Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Proses evakuasi korban kecelakaan kereta api di Bekasi berlangsung dramatis, dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Sementara itu, Presiden dengan tegas meminta investigasi menyeluruh soal penyebab kecelakaan kereta api di Bekasi.

Kita bahas di Kompas Petang bersama Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, dan Ketua Umum MTI, Haris Muhammadun.

#kecelakaankereta #kereta #bekasi #bekasitimur

Baca Juga Kemenhub Dalami Keterlibatan Taksi Listrik Dalam Peristiwa Kecelakaan Kereta di Bekasi di https://www.kompas.tv/regional/666051/kemenhub-dalami-keterlibatan-taksi-listrik-dalam-peristiwa-kecelakaan-kereta-di-bekasi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/666053/full-cerita-tim-sar-evakuasi-korban-kecelakaan-kereta-mti-soroti-penyebab-kecelakaan
Transkrip
00:00Proses evakuasi para korban kecelakaan kereta api di Bekasi berlangsung dramatis dilakukan tim SAR gabungan.
00:07Sementara Presiden dengan tegas meminta investigasi menyeluruh soal penyebab kecelakaan kereta api Bekasi.
00:14Kita bahas di Kompas Petang bersama dengan Kepala Kantor SAR Jakarta, Desi Anakartika Bahari, dan Ketua Umum MTI, Haris Muhammadun.
00:24Selamat sore, Mas Haris. Mbak Desi, selamat sore.
00:28Selamat sore, Audrey. Selamat sore, Mbak Audrey. Selamat sore, Mbak Desi.
00:33Mbak Desi, tentu kami di sini ingin mengetahui proses evakuasi yang berjalan sejak Senin malam sampai Selasa, butuh waktu belasan
00:43jam.
00:44Seperti apa waktu itu kesulitan evakuasinya? Mbak Desi.
00:48Ya, baik. Baik, terima kasih dari info awal yang kami dapatkan itu sekitar pukul 21.24 ya, itu tanggal 27
00:57malam.
00:57Dan kami langsung merespon dari unit Siaga Sar Bekasi, unit kami yang terdekat itu jaraknya sekitar tidak sampai lah, pokoknya
01:0510 menit sudah sampai.
01:06Dan kami langsung melakukan asesmen di situ, dan ternyata ada beberapa korban yang masih selamat, dan itu kondisinya terhimpit atau
01:15terjepit oleh material dari kereta.
01:17Kemudian kami lakukan evakuasi segera mungkin dengan melihat juga kondisi, dengan kehati-hatian, dan kami juga memperhatikan ya agar supaya
01:28tidak ada istilahnya untuk kami evakuasi dalam keadaan utuh gitu ya, tidak ada yang teramputasi.
01:34Sehingga itu perlu pelan-pelan kami lakukan dari mulai jam 10 sampai dengan jam 7.30 sudah selesai semuanya, baik
01:42yang hidup dan meninggal.
01:43Mungkin itu yang bisa kami sampaikan sebentar.
01:47Oke, Mbak Desi ini kita sekarang putarkan kembali Mbak Desi dan kawan-kawan, ini pada saat apa nih, malam hari,
01:55dini hari atau gimana Mbak Desi, di visual ini Mbak Desi?
01:59Ya ini pada saat kita akan memotong itu material untuk mengangkat salah satu korban ya, kakinya masih terjepit material, itu
02:08ada yang di atas juga mungkin tampak reruntuhan yang memang tidak stabil ya, jadi kami bersihkan dulu, itu kan sambil
02:15kami nanti potong yang dibawa.
02:17Dengan alat ekstrikasi begitu.
02:19Oke, Mbak Desi, jadi pada saat melakukan langsung evakuasi ketika mendapatkan telpon, Tim Sar apakah juga menganalisa terlebih dahulu kesulitan
02:29-kesulitan?
02:29Karena kan secara kasat mata ini pasti sulit sekali ya Mbak Desi ya, untuk menyelamatkan sebanyak mungkin korban.
02:40Pastinya pada saat kami sudah ke lokasi itu membawa peralatan yang diduga itu kalau kres berarti kan ada yang terhimpit
02:48ya atau terjepit berarti yang kami bawa peralatan ekstrikasi dan juga beberapa alat medis untuk pertolongan pertama.
02:54Dan pada saat di lokasi memang itu kami lihat semua sudah beberapa sudah terevakuasi tinggal yang ada di gerbong yang
03:01dilihat sekarang ini yang perlu waktu karena materialnya juga cukup keras sehingga kami harus perlahan-lahan karena disitu ada kaki
03:10korban ya.
03:10Jadi supaya tidak mengenai itu harus dengan teknik yang khusus lah disini yang kami lakukan begitu.
03:16Mohon maaf mungkin tidak dimension terlalu detail Mbak Desi, tapi kalau kita lihat kan ada juga yang langsung mendapatkan tabung
03:24oksigen ya saat itu bagaimana cerita warga sesak nafaskah atau seperti apa?
03:30Ini juga teman-teman Tim Sar juga mendapatkan oksigen ya Mbak Desi?
03:34Ya betul, pada saat itu memang banyaknya orang ya sebenarnya di sekitaran lokasi sehingga udara itu sangat sedikit yang masuk
03:42gitu pada malam itu sampai dengan linih hari dan dari damkar itu ada blower yang mereka juga bantu dan juga
03:49beberapa kipas angin itu bisa dilihat dari tangga dan untuk korban ini pakai oksigen memang tadi untuk sirkulasi udaranya dan
03:58juga dapat lebih fresh ya mereka sambil kami juga melakukan evakuasi.
04:03Juga dibantu dengan dokter disitu ada para medis yang memang stand by untuk menstabilkan korban dan juga memang ada beberapa
04:11yang korban menyampaikan sakit gitu ya mungkin sudah lama untuk ingin cepat pulang gitu ya cepat dievakuasi tapi kami harus
04:20lakukan ini perahan-lahan dulu karena tidak mudah gitu jadi bertumpuk-tumpuk disitu kondisinya itu di gerbong yang ini dan
04:27kebetulan semuanya wanita pula gitu.
04:31Pada saat secepat mungkin ya pasti tim SAR kan ingin kemudian menyelamatkan korban secepat mungkin supaya banyak korban yang selamat
04:39begitu ya tapi satu sisi juga tadi memang kendala yang dihadapi pada saat banyak sekali material-material yang membuat kesusahan
04:48tim evakuasi.
04:49Gimana Mbak Desi ketika banyak sekali yang ingin menyelamatkan kemudian ketepatan itu bagaimana caranya bisa memilih?
04:56Ya baik. Dengan kompetensi khusus disini juga langsung dipimpin oleh Kepala Basar Ras selaku SAR koordinator juga langsung menghandle semua
05:05bagaimana itu mulai dari proses pemotongan di posisi dekat korban sampai dengan selesai.
05:13Itu juga beberapa hal yang kita lakukan secara terus-menerus dengan penggantian shift dari tim yang kami sudah bagi jadi
05:21ada selalu kelelah gantian, lelah gantian seperti itu.
05:26Karena alatnya cukup berat juga untuk mereka pegang gitu.
05:29Oke, nah bukan hanya masalah evakuasi yang menjadi titik poin krusial pada saat menyelamatkan sebanyak mungkin korban kecelakaan tetapi juga
05:37harus mendalami dugaan penyebab pasti kecelakaan terjadi dan Presiden Prabowo pun sudah memerintahkan untuk menginvestigasi lebih lanjut dan harus juga
05:47diketahui seperti apa sebenarnya duduk permasalahannya.
05:50Saya mau nanya ke Mas Haris. Mas Haris ini berbagai spekulasi sudah bermunculan. Ada yang mengatakan bahwa karena dari taksi
06:00begitu yang mendadak mati di tengah rel kemudian juga ada spekulasi lainnya.
06:06Gimana cara memetakan bahwa apakah rangkaian demi rangkaian kecelakaan ini menjadi akhirnya linear artinya karena yang awal apakah ini bisa
06:16saling berkaitan dengan kejadian yang B?
06:20Ya, sebelum saya menyampaikan ulasan, saya pikir saya mesti disclaimer dulu karena KNKT sekarang juga sedang menyelidiki penyebab masalah terjadinya
06:33kecelakaan yang ada di stasiun Bekasi Timur.
06:36Namun demikian, kalau kita telusuri dari root cause-nya atau bakar masalahnya adalah sebetulnya kita akan tahu bahwa berdasarkan Undang
06:48-Undang Perkeretabian nomor 23 tahun 2007,
06:52kan persoalan perlintasan sebidang ini harus sudah tidak ada lagi sebetulnya dengan ada mandat daripada Undang-Undang Perkeretabian tersebut.
07:03Artinya adalah ketika ada pun harus dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, yaitu palang pintu, kemudian juga early warning system, kemudian
07:13juga petugas yang ada di sana.
07:16Nah, namun demikian tentunya tugas utama kita semua, artinya adalah di perlintasan sebidang ini memang membutuhkan anggaran yang cukup besar
07:29untuk menjadikan tim simpang tidak sebidang,
07:32apakah itu flyover maupun anggar terpas.
07:35Tapi intinya adalah itu merupakan mandat yang harus diselesaikan.
07:40Oke, tapi kalau menurut analisa Anda, Mas Haris, tanpa mendahului investigasi dari KNKT,
07:48kira-kira apakah ada keterkaitan yang sangat jelas Anda lihat antara satu peristiwa yang awal,
07:55yakni taksi ini kemudian berhenti di rel kereta, dengan peristiwa kedua?
08:01Ya, ya sudah bareng tentu pasti, karena gini, sebetulnya ketika ada sistem yang gagal di listrik, ya, kendaraan listrik,
08:12itu kan perlu ditelusuri apakah kegagalan sistem ini akibat human error dari pengemudi yang biasa atau tidak biasa
08:22menggunakan atau mengoperasikan mobil listrik tersebut, gitu ya.
08:28Ini berarti untuk pengomoditasi, ya?
08:31Ya, betul. Itu kan harus ditelusuri apakah itu human error atau dari kendaraan listriknya,
08:36atau mungkin dari sisi infrastrukturnya, yaitu perlintrasannya.
08:41Ini kan banyak hal yang menjadi penyebab itu.
08:44Tapi ketika itu pun sudah terjadi, misalnya, kan mestinya ada SOP, ya,
08:50SOP yang dikeluarkan oleh otoritas, apakah itu kementerian berhubungan,
08:55dalam hal ini dijen berhubungan darat, atau korlantas, misalnya.
08:59Kalau terjadi, misalnya, sistem gagal listrik di, apa, perlintasan sepedang,
09:04apa cara berpindaknya?
09:06Nah, ini kan mesti satu hal lagi.
09:09Nah, hal berikutnya adalah, ketika oke itu sudah ada gangguan di perlintasan sepedang,
09:15maka sistem yang bekerja adalah sistem persinyalan atau proteksi pengamanan dari operasional perkeretakan itu sendiri.
09:22Nah, ini yang tentunya, sistem yang kedua ini juga harus dilihat, gitu loh.
09:28Berarti antara satu peristiwa awal, Mas Haris, sorry,
09:32berarti antara satu peristiwa awal yang taksi itu,
09:34dan kemudian yang kedua ketika kereta Argo Bromo menabrak komoter lain,
09:39ini saling keterkaitan, Anda duganya seperti itu?
09:42Ya, betul.
09:43Karena gini, kalau satu sistem gagal, ya,
09:45katakanlah misalnya, oke ini sekarang sedang ada evakuasi, misalnya,
09:50atau sedang ada kerumunan,
09:52berarti kan ada obstacle dalam pergerakan perjalanan kereta api.
09:56Nah, mesti ada sistem yang kedua,
09:59yaitu proteksi keamanan perjalanan kereta api,
10:02yaitu persinyalan dan telekomunikasinya,
10:05itu harus jalan, gitu loh.
10:07Kan kita tahu nih,
10:08mesti ada upgrade lah,
10:10katakanlah sistem itu.
10:12Kita banyak sekali pelajaran lah,
10:14ketika misalnya kereta cepat Jakarta-Bandung misalnya,
10:19ada katakanlah biawak saja yang ada di jalur mereka,
10:23itu langsung berhenti,
10:24ada otomasi, ada alert, gitu loh.
10:26Nah, ini kan mestinya,
10:28karena ini belum upgrade,
10:30maka SOP-nya, standarnya,
10:33itu yang mestinya harus diinvestigasi lebih lanjut,
10:37apakah misalnya petugas-petugas
10:39yang harus berkomunikasi
10:40di Stasiun Bekasi dan Stasiun Bekasi Timur
10:42yang bertanggung jawab terhadap persinyalan,
10:44itu sudah bekerja sesuai dengan SOP enggak, gitu loh.
10:47Nah, ini kan perlu kita tunggu diinvestigasi KNKT.
10:50Berarti ini artinya masih menyeluruh
10:52dan kemudian masing-masing masih tanda-tanya ya,
10:56apakah ada hubungannya dengan SOP yang dijalankan sudah baik atau belum,
11:00persinyalan, termasuk juga dengan keadaan sopir
11:02dan kendaraan listrik taksi tersebut ya.
11:04Terima kasih kalau gitu untuk ulasannya,
11:06Mas Haris, Mbak Desi, selamat petang, Bapak dan Ibu.
11:10Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan