Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan proses evakuasi korban tabrakan kereta di Bekasi Timur masih terus berlangsung.

Petugas gabungan masih berupaya menjangkau seluruh korban di lokasi kejadian.

"Evakuasi masih terus berjalan. Kita belum tahu sampai sejauh mana korban yang mungkin masih terjebak," ujarnya, Senin (27/4/2026).

Tri menegaskan, seluruh unsur seperti TNI, Polri, Basarnas, BPBD, hingga pemadam kebakaran telah bergerak cepat sejak awal kejadian untuk melakukan penanganan di lapangan.

Terkait penanganan korban, ia memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit, seperti RSUD, RS Primaya, dan rumah sakit lainnya di wilayah Bekasi.

"Data terakhir yang saya dapat, 36 korban ada di RSUD, 4 meninggal dunia. Di rumah sakit lain masih dalam proses pendataan. Kita pastikan semua dilayani dengan baik," katanya

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Galih

#breakingnews #kecelakaan #keretaapi

Baca Juga Suasana Dalam Kereta Imbas Kecelakaan di Bekasi Timur, Korban Terus Dievakuasi di https://www.kompas.tv/nasional/665637/suasana-dalam-kereta-imbas-kecelakaan-di-bekasi-timur-korban-terus-dievakuasi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665647/wali-kota-bekasi-update-korban-tabrakan-kereta-di-bekasi-bertambah-4-meninggal-36-dirawat-di-rsud
Transkrip
00:02Intro
00:08Anda kembali di Breaking News Kompas TV, saya Sri Gunawan
00:12Saudara sebuah kereta rel listrik atau KRL tujuan Bekasi
00:16ditabrak kereta Argo Bromo Anggrek di stasiun Bekasi Timur Senin Malam
00:22Gerbong wanita ringsek akibat tabrakan tersebut
00:26sejumlah penumpang masih terjebak di gerbong perempuan
00:30evakuasi masih terus berjalan
00:56lepaskan terjebak di dalam yang masih terlihat
01:07ini adalah jam 45, tapi kita belum tahu sampai jauh mana
01:11korban yang mungkin berjalan terus bertambah
01:14diakinkan betul bahwa semua rumah saya
01:17yang lebih penting adalah bagaimana kita menyesuaikan percualian
01:24cintaran struktura. Tadi sudah saya sampaikan ke Pak Ketua
01:29Dapur, Pak Dasko, memang di lokasi ini akan dibangun playoffer.
01:38Pembebasanlah sudah selesai oleh pemerintah kotabungasi
01:41kurang lebih hampir 100 miliar lebih dan Pak Dapur
01:45akan membantu pembangunannya. Memang pembangunan ini
01:48dilakukan secara bertahap, mana tahun ini akan
01:50dilaksanakan sekitar 30 miliar. Oleh karena itu tadi Pak Dasko
01:54memerintahkan saya untuk menyiapkan surat
01:57dan besok pagi diangkat kemudian
02:00sehingga nanti proses pembangunan akan segera dilaksanakan.
02:04Jadi mudah-mudahan 6 bulan ke depan
02:05perlintasan ini bukan lagi menjadi jalur neraka
02:09karena ini kejadian ini terus berulang
02:11hanya yang paling besar adalah hari ini.
02:14Jadi oleh karena itu paling penting adalah kita menyelesaikan
02:17setiap itu terkait dengan problema
02:20dua perlintasan yang berkata Ampera dan juga
02:24Pulau Mata.
02:26Terima kasih dan kami Tersakaan Sambai,
02:29Pak Apores, Pak Adandim, untuk memastikan bahwa
02:32suruh korban hari ini bisa diikut,
02:36dievakuasi, dan diselamatkan, dan dengan tenaga medis yang
02:40ada kebetulan ini. Terima kasih.
02:46Yang terbaca baru tiga hari ini.
02:49Jadi RSUD, Primaya, dan juga di Rumah Sakit Bela.
02:55Data terakhir yang saya dapat, 36 ada di RSUD,
02:594 meninggal dunia, kemudiannya di Bela, dan juga di Primaya.
03:04Masih dalam proses pengobatan.
03:06Kenapa penangkapan sendiri, penangkapan penelitiannya?
03:09Jadi kita pastikan bahwa mereka semua dilayani dengan baik.
03:12Mereka mendapatkan perawatan dengan cepat,
03:15dengan jumlah tenaga medis yang terseakan kita tambah.
03:20Menyesuaikan terkait dengan jumlah pasien yang kemudian
03:23jumlah korban yang harus kita lakukan evakuasi.
03:26Dari kebetulan yang meninggal, saya belum dapat datang.
03:31Tandikan keretanya juga kereta perjalanan jauh.
03:40informasi yang saya dapatkan kan semua
03:42TNI, Pohri, Basarnas, dan kemudian teman-teman dari BBPD,
03:47Kota Bukasi, pemadam kebakaran juga mereka sudah
03:49standby sehingga begitu mendapatkan laporan awal.
03:54Nah, hari ini mereka sedang menjadi format
03:55bagaimana kemudian agar kereta ini bisa segera di-evakuasi.
04:07Pak Daswo, Pak Ketua TPR RI,
04:11mengatakan bahwa
04:13perkamanya akan berubah ya
04:15agar mempercepat proses pembangunan
04:17yang ada di flyover di
04:19bulat kapal dan juga yang ada di APR.
04:22Jadi mudah-mudahan
04:23beliau menyatakan nanti akan menggunakan
04:25anapan pres, sehingga prosesnya
04:27bisa diakini bahwa akan lebih cepat
04:29pembangunan.
04:30Terima kasih, Pak Wares.
04:32Terima kasih, Pak Wares.
04:36Terima kasih, Pak Wares.
04:38Terima kasih, Pak.
04:38Terima kasih, Pak.
04:39Terima kasih, Pak.
04:40Terima kasih, Pak.
04:42Baru saja pernyataan terkini disampaikan
04:44oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adianto,
04:48tadi menyatakan bahwa seluruh korban
04:51dipastikan mendapatkan perawatan yang sebaik-baiknya.
04:55Total ada 38 korban yang sudah dievakuasi
04:59ke 3 rumah sakit terdekat, salah satunya DRSUD Bekasi Kota,
05:04dan ada 4 orang yang dinyatakan meninggal dunia.
05:08Hingga saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung,
05:13terpantau sudah dimulai sejak pukul 9 malam tadi,
05:18hingga pukul 12 lewat 9 saat ini.
Komentar

Dianjurkan