Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA BARAT, KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan duka terkait kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

"Kami menyampaikan duka yang dalam atas musibah tertabraknya KRL JakartaKabupaten Bekasi, khusus pengangkut penumpang perempuan, oleh kereta api Argo Bromo Anggrek rute JakartaSurabaya," ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Selasa (28/4/2026).

"KRL tersebut berhenti disebabkan karena adanya taksi listrik yang mogok di lintasan rel kereta api," lanjutnya.

Dedi juga menyebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan korban kecelakaan tersebut.

Baca Juga Prabowo Interaksi dengan Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di RSUD Bekasi di https://www.kompas.tv/nasional/665697/prabowo-interaksi-dengan-korban-kecelakaan-ka-argo-bromo-anggrek-dan-krl-di-rsud-bekasi

#dedimulyadi #breakingnews #kecelakaan #keretaapi #bekasi #krl

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665698/duka-dedi-mulyadi-soroti-taksi-listrik-di-tabrakan-kereta-argo-bromo-anggrek-krl
Transkrip
00:00KRL tersebut berhenti disebabkan karena adanya taksi listrik yang mogok di lintasan trail kereta api.
00:13Assalamualaikum, Sampurasun, Lujeng Enjing, Wargi Jabar, dan seluruh warganet dimanapun berada,
00:19kami menyampaikan duka yang dalam atas musibah tertabraknya KRL Jakarta Kabupaten Bekasi
00:29khusus pengangkut penumpang perempuan oleh kereta api cepat Agro Bromo Anggrek Jakarta Surabaya.
00:42KRL tersebut berhenti disebabkan karena adanya taksi listrik yang mogok di lintasan trail kereta api
00:56sehingga menimbulkan korban meninggal dunia dan dirawat di rumah sakit
01:03dan masih ada empat orang yang belum bisa dievakuasi dalam keadaan terjepit.
01:09Untuk itu pemerintah Provinsi Jawa Barat
01:12satu menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat.
01:20Yang kedua akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing 50 juta rupiah.
01:32Semoga peristiwa musibah ini adalah peristiwa yang terakhir.
01:37Untuk itu mohon doa pada seluruh warga Jawa Barat agar keluarga korban ditabahkan
01:46dan mendapat kesabaran menghadapi musibah yang dialami ini.
01:53Demikian terima kasih salam untuk semuanya.
01:57Hati-hati di jalan, hati-hati di tempat pekerjaan
02:01dan hati-hati di rumah karena musibah bisa terjadi kapan saja
02:07tanpa diduga oleh kita semua.
02:33Melihat fakta secara utuh menelusuri yang tak terlihat
02:36satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mendalam.
02:40Saksikan di poinvestigasi di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan