00:00Sebelumnya adalah KSP M. Kodari, Muhammad Kodari.
00:03Tadi ditelepon oleh Letkol Teddy, SESKAP,
00:09bapak persiapan untuk ke istana jam 2.15 geladi, jam 3 pelantikan.
00:17Geladi sebagai Pak?
00:18Ya nanti kita lihat sebagai.
00:21KSP bukan Pak?
00:22Ya?
00:23Kenapa dua jabatan?
00:25Ya mungkin nanti dalam waktu dekat diserah terimakan yang lama.
00:30Apa yang akan mundur atau menurut Anda?
00:33Nanti pertunjukan Bapak Presiden.
00:35Arahannya Presidennya seperti apa?
00:36Bapaknya sudah ditepang kejuannya, Pak?
00:38Ya, apa sih?
00:39Arahannya apa?
00:39Ya, arahannya bahwa tugas-tugas KSP itu ya bagaimana sebagai mengendalikan,
00:50mengawasi untuk kegiatan-kegiatan program prioritas nasional.
00:55Nanti saya jelaskanlah setelah dirati saja.
00:57Tapi akhirnya Bapak memutuskan untuk menerima tawaran itu seperti apa, Pak?
01:00Oh, saya prajurit.
01:02Harus siap.
01:03Ya, apalagi perintah Presiden.
01:06Sudah koordinasi dengan Pak Kudaris sebelumnya ya?
01:09Sudah, sudah.
01:10Pak terakhir sempat bertemu dengan Pak Presiden, Pak Pat Mata kemarin.
01:13Ya, ya betul.
01:14Sudah dibahas apa mengenai istruksi saat ini?
01:15Ya, nantilah aja ya.
01:17Setelah dilantiklah ya.
01:18Nanti saya akan bicara lagi.
01:19Terima kasih.
01:27Dan baru saja mantan kepala staf Angkatan Darat,
01:32Tudung Abdul Rahman,
01:34tiba juga di Istana Kepresiden Jakarta
01:36dan menyatakan informasi detail terkait dengan reshuffle hari ini
01:40akan disampaikan setelah ia dilantik.
01:42dan kabarnya ia akan dilantik menjadi Kepala Staf Presiden
01:46yang saat ini masih dijabat oleh Muhammad Kodari
01:51yang juga tiba di Istana Kepresidenan Jakarta.
01:56Dan sebelumnya, Saudara adalah Muhammad Kodari, Kepala Staf Presiden.
Komentar