21sesaat lalu
36:22bahwa boleh jadi
36:23para pelaku itu
36:24datang
36:25tidak dengan
36:26misi
36:26untuk mencabut
36:27nyawa korban
36:29bentar
36:30korban
36:30kehilangan nyawa
36:31korban meninggal dunia
36:33tapi
36:33kondisi korban
36:35kehilangan nyawa itu
36:36bukan merupakan
36:37situasi
36:38yang diinginkan
36:38apalagi direncanakan
36:40oleh para pelaku
36:42bukankah ada
36:43senjata lain
36:44maaf kata ini ya
36:45jangan saya tafsir lagi
36:46ada senjata lain
36:48ada instrumen lain
36:48ada sumber daya
36:49kejahatan lain
36:50yang bisa digunakan
36:51agar misalnya
36:53aksi itu
36:54bisa berlangsung
36:54lebih cepat
36:55dan kemudian
36:57tidak meninggalkan
36:57jejak terlalu banyak
36:59di TKP
36:59ada
37:00cara-cara
37:02mencabut nyawa lain
37:03yang lebih efisien
37:04sekaligus
37:04ya
37:05katakanlah
37:05lebih bersih
37:06daripada itu
37:06karena itu
37:08memang patut
37:09dicek ulang
37:09dua hal yang perlu
37:11dicek ulang
37:12pertama
37:12karena ada
37:14empat pelaku
37:15maka
37:16siapa
37:16memiliki
37:17motif apa
37:18tidak bisa
37:19dipukul rata
37:21termasuk
37:21kemungkinan
37:22adanya
37:23pelaku tertentu
37:24yang berada
37:25di bawah pengaruh
37:26zat-zat terlarang
37:27di bawah pengaruh
37:28nabzah
37:28yang mengakibatkan
37:30kontrol
37:30perilaku yang bersangkutan
37:31menjadi sirna
37:32dan justru
37:33muncul
37:34dorongan-dorongan
37:35untuk menampilkan
37:36perilaku
37:36kekerasan
37:37yang sedemikian
37:37ekstrim
37:38itu adalah
37:39kemungkinan-kemungkinan
37:40yang bisa
37:41diakibatkan oleh
37:42orang yang
37:42menyalahgunakan
37:43nabzah
37:44dan hal yang
37:45kedua yang juga
37:45perlu dipastikan
37:47adalah
37:47ini pokok
37:49pidananya apa
37:50aksi
37:51kejahatan ini
37:51inti sarinya
37:53apa
37:53apakah sebuah
37:54operasi
37:55untuk mencabut
37:56nyawa manusia
37:57ataukah
37:58sebuah operasi
37:59untuk mendapatkan
38:00harta
38:00kalau memang
38:02bercampur
38:02bauran antara
38:03dua kemungkinan
38:04itu maka
38:05ya kembali lagi
38:05ke pokok pertanyaan pertama
38:06siapa
38:07sesungguhnya
38:08yang memiliki
38:08motif apa
38:09dua
38:10pertanyaan ini
38:11perlu dijawab
38:13secara definitif
38:14agar sekali lagi
38:16masing-masing orang
38:17dikenakan
38:17pasal yang tepat
38:18sehingga
38:19diminta
38:19bertanggung jawaban
38:20secara pidana
38:20dengan saksi pidana
38:22yang proporsional
38:22sesuai dengan
38:23perbuatan mereka
38:24kedati
38:25saya bayangkan
38:26bahwa masyarakat luas
38:27atau paling tidak
38:27saya pribadi
38:28berharap
38:28para pelaku
38:29dihukum
38:29berat
38:32Pak Reza
38:33sebelum saya tutup
38:34singkat saja
38:36Pak
38:36ini kan
38:37yang menjadi
38:38kepiluan
38:39kita semua
38:40melihat bagaimana
38:41CCTV tersebut
38:42menampilkan adegan
38:43yang sadis
38:44seperti itu
38:44yang
38:45kita tidak sangka
38:47adalah awalnya
38:47ini pelaku
38:49AF
38:49ini sempat
38:50mencium tangan
38:51seperti itu
38:52Anda melihat
38:53adakah
38:54mungkin kelainan
38:55psikologis
38:55yang dialami oleh
38:56pelaku ini
38:58menantu ini
38:59yang kemudian
38:59kalau memang
39:00dari awal niat
39:01dia sudah jelek
39:01kemudian
39:02kenapa dia harus
39:03cium tangan
39:03bukankah bisa
39:04tidak melakukan
39:05hal seperti itu
39:09saya ingin
39:11memastikan
39:11para pelaku
39:12dihukum berat
39:13agar para pelaku
39:14dihukum berat
39:15maka proses
39:16pertanggung jawaban pidana
39:17harus maksimal
39:18agar proses
39:20pertanggung jawaban pidana
39:21berlangsung maksimal
39:22kita hanya
39:22boleh punya
39:23satu asumsi
39:24bahwa para pelaku
39:25sehat
39:25waras
39:26normal
39:27tidak ada
39:28gangguan jiwa
39:29tidak ada penyakit mental
39:30dan sejenisnya
39:31sekali saja
39:32kita buka celah
39:33bagi mereka
39:33untuk membangun
39:34alibi
39:34bahwa ini
39:35gangguan mental
39:36ini ketidakwarasan
39:38ini penyakit jiwa
39:40dan sejenisnya
39:40maka sadar
39:41tidak sadar
39:42kita memberikan
39:43kemungkinan
39:44atau bahkan
39:45memberikan persenjatan
39:46kepada mereka
39:46untuk lolos
39:47dari jerat pidana
39:47atau baik tidak
39:48untuk mendapatkan
39:49peringatan sanksi pidana
39:50saya ingin
39:51menutup peluang
39:52adanya peringatan sanksi
39:53lebih-lebih
39:54ingin mengunci mati
39:55tidak ada yang namanya
39:56pembebasan
39:57bagi para pelaku
39:58sekali lagi
39:59keinginan semacam itu
40:00hanya akan
40:01realisasi
40:02kalau proses
40:03penegakan hukumnya
40:04berjalan
40:04dengan satu
40:05asumsi
40:06para pelaku
40:07tidak ada terkuacuali
40:09mereka sehat
40:10wa'afiat
40:11normal
40:12waras
40:13tidak ada
40:14gangguan jiwa
40:15tidak ada
40:15penyakit mental
40:16baik
40:17itu yang ingin
40:17kita bersama-sama
40:18saksikan
40:19karena kita
40:19melihat
40:20bagaimana
40:20sadisinya
40:21kasus ini
40:22kita nantikan juga
40:23bagaimana
40:24kemudian polisi
40:24mengidentifikasi
40:25kasus ini
40:25apakah tadi
40:26pencuran dengan kekerasan
40:27perencanaan pembunuhan
40:28atau pembunuhan
40:29berencana
40:30terima kasih
40:30Pak Reza Indra Giri Amril
40:32Pakar Psikologi Forensik
40:33sudah bergabung bersama kami
40:34di Breaking News Kompas TV
40:35terima kasih
40:36terima kasih
Komentar