00:00Dan ada tuduhan untuk menjelekan kita sebagai bangsa
00:04Jadi begini ya
00:06Kalau saudara tidak suka dengan 2-3 orang
00:09Jangan merusak seluruh bangsa
00:14Kalau tidak suka sama Prabowo
00:16Silahkan
00:182029
00:22Bertarung
00:25Iya kan
00:31Masih di Satu Meja The Forum
00:35Mas Lukman
00:36Tadi kan relate dengan yang tadi sampai
00:38Ini kan
00:39Kita diskusikan
00:43Bukanya pelan
00:45Tapi
00:46Ini saya perhatikannya
00:48Memang ciri khasnya
00:51Hati-hati kita dengan kalimat pertama
00:53Karakteristiknya tidak harus dilihat
00:55Tapi ini penting juga
00:57Apakah Mas Lukman melihat
00:59Ya seharusnya seorang presiden mungkin bisa menahan
01:02Tapi kalau sudah bicara karakter
01:03Mungkin emang karakternya seperti itu
01:06Padahal mungkin substansinya ya
01:08Hatinya baik dan sebagainya
01:09Mas Lukman melihat bagaimana dalam konteks posisi presiden
01:11Justru disinilah pentingnya komunikasi
01:13Karena ada ilmunya
01:15Ada strateginya dan seterusnya
01:17Jadi
01:17Oke karakter satu hal
01:20Tapi cara berkomunikasi
01:21Apalagi bagi pejabat publik itu
01:23Hal lain yang harus dibenahi
01:25Jadi poin penting saya tadi itu cinta
01:28Jangan menganggap rakyatnya sendiri sebagai
01:32Lawan musuh atau sesuatu yang ingin mengancam
01:36Terkesan begitu ya
01:37Itu kan tadi resistannya tinggi sekali gitu
01:39Jadi saya sangat berharap
01:43Ya anggap sekeras apapun itu adalah
01:46Tanda cinta gitu kan
01:48Orang kalau gak punya cinta
01:50Tugasnya Pak Kom
01:51Dia cuekin tuh gak perlu kritik gitu
01:54Tadi di Cilacap juga
01:56Pada saat peresmian hilir
01:57Sama ada statement juga
01:58Mungkin ya
01:59Kepala Bakom sudah monitor tuh
02:00Kalau yang gak setuju sama saya
02:02Keluar gitu
02:03Ya itu
02:04Nah cara-cara seperti ini menurut saya
02:06Ya ini nanti Pak Kodari lah
02:08Ya nanti coba kita denger
02:09Gimana
02:10Gimana rencananya
02:11Kepala Bakom yang baru
02:12Mengubah konsep
02:13Atau profil politik
02:15Komunikasi politiknya seorang presiden
02:17Pertama
02:17Bapak presiden adalah seorang patriot
02:19Yang cintanya sangat besar
02:21Pada bangsa dan negara
02:22Dan rakyat Indonesia
02:23Ini baru
02:24Ini salah satu
02:25Kenapa ditunjuk jadi Kepala Bakom ya ini
02:27Karena bisa membuat formulasi kalimat
02:29Justru karena
02:30Beliau sangat cinta
02:32Maka lahirlah program-program
02:33Yang sangat berpihak kepada
02:35Rakyat Indonesia
02:37Contohnya sekolah rakyat
02:39Anak yang tidak bisa sekolah
02:41Dari keluarga tidak mampu
02:43Diberikan sekolah
02:44Diberikan pendidikan
02:46Diberikan hidup
02:47Supaya apa
02:48Mereka bisa punya masa depan
02:49Yang lebih baik
02:50Satu contoh
02:50Nah yang kedua
02:52Memang kita juga gak bisa naif
02:53Kalau Mas Lukman yang ngomong
02:55Saya menyampaikan pendapat ini
02:58Masukan ini karena cinta
02:59Saya percaya kepada beliau
03:02Tapi apakah semua
03:03Yang mengatakan seperti itu
03:05Adalah seperti Mas Lukman
03:06Tentu tidak
03:08Kita tidak boleh naif
03:10Mas Lukman kebetulan pernah
03:12Mas Lukman memang pernah
03:13Di P3
03:14Pernah menteri agama
03:16Tapi beliau ini
03:17Dalam kacamata saya
03:18Beliau ini nada dasarnya
03:20Adalah seorang ustad
03:21Seorang kiai
03:22Jadi ada
03:23Selalu dalam
03:23Kalau yang lain kenapa?
03:25Yang lain kenapa?
03:25Kita lihat juga kan
03:26Yang lain-lain itu ada politisi
03:28Oh
03:28Ada yang kalkulasi elektoral
03:31Ada juga kekuatan luar negeri
03:34Dalam negeri
03:34Ada pengamat ini
03:35Prof. Gun-Gun
03:36Ada juga
03:36Prof. Gun-Gun
03:37Beliau seorang akademisi
03:39Dengan cinta juga
03:41Saya bisa menanggapi
03:42Saya lanjutkan lagi
03:43Saya akan sedikit saja
03:44Lo selesai
03:45Lo selesai
03:46Poinnya
03:47Supaya
03:48Supaya
03:48Kelir
03:49Bisa ngomong
03:50Setelah saya sampaikan
03:51Oh cukur susu
03:52Saya tadi sudah
03:53Sudah dengarin
03:54Mas Lukman
03:54Jadi
03:55Bahwa ada
03:576.000 hektare
03:59Sawah
04:00Sawah
04:01Eh
04:01Kebun sawit ilegal
04:02Yang
04:03Ditindak oleh
04:05Bapak Presiden
04:06Dan itu kan kita tahu
04:07Bahwa apakah kemudian
04:09Yang punya
04:10Kebun sawit itu
04:11Akan selamanya
04:13Disita
04:14Lalu kemudian
04:15Dikembalikan kepada negara
04:16Uangnya
04:17Untuk
04:17Saya menanggap
04:18Maksudnya
04:18Kalau yang tadi
04:19Poin-poin tadi
04:19Itu clear
04:20Poinnya dan nuansa itu
04:21Jangan menuansakan
04:23Bahwa Presiden
04:24Seorang pemimpin itu
04:25Seolah-olah itu
04:27Asal rakyat berbeda
04:28Kemudian
04:28Jadi yang disantarkan oleh
04:29Pak Kodari
04:30Sebenarnya benar
04:31Benar sebenarnya
04:32Yang dimasukkan bukan Pak Lukman
04:34Tapi kita juga
04:36Tidak boleh naib
04:37Bahwa
04:38Agenda
04:39Itu banyak
04:41Dan bermacam-macam
04:42Aktor juga banyak
04:42Dan macam-macam
04:43Dan yang terakhir
04:44Kalau ada yang menyerang
04:46Atau kemudian
04:48Mengatakan sesuatu
04:48Yang tidak benar
04:49Hemat saya
04:49Ya harus dijawab
04:50Karena itu juga
04:52Saya jawab
04:53Kita menjawab
04:54Itu yang saya bilang
04:54Your words
04:55Against my words
04:56Gitu loh
04:57Saya yakin
04:58Dengan ya
04:59Niat Presiden
05:00Yang penuh cinta
05:01Kepada rehat Indonesia
05:02Dengan program-program
05:04Yang begitu luas
05:05Dengan manfaat yang nyata
05:06At the end of the day
05:07Mayoritas masyarakat Indonesia itu
05:09Akan mendukung
05:10Apa yang dilakukan oleh Bapak
05:11Saya nanggep poinnya Pak Kodari
05:13Dan kata-kata
05:14Frekuensi
05:15Frekuensi
05:16Kemudian juga
05:18Frekuensi
05:18Serta intensitasnya
05:20Itu yang mungkin
05:20Harus ditambahkan oleh Presiden
05:22Karena program-program yang banyak
05:23Itu harus disampaikan
05:25Mas Rukman silahkan
05:26Mas Rukman silahkan
05:28Mas Rukman silahkan
05:28Ya jadi saya
05:30Bersepakat dengan
05:31Poinnya
05:32Tapi maksud saya
05:33Ini kan tema kita
05:35Tentang komunikasi
05:36Strategi komunikasi publik
05:38Untuk kebaikan lah ya
05:39Jadi Bapak Presiden
05:40Betul
05:41Tidak semua orang punya niat baik
05:43Punya tindakan baik
05:44Apalagi ranah politik
05:45Macam-macam
05:46Tidak semuanya di latar belakang
05:47Bapak Presiden kan punya aparatus
05:51Yang ada intelijen
05:52Kalau memang ada tindakan-tindakan
05:55Ada niat menseria
05:56Yang betul-betul melanggar undang-undang
05:59Tindakan yang bisa melakukan itu semua
06:01Tapi poin saya bukan disitu
06:03Adalah bagaimana ruang publik itu
06:06Diisi dengan komunikasi
06:09Yang lebih memberikan rasa nyaman
06:14Kepada semuanya
06:15Jadi tidak konfrontatif begitu
06:18Supaya rakyat itu memahami
06:21Bahwa
06:22Oh resistensinya tidak
06:24Tidak tinggi
06:25Oh
06:26Kepada cara ya
06:27Cara merespon
06:28Rakyat ini kan
06:29Ingin didengar sebenarnya
06:31Jadi
06:33Ya
06:34Ditampung lah
06:35Didengar lah gitu
06:36Walaupun nanti tindak
06:38Lanjutnya seperti apa
06:39Jangan sejak awal
06:41Sudah resisten
06:42Ini yang lalu kemudian menimbulkan
06:44Anak-anak masalah baru gitu
06:46Oke
06:46Jadi begini
06:47Karena keduanya sudah
06:48Saya boleh ke akademisi dulu
06:49Jadi kita jadi aja
06:50Bapak
06:50Jadi itu pidatonya banyak dan panjang
06:53Oke
06:53Isinya berisi tentang
06:55Hal-hal dan program-program yang
06:57Beliau bangun untuk kemandrian bangsa
06:59Untuk peningkatan kesejahteraan
07:02Kalau ada satu dua item ya
07:05Yang nadanya seperti itu
07:07Maka itu
07:08Ya itulah
07:09Itulah bagian dari
07:10Cara beliau untuk
07:11Karakter
07:11Bukan substansi
07:13Untuk mengingatkan
07:14Untuk mengingatkan kita semua
07:16Tidak boleh naif
07:17Oke
07:17Indonesia ini negara kaya
07:19Banyak yang berkepentingan disini
07:51Semenjak ratusan tahun yang lalu
08:18Kemen of reflasi
08:21Komunikasi
08:21Itu bisa jadi niatnya baik
08:23Iya kan
08:24Tapi momentumnya
08:25Oke
08:26Tidak pas
08:27Itu juga harus dibaca sebagai
08:29Cara mengelola CPM
08:30Terus contoh misalnya
08:33Mungkin juga
08:33Kalau gimana dengan
08:35Kes-kesnya pidato presiden
08:36Ya termasuk
08:37Misalnya soal
08:38Kata menertibkan
08:40Meskipun tadi
08:41Apa namanya
08:42Ada semacam narasi
08:44Pra dan
08:45Pascanya
08:46Artinya ada kalimat
08:48Tetapi kemudian kan
08:49Itu harus
08:50Yakin akan dibaca
08:52Dalam konteks
08:53Satu pilihan diksi
08:56Yang mungkin
08:56Bisa
08:57Bisa punya
08:58Potensi
09:00Merusak
09:01Dari keseluruhan narasi
09:02Yang dibangun disitu
09:04Karena apa
09:05Orang sudah
09:06Mungkin punya memori kolektif
09:07Di masa lalu
09:08Soal
09:09Bagaimana ditertibkan itu
09:11Oke
09:11Sama juga misalnya
09:12Inflasi pengamat
09:13Itu kan menciptakan musuh baru
09:16Menciptakan musuh baru
09:18Kenapa
09:18Pengamat itu
09:19Menurut saya
09:20Harus jadi mitra
09:21Mitra kritis
09:23Kenapa
09:24Karena demokrasi
09:25Kalau kata-kata
09:26Inflasi
09:26Seolah ada kelebihan
09:27Ada peningkatan
09:28Meluncakan
09:29Ya apalagi kan ditambah
09:30Dengan kalimat penjelasnya
09:31Iya kan
09:32Misalnya
09:32Tidak sesuai backgroundnya
09:34Itu akan kemudian
09:35Backfire
09:35Ke pemerintah
09:37Contohnya banyak menteri
09:38Yang tidak
09:38Pas
09:39Backgroundnya
09:40Hal seperti ini kan
09:41Menyangkut
09:42Communication
09:43Privacy Management
09:44Sebenarnya
09:45Belum lagi
09:46Kalau kita bicara
09:47Karena begini
09:48Komunikasi hari ini
09:49Ditandai selain oleh
09:50CPM
09:51Itu oleh
09:51Narasi
09:52Narasi
09:53Sudah kita bahas
09:54Bagaimana misalnya
09:55Memformulasikan
09:56Narasi
09:57Pemerintahan Prabowo
09:58Dan saya yakin
09:59Bakom
10:00Salah satu
10:00Kekuatannya
10:02Harusnya disitu
10:03Bagaimana
10:03Mengorkestrasi
10:04Narasi
10:05Pemerintah
10:05Lewat
10:06Kementerian
10:06Membaga
10:07Dan Daerah
10:07Supaya kemudian
10:08Itu ada satu
10:09Benang merah
10:10Yang dibaca oleh publik
10:11Sebagai benang merah
10:12Yang koheren
10:13Yang padu
10:14Nah yang ketiga
10:16Dari hal yang
10:17Paling penting
10:17Dalam komunikasi
10:18Itu adalah
10:19Simbolic
10:21Convergence
10:21Jadi penyatuan
10:23Kesadaran bersama
10:24Lewat satu
10:25Simbol-simbol
10:25Tertentu
10:26Yang kemudian
10:26Diberikan oleh
10:28Pemerintah
10:28Menjadi sinyal
10:29Menjadi
10:30Stimulan
10:31Menjadi
10:31Rangsangan
10:32Yang positif
10:33Nah kalau kemudian
10:35Ada
10:35Simbol
10:37Baik kata-kata
10:38Maupun tindakan
10:38Yang
10:39Menyiratkan
10:40Bahwa pemerintah
10:41Itu memang
10:42Sangat
10:43Akomodatif
10:44Pada kehendak publik
10:45Saya yakin
10:46Tidak muncul
10:46Fenomena-menomena
10:48Letupan
10:48Seperti
10:49Agustus
10:50Yang lalu
10:50Terima kasih
10:51Makin banyak
10:52Catatan buat
10:53Bakom yang baru ini
Komentar