Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SUMENEP, KOMPAS.TV - Warga Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan benda misterius mirip rudal di pinggir pantai.

Polisi pun langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi.

Penemuan benda misterius ini terjadi di Dusun Aeng Lombi, Desa Torjek, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (20/4/2026) sore.

Benda tersebut ditemukan oleh seorang warga yang hendak mengecek perahunya di pinggir pantai.

Akibat khawatir membahayakan, warga pun langsung melapor ke polisi. Saat ini petugas sudah memasang garis polisi dan masih dalam penyelidikan.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Diduga Tersambar Api Pembakaran Sampah, Bengkel Las di Cengkareng Terbakar | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/664416/diduga-tersambar-api-pembakaran-sampah-bengkel-las-di-cengkareng-terbakar-berut

#rudal #sumenep #bendamisterius

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/664418/warga-sumenep-digegerkan-penemuan-benda-mirip-rudal-di-tepi-pantai-berut
Transkrip
00:00Saudara warga Pulau Kangen, Kebupaten Sumeneb, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan benda misterius mirip rudal di pinggir pantai.
00:08Polisi pun langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi.
00:15Penemuan benda misterius ini terjadi di Dusun Aeng Lombi, Desa Torjek, Pulau Kangen, Kebupaten Sumeneb, Jawa Timur, Senin sore.
00:24Benda tersebut ditemukan oleh seorang warga yang hendak mengecek perahunya di pinggir pantai.
00:28Akibat khawatir membahayakan, warga pun langsung melapor ke polisi.
00:33Saat ini saudara, petugas sudah memasang garis polisi dan masih dalam penyelidikan.
00:40Benda ini masih kita lakukan penyelidikan dan kita juga sudah koordinasi dengan instansi terkait termasuk kita juga koordinasi dengan tim
00:53primu.
Komentar

Dianjurkan