Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi meminta maaf atas pernyataannya yang mengusulkan gerbong wanita di KRL dipindah pascatabrakan KRL dan Kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti dan tidak nyaman atas pernyataan tersebut," ujar Menteri PPPA Arifah Fauzi, dikutip dari akun Instagram @kemenpppa pada Rabu (29/4/2026).

"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," lanjutnya.

Baca Juga Menteri PPPA Usul Gerbong Kereta Khusus Wanita Dipindah, Ini Kata KAI-Pengamat Transportasi di https://www.kompas.tv/nasional/666041/menteri-pppa-usul-gerbong-kereta-khusus-wanita-dipindah-ini-kata-kai-pengamat-transportasi

#krl #menteripppa #arifahfauzi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666116/menteri-pppa-minta-maaf-usul-gerbong-krl-wanita-dipindah-pascatabrakan-di-stasiun-bekasi-timur
Transkrip
00:00Saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat
00:04Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya
00:10Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:13Shalom alam swastiastu, nama budaya, salam kebajikan rahayu
00:18Pertama-tama, saya menyampaikan duka cita yang mendalam
00:22atas insiden kecelakaan kereta
00:25yang telah menimbulkan korban jiwa dan luka-luka
00:29Hati dan doa kami bersama seluruh korban
00:33beserta keluarga yang ditinggalkan
00:35Terkait pernyataan saya, pasca insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur
00:42saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat
00:47Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya
00:52kepada seluruh masyarakat
00:54khususnya kepada para korban dan keluarga korban
00:58yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut
01:02Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya
01:09Saya memahami bahwa dalam situasi duka seperti ini
01:14yang menjadi fokus utama adalah keselamatan, penanganan korban
01:19serta empati kepada seluruh keluarga yang terdampak
01:24Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu
01:31baik perempuan maupun laki-laki
01:34Saat ini, prioritas utama pemerintah adalah memastikan penanganan terbaik bagi seluruh korban
01:42baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka
01:46Sesuai arahan Bapak Presiden, seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat, adil, dan menyeluruh
01:55Kementerian PPPA hadir untuk memastikan hak korban dan anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya dalam tragedi ini tidak terabaikan
02:07Kami sangat berduka atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa ini
02:13Kementerian PPPA berkomitmen memberikan pendampingan psikologis, perlindungan, serta dukungan yang diperlukan
02:22khususnya bagi anak-anak dan keluarga korban yang mengalami trauma akibat peristiwa ini
02:29Mari kita bersama-sama memusatkan perhatian pada penanganan korban
02:35Doa serta upaya perbaikan sistem keselamatan transportasi publik agar tragedi serupa tidak kembali terjadi
02:44Keselamatan seluruh penumpang harus menjadi prioritas tertinggi dalam setiap kebijakan transportasi ke depan
02:52Terima kasih, semoga Allah SWT memberikan kekuatan, ketabahan, dan perlindungan kepada seluruh keluarga korban
03:02Serta kepada kita semua
03:04Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:12Tadi kalau tadi kita ngobrol dengan KAI itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang
03:19Supaya tidak terjadi rebutan
03:21Tapi dengan peristiwa ini kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah
03:27Jadi yang laki-laki di ujung, yang depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah
03:41Tadi kalau gerbong perempuan, banyaknya perempuan
03:45Tadi ada yang laki-laki itu karena dia ada di gerbong tiga
03:49Dan juga ada yang dari Argo Bromo yang kena juga yang laki-laki
03:54Saya kaget kok korbannya ada yang laki-laki
03:56Oh ternyata mereka ada di gerbong tiga dan ada yang dari Argo Bromo Anggrek
04:02Oke, sama-sama, makasih semuanya
04:09Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami
04:14Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya
04:18Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda
04:24Selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan