00:00Seorang penjual sate ayam gerobak bersama istrinya berhasil mewujudkan impiannya untuk menunaikan ibadah haji.
00:07Pasutri yang tekun menabung selama 10 tahun itu bersyukur dan kini bersiap untuk berangkat menuju Tanah Suci.
00:18Di sudut desa Dengin Puriklot dan Pasar Bali, kehidupan sederhana di Jalanipaidi bersama istrinya, Hamidah.
00:26Setiap hari, sejak pagi, keduanya menyiapkan degangan sate ayam dan lontong.
00:33Pekerjaan yang menjadi tumpuan utama penghidupan keluarga mereka.
00:38Di balik gerobak sate sederhana, Paidi dikenal sebagai sosok pekerja keras.
00:43Selain berjualan, pria berusia 51 tahun ini juga mengemban tanggung jawab sebagai penjaga keamanan di sebuah taman kanak-kanak
00:53serta aktif sebagai anggota linmas yang menjaga keamanan, keterliban, dan penanganan jika terjadi bencana di desa.
01:01Hari-hari Paidi penuh kegiatan.
01:04Pagi mempersiapkan dagangan, siang hingga sore bertugas di sekolah, dan malam hari terkadang berpatroli keliling desa.
01:12Bersama sang istri, Paidi menjalani rutinitas itu dengan satu tujuan yang ia rawat selama bertahun-tahun.
01:21Menunaikan ibadah haji.
01:25Dari hasil berjualan sate, Paidi menyisihkan sedikit demi sedikit penghasilannya.
01:31Proses itu tidak singkat.
01:33Satu dekade, ia jalani dengan disiplin dan kesabaran.
01:39Upaya panjang itu akhirnya berbuah.
01:42Pada 2024, Paidi bisa melunasi biaya keberangkatan haji.
01:47Tahun ini, ia dan sang istri dicatwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 8 Mei melalui emberkasi Surabaya.
01:58Alhamdulillah, ini semua mungkin sudah diatur sama yang maha kuasa.
02:03Mungkin kalau dibilang sama sesepuh orang-orang dulu itu mungkin yang banyak uangnya belum tentu,
02:12tapi kita ini saya rasa berusaha keras untuk bisa mencapai jita-jita haji.
02:21Ya, di samping itu uang itu nabung dalam bentuk rupiah kecil, 50 ribu, anggap 100 paling besar.
02:32Selama, ya mungkin kurang lebih 10 tahun.
02:37Bagi Putri Paidi, Eli Rohimah, keberangkatan kedua orang tuanya menjadi sebuah kebanggaan.
02:43Ia menyaksikan sendiri bagaimana kerja keras dan ketekunan orang tuanya
02:48mampu melewati berbagai tantangan ekonomi hingga akhirnya mengantarkan keduanya ke Tanah Suci.
02:57Apa ya, namanya ekonomi lah naik turun.
03:01Ada kadang-kadang ada sepinya, kadang ada ramenya gitu.
03:04Ya, mudah-mudahan menjadi haji yang makbur, terus pulang selamat, di sana nggak ada apa-apa, pada sehat semua.
03:17Di tengah segala keterbatasan, Paidi menjalani hidupnya dengan syukur.
03:22Ketekunan yang mengantarkannya berhaji menjadi kisah pengingat bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari langkah-langkah kecil
03:30yang dijaga dengan konsisten hari demi hari.
03:33Komang Suarabawa, Kompas TV, dan Pasar Bali
Komentar