Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PUNCAK, KOMPAS.TV - Kelompok kriminal bersenjata kembali terlibat kontak tembak dengan TNI di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Akibat peristiwa ini, 12 warga meninggal dan ratusan lainnya terpaksa mengungsi.

Kontak tembak ini mulai terjadi pada Selasa (14/4/2026). Saat itu kelompok kriminal bersenjata melakukan teror terhadap warga sipil, sehingga dilakukan penegakan hukum oleh prajurit TNI yang berlanjut hingga saat ini.

Akibat konflik yang terjadi, sebanyak 12 warga meninggal dunia dan ratusan lainnya yang terdiri dari perempuan dan anak-anak mengungsi ke Distrik Sinak.

Selain korban meninggal, korban yang luka-luka dievakuasi ke RSUD Mulia, Puncak Jaya, untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat konflik bersenjata ini, Pemerintah Kabupaten Puncak menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan.

Pemerintah daerah juga telah mengirim tim ke Distrik Kembru untuk mencari warga yang terjebak maupun yang lari menyelamatkan diri ke hutan.

Baca Juga Satgas Damai Cartenz Bekuk Anggota KKB Buron Kasus Pembunuhan, Melawan saat Ditangkap di https://www.kompas.tv/regional/664329/satgas-damai-cartenz-bekuk-anggota-kkb-buron-kasus-pembunuhan-melawan-saat-ditangkap

#kkb #tni #papua

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/664372/kontak-tembak-tni-vs-kkb-di-puncak-papua-12-warga-sipil-tewas-indo-update
Transkrip
00:00Kita kekabar lain saudara, kelompok kriminal bersenjata kembali terlibat kontak tembak dengan TNI di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tegah.
00:08Akibat peristiwa ini, 12 warga meninggal dan ratusan lainnya terpaksa menggongsi.
00:19Kontak tembak ini mulai terjadi pada selasa 14 April 2026.
00:24Saat itu, kelompok kriminal bersenjata melakukan teror terhadap warga sipil sehingga dilakukan penegakan hukum oleh prajurit TNI yang berlanjut hingga
00:34saat ini.
00:35Akibat konflik yang terjadi, sebanyak 12 warga meninggal dan ratusan lainnya yang terdiri dari perempuan dan anak-anak menggongsi ke
00:44Distrik Sinak.
00:45Selain korban meninggal, korban yang luka-luka dievakuasi ke RSUD Mulia, Puncak Jaya untuk mendapatkan perawatan medis.
00:52Akibat konflik bersenjata ini, pemerintah Kabupaten Puncak menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan.
01:01Pemerintah daerah juga telah mengirim tim ke Distrik Kembru untuk mencari warga yang terjebak maupun yang lari menyelamatkan diri ke
01:08hutan.
01:18Sementara berdasarkan keterangan dari Puspen TNI ditemukan sejumlah bukti faktual bahwa penyerangan dilakukan oleh anggota kelompok kriminal bersenjata.
01:28Pihak TNI juga menerima laporan adanya seorang anak kecil yang menjadi korban luka tembak.
01:34Saat ini peristiwa itu masih dalam penyelidikan untuk memastikan pelakunya.
01:39Pemkap dan masyarakat Puncak Provinsi Papua Tengah meminta kelompok bersenjata tersebut
01:44menghentikan seluruh aksi kekerasan di tanah Papua agar tidak ada lagi warga sipil menjadi korban.
01:54Saya berharap supaya ya mereka harus bertanggung jawab juga, supaya apa.
02:00Itu kan bagian dari keluarga mereka yang korban.
02:04Oleh karena itu saya atas sama pemerintah daerah Kabupaten Puncak berharap supaya stok sudah kekerasan.
02:13Jadi sama-sama mari kita membangun daerah terutama kita tingkatkan pendidikan sebuah anak-anak kita juga bisa.
02:20Sekolah, kita sama-sama membangun pemerintah, aparat keamanan, kita kerjasama, kolaborasi untuk membangun Papua.
02:29Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan