Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Polisi mengungkap 330 orang ditangkap berdasarkan 223 laporan dari masyarakat di berbagai lokasi.

Kasus penyalahgunaan BBM dan LPG tersebar di sejumlah daerah, yakni Jawa Tengah 44 laporan, Jawa Timur 41 laporan, Kalimantan Timur 16 laporan, Lampung 14 laporan, dan Jawa Barat 12 laporan.

Polisi menyita barang bukti lebih dari 400 ribu liter solar dan 58 ribu liter Pertalite, serta tabung LPG berbagai ukuran, mulai dari 3 kilogram hingga 50 kilogram.

Modus penyalahgunaan LPG antara lain membeli gas 3 kilogram bersubsidi, kemudian memindahkannya ke tabung 50 kilogram, dan menjualnya ke restoran atau hotel yang seharusnya tidak menggunakan LPG bersubsidi.

#lpg #masyarakat #polisi

Baca Juga [FULL] Kemewahan Gubernur Kaltim Disorot Pakar: Bagaimana Kebijakan 'Efisiensi' Pemerintah? di https://www.kompas.tv/nasional/664461/full-kemewahan-gubernur-kaltim-disorot-pakar-bagaimana-kebijakan-efisiensi-pemerintah



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/664462/polisi-tangkap-330-pelaku-penyalahgunaan-bbm-dan-lpg-sita-ratusan-ribu-liter-sapa-malam
Transkrip
00:01Intro
00:02Kembali disampai Indonesia malam saudara
00:05Polri menangkap 330 orang tersangka kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak, BBM, dan gas LPG
00:13dalam kurun waktu 13 hari terakhir
00:15Modus prapelaku diantaranya membeli BBM subsidi, menimbunnya kemudian menjual kembali ke industri setelah harganya naik
00:23Polisi mengungkap 330 orang ditangkap berdasarkan 223 laporan dari masyarakat
00:29dari tempat berbeda
00:31Kasus penyalahgunaan BBM dan LPG tersebar yaitu Jawa Tengah 444 laporan
00:38Jawa Timur 41 laporan, Kalimantan Timur 16 laporan, Lampung 14 laporan, dan Jawa Barat 12 laporan
00:48Polisi menyita barang bukti 400 ribu liter lebih solar dan 58 ribu liter pertolite
00:55serta tabung LPG berbagai ukuran mulai dari 3 kg hingga 50 kg
01:02Modus penyalahgunaan LPG antara lain membeli gas 3 kg yang disubsidi
01:08Kemudian memasukkannya ke tabung 50 kg dan menjualnya ke restoran atau hotel yang seharusnya tidak menggunakan gas LPG bersubsidi
01:21Bahwa pembelian BBM jenis solar subsidi secara berulang di beberapa SPBU
01:28kemudian ditampung dan ditimbun di pangkalan kemudian didistribusikan di industri-industri seputar wilayah tersebut
01:37yang lahirnya kalau di Jakarta istilahnya helikopter
01:41kalau mungkin di wilayah Sumatera atau di Bangka Belitung istilahnya adalah ngeret
01:48Kemudian modus yang kedua adalah membeli BBM subsidi menggunakan truk modifikasi dengan tanki
01:54yang berpenampungan yang lebih besar kemudian ditimbun kemudian dijual dengan harga non-subsidi
02:01Terima kasih
Komentar

Dianjurkan