00:00Gejolak geopolitik akibat perang Amerika-Israel versus Iran
00:03disertai ketegangan di Selat Hormuz
00:05membuat Indonesia harus makin kerja keras
00:08mengantisipasi krisis ekonomi dan energi
00:11mendesak adanya kebijakan pemerintah
00:13yang menyatukan kebijakan moneter, fiskal, dan ketahanan energi.
00:19Ketahanan energi yang kuat akan mengurangi beban impor BBM
00:23dan akan menjaga ketersediaan devisa negara
00:27dan berujung pada stabilitas rupiah.
00:30Situasi krisis memerlukan soliditas koordinasi dan kepemimpinan.
00:35Kementerian Keuangan sebagai otoritas fiskal
00:38harus kompak dengan Bank Indonesia
00:39selaku otoritas moneter.
00:42Kementerian Keuangan harus bisa menjaga disiplin fiskal.
00:46Secara bersamaan, otoritas moneter alias Bank Indonesia
00:50harus terus menjaga stabilitas rupiah
00:53yang sempat menyentuh Rp17.300 per satu dolar AS.
01:06Kebijakan Bank Indonesia menjaga suku bunga
01:09agar daya tarik aset keuangan domestik tetap baik
01:12perlu terus diupayakan maksimal.
01:15Selain juga menjaga inflasi di angka 2,5% plus minus 1%.
01:21Sinergi Kebijakan Bank Indonesia dengan pemerintah
01:24dalam menjaga cadangan devisa
01:27harus terus dijaga di tengah dinamika perkembangan konflik di Timur Tengah
01:32yang melibatkan Amerika Serikat.
01:39Laporan JP Morgan yang menyebutkan Indonesia
01:42masuk peringkat kedua dunia dalam indeks ketahanan energi
01:46jangan membuat terlena.
01:48Akselerasi diversifikasi dan program energi baru terbarukan
01:52harus berjalan tanpa polesan
01:55alias ditampilkan secara nyata datanya.
02:07Situasi krisis menuntut kecermatan
02:10dan kecepatan pengambilan keputusan yang didasari
02:14angka logis agar tidak salah arah.
02:17Skema jaring pengaman sosial harus disiapkan secara matang
02:21agar daya beli masyarakat miskin tetap terjaga.
02:25Ketegangan geopolitik akan semakin menekan inflasi global
02:29yang akan berdampak ke perekonomian domestik
02:32salah satunya kenaikan harga-harga.
Komentar