00:01Tapi dari beberapa akun yang Bia laporkan, mungkin ada yang udah ngubungi Mas Bia langsung untuk minta maaf.
00:06Ada kemarin, ada yang minta maaf secara pribadi ke istri saya, tapi seorang guru ya.
00:13Seorang guru, dia mempitnah, tapi tetap juga lagi ngeyel.
00:16Kita liat aja, Nanti.
00:18Pengakuannya apa, Nanti?
00:20Tetap, ya tetap ngeyel, tapi kan ini ada bagi, ya nggak tau, saya juga bingung, dia orang-orang tuh kok
00:25segitu gampangnya percaya sama berita kok.
00:27Dan yang saya, yang miris adalah, ternyata orang-orang yang berpendidikan pun bisa percaya, gitu lah.
00:35Sampai ada nih ya, seorang, ya saya nggak sebut orangnya lah ya, dia punya jabatan segala macam,
00:42Telepon saya, dia bilang, emang serius?
00:46Jangan begitu, jangan begitu lah, gitu.
00:48Gue bilang, Pak, Bapak percaya sama berita seperti begini, gitu.
00:52Dan itu yang saya, ya saya bingung, maka itulah, di literasi bisnis masyarakat kita menurut saya harus di,
00:57tingkatkan lagi, dan harus ada pembelajaran juga.
01:01Mungkin, nggak tau dari KomDigi, gimana supaya literasi digital masyarakat kita juga ditingkatkan,
01:07dan juga mungkin kita juga meminta untuk KomDigi,
01:11akun-akun penyebar hoax, penyebar fitnah ini harus diterpipkan, menurut saya.
01:15Nggak bisa gitu aja, karena ini udah terlalu barbar, udah terlalu liar,
01:18dan sendirung seperti dibiarkan fitnah-fitnah juga.
01:21Sekarang bukan cuma saya aja yang di fitnah banyak,
01:23tapi kayak bebas beredar begitu aja, dan herannya banyak masyarakat yang percaya.
Komentar