Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.

Berbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.

Belanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.

Baca Juga Gejolak Perang Timteng Uji Ketahanan Ekonomi RI, Purbaya: Indonesia Tahan Guncangan Energi Global di https://www.kompas.tv/nasional/665368/gejolak-perang-timteng-uji-ketahanan-ekonomi-ri-purbaya-indonesia-tahan-guncangan-energi-global

#bankindonesia #birate #ekonomi

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/665950/bi-tahan-suku-bunga-4-75-persen-jaga-stabilitas-dan-dorong-pertumbuhan-ekonomi
Transkrip
00:00Saudara Anda menyaksikan Sapa Indonesia Pagi dalam segmen Kompas Bisnis bersama saya Putri Oktaviani.
00:06Dalam rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 21 hingga 22 April 2026, Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI rate sebesar 4
00:16,75%.
00:17Keputusan ini diambil untuk mempertahankan stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
00:30Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diselenggarakan pada 21 hingga 22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI rate sebesar 4
00:41,75%.
00:43Suku bunga deposit facility sebesar 3,75% dan suku bunga lending facility sebesar 5,5%.
00:52Pertuan Gubernur Bank Indonesia pada 21 dan 22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI rate sebesar 4,75%.
01:08Suku bunga deposit facility sebesar 3,75% dan suku bunga lending facility sebesar 5,5%.
01:20Keputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter
01:32dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat peran di Timur Tengah.
01:43Kedepan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneteri yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
01:55dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5% plus minus 1%.
02:10Berbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan 1,2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik.
02:19Konsumsi rumah tangga yang naik didukung keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang terjaga
02:25serta kenaikan permintaan selama perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri 1447 Hijriah.
02:35Belanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya dan kenaikan belanja sosial
02:40serta berbagai insentif lainnya termasuk transfer ke daerah.
02:46Kedepan, berbagai kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia perlu terus diperkuat di tengah menurunnya prospek perekonomian global.
02:53Berbagai respons kebijakan diperkuat untuk memitigasi dampak perlambatan ekonomi dunia
02:59dan mendorong sumber-sumber pertumbuhan ekonomi dari permintaan domestik.
03:03Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 dalam kisaran 4,9% sampai 5,7%.
03:16Sementara itu kebijakan stabilitas nilai tukar rupiah terus diperkuat di tengah meningkatnya
03:23ketidakpastian pasar keuangan global akibat perang di Timur Tengah.
03:27Bank Indonesia terus meningkatkan intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah
03:33baik melalui intervensi di pasar NDF luar negeri maupun transaksi spot dan DNDF di pasar dalam negeri.
03:42Struktur suku bunga instrumen moneter juga diperkuat untuk menarik aliran masuk investasi portofolio asing.
03:49Dengan langkah tersebut nilai tukar rupiah dapat dijaga relatif stabil yang pada 21 April 2026 tercatat sebesar 17.140 per
04:00dolar Amerika Serikat
04:02atau melemah 0,87% PTP dibandingkan dengan level akhir Maret 2026.
04:09Kedepaan Bank Indonesia meyakini nilai tukar rupiah akan stabil dan cenderung menguat
04:16didukung oleh komitmen Bank Indonesia, imbal hasil yang menarik,
04:20serta prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik.
04:25Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah termasuk sinergi yang erat
04:31antara kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal
04:34untuk memitigasi dampak ketidakpastian global terhadap perekonomian domestik akibat perang di Timur Tengah
04:41sehingga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik.
04:46Sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan KSSK juga dipererat
04:52untuk turut menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pebiayaan bagi program astacita pemerintah.
05:00Tim Liputan Kompas TV, Jakarta
05:04Tim Liputan Kompas TV, Jakarta
Komentar

Dianjurkan