Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran akan berakhir Rabu (22/4/2026), tetapi ketegangan antara keduanya masih terus membara.

Di tengah perundingan putaran kedua yang belum menemui titik terang, Amerika Serikat dan Iran justru terus berselisih di Selat Hormuz.

Lalu seperti apa akhirnya? Simak selengkapnya pada tayangan berikut.

#gencatansenjata #amerika #iran

Baca Juga Pakistan Siap Gelar Putaran Kedua Perundingan AS-Iran, Teheran Belum Pastikan Hadir | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/664450/pakistan-siap-gelar-putaran-kedua-perundingan-as-iran-teheran-belum-pastikan-hadir-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664451/jelang-akhir-gencatan-senjata-ketegangan-as-iran-di-selat-hormuz-memuncak-sapa-malam
Transkrip
00:01Intro
00:04Kembali di Sampai Indonesia malam bersama saya Friska Clarissa
00:07Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran akan berakhir besok
00:11Namun ketegangan antara keduanya masih terus membarah
00:14Di tengah perundingan putaran kedua yang belum menemui titik Trump
00:18AS dan Iran justru terus berselisih di Selat Hormuz
00:22Intro
00:34Di saat gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran yang berakhir pada Rabu pekan ini
00:39Ketegangan kedua negara ini justru semakin memanas
00:42Belum ada tanda positif terkait dengan perundingan putaran kedua
00:46Justru sinyal dan isyarat untuk bersiap melanjutkan perang semakin mengemuka
00:51Ketua Parlemen Iran Muhammad Mwagir Ghalibov memberikan peringatan keras
00:56Melalui media sosial X dan mengklaim telah menyiapkan kartu baru yang bakal dibuka di medan perang
01:02Muhammad Mwagir Ghalibov menulis
01:05Donald Trump tidak menginginkan negosiasi
01:08Ia sedang mencoba mengubah meja perundingan menjadi meja penyerahan diri
01:12Melalui ancaman dan kebohongan media
01:14Selama dua minggu terakhir, kami telah mempersiapkan diri untuk mengungkap kartu-kartu baru di medan perang
01:21Jika gencatan senjata gagal, situasi tidak akan kembali ke kondisi sebelum perang
01:27Transit di Selat Hormuz tetap berada di bawah otoritas Republik Islam
01:31Dan blokade tidak akan pernah bisa diterima
01:35Kami tidak akan bernegosiasi di bawah bayang-bayang ancaman
01:39Meskipun penolakan telah ditunjukkan Iran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih mengirim utusannya untuk menggelar perundingan kedua di Islamabad Pakistan
01:48Dalam akun Truth Social, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat telah menawarkan kesepakatan yang adil dan masuk akal
01:56Jika Iran menolak, maka Amerika Serikat mengklaim akan melumpuhkan setiap pembangkit listrik dan jembatan-jembatan di Iran
02:04Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun menyebut
02:09Isu Selat Hormuz adalah masalah yang kompleks dan sensitif
02:13Ia berharap kedua belah pihak dapat memenuhi kewajiban mereka
02:17Dan mematuhi perjanjian gencatan senjata untuk mencegah eskalasi yang lebih parah
02:45Di masa akhir gencatan senjata, Marinir Amerika Serikat menyerang dan menyita kapal kargo berbendera Iran
02:52MV Tosca, setelah mengklaim kapal tersebut mengabaikan peringatan Amerika Serikat saat menerobos blokade di Selat Hormuz
02:59Kapal perusak milik Amerika Serikat bahkan dikabarkan melepaskan tembakan pada kapal Iran
03:06Sementara Iran mengklaim telah meluncurkan serangan drone ke arah kapal-kapal militer Amerika Serikat di Teluk Omar
03:15Terima kasih telah menonton!
03:16PEMBUT!
Komentar

Dianjurkan