Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Mayoritas pelaku korupsi di Indonesia didominasi oleh laki-laki.
Data menunjukkan sekitar 91 persen pelaku tindak pidana korupsi merupakan pria.
Angka ini kemudian memunculkan anggapan bahwa perempuan lebih antikorupsi.
Namun, hal tersebut tidak serta-merta benar.
Perbedaan jumlah pelaku korupsi dinilai berkaitan dengan akses terhadap jabatan dan posisi strategis.


Link terkait:
https://www.suara.com/news/2026/04/23/170553/91-persen-koruptor-laki-laki-benarkah-perempuan-lebih-antikorupsi


#Korupsi #Korupsilakilaki #Perempuankorupsi

Creative/Video Editor: Najwa/Yansen
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:0091% koruptor laki-laki benarkah perempuan lebih anti korupsi?
00:06Mayoritas pelaku korupsi di Indonesia didominasi oleh laki-laki.
00:09Data menunjukkan sekitar 91% pelaku tindak pidana korupsi merupakan pria.
00:14Angka ini kemudian memonculkan anggapan bahwa perempuan lebih anti korupsi.
00:19Namun hal tersebut tidak serta-merta benar.
00:22Perbedaan jumlah pelaku korupsi dinilai berkaitan dengan akses terhadap jabatan dan posisi strategis.
00:28Selama ini laki-laki lebih banyak menempati posisi yang memiliki peluang terjadinya praktik korupsi.
00:34Sementara perempuan meski jumlahnya lebih sedikit tetap tercatat terlibat dalam kasus korupsi.
00:41Dengan demikian perbedaan ini lebih dipengaruhi oleh faktor akses dan kesempatan.
00:46Bukan semata-mata karena gender.
Komentar

Dianjurkan