- 1 hari yang lalu
BEKASI, KOMPAS.TV - Tragedi Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur menjadi alarm keras bagi sistem perkeretaapian Indonesia.
Pasca peristiwa itu, Presiden Prabowo Subianto berjanji akan memperbaiki operasional kereta api dengan membangun jalan layang atau fly over penyeberangan di lintasan rel kereta api.
Ia juga mengakui masih banyak titik penyeberangan rel kereta tanpa penjagaan petugas.
Kini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menginvestigasi penyebab kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memastikan kecelakaan ini menjadi momentum evaluasi total infrastruktur kereta api.
Utamanya, percepatan penyelesaian proyek double-double track atau rel empat jalur, untuk memisahkan jalur KRL dan kereta jarak jauh guna mengurangi risiko kecelakaan.
Sebelumnya, KA Argo Bromo Anggrek menabrak gerbong paling belakang KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam.
Akibatnya, gerbong khusus penumpang perempuan ringsek hingga menyebabkan korban jiwa dan luka.
Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan bermula karena KRL lain yang mengarah Jakarta menabrak sebuah taksi mogok di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur.
Akibatnya, sebuah rangkaian KRL lainnya yang seharusnya menuju arah Cikarang ikut berhenti di Stasiun Bekasi Timur menunggu perlintasan kembali normal.
Tiba-tiba dari arah Jakarta, Kereta Argo Anggrek menabrak gerbong perempuan di bagian belakang KRL.
Puluhan penumpang yang seluruhnya perempuan menjadi korban jiwa dalam kecelakaan kereta ini.
Sementara itu, PT KAI mengungkap operasional di Stasiun Bekasi Timur ditutup sementara untuk kepentingan investigasi.
Sebanyak 15 penumpang meninggal dunia akibat tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line pada Senin malam.
Apa saja yang perlu dievaluasi dan menjadi catatan penting investigasi kecelakaan ini?
Kita bahas bersama Ketua Komisi V DPR Fraksi Demokrat 2009-2014 Mulyadi, Anggota Komisi V DPR Fraksi PDI Perjuangan Edi Purwanto, serta Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia Joko Setiyowarno.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/665868/full-dpr-dewan-penasihat-mti-bicara-soal-insiden-tabrakan-kereta-alarm-perbaikan-transportasi
Pasca peristiwa itu, Presiden Prabowo Subianto berjanji akan memperbaiki operasional kereta api dengan membangun jalan layang atau fly over penyeberangan di lintasan rel kereta api.
Ia juga mengakui masih banyak titik penyeberangan rel kereta tanpa penjagaan petugas.
Kini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menginvestigasi penyebab kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memastikan kecelakaan ini menjadi momentum evaluasi total infrastruktur kereta api.
Utamanya, percepatan penyelesaian proyek double-double track atau rel empat jalur, untuk memisahkan jalur KRL dan kereta jarak jauh guna mengurangi risiko kecelakaan.
Sebelumnya, KA Argo Bromo Anggrek menabrak gerbong paling belakang KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam.
Akibatnya, gerbong khusus penumpang perempuan ringsek hingga menyebabkan korban jiwa dan luka.
Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan bermula karena KRL lain yang mengarah Jakarta menabrak sebuah taksi mogok di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur.
Akibatnya, sebuah rangkaian KRL lainnya yang seharusnya menuju arah Cikarang ikut berhenti di Stasiun Bekasi Timur menunggu perlintasan kembali normal.
Tiba-tiba dari arah Jakarta, Kereta Argo Anggrek menabrak gerbong perempuan di bagian belakang KRL.
Puluhan penumpang yang seluruhnya perempuan menjadi korban jiwa dalam kecelakaan kereta ini.
Sementara itu, PT KAI mengungkap operasional di Stasiun Bekasi Timur ditutup sementara untuk kepentingan investigasi.
Sebanyak 15 penumpang meninggal dunia akibat tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line pada Senin malam.
Apa saja yang perlu dievaluasi dan menjadi catatan penting investigasi kecelakaan ini?
Kita bahas bersama Ketua Komisi V DPR Fraksi Demokrat 2009-2014 Mulyadi, Anggota Komisi V DPR Fraksi PDI Perjuangan Edi Purwanto, serta Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia Joko Setiyowarno.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/665868/full-dpr-dewan-penasihat-mti-bicara-soal-insiden-tabrakan-kereta-alarm-perbaikan-transportasi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Anggrek menabrak KRL komuter lain di stasiun Bekasi Timur
00:03jadi alarm keras bagi sistem perkereta apian Indonesia.
00:07Pasca peristiwa itu, Presiden Prabowo Subianto berjanji
00:11akan perbaiki operasional kereta api
00:13dengan membangun jalan layang atau flyover penyeberangan
00:16di lintasan rel kereta api.
00:18Ia juga mengakui masih banyak titik penyeberangan rel kereta
00:21tanpa penjagaan petugas.
00:23Kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini
00:29banyak yang tidak dijaga.
00:33Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini.
00:42Kita akan perbaiki semua lintasan tersebut
00:45dengan apakah dengan dilakukan lepas jaga
00:51atau dengan flyover.
00:53Nanti pelaksananya kita tunjuk.
00:59Kita perhitungkan sekitar hampir 4T ya, 4 trion ya.
01:05Kini Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT
01:08masih menginvestigasi penyebab kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek
01:12dengan KRL komuter lain.
01:15Menteri Perhubungan Dudi Purwagandi memastikan
01:17kecelakaan ini jadi momentum evaluasi total infrastruktur kereta api.
01:22Utamanya percepatan penyelesaian proyek double-double track
01:25atau rel 4 jalur untuk memisahkan jalur KRL dan kereta jarak jauh
01:30guna mengurangi risiko kecelakaan.
01:33KRL dan juga gerbong Argo Bromo ini dalam satu jalur Pak.
01:38Ini kan seharusnya dua sistem yang berbeda.
01:40Mungkin bisa dijelaskan Pak.
01:41Apakah memang wajib Pak di satu jalur?
01:47Nanti kita lihat hasil investifikasi KNKT.
01:50Ya, sabar.
01:52Sebagai bagian dari evaluasi kami untuk double-double track itu ya,
01:57termasuk juga mengenai elektrifikasi,
01:59itu sudah berpengar bagian daripada evaluasi kami
02:03terhadap layanan kereta api khususnya yang KRL.
02:06Insya Allah mungkin ke depannya kita akan segera merealisasikan
02:10pemasangan palang pintu untuk disesatkan kelasan sebidang.
02:15Sebelumnya, kereta api Argo Bromo Anggrek menabrak gerbong
02:18paling belakang KRL komuter lain di stasiun Bekasi Timur Senin malam.
02:23Akibatnya, gerbong khusus penumpang perempuan ringsek
02:26hingga menyebabkan korban jiwa dan luka.
02:29Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan bermula
02:31karena KRL lain yang mengarah Jakarta
02:33menabrak sebuah taksi mogok di perlintasan dekat stasiun Bekasi Timur.
02:39Akibatnya, sebuah rangkaian KRL lainnya
02:41yang seharusnya menuju arah Cikarang
02:43ikut berhenti di stasiun Bekasi Timur
02:45menunggu perlintasan kembali normal.
02:48Tiba-tiba dari arah Jakarta,
02:49kereta Argo Bromo Anggrek menabrak gerbong perempuan di bagian belakang ini.
02:54Saudara, ini adalah visual terkini
02:57dari penyerahan jenazah
03:0010 korban kecelakaan
03:04kereta api Argo Bromo Anggrek
03:07dan KRL di stasiun Bekasi Timur
03:09yang 10 jenazahnya telah teridentifikasi.
03:15Salah satunya,
03:15karyawati Kompas TV,
03:18rekan kami tercinta,
03:19Nur Aynia Eka Rahmadina
03:22yang saat ini diserahkan kepada pihak keluarga.
03:28Setelah proses identifikasi
03:31dan penyerahan jenazah ke keluarga,
03:37korban akan dimakamkan.
03:39Salah satunya juga
03:41Nur Aynia
03:43yang akan dimakamkan
03:45menurut rencana esok hari.
03:47Ada 10 jenazah
03:49yang teridentifikasi
03:51yang diunggungkan pada siang tadi.
03:53Antara lain,
03:54atas nama
03:55Tuti Anitasari,
03:56Harum Anjasari,
03:58Nur Alimantun Citral Stari,
04:00Farida Utami,
04:01Fika Agnia Fratiwi,
04:03Ida Nuraida,
04:04Gita Septia Wardani,
04:06Fatmawati Rahmayani,
04:07Arinjani Novitasari,
04:09dan Nur Aynia Eka Rahmadina.
04:15Tadi,
04:1610 jenazah
04:18pengumumannya
04:18disampaikan oleh
04:20Kepala Rumah Sakit
04:21atau Karumkit Rumah Sakit
04:23Polri Kramacati,
04:25Brigjen Prima Heru Yulihartono.
04:29Dan
04:29identifikasi jenazah ini
04:32dilakukan
04:32berdasarkan
04:34data-data
04:35yang telah
04:36diserahkan oleh
04:38pihak keluarga.
04:39Baik itu
04:40data
04:40antemortem
04:41dan
04:41postmortem.
04:43Total ada
04:4415 penumpang
04:45saudara
04:46yang meninggal dunia
04:47akibat
04:47tabrakan kereta api
04:48Argo Bromo Anggrek
04:50dan KRL
04:51Komuter Line
04:51Senin Malam.
04:52Lalu apa saja
04:53yang perlu dievaluasi
04:54dan jadi catatan penting
04:55investigasi
04:56kecelakaan ini?
04:57Kita bahas bersama
04:58Ketua Komisi
05:005 DPR
05:01Fraksi Demokrat
05:022009-2014
05:03Mulyadi
05:04juga anggota
05:06Komisi 5 DPR
05:07Fraksi PDI Perjuangan
05:09Edi Purwanto
05:10serta Dewan Penasihat
05:11Masyarakat Transportasi
05:13Indonesia
05:13Joko Setiawarno.
05:15Selamat malam
05:16Pak Mulyadi
05:18Pak Edi
05:19serta
05:20Pak Joko
05:22Terima kasih
05:24sudah hadir
05:25tentunya
05:26kita mengucapkan
05:27duka mendalam
05:27untuk
05:2915 korban meninggal
05:31dunia
05:31maupun korban luka
05:33salah satunya juga
05:34bagian dari keluarga
05:36Besar Kompas TV
05:37Nur Aini
05:38Saya pertama
05:41ke Pak
05:42Edi
05:44terlebih dahulu
05:45kalau dari penanganan
05:46sejauh ini
05:47apa yang
05:49DPR
05:50lihat harus diselesaikan
05:52segera
05:53kita menghormati
05:54proses investigasi
05:55yang berlangsung
05:55tapi tentunya kan
05:56perbaikan
05:57ada sejumlah catatannya
05:59apa saja
05:59kalau dari DPR
06:00Pak Edi
06:00baik
06:02yang pertama
06:04atas nama pimpinan
06:06dan
06:06anggota komisi 5
06:08kami
06:09mengucapkan
06:09turut duka cita
06:10yang mendalam
06:11atas kejadian ini
06:12semoga
06:1415 korban
06:15yang meninggal
06:15mendapat tempat
06:16yang beri
06:17ya disya Allah
06:17subhanahu wa sallam
06:18amin
06:19dan
06:193 yang
06:20luka-luka
06:21segera
06:22mendapatkan
06:23kesembuhan
06:24dan keselamatan
06:25penangan korban
06:26harus menjadi
06:27prioritas utama
06:28pastikan seluruh korban
06:30mendapatkan
06:31perawatan yang
06:32cepat dan tepat
06:33kemudian
06:34jauh ini kita melihat
06:36proses dan
06:37penanganan
06:38pasca kejadian
06:39cukup baik
06:41dengan
06:41kesigapan seluruh
06:42unsur yang terlibat
06:44dalam proses
06:45evakuasi korban
06:46nah
06:47ada dua isu utama
06:49menurut kami
06:50yang perlu kita
06:50cermati bersama
06:52yang pertama adalah
06:54keberadaan mobil listrik
06:55yang mogok di
06:57perlintasan
06:57tanpa palang pintu
06:59JPL 85
07:01atau jalur
07:02perlintasan langsung
07:03dari total
07:04sekitar ada
07:053.000 sampai
07:054.000 perlintasan
07:07sebidang
07:07hanya
07:08kurang lebih
07:091.200 titik
07:10yang dijaga
07:11sementara
07:122.600 lainnya
07:13tidak memiliki
07:14penjagaan yang sama
07:15nah ini sudah
07:16kita ingatkan
07:17kepada dirjen
07:18dan
07:19titik kereta api
07:20pada saat
07:20kita RDP
07:22kaitan dengan
07:23mode lebaran
07:25dan kita sudah
07:26sidak di
07:26apa namanya
07:27stasiun
07:28Bekasi
07:29nah
07:29perlintasan sebidang ini
07:31memang masalah
07:32dan komitmen kita
07:34bagaimana
07:34apa namanya
07:36negara hadir
07:37untuk menyelesaikan
07:37masalah
07:38perlintasan sebidang
07:39Alhamdulillah
07:39Pak Presiden
07:40tadi sudah
07:41menanggapi
07:42akan disediakan
07:43korban 4 triliun
07:44untuk menyelesaikan
07:44kaitan dengan
07:45perlintasan sebidang ini
07:47termasuk ada
07:47skenario lain
07:48kaitan dengan
07:49flyover
07:50seperti itu
07:51yang kedua
07:52adalah
07:52masinis
07:53yang diduga
07:54lalai
07:55melihat
07:56sinyal berhenti
07:58sehingga
07:59mengakibatkan
08:00kereta api
08:01menabrak
08:01kereta api lain
08:02dari belakang
08:03atau rear end collision
08:05yang
08:05kelalai yang tersebut
08:07diduga karena
08:08kendala pada
08:08sistem
08:09persinyalan
08:10maupun
08:11komunikasi
08:12antar petugas
08:13nah
08:13perlu juga
08:14dilakukan
08:15verifikasi
08:17dan dikaji
08:17kalau memang
08:18saat ini
08:19komunikasi
08:19kereta api
08:20jarak jauh
08:21dan kereta api
08:22lainnya
08:23rata
08:24masih menggunakan
08:25frekuasi
08:26VFH
08:27dan analog
08:28yang mana
08:29kita
08:30ketika terjadi
08:32kendala
08:32belum tentu
08:33masinis bisa
08:34mendengar
08:34nah ini
08:35perlu
08:35dilakukan
08:36kajian
08:37mendalam lagi
08:37seperti apa
08:38sistem komunikasi
08:39yang baik
08:40digitalisasi
08:41kita
08:42di era sekarang
08:42harusnya
08:43masalah-masalah ini
08:44bisa diselesaikan
08:45dengan baik
08:46begitu mbak
08:47dan apakah
08:50solusi salah satunya
08:51soal flyover tadi
08:52dan perintasan sebidang
08:53ini sebenarnya sudah kita
08:54bahas berkali-kali
08:55Pak Joko
08:56apakah ini memang
08:57bisa jadi solusi
08:59setidaknya
08:59untuk
09:00karena pasti tentu
09:01kalau untuk kecelakaan
09:02ada multifaktor
09:03tapi setidaknya
09:04untuk mengurangi
09:04atau bahkan
09:05ya meniadakan
09:06kecelakaan itu
09:07yang kita harapkan
09:09ya
09:10memiliki
09:10dua jenis
09:11kecelakaan ya
09:12ada kecelakaan
09:14transportasi darat
09:15di perintasan sebidang
09:16dan kecelakaan
09:18kereta api
09:18adanya
09:19teberakan
09:20antar kereta
09:21tentunya
09:22ini mungkin
09:23baru pertama kali
09:24di Indonesia
09:25terjadi seperti ini
09:26ya sehingga
09:27dua hal ini
09:28penangannya
09:28akan berbeda
09:30di darat
09:31memang
09:32persoalan keselamatan
09:33mengkhawatirkan
09:34angkanya turun
09:36itu pada saat
09:37operasi ketupat
09:38operasi linda operasi
09:39sebagainya
09:40tapi kalau tidak operasi
09:41ya tetap sama
09:42nah
09:43kalau di kereta api
09:45sebenarnya
09:45kecelakaan kereta api
09:46itu sudah makin menurun
09:47jauh turunnya
09:48dibandingkan dengan darat
09:49nah sekarang
09:50bagaimana
09:51dengan transportasi darat
09:52yang mengkhawatirkan ini
09:53kami
09:54tahun lalu
09:55sudah mengingatkan
09:56ke
09:57kementerian perhubungan
09:58pemerintah
09:58agar
10:00pemangkasan
10:00atau penghematan
10:01untuk
10:02anggaran keselamatan
10:03itu jangan dilakukan
10:04artinya
10:05kalau itu dilakukan
10:06akan banyak hal
10:07akan terjadi
10:08dan ini juga
10:09seiring dengan
10:11di pusat
10:12dan juga di daerah
10:13juga jadi persoalan
10:14pelintasan sebidang itu
10:15bahkan beberapa
10:16tidak sanggup lagi
10:18untuk
10:18memelihara
10:19atau membayar
10:20dengan
10:21apa
10:21dengan
10:24standar
10:25UMR nya
10:26karena apa
10:27TKD nya juga
10:28dikurangi
10:28jadi bukan
10:30daerah juga
10:30sama ini
10:31karena pelintasan
10:32sebidang ini
10:33kan tidak hanya
10:34di pusat
10:34tapi ada juga
10:36yang bukan daerah
10:37yang sebenarnya
10:38kementerian PU itu
10:39sudah punya
10:39rencana strategis
10:41bagaimana
10:41menghilangkan
10:42sejumlah
10:43pelintasan sebidang
10:44yang melewati
10:46jalan nasional
10:46jadi targetnya
10:48sampai 2039
10:49pelintasan sebidang
10:51jalan nasional
10:51sudah habis
10:52namun tahun ini
10:53kembali lagi
10:54anggarannya juga
10:55berkurang
10:55sehingga target itu
10:57tidak mungkin tercapai
10:58ya
10:59nah ini menjadi
11:00persoalan
11:00apapun anggaran
11:01menjadi penting
11:02nah
11:02kalau persoalan
11:03membuat flyover
11:04dan sebagainya
11:05itu adalah salah satu
11:06bentuk
11:07engineering
11:08tapi bagi
11:09edukasi
11:11dan law enforcement
11:12ini sangat lemah
11:13sekali
11:13kita tahu
11:14di pelintasan
11:15sebidang itu
11:16sering terjadi
11:17pelanggaran
11:19ya
11:19itu tidak ada
11:21namanya
11:21penilangan
11:23dari pihak kepolisian
11:24tetap dibiarkan
11:25belum lagi
11:26kalau
11:26bicara
11:27edukasi
11:28tentunya
11:29anak-anak kita
11:30sejak seusia dini
11:31itu diberikan
11:32pendidikan
11:33berlalu lintas
11:34keselamatan
11:35berlalu lintas
11:36tapi itu tidak
11:37dalam kurikulum
11:38yang sebenarnya
11:39tahun lalu
11:39sudah mulai dikakas
11:40tapi sampai sekarang
11:41tidak dimasukkan
11:43meskipun
11:43ada sosialisasi
11:44itu
11:45berkala saja
11:46tidak bisa
11:47untuk mengingatkan
11:47orang secara
11:48berkelanjutan
11:50nah
11:51untuk pelintasan
11:51sebidang
11:52kita bahas
11:52salah satunya dulu
11:53soal pelintasan
11:53sebidang
11:54Pak Mulyadi
11:54ini kan
11:55bukan pertama kali
11:56kita bahas
11:57di berbagai dialog
11:58nah
11:58sebenarnya
11:59dari mulai Anda
12:00menjabat sebagai
12:01Ketua Komisi 5
12:02DPR
12:022009-2014
12:03hingga saat ini
12:05apa sih
12:05yang jadi kendala
12:06apakah memang
12:07jumlahnya terlalu banyak
12:08sehingga penutupannya pun
12:09sulit dilakukan
12:10dalam waktu segera
12:12terima kasih
12:15kebetulan saya sekarang
12:17bertugas di
12:17Komisi lain
12:19bukan Komisi 5
12:20tapi memang
12:21menarik juga
12:22saya dulu
12:23waktu 2009
12:25sampai 2014
12:26menjadi pimpinan
12:27Komisi 5
12:28masalah
12:29perintasan
12:30sebidang ini
12:30dari dulu
12:31sudah menjadi
12:33perhatian khusus
12:34Komisi 5
12:34sebetulnya
12:35maka dari itu
12:36pada kesempatan ini
12:37kan kebetulan
12:38ada Pak Edy ya
12:39yang masih
12:40rekan saya
12:41di Komisi 5
12:41saya tidak tahu
12:43persis
12:43program
12:44perencanaannya
12:45seperti apa
12:46dan berapa
12:47anggaran
12:48yang dialokasikan
12:49oleh
12:50pemerintah ya
12:51bersama Komisi 5
12:52atau DPR ya
12:53khususnya
12:54dalam rangka
12:55mengurangi
12:56pelintasan sebidang
12:57karena persoalan
12:58kecelakaan itu
12:59pasti
13:00persoalan utama
13:01adalah
13:01perintasan sebidang ini
13:02dan itu
13:03kita hilangkan
13:04memang satu
13:05melalui
13:05flyover
13:06atau underpass
13:07dan itu
13:07perlu
13:08yang cukup besar
13:09apalagi
13:10ribuan
13:11perintasan sebidang
13:13yang harus kita
13:14kurangi
13:14terus yang kedua
13:16kita juga harus
13:17tegas
13:17menutup
13:18perintasan sebidang
13:19yang liar
13:20atau ilegal
13:21karena
13:22saya dengar juga
13:24itu perintasan
13:24yang
13:25kejadian sekarang ini
13:26juga perintasan sebidang
13:28yang
13:28tidak
13:29resmi ya
13:31apalagi
13:32pelintasan sebidang
13:33yang masih ada
13:34ini masih banyak
13:35tadi disampaikan oleh Pak Edi
13:36masih banyak yang
13:38belum ada
13:38apa
13:40palang ya
13:41ya palang
13:43jadi
13:44tingkat keamanannya
13:46memang
13:46masih sangat
13:48riskan ya
13:49jadi saya
13:50dari dulu
13:51memang
13:51menyoroti
13:52ke pemerintah
13:53bahwa memang
13:54ada alokasi
13:55khusus
13:56segera
13:57segera mungkin
13:58untuk menyelesaikan
13:59pelintasan sebidang
14:01yang rawan
14:01kecelakaan
14:02khususnya
14:04apa
14:04yang
14:05jalur ganda
14:07yang double track
14:08atau
14:09jalur tunggal
14:11atau single track
14:11yang
14:12yang padat
14:13lalu lintas
14:14harus segera
14:16ya
14:16segera mungkin
14:17untuk diselesaikan
14:18dalam jangka waktu
14:19tertentu
14:20ya
14:20kemudian yang lain-lain
14:22tadi disampaikan
14:23juga oleh Pak Joko
14:24kecelakaan itu
14:25yang lain
14:26yang masih dalam penyelidikan
14:27oleh KNKT
14:28adalah
14:28persoalan
14:29tabrakannya
14:30argobromo
14:31dengan KRL
14:32nah ini kan
14:33diindikasikan
14:34persoalan
14:35signaling
14:36signal
14:38maka dari itu
14:39modernisasi
14:40dari signal
14:41kita juga harus
14:43secara bersamaan
14:44juga harus dilakukan
14:45mungkin
14:46signal yang kita miliki
14:48sekarang
14:48kehandalannya
14:49perlu kita tingkatkan
14:51atau memang
14:52jadi
14:52human error
14:54gitu
14:54sebetulnya sudah
14:55signalnya merah
14:56masinis
14:57melakukan pelanggaran
14:58tapi ini semua kan
14:59kita belum tahu
15:00ini baru dugaan-dugaan
15:02dimana
15:02KNKT
15:03sedang melakukan
15:04penyelidikan
15:05nah ini
15:06banyak hal yang
15:07masih harus
15:08kita tunggu
15:08tapi setidaknya
15:09tadi kita sudah bahas
15:10soal pelintasan semidang
15:11belum lagi soal
15:12double-double track
15:13atau jalur dui ganda
15:14karena kan karakteristik
15:15KRL
15:16dengan kereta
15:17yang berlangsung
15:18antar kota ini
15:19atau kereta yang jarak jauh
15:20ini kan tentu punya
15:21karakteristik yang berbeda
15:22apa yang bisa dilakukan sih
15:23untuk evaluasi ini
15:24untuk perbaikan
15:25dalam waktu
15:25cepat ataupun
15:26setidaknya menengah
15:27kita bahas di Sapa Indonesia Malam
15:29Usha Jida
15:41kembali di Sapa Indonesia Malam
15:43masih bersama dengan
15:44Ketua Komisi 5 DPR
15:46Fraksi Demokrat
15:47teriode 2009-2014
15:48Mulyadi
15:49anggota Komisi 5
15:51DPR Fraksi PDI Perjuangan
15:52Edi Purwanto
15:53serta Dewan Penasihat
15:54Masyarakat Transportasi Indonesia
15:55Joko Setiawarno
15:56saya ke Pak Joko
15:57soal Dwi Ganda ini
15:59seberapa penting sih
16:01dan sebelumnya juga Pak Joko
16:02kalau saat ini kan
16:04tadi sudah kita bahas
16:05pelintasan sebidang ini
16:07ya masih jadi kendala
16:08bisakah dikatakan
16:09selama masih ada
16:10pelintasan sebidang
16:11selama itu belum ditutup
16:13kecelakaan
16:14tinggal menunggu waktu
16:15yang tidak kita harapkan
16:16tentunya Pak Joko
16:18ya seperti itu yang terjadi
16:20jadi pelintas sebidang itu
16:22saya mengkhawatirkan
16:23dan makin banyak jumlahnya
16:25yang liar
16:25bahkan di Sumatera Utara itu
16:27kalau dipasang rambu-rambu
16:28cepat hilang
16:30karena itu bisa dijual
16:31untuk beli narkoba katanya
16:32kan gawat juga itu kan
16:33pasang sepandu
16:35nggak sampai 2 jam hilang
16:36sesuatu barang-barang
16:37yang bisa menghasilkan
16:38uang itu diambil
16:39di Sumatera Utara
16:39seperti itu
16:41ya
16:41karena untuk narkoba tadi
16:43nah kalau
16:44kaitkannya sama
16:45pelintasan
16:46double-double track
16:48itu sebenarnya
16:4820 tunnel sudah diusulkan
16:50bagaimana ada
16:50double-double track
16:51dari Manggare
16:53sampai dengan Cikarang
16:54karena untuk
16:55membutuhkan
16:56kereta api
16:58perkotaan
16:59pemotor lain
17:00dengan kereta api
17:00jarak jauh
17:01namun ini kan
17:02yang baru selesai
17:03peta dari Manggare
17:04sampai dengan Bekasi
17:05sementara dari Bekasi
17:07ke Cikarang
17:08belum
17:08apalagi nanti
17:10mau membuat
17:11sampai dengan
17:11pemotor lainnya
17:13sampai dengan
17:13Cikampe
17:14saya kira
17:15didahulukan
17:16double-double tracknya
17:17biar terpisah
17:18kalau enggak
17:18sangat risikan sekali
17:20itu
17:20di satu sisi
17:21kereta perkotaan
17:22berhenti setiap
17:22stasiun
17:23antar kota
17:24stasiun tertentu
17:26dan sekarang
17:26antar kota
17:27kecepatannya cukup tinggi
17:28sampai 120 meter per jam
17:31ya
17:32itulah tadi
17:33yang
17:33Pak Joko tekankan juga
17:35karakteristiknya
17:36saya sudah berbeda
17:37antara KRL
17:38dengan kereta jarak jauh
17:39kereta antar kota
17:40Pak Edi
17:41ini kan jadi faktor yang
17:43berkelindan ya
17:43antara
17:44pelintasan sebidang
17:45harus segera ditutup
17:47karena kalau tidak
17:47tadi kita bahas
17:49bahwa ya ini
17:49akan terjadi berulang
17:51itu yang kita tidak harapkan
17:52di sisi lain juga
17:53kita butuh double-double track
17:54atau dui ganda ini
17:55segera dilakukan
17:56tapi apa sih
17:56kendalanya
17:57apakah anggaran?
17:57iya
18:00sebenarnya
18:01kalau bicara
18:02kendala utama
18:03memang anggaran
18:04anggaran kan negara kita
18:06sedang melakukan efisiensi
18:07besar-besaran
18:09artinya
18:10Pak Presiden
18:11melihat
18:12ada hal-hal
18:13yang urgent
18:14lain mungkin
18:15menjadi prioritas
18:16tapi
18:17kejadian ini
18:19momentum bagi kita
18:20untuk
18:20apa namanya
18:22mulailah
18:22perkonsentrasi
18:24melindungi rakyat kita
18:2515 meninggal itu
18:27sudah terlalu banyak
18:28jadi hal-hal
18:29ini kadang-kadang
18:30kita
18:31belum melihat
18:32sesuatu yang penting
18:33jadi sense of
18:34urgensi kita
18:35sense of priority kita
18:37ini kita dorong
18:38bagaimana negara
18:39hadir ke situ
18:40artinya
18:41double track tadi
18:42pelintasan
18:43ini kan masalah
18:43yang harusnya
18:44segera ditangani
18:45dan Alhamdulillah
18:46Pak Presiden
18:47sudah
18:49membuat pernyataan
18:51bahwa akan
18:52menterik
18:52khusus
18:53kaitan dengan
18:53pelintasan sebidang
18:54salah satunya
18:55sudah menyebut
18:56angka
18:56akan menganggarkan
18:57kalau lebih 4 triliun
18:58untuk menyelesaikan
18:59play-offer
19:00dan penutupan
19:01pelintasan sebidang
19:02dan lain sebagainya
19:03tapi menurut saya
19:04ini harus dilakukan
19:06diskusinya yang
19:07lebih komprehensif lagi
19:08sehingga antara
19:09double track
19:10atau perintasan sebidang
19:11harus terintegrasi
19:12tidak bisa
19:13hanya satu
19:14segmen
19:15dua segmen
19:15seperti itu
19:16tapi semuanya
19:16harus menjadi
19:18rumusan yang terintegral
19:19sehingga
19:19penanganan ini
19:20adalah penanganan
19:21yang menurut saya
19:22sih
19:22tuntas seperti itu
19:24dan sekali lagi
19:25kendala kita
19:26mohon maaf
19:26anggaran
19:27di komisi
19:28di MAD
19:28itu kawan-kawan
19:29sudah punya ide
19:30saya yakin Pak Muliyadi
19:31juga sama
19:31dulu
19:32idenya luar biasa
19:33untuk
19:35memproteksi rakyat kita
19:36untuk menjaga rakyat kita
19:38sehingga
19:38fasilitas-fasilitas
19:39yang apa namanya
19:40kita punya
19:41betul-betul
19:42aman
19:42nyaman
19:43dan
19:43apa namanya
19:45menjadikan kebanggaan
19:46bagi masyarakat Indonesia
19:48nah hari ini
19:49kita belum menuju
19:50ke aman dan nyamannya itu
19:51nah safety-nya itu
19:52yang paling
19:53menjadi prioritas kita
19:54hari ini
19:55mana yang
19:56prioritas itu
19:57yang paling penting
19:57mohon maaf
19:58dengan segah hormat
19:59misalnya ada
20:00di bandara kita lah
20:01tiba-tiba
20:02dibikin
20:02ornamen-ornamen
20:04aksesoris
20:05yang menurut saya
20:05itu bukan prioritas
20:06kalau kita hitung
20:07berapa banyak
20:08anggaran itu
20:08gitu loh
20:09nah
20:09sense of
20:10anggaran ini
20:11menurut saya
20:12harus duduk bareng nih
20:13tidak bisa
20:13ego sektoral
20:14antara
20:15salah satu
20:16BUMNA
20:17BUMNB
20:18gak bisa
20:19tapi kita
20:20mitigasi dulu
20:21yang paling penting
20:22kita mapping dulu
20:23yang paling
20:23target
20:23mana nah
20:24itu harus kita tangani
20:25bersama
20:25bersama itu
20:26sejauh ini
20:27alokasinya sebesar apa sih
20:28pak
20:28besarannya untuk
20:29keselamatan ya
20:30untuk prioritas
20:31keselamatan
20:31terutama untuk
20:33perkereta apian
20:33ataupun transportasi
20:34darat
20:36masih sangat kecil
20:37sangat kecil
20:38yang nominalnya
20:39apa namanya
20:40sekarang
20:41mohon maaf lah
20:41perhubungan itu
20:42mengurus yang
20:43hal-hal yang
20:44apa namanya
20:45belanja rutin saja
20:47sudah kerepotan
20:48gak gaji
20:49gaji karyawan aja
20:50kerepotan
20:51kalau pun ada
20:52menurut saya
20:52saya malu menyebutkan
20:53gak banyak sekali
20:54gak sampai triliun
20:55nanti
20:55hanya ratusan miliar
20:57hanya ratusan miliar
20:59mohon maaf
21:00sangat jauh
21:01dari nilai cukup
21:02semoga nanti
21:02dengan kondisi
21:03seperti ini
21:04kita bisa duduk bareng
21:05kita hitung kembali
21:06berapa kebutuhan
21:07realnya seperti itu
21:08karena
21:09tadi
21:10karena Presiden
21:12Prabowo Subianto
21:12sudah memberikan
21:13atensi
21:13tadi ada 4 triliun
21:14rupiah
21:15anggaran
21:164 triliun rupiah
21:17untuk mengakomodasi
21:18peningkatan keamanan
21:19artinya kan
21:19butuh titik-titik
21:20krusial yang diperbaiki
21:22tapi pada faktanya
21:23anggarannya masih
21:23ditatatan ratusan miliar
21:25disampaikan oleh Pak Edi
21:26Pak
21:26Mulyadi
21:27apa sih
21:28yang bisa dilakukan
21:29untuk push ini
21:30karena kan ya
21:31keselamatan itu
21:31tidak mengenal waktu
21:33menjaga keselamatan itu
21:34gak bisa
21:34oh nanti aja
21:35kita gak tahu
21:36kecelakaan
21:36kapan bisa terjadi
21:38ya memang
21:40saya sepakat tadi
21:41bahwa
21:42persoalan
21:44lintas
21:45sebidang ini
21:46memang
21:47tidak lepas
21:47dari
21:48ketersediaan
21:49anggaran
21:49seberapa besar
21:51alokasi anggaran
21:52untuk
21:52menghilangkan
21:54perlintasan sebidang
21:55karena untuk
21:56menghilangkan
21:57perlintasan sebidang
21:58kan kita perlu
21:59kalau gak flyover
22:00ya underpass
22:01itu tentu
22:02perlu biaya
22:03yang cukup besar
22:04dan jumlahnya
22:05masih ribuan
22:06maka dari itu
22:08dulu saya
22:08kalau tidak salah
22:09juga ada
22:10program
22:10zero accident
22:11di sektor
22:12pekerja tapian
22:13itu sudah ada
22:15perencanaannya
22:15tentu
22:16perencanaan
22:17tidak bisa
22:18berjalan
22:20pemulus
22:21apabila
22:22tidak dilukung
22:23oleh anggaran
22:23yang memadai
22:24maka dari itu
22:25alhamdulillah
22:26saya mendengar
22:26tadi Pak Presiden
22:27sudah mengalokasikan
22:30anggaran segera
22:32sebesar
22:324 triliun ya
22:33mudah-mudahan
22:34dengan anggaran
22:35tersebut
22:36Kementerian Perhubungan
22:38bersama Komisi Pima
22:39segera
22:40action
22:40untuk
22:41membangun
22:43flyover
22:44atau underpass
22:45atau
22:45membuat
22:46palang pintu
22:48otomatis
22:48untuk
22:49pelintasan
22:50sebidang yang masih ada
22:52sehingga
22:53kecelakaan ini
22:55dapat kita
22:56minimalisir ya
22:57karena
22:58program
22:59zero accident
23:00itu
23:00sebetulnya kan
23:02itu
23:02hanya sebuah
23:04program
23:05atau perencanaan
23:06yang bisa
23:06secara
23:08berkala
23:09tiap tahun
23:09bisa kita evaluasi
23:10gitu
23:10udah sampai
23:11dimana
23:12tampungan
23:13anggaran yang
23:14mencukupi
23:14bagaimana kita
23:15bisa mencapai
23:17zero accident
23:17di bidang
23:18perketahapian ini
23:19apalagi nanti
23:20kalau sudah masuk
23:21tadi
23:21disampaikan oleh Pak Joko
23:23ini kecelakaan kita
23:24bukan hanya
23:24persoalan
23:25laluntas
23:27ada juga
23:27persoalan
23:28signal
23:29tadi
23:29sinyal
23:30yaitu
23:31bahwa
23:32Argo Gromo
23:33menabrak
23:34KRL
23:35dan itu
23:36berada di satu jalur
23:38kalau ini
23:39memang bukan
23:39human error
23:40ini pasti ada
23:41persoalan teknologi
23:42atau signal kita
23:43sistem
23:44signaling kita
23:45yang mungkin
23:46kehandalannya
23:47sudah perlu
23:48ditingkatkan
23:50atau diperbaiki
23:51dimodernisasi
23:52ini
23:53akaran lagi
23:54jadi ini yang
23:55perlu kita kaji
23:56bersama
23:57tentu ini
23:57menjadi domainnya
23:58komisi lima
23:59kebetulan saya
24:00tugas di komisi
24:01yang lain
24:03tugasnya PID
24:04sekarang ya
24:04berarti ya
24:05Pak Mulia
24:07saya ke
24:08Pak Joko
24:09jadi evaluasi
24:10menyeluruh itu
24:10harus seperti apa
24:12Pak Joko
24:14tapi sebelum itu
24:15kita akan lihat dulu
24:16ini adalah gambar
24:17terbaru
24:17dari rumah sakit
24:19Polri
24:20Keramatjati
24:21Jakarta Timur
24:22ada
24:23kita melihat
24:24saat ini adalah
24:25proses penyerahan
24:27jenazah
24:27dari korban
24:29meninggal dunia
24:31keselakaan kereta
24:32tadi
24:33pemimpin redaksi
24:35Kompas TV
24:35Yogi Arief
24:36Nugraha
24:37akan mendampingi
24:40pihak keluarga
24:41dalam penyerahan
24:43rekan kami
24:45Nur Aynia
24:47yang pada siang hari
24:50tadi diumumkan
24:51sudah teridentifikasi
24:54Nur Aynia
24:58atau Ayn
24:58biasa kami
24:59memanggilnya
25:00saat ini
25:02sudah dibawa
25:05ke ambulans
25:06dari rumah sakit
25:10Polri
25:12dan
25:13tadi keluarga dari Aynia
25:16ada adik dari Aynia
25:17yang juga menunggu
25:19proses serah terima ini
25:20didampingi langsung oleh
25:22pemimpin redaksi
25:23Kompas TV
25:24Yogi Arief
25:26Nugraha
25:26dan juga kawan-kawan
25:28yang datang langsung
25:30untuk
25:31mengantarkan Aynia
25:33untuk kembali pulang
25:35untuk dibawa ke keluarga
25:38dan menurut rencana
25:41Aynia akan
25:43dimakamkan
25:44esok hari
25:45di pemakaman
25:47yang ditentukan
25:48oleh
25:48pihak keluarga
25:53Nur Aynia
25:55adalah
25:56salah satu tim
25:58Kompas TV
25:59yang bertugas
26:01di News Production Support
26:03sudah 11 tahun
26:06menjadi bagian
26:08keluarga besar
26:10Kompas TV
26:11dan
26:13malam tadi
26:15kami harus berpisah
26:17dengan Aynia
26:18yang
26:20berpulang
26:21ke
26:23tempat yang
26:25kita
26:25tentu saja doakan
26:27sisi paling mulia
26:28di sisi
26:29Tuhan yang
26:30maha kuasa
26:36total ada
26:3715 korban
26:38meninggal dunia
26:39yang 10 diantaranya
26:41baru saja
26:42diumumkan pada
26:43siang hari tadi
26:46ini rekan-rekan
26:47Kompas TV
26:49juga
26:49mendampingi
26:51proses serah terima
26:52ini
26:52kami mengantarkan
26:53karena memang
26:54Aynia
26:55adalah
26:56kawan baik kami
26:57yang
26:58dikenal
26:59periang
27:00punya banyak
27:01teman
27:01sangat perhatian
27:03kepada lingkungannya
27:04dan
27:05ini adalah
27:06bentuk
27:07penghormatan
27:07terakhir kami
27:08penghormatan
27:09sebaik-baiknya
27:10yang bisa kami
27:11upayakan
27:12untuk
27:13mengantarkan
27:15Aynia
27:16kepada
27:17keluarga
27:18setelah
27:20musibah
27:20yang dialami
27:21malam hari
27:23tadi
27:23dalam
27:24kecelakaan
27:25yang terjadi
27:27di Bekasi
27:28Jawa Barat
27:32Pak Joko
27:34kita sambung
27:35sedikit lagi
27:36jadi evaluasi
27:37menyuruh apa yang
27:38harus dilakukan
27:40karena kita tahu
27:41para korban ini
27:42adalah
27:43orang-orang yang
27:45sangat berharga
27:46bagi keluarganya
27:47bagi kerabatnya
27:48duka juga
27:49dirasakan kami
27:53keluarga besar
27:54Kompas TV
27:54karena salah satunya adalah
27:55keluarga kami
27:56Aynia
27:57jadi evaluasi
27:58apa yang
27:59harus dilakukan
28:00menyeluruh
28:01agar keselamatan
28:02transportasi
28:03itu bisa
28:04dijaminkan
28:05penuh
28:06untuk warga
28:07Pak Joko
28:08ya
28:09jadi
28:12kita harus melihat
28:14agar harus melihat
28:15bahwa keselamatan
28:16itu adalah
28:17investasi
28:18jangka panjang
28:19jangan
28:21dianggap
28:21sebagai
28:22beban biaya
28:23atau kos
28:24sehingga
28:26untuk kasus ini
28:27khususnya
28:27di
28:28pelintasan
28:28di
28:29luas ini
28:30yang pertama
28:31memisahkan
28:32jalur
28:34kereta
28:35perkotaan
28:36dan antarkota
28:36meski
28:37menurut sebagian
28:38segera dituntaskan
28:39sampai dengan
28:40cekara
28:40yang kedua
28:42ya
28:42pelintasan
28:44sebidang
28:44secara bertahap
28:46dan segera mungkin
28:47khususnya di perkotaan
28:48dibuat
28:48tidak sebidang
28:49kemudian
28:51yang ketiga
28:54sepanjang
28:56trail yang ada di perkotaan
28:58itu harus bersih dari
28:59pemukiman
29:00karena itu juga berpengaruh
29:02pada perjalanan kereta
29:03kadang-kadang terdiri
29:04anjelokan juga
29:05karena
29:06banyaknya
29:07air-air yang
29:08tumpah dari
29:08pemukiman itu
29:09dan mungkin
29:10yang terakhir
29:11ini ada
29:12modernisasi sinyal
29:13ya tadi sudah
29:14kita bahas
29:15itu penting
29:16ya
29:16tapi secara umum
29:18saya kira
29:19anggaran itu penting
29:20jangan jadikan
29:22nyawa melayang
29:24laki lebih banyak
29:25sehingga kita
29:26baru bertindak
29:27justru pada saat inilah
29:29negara
29:30berpikir bahwa
29:32keselamatan itu penting
29:33dan
29:34negara sedang membuat
29:36manusia unggul
29:38dengan program
29:39MBK
29:40ada sekolah rakyat
29:41sekolah garuda
29:42tetapi tentunya
29:43harus menjamin
29:44warganya
29:45berkeselamatan
29:46di jalan raya
29:47agar mereka
29:48tidak sia-sia
29:49menjadi
29:49korban
29:50kecelakaan
29:51di jalan
29:52bicara soal prioritas
29:54sedianya
29:55keselamatan adalah
29:56prioritas yang harus
29:57dijaminkan negara
29:58untuk keluarganya
29:59di berbagai moda
30:00transportasi
30:01terima kasih
30:02atas waktunya
30:03malam hari ini
30:04ketua komisi
30:055 DPR
30:06fraksi demokrat
30:07periode 2009-2014
30:08Pak Mulyadi
30:09lalu anggota
30:10komisi 5 DPR
30:11fraksi PD perjuangan
30:12Pak Edy
30:14terima kasih
30:15banyak
30:15sudah hadir
30:16dan juga
30:17terima kasih
30:18Pak Joko Setiowarno
30:19terima kasih
Komentar