Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 11 menit yang lalu
Presiden Rusia, Vladimir Putin bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi di St. Petersburg, guna membahas ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, Putin secara terbuka menawarkan diri sebagai mediator untuk memulihkan stabilitas pascaserangan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran.

[Antara/Rinto A Navis/Fahrul Marwansyah/I Gusti Agung Ayu N]
Transkrip
00:05Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi di St. Petersburg Senin 27 April.
00:14Putin berharap rakyat Iran segera dapat melewati masa sulit dan berharap perdamaian segera tercipta.
00:20Pada kesempatan ini, ia menawarkan diri untuk menjadi mediator, guna memulihkan ketenangan di Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat dan
00:29Israel ke Iran yang dikutuk oleh Moskow dan banyak negara di dunia.
00:34Dalam perjanjian internasional, Rusia telah berulang kali menawarkan diri untuk menyimpan energi nuklir atau uranium milik Iran sebagai upaya meredakan
00:42ketegangan.
00:43Namun tawaran ini belum diterima oleh Amerika Serikat.
01:04Di sisi lain, Menlu Iran, Araqchi berterima kasih kepada Putin atas dukungan Moskow dan menyebut bahwa hubungan Rusia-Iran adalah
01:15kemitraan strategis yang akan tetap seperti itu di masa mendatang.
01:34Pertemuan Menlu Abbas Araqchi di St. Petersburg merupakan pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci keamanan dan diplomasi
01:42Rusia.
01:42Seperti Menteri Luar Negeri Sergei Lartrov, Penasihat Kebijakan Luar Negeri Yuri Ushakov, serta Kepala Badan Intelijen Militar Rusia Igor Kostyukov.
01:53Koresponden kantor berita Reuters melaporkan dari St. Petersburg, Rusia.
Komentar

Dianjurkan