Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Kubu Roy Suryo angkat bicara soal SP3 terhadap tersangka kasus Ijazah Rismon Sianipar. Tak hanya itu kubu Roy juga tanggapi soal Hasil Sidang CLS yang digelar di Pengadilan Negeri Surakarta.

Video Editor: Vila Randita

Produser: Theo Reza

#ijazahjokowi #roysuryo #rismonsianipar #breakingnews

Baca Juga Rismon Sianipar Bebas dari Status Tersangka, Roy Suryo Bantah Melemah Hadapi Jokowi di https://www.kompas.tv/nasional/663605/rismon-sianipar-bebas-dari-status-tersangka-roy-suryo-bantah-melemah-hadapi-jokowi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/663611/full-kubu-roy-suryo-tanggapi-sp3-rismon-hasil-sidang-cls-kasus-ijazah-jokowi
Transkrip
00:00:00Tahu apa yang dimaksud dengan understanding atau kesepahaman tentang restoratif jasis itu.
00:00:05Dan tentu saja secara formal juga tidak bisa dikeluarkan karena
00:00:09subtansi daripada pasal yang menyebabkan Saudara Egi Sujana dan juga Damai Hari Lubis itu
00:00:14lebih dari 5 tahun ancaman pidananya di pasal 160 KUHP yang saat itu.
00:00:21Dan karena itu saat itu yang belum ada konversi menuju pasal-pasal KUHP yang baru
00:00:27semestinya tidak bisa diberikan kepada keduanya.
00:00:30Dan hari ini kami tegaskan pula khusus rispon Siani Parhasi Holan
00:00:34bahwa terhadapnya ada ketentuan pasal 32 dan 35 undang-undang ITE
00:00:38yang tetap berlaku baik dengan KUHP lama maupun KUHP yang baru
00:00:42baik sebelum KUHP lama diubah menjadi KUHP baru
00:00:45pasal 32 dan 35 itu tetap ancaman pidaranya di atas 5 tahun.
00:00:49yakni pasal 35 itu ancamannya 12 tahun dan pasal 32 itu ancaman pidaranya 8 tahun.
00:00:57Itu artinya apa?
00:00:59Artinya bahwa apa yang disampaikan oleh Rismon Siani Parhasi dan kuasa hukumnya
00:01:05yang sebelumnya adalah bagian dari tim kami sebelum membelot dan berkhianat kepada kami
00:01:10ya itu tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
00:01:13Dan kalau nantinya ada rilis resmi dari Polda Metro Jaya
00:01:17yang mengkonfirmasi tentang adanya SP3 terhadap Rismon Siani Parhasi
00:01:22maka kami tegaskan bahwa hari ini negara kita tidak lagi negara hukum.
00:01:27Panglima di negeri ini bukan lagi hukum.
00:01:30Tidak ada kedaulatan hukum tapi yang ada adalah kedaulatan Jokowi.
00:01:33Hukumnya hukum Jokowi karena semua itu bisa dikerjakan
00:01:37terlepas tidak ada aturan yang mengatur sepanjang dikendaki oleh saudara Jokowi Dodo.
00:01:43Dan karena itu secara formil secara proses dan prosedur
00:01:48kami nyatakan bahwa SP3 baik yang sebelumnya telah diberikan kepada Egi Sujana
00:01:53dan juga terhadap Damai Hari Lobis atau hari ini yang kabarnya
00:01:57sudah diberikan kepada Rismon Siani Parhasi dengan ketuaan pasal 32 dan 35
00:02:00yang di atas 5 tahun yaitu 12 tahun penjara
00:02:04kami nyatakan tidak sah dan kalau tetap dikerjakan dan dianggap sah
00:02:09maka ini yang kami sebut bahwa negara tidak lagi berada di bawah kendali hukum.
00:02:13Tidak ada lagi kendali hukum dan dalam proses kendali hukum
00:02:16yang menjadi panglima bukan lagi hukum tetapi yang menjadi panglima adalah Jokowi Dodo.
00:02:23Selanjutnya, masalah utama dalam perdebatan kontroversi ijasa ini kan adalah ijasa.
00:02:30Apakah kemudian dengan adanya restoratif jasi baik terhadap Egi Sujana atau Damai Hari Lobis
00:02:35dan kalau nantinya ditambah dengan Rismon Siani Parhasi olan
00:02:37itu akan bisa merestorasi ijasa yang bermasalah menjadi asli?
00:02:41Jadi konteks penerapan pasal juga tidak bisa gebiah ujah.
00:02:46Ada pasal-pasal yang memang tidak bisa direstorasi.
00:02:48Kalau persoalannya Rismon Siani Parhasi yang menipu saudara Jokowi Dodo
00:02:54dengan kerugian Rp5 miliar lalu dia minta maaf karena sudah menipu
00:02:58lalu Rp5 miliar itu dikembalikan lalu diberikan permaafan
00:03:02dan diterima ganti kerugian Rp5 miliar itu
00:03:04maka wajar kalau yang seperti ini terjadi restoratif justice.
00:03:07Ada pemulihan terhadap kerugian Rp5 miliar yang setadinya ditipu.
00:03:12Nah dalam hal kasus ijasa palsu apakah dengan permohonan maaf
00:03:15bahkan mengubah penelitian dari yang sebelumnya palsu menjadi asli
00:03:18itu mengubah dokumen yang bermasalah menjadi asli?
00:03:21itu merubah keyakinan publik masyarakat rakyat di Indonesia?
00:03:24Oh karena Rismon sudah menganggap asli jadi asli?
00:03:27Eh dengan atau tanpa penelitian Rismon Siani Parh
00:03:30memang ijasa ini bermasalah
00:03:31dan benar kata Pak Yusuf Kala setidaknya saudara Jokowi Dodo
00:03:35menunjukkan ijasanya sehingga publik menjadi yakin
00:03:38bahwa keyakinan yang selama ini ijasa ini bermasalah
00:03:41memang benar-benar bermasalah.
00:03:44Kenapa?
00:03:44Karena ternyata di dalam proses gelar perkara khusus
00:03:46kami yang diberikan akses untuk bisa melihat ijasa tersebut
00:03:49kami ingin tegaskan dan kabarkan kepada seluruh rakyat
00:03:52bahwa ijasa yang dimasuk adalah sama
00:03:54yakni ijasa dengan flutu yang ada
00:03:57laki-laki berkacamata dan berkumis tipis
00:03:59yang selama ini sudah berada luas
00:04:00dan kemudian terkonfirmasi selama ini juga
00:04:02oleh sejumlah rekan-rekan kita
00:04:04baik dari Bonjowi dan yang lainnya
00:04:05yang dikeluar oleh otoritas berwarang
00:04:07baik KPU maupun KPUD
00:04:09sayangnya UGM masih menutupi
00:04:11karena UGM terakhir masih mengandukan banding
00:04:14akan mengajukan gugatan ke pengadilan Tata Usaha Negara
00:04:18berkaitan dengan sangketa informasi publik di KIB
00:04:21dan saya ingin tegaskan lagi bahwa dengan demikian bahwa
00:04:24sejatinya restoratif jasinya adalah
00:04:26manuver lanjutan dari saudara Joko Widodo
00:04:29yang dia kebingungan
00:04:31sekali lagi saudara Joko Widodo kebingungan
00:04:34saya bisa analogikan kebingungannya Joko itu mirip kebingungannya Donald Trump
00:04:38jika Donald Trump kebingungan bagaimana mengakhiri perang
00:04:42dengan Iran karena dia yang memulai tapi dia bingung
00:04:45merengek-rengek kepada Iran agar terjadi
00:04:47gencatan senjata
00:04:48merengek-rengek kepada Iran agar terjadi
00:04:50ya akhiri perang tapi tidak mungkin tidak bisa
00:04:53maka hari ini kebingungan Donald Trump untuk mengakhiri perang
00:04:56hingga akhirnya dia melakukan apa yang disebut dengan
00:04:59ya ini perang semesta dengan cara apa?
00:05:02membabi buta
00:05:03ya ini dengan melakukan blokade total kepada Selat Hormuz
00:05:06yang dampaknya bukan hanya pada Iran
00:05:07tapi 10 negara-negara dunia
00:05:09yang aktivitas vital dari perdagangan dan energi mereka
00:05:12kapal-kapal niaga mereka
00:05:14kapal-kapal tengkar mereka
00:05:15melewati Selat Hormuz
00:05:16dan ini juga terjadi kepada saudara Joko Widodo
00:05:20saudara Joko Widodo yang mengawali pertarungan ini
00:05:22peperangan ini
00:05:23masalah ijazah palsu ini
00:05:25dengan membuat laporan polisi pada tanggal 30 April 2025 yang lalu
00:05:29melaporkan Pak Roy Sudho dan kawan-kawan
00:05:31dengan tuduhan fitnah dan pencemaran
00:05:32karena menyampaikan pernyataan hasil penelitian ijazah
00:05:36saudara Joko Widodo palsu dianggap sebagai fitnah dan pencemaran
00:05:39tetapi hari ini dia kebingungan
00:05:41bagaimana mengakhiri
00:05:42dan salah satu cara dia untuk bisa mengakhiri adalah
00:05:45mencari perdamaian dengan para pihak dengan modus apa?
00:05:47mengancam dan memberikan iming-iming
00:05:49mengancam kalau dilanjutkan akan masuk penjara
00:05:52memberi iming-iming kalau mau damai dapat SP3
00:05:55dan sebagian dari pejuang-pejuang itu sudah lemah
00:05:57ya sudah tewas
00:05:59dengan iming-iming selembar
00:06:01dokumen SP3
00:06:02mengakui ijazah itu asli
00:06:05ada sebagiannya yang tidak mengakui
00:06:07tapi akhirnya dia juga tunduk
00:06:08datang ke Sulu
00:06:10jadi sekali lagi
00:06:11kita jangan mau dibodoh-bodoh
00:06:13kepada seluruh rakyat
00:06:13tidak bisa ini
00:06:14dan hari ini sebenarnya mengkonfirmasi
00:06:16kegalauan
00:06:17ketakutan
00:06:18kekhawatiran
00:06:19saudara Joko Widodo
00:06:19karena apa?
00:06:21karena kalau sampai ke pengadilan
00:06:22maka mau tidak mau
00:06:24suka tidak suka
00:06:25ijazah yang selama ini dia sembunyikan
00:06:27selama ini dia tidak mau tunjukkan di pengadilan manapun
00:06:30tidak dia tunjukkan di pengadilan Gusur
00:06:32tidak dia tunjukkan ke pengadilan Bambang Tri
00:06:34tidak pula dia tunjukkan pada pengadilan Surakarta
00:06:37yang digugat oleh dokter Muhammad Taufik dan kawan-kawan
00:06:39itu mau tidak mau
00:06:40terpaksa harus ditunjukkan di pengadilan
00:06:43kenapa?
00:06:44dia akan termakan oleh adegiumnya
00:06:46siapa yang mendalilkan?
00:06:48dia harus membuktikan
00:06:48siapa yang menuduh?
00:06:50dia harus membuktikan
00:06:51karena Jokowi yang menuduh hadap itu
00:06:52hadap pencemaran
00:06:53maka Jokowi harus membuktikan ijazahnya asli
00:06:55sehingga ada unsur fitnah di sana
00:06:57dan Jokowi harus membawa ijazahnya ke pengadilan
00:07:00dan pertanyaannya
00:07:01apa yang terjadi?
00:07:02setelah ijazah itu
00:07:03ada dan dihadirkan di pengadilan
00:07:05maka keyakinan publik ini
00:07:08akan makin meluas
00:07:09bahwa ijazah terdebut palsu
00:07:10karena ternyata barang yang selama ini
00:07:12disimpan, ditutup-tutupi
00:07:14itu tidak jauh beda
00:07:15atau sama persis
00:07:16dengan apa yang sudah dilihat
00:07:18masyarakat yang ada
00:07:19di berbagai platform sosial media
00:07:22jadi kalau tidak bisa lanjut
00:07:24ya harus ada hentikan
00:07:25tapi kalau dihentikan dengan cara
00:07:27mencabut, malu dong
00:07:28sama seperti Donald Trump
00:07:30kalau tiba-tiba pulang
00:07:31nggak lagi melanjutkan perang
00:07:32malu kan kalau nggak ada alasan gitu
00:07:33tapi kalau dilanjutkan babak pelur
00:07:36Donald Trump pun begitu
00:07:37kalau dilanjutkan babak pelur
00:07:38harga BBM di Amerika
00:07:39dan komoditi barang
00:07:40di sana saja
00:07:41sudah 2-3 kali lipat harganya
00:07:43sama juga Jokowi ini
00:07:44sudah habir ya
00:07:45kata Pak Jika
00:07:45kan kalau menghabisin
00:07:46pengacara bisa puluhan miliar
00:07:48ini sudah habis banyak
00:07:49tapi tidak menambah
00:07:50keyakinan publik
00:07:51atas keyakinan
00:07:52ijazah itu asli
00:07:54maka berulang kali
00:07:55saya sampaikan
00:07:55saudara Jokowi
00:07:56dia sudah keliru
00:07:57menempuh jalan panjang
00:07:59yang melelahkan
00:07:59kepada seluruh rakyat
00:08:01untuk meyakini
00:08:01ijazahnya asli
00:08:02dengan cara melaporkan
00:08:04warga negara ke polisi
00:08:06memenjarakan
00:08:07anak bangsa
00:08:07yang pernah menjadi
00:08:09warga negara
00:08:09semestinya sejak awal
00:08:11dia menempuh jalan
00:08:12yang simple
00:08:12seperti yang disampaikan oleh
00:08:13Pak Jika
00:08:14menunjukkan ijazahnya
00:08:16mungkin sejak awal
00:08:17ini bisa berakhir
00:08:18tapi hari ini
00:08:18kenyataannya
00:08:19setelah kami akses
00:08:20di gelar perkara khusus
00:08:21tanggal 15
00:08:22Desember 2025
00:08:23yang lalu
00:08:23maka
00:08:24meskipun menunjukkan
00:08:26di pengadalan
00:08:26kami yakin ini
00:08:27tidak akan pernah selesai
00:08:28maka dia berusaha
00:08:30modusnya adalah
00:08:31menekan agar terjadi
00:08:32perdamaian
00:08:33restoratif justice
00:08:34sehingga dia akan
00:08:35berwibawa
00:08:36mencabut perkara
00:08:37karena ada
00:08:37perdamaian
00:08:38semua restoratif justice
00:08:39jadi demi persatuan
00:08:40saya cabut laporan
00:08:42seolah-olah
00:08:42demikian
00:08:43tapi karena ini tidak bisa
00:08:44hanya mampu menar
00:08:45Egi Sujana
00:08:46damai hari lupus
00:08:47dan Rizmon Cianipar
00:08:48maka kemungkinan ini
00:08:50akan sulit
00:08:51untuk terhasil
00:08:51maka dia akan
00:08:52berburu
00:08:52restoratif justice
00:08:53yang lain
00:08:54dan ini terus terjadi
00:08:54kemudian selanjutnya
00:08:57Saudara Jokowi
00:08:58juga mempertimbangkan
00:08:59bahwa restoratif justice
00:09:00ini tidak akan laku
00:09:01sudah selesai
00:09:02hanya tiga ini saja
00:09:03makanya dia berusaha
00:09:04melakukan apa yang
00:09:05kami sebut dengan
00:09:05ekstensifikasi masalah
00:09:07ekstensifikasi kasus
00:09:08memperlebar
00:09:09serangannya kemana-mana
00:09:11sampai Pak Jika
00:09:11dituduh membiayai
00:09:12sampai hari ini
00:09:13yang mempersalahkan
00:09:14video Pak Jika
00:09:15seacara Madio Game
00:09:16adalah orang-orang
00:09:17yang dulu
00:09:18ada di kubu Jokowi
00:09:19jadi buzzer-buzzer
00:09:20Jokowi semuanya
00:09:21jadi negara kita
00:09:22menjadi rusak
00:09:23karena banyak buzzer
00:09:24itu di era Jokowi Dodo
00:09:25orang-orang dari PSI
00:09:26dan seterusnya
00:09:27jadi sekali lagi
00:09:29jangan dikatakan oleh
00:09:31kubu Jokowi
00:09:31bahwa kita takut
00:09:32sampai ke pengadilan
00:09:33itu kita tunggu-tunggu
00:09:34hari ini sampai setahun
00:09:36kasus ini tidak
00:09:36sampai ke pengadilan
00:09:37itu adalah konfirmasi
00:09:38Jokowi Dodo yang ketakutan
00:09:40kenapa?
00:09:41karena Jokowi Dodo
00:09:41masih berasumsi
00:09:43berangan-angan
00:09:44bahkan berhayal
00:09:46kalau dia melaporkan
00:09:47polisi Pak Roy
00:09:48lalu Pak Roy langsung
00:09:49ketakutan
00:09:50buru-buru datang ke Solo
00:09:52nyembah-nyembah Jokowi
00:10:01ternyata itu tidak terjadi
00:10:03maka dilur-ulur nih
00:10:05permainan ini
00:10:06sampai satu tahun
00:10:07tapi ingat
00:10:08karena ini tidak terjadi
00:10:09maka ekstensifikasi
00:10:10diharapkan terjadi
00:10:11ekskalasi yang meluas
00:10:12terjadi
00:10:13apa yang disebut dengan
00:10:14kegaduhan
00:10:15secara meluas
00:10:16maka diharapkan
00:10:17akan ada
00:10:17intervensi kekuasaan
00:10:19melalui proses
00:10:19apa yang disebut dengan
00:10:20deponering
00:10:20penghentian kasus
00:10:22atas kepentingan publik
00:10:24karena dengan deponering
00:10:25seolah-olah
00:10:26ijazah Jokowi
00:10:27sudah dibuktingkan asli
00:10:28kenapa?
00:10:28dalam konteks deponering
00:10:29berbeda dengan SP3
00:10:30SP3 itu belum dibuktikan
00:10:32belum P21
00:10:33deponering
00:10:34sudah ada bukti
00:10:36P21
00:10:37tapi tidak dilanjutkan
00:10:38dengan alasan
00:10:39akan ada kegaduhan
00:10:41jadi demi kepentingan umum
00:10:42karena itu negara
00:10:43tidak boleh mengambil milihin ini
00:10:44biarkan Jokowi melanjutkan
00:10:46biarkan Jokowi hadapi
00:10:47dan hari ini ternyata
00:10:49ketika kita mendapatkan
00:10:50banyak dokumen
00:10:51yang berkaitan dengan
00:10:52ijazah saudara Jokowi
00:10:53makin mengkonfirmasi
00:10:55ijazah itu bermasalah
00:10:56sebab
00:10:57kalau ijazah itu asli
00:10:58tentu UGM
00:10:59tidak perlu banding
00:11:00tidak perlu kepetun
00:11:01sampaikan saja
00:11:03kepada Bon Jowi
00:11:03ini lho
00:11:04dokumen dulu diminta
00:11:05ini putu
00:11:06yang saat wisuda
00:11:07ini ijazahnya
00:11:09ini skripsinya
00:11:10ini saat pendaftarannya
00:11:12bahkan ini Bon
00:11:13saat Jokowi
00:11:14di kantin
00:11:15beli bakso
00:11:16tapi belum sempat bisa dibayar
00:11:18ini Bonnya
00:11:18misalnya
00:11:19kalau untuk meyakinkan
00:11:19kan untuk meyakinkan
00:11:21banyak cerita
00:11:21sampai Jokowi sekarang
00:11:22kan dipanggil Jack
00:11:23hei halo Jack ya
00:11:24cerita-cerita ngarang ini
00:11:26kan dalam rangka
00:11:26untuk meyakinkan
00:11:27ya sudah
00:11:28kasih saja
00:11:28kalau memang ada dokumen
00:11:29tapi kami yakin
00:11:30itu tidak ada
00:11:31karena itulah UGM
00:11:32mengambil upaya hukum
00:11:33melakukan
00:11:33banding melalui gugatan PTN
00:11:35nah karena itu
00:11:36terakhir
00:11:38kami menegaskan
00:11:39meskipun ada putusan
00:11:40di Surakarta
00:11:41saya tegaskan
00:11:42kami tegaskan putusan itu
00:11:43tidak membuktikan
00:11:44ijazah Jokowi
00:11:45asli
00:11:46bahkan putusan itu
00:11:47mengkonfirmasi
00:11:48ijazah
00:11:49Sudara Jokowi
00:11:49tidak pernah dihadirkan
00:11:51di persidangan
00:11:52putusannya itu
00:11:53hanya NO
00:11:54yang dipersoalkan oleh
00:11:55Hakim itu
00:11:55hanya syarat CLS
00:11:57yang tidak terpenuhi
00:11:57bukan materi gugatan
00:11:59yang tidak terbukti
00:12:00belum masuk kepada
00:12:02materi gugatan
00:12:03hanya syarat CLS
00:12:04dan ini masuk
00:12:06kategori eksepsi
00:12:07karena ada keberatan
00:12:08eksepsi dari tergugat
00:12:09maka yang pertama
00:12:09diadili adalah eksepsinya
00:12:11ketika eksepsinya sudah diadili
00:12:13dan dikabulkan oleh Hakim
00:12:14maka tidak perlu lagi
00:12:16mengadili pokok perkara
00:12:17jadi status quo-nya
00:12:18sampai hari ini
00:12:19belum ada
00:12:20sidang yang mengadili
00:12:21ijazah
00:12:22Sudara Jokowi Dodo
00:12:23satu-satunya adalah
00:12:24sidang pidana
00:12:25tapi kita lihat
00:12:26apakah Jokowi
00:12:27berani melanjutkan kasusnya
00:12:29dan saya tegaskan
00:12:30Jokowi hari ini
00:12:31sedang ketakutan
00:12:31sedang mencari cara
00:12:32jalan keluar
00:12:33karena kalau sudah
00:12:34sampai ke persidangan
00:12:35maka yang menjadi pendakwa
00:12:37bukan jaksa yang mendakwa
00:12:38Mas Royo
00:12:39Mas Royo
00:12:39tapi seluruh rakyat
00:12:41yang akan mendakwa
00:12:41Sudara Jokowi Dodo
00:12:42karena seluruh rakyat
00:12:44melihat langsung
00:12:44oh ternyata foto
00:12:46ijazah itu sama
00:12:47seperti yang selama ini
00:12:47sudah beredar
00:12:48jadi itu yang kami tegaskan
00:12:50kalau hari ini
00:12:51nanti ada Polda
00:12:52sikap ini sekaligus
00:12:53merespon
00:12:54apa yang akan diumumkan Polda
00:12:55yang katanya juga
00:12:56akan mengumumkan
00:12:57SP3-nya respon
00:12:58tapi kalau Polda
00:12:59kemudian menginsyafi
00:13:00memang tidak layak
00:13:01kami bersyukur
00:13:02kami akan tarik
00:13:03bahwa sebagian
00:13:04pernyataan kami
00:13:04tentang SOP Sulu
00:13:05bahkan negara kita
00:13:07adalah negara hukum
00:13:08ini sudah dikendalikan oleh Jokowi
00:13:09bisa kami tarik
00:13:10bisa kami cabut
00:13:12bisa kami klarifikasi
00:13:13tapi kami meyakini
00:13:14dengan apa yang telah
00:13:16sedang dan akan terjadi
00:13:17kami menegaskan
00:13:19bahwa negara kita hari ini
00:13:20bukan lagi negara hukum
00:13:21dalam konteks
00:13:21ijazah ini ya
00:13:23tetapi sudah menjadi
00:13:24negara yang tunduk
00:13:25di bawah kendali Jokowi Dodo
00:13:27baik selanjutnya
00:13:27dari rekan saya
00:13:28Abdul Gapur Sanghaji
00:13:30silahkan
00:13:31terima kasih
00:13:32Bang Ahmad Kozinuddin
00:13:34ada Mas Roy
00:13:35ada rekan-rekan
00:13:36pengacara yang lain
00:13:37ada para pejuang
00:13:38ada Bu Kurnia
00:13:39ada Bang Rustam
00:13:41Pak Rizal Padilla
00:13:41ada teman-teman
00:13:44pengacara yang lain
00:13:44yang mudah-mudahan
00:13:45hari ini
00:13:46tetap
00:13:47membersamai pergerakan ini
00:13:48ada Bang Samsir
00:13:49di belakang ada Bang Medi
00:13:51Bang Azamkan
00:13:52kemudian ada Bang Bahar
00:13:54Bu Ayah
00:13:55Bu Susi
00:13:55dan lain sebagainya
00:13:56nah
00:13:57terkait dengan
00:13:58perkembangan
00:14:00penyidikan
00:14:02yang dilakukan oleh
00:14:02Polda Metro Jaya
00:14:03hari ini
00:14:04konon katanya
00:14:05SP3 akan disampaikan
00:14:07perlu
00:14:08kami sampaikan bahwa
00:14:09SP3 ini
00:14:11adalah produk
00:14:11hukum penyidik
00:14:12yang tentu
00:14:14dasarnya adalah
00:14:15restoratif justice
00:14:15ya
00:14:18SP3
00:14:19bukanlah
00:14:21jawaban terhadap
00:14:22pembuktian ijazah
00:14:24jadi SP3
00:14:25yang nantinya
00:14:26dikantongi oleh
00:14:27Rizmon Sianipar
00:14:28itu tidak
00:14:29memberikan jawaban
00:14:30apapun terhadap
00:14:32pertanyaan publik
00:14:33yang selama ini
00:14:34berkembang
00:14:34apakah ijazah ini
00:14:36asli atau palsu
00:14:37sementara
00:14:38berdasarkan
00:14:39hasil penelitian
00:14:40yang dilakukan oleh
00:14:41para peneliti
00:14:42termasuk
00:14:43Rizmon sendiri
00:14:43ya meskipun
00:14:45dia sudah mengubah
00:14:45BAP-nya
00:14:46karena saya yang
00:14:47mendampingi beliau
00:14:48pada saat diperiksa
00:14:49sebagai tersangka
00:14:50saya tahu
00:14:51apa yang dia
00:14:51sampaikan pada
00:14:52BAP sebelumnya
00:14:53saya tahu
00:14:54metodologi
00:14:55apa yang dia pakai
00:14:56dan dia sampaikan
00:14:56kepada penyidik
00:14:57namun karena
00:14:58adanya suatu perubahan
00:15:00kepentingan
00:15:01hukum yang berbeda
00:15:02maka kemudian
00:15:03dia mengambil jalan
00:15:04untuk mengubah
00:15:05hasil penelitiannya
00:15:05meskipun kami juga
00:15:06mengatakan bahwa
00:15:07hasil penelitian
00:15:09yang dia ubah itu
00:15:09juga tidak valid
00:15:10secara ilmiah
00:15:11karena
00:15:12objek
00:15:13yang dia teliti
00:15:15atau
00:15:15preparat
00:15:16yang dia teliti
00:15:17sampai saat ini
00:15:18kan dia tidak
00:15:19pernah lihat
00:15:19dan dia tidak
00:15:20pernah pegang
00:15:20bagaimana
00:15:21seorang Rismond
00:15:22bisa mengubah
00:15:23hasil penelitiannya
00:15:25dengan drastis
00:15:26tanpa melakukan
00:15:27kajian terhadap
00:15:29objek tersebut
00:15:30makanya
00:15:31Rismond mengatakan
00:15:32bahwa ini
00:15:32ongoing penelitian
00:15:34ongoing research
00:15:34kalau ongoing research
00:15:36tentu yang harus
00:15:38dia teliti
00:15:38adalah preparatnya
00:15:39objek aslinya
00:15:41yang dia teliti
00:15:41ya
00:15:42dan saya
00:15:43sungguh yakin
00:15:44bahwa
00:15:45mas
00:15:45sorry
00:15:46Rismond
00:15:47belum melakukan
00:15:48penelitian
00:15:48apa-apa
00:15:49jadi kalau
00:15:50dia katakan
00:15:51ini sudah
00:15:51saya lakukan
00:15:52penelitian
00:15:52ya mohon maaf
00:15:54coba dipublikasikan
00:15:55hasil penelitiannya
00:15:56mana
00:15:57coba dipublikasikan
00:15:59dokumen
00:16:00yang dia jadikan
00:16:01sebagai objek
00:16:02penelitian
00:16:03itu objek
00:16:03yang mana
00:16:04yang dia teliti
00:16:04karena
00:16:06Rismond
00:16:07pernah mengatakan
00:16:08bahwa
00:16:08ada dua objek
00:16:09yang dia teliti
00:16:10yang pertama
00:16:11adalah lembaran
00:16:12pengesahan skripsnya
00:16:13Pak Jokowi Dodo dan
00:16:14itu adalah primary
00:16:15evidence
00:16:16dan dia dapatkan
00:16:17sendiri dari UGM
00:16:18dia foto
00:16:19dia foto
00:16:20sendiri dari UGM
00:16:21dan dia analisa
00:16:22sendiri dari UGM
00:16:23dari itu
00:16:24dari hasil itu
00:16:25tiba-tiba dia mengatakan
00:16:27ijazah Pak Jokowi
00:16:28asli
00:16:29berdasarkan
00:16:30preparat yang mana
00:16:31berdasarkan
00:16:32objek yang mana
00:16:32ini tentu challenge
00:16:34buat Rismond
00:16:35karena
00:16:36selama ini
00:16:36Rismond mengatakan
00:16:37bahwa dia seorang peneliti
00:16:3811.010%
00:16:40ijazah Jokowi
00:16:41adalah palsu
00:16:42berdasarkan
00:16:43hasil penelitian
00:16:44beliau sendiri
00:16:44jadi
00:16:45kita tidak boleh
00:16:47mudah tergiring
00:16:49oleh opini
00:16:50yang dibangun
00:16:51oleh Rismond
00:16:52bahwa dia sudah
00:16:52melakukan penelitian
00:16:53saya challenge
00:16:55Rismond
00:16:55apakah Rismond
00:16:56sudah melakukan
00:16:57penelitian itu
00:16:58apa belum
00:16:58tolong
00:16:59publikasikan
00:17:00melalui kanal anda
00:17:01tolong publikasikan
00:17:02itu lewat
00:17:03media-media
00:17:04mainstream
00:17:04tunjukkan
00:17:06preparatnya
00:17:06tunjukkan
00:17:07objeknya
00:17:07karena
00:17:08ijazah analog
00:17:10Pak Jokowi Dodo
00:17:10itu masih disita
00:17:11sebagai barang bukti
00:17:12di Polda Metro Jaya
00:17:14dan pada tanggal 15 Desember
00:17:162025
00:17:16pada saat dilakukan
00:17:18gelar perkara khusus
00:17:19kami juga sempat
00:17:20melihat ijazah itu
00:17:21ijazah itu
00:17:22jangankan dipegang
00:17:23dirabah
00:17:24dielus-elus
00:17:25disentuh
00:17:25itu gak boleh
00:17:26jadi
00:17:27ini halusinasi
00:17:29yang dilakukan
00:17:30yang dilakukan oleh
00:17:31Rismond
00:17:31dan informasi ini
00:17:33tidak boleh
00:17:34menyesatkan publik
00:17:36Rismond
00:17:37saya sungguh yakin
00:17:38tidak pernah
00:17:38menakukan penelitian itu
00:17:39hanya karena
00:17:40ada kepentingan
00:17:41hukum untuk
00:17:42bebas dari
00:17:43laporan
00:17:43relawannya Jokowi
00:17:44dimana ada
00:17:46dugaan
00:17:46tindapi dana
00:17:47pemalsuan
00:17:47ijazah
00:17:48ada dugaan
00:17:49tindapi dana
00:17:50pemalsuan
00:17:50surat keterangan
00:17:51kematian
00:17:52dan kemudian
00:17:53juga ada perkara
00:17:54hukum yang dihadapi
00:17:54dengan laporan
00:17:55Pak Jokowi Dodo
00:17:56itulah terjadi
00:17:58conflict of interest
00:17:59sehingga
00:18:01Rismond kemudian
00:18:02mengambil langkah
00:18:03untuk
00:18:03berkompromi
00:18:04terhadap
00:18:06hasil penelitiannya
00:18:07sehingga dia katakan
00:18:08dia sudah melakukan penelitian
00:18:09tetapi saya sungguh yakin
00:18:11bahwa Rismond
00:18:11belum melakukan penelitian
00:18:13apapun
00:18:13ya
00:18:14karena objeknya
00:18:15itu dia tidak pernah lihat
00:18:16objeknya dia tidak pernah
00:18:18potong
00:18:18objeknya dia tidak pernah pegang
00:18:20pertanyaannya
00:18:21Anda melakukan penelitian
00:18:22dengan preparat apa
00:18:23dengan objek penelitian yang mana
00:18:24itu tentu
00:18:25harus disampaikan kepada publik
00:18:27supaya publik makin paham
00:18:29Rismond ini galau
00:18:30galau karena
00:18:32menghadapi dua perkara hukum
00:18:33yang menekan dia
00:18:34galaunya itulah
00:18:36yang membuat dia juga galau
00:18:37akhirnya dia mengajukan
00:18:39restoratif justis
00:18:40dan akhirnya juga
00:18:41pada akhirnya
00:18:42dia memimpikan
00:18:44SP3
00:18:44itu
00:18:45hal yang pertama
00:18:46hal yang kedua
00:18:47terkait dengan
00:18:48pengadilan negeri Surakarta
00:18:50ini perlu saya sampaikan
00:18:52bahwa
00:18:53putusan pengadilan negeri Surakarta
00:18:55sekali lagi saya tegaskan
00:18:57dan itu Mas Roy izin
00:18:58sudah saya analisa juga
00:18:59dalam channel Abdul Gafur Sanghaji Youtube
00:19:01bagus
00:19:01silahkan follow
00:19:02silahkan follow
00:19:03subscribe
00:19:04komen dan share
00:19:06jadi gini
00:19:07putusan pengadilan negeri Surakarta
00:19:09adalah putusan NO
00:19:11yang kesekian kalinya
00:19:13ini bukan putusan yang pertama
00:19:15NO itu artinya
00:19:17dinyatakan
00:19:17tidak dapat diterima
00:19:18kalau bahasa awamnya
00:19:20need on
00:19:21fangkeril felkra
00:19:22ya
00:19:23itu bahasa awamnya
00:19:25itu bahasa hukumnya
00:19:25ya
00:19:26di dalam perdata
00:19:28ingat
00:19:28saya perlu jelaskan dulu Mas Roy
00:19:30supaya tidak menyesatkan publik ini
00:19:31di dalam perdata
00:19:33putusan hakim itu tiga
00:19:34jenis tiga putusan hakim
00:19:35dalam kasus perdata
00:19:36ini bukan pidan
00:19:37tapi perdata
00:19:38pertama adalah
00:19:39gugatan penggugat
00:19:40dinyatakan diterima
00:19:42berarti semua dalil-dalilnya diterima
00:19:44baik diterima keseluruhan
00:19:45maupun diterima kesebagian
00:19:46yang kedua
00:19:49ditolak
00:19:50ditolak itu artinya
00:19:52penggugat tidak bisa
00:19:53membuktikan gugatannya
00:19:54dan yang ketiga adalah
00:19:56putusan NO
00:19:58NO itu dinyatakan
00:20:00tidak dapat diterima
00:20:01dari tiga putusan ini
00:20:02kalau kita lihat putusan NO
00:20:04dan ini adalah putusan yang kesekian kalinya
00:20:06berarti
00:20:07ijazah Pak Joko Widodo
00:20:08masih statusnya adalah status quo
00:20:10tidak bisa dibuktikan
00:20:12melalui peradilan manapun
00:20:13bahwa ini asli
00:20:14dan pengadilan negeri Surakarta
00:20:16ini
00:20:17jangan di
00:20:18di framing oleh
00:20:20para termul ya
00:20:21dan pengacara Pak Joko Widodo
00:20:22bahwa si olah-olah Pak Joko Widodo
00:20:24menang
00:20:24tidak
00:20:25karena kemenangan Pak Joko Widodo itu
00:20:27cuma satu
00:20:28ketika pengadilan mengatakan
00:20:30bahwa ijazah itu adalah
00:20:31ijazah asli
00:20:32sementara di pengadilan negeri Surakarta
00:20:34dasar pertimbangan majelis hakim itu
00:20:37adalah pada eksepsi
00:20:39karena
00:20:40objek gugatan citizen lawsuit
00:20:43dianggap kurang tepat
00:20:44menggugat ijazah
00:20:46meskipun
00:20:47itu juga sebenarnya bisa di challenge
00:20:49ya
00:20:49jadi hakim negeri Surakarta
00:20:51yang awalnya kita harapkan
00:20:52bisa melakukan aktivis
00:20:55aktivitas
00:20:56apa namanya
00:20:57judikatif dengan baik
00:20:58yaitu melakukan penemuan hukum
00:21:01bisa memperluas
00:21:02objek citizen lawsuit itu
00:21:04bukan hanya untuk
00:21:05isu lingkungan hidup
00:21:06tetapi juga bisa untuk
00:21:08isu-isu yang meresahkan publik
00:21:10ketika di dalamnya
00:21:11ada kepentingan warga negara
00:21:13jadi
00:21:13putusan
00:21:14NO pengadilan negeri Surakarta
00:21:16jangan dianggap
00:21:17itulah kemenangan Pak Joko Widodo
00:21:19enggak
00:21:20dan yang terakhir
00:21:21ijazah ini
00:21:23tidak pernah akan
00:21:24bisa diakses oleh publik
00:21:26ketika Pak Joko Widodo
00:21:28dengan sikap negarawannya
00:21:30sendiri menunjukkan itu
00:21:31kepada publik
00:21:31kenapa saya katakan
00:21:32tidak mungkin
00:21:32akan diakses oleh publik
00:21:34pertama
00:21:34di semua pengadilan negeri
00:21:36dalam konteks
00:21:38gugatan perdata
00:21:38dan yang terakhir adalah
00:21:39gugatan citizen lawsuit
00:21:40ijazah itu
00:21:42tidak pernah dihadapkan
00:21:43dihadapan hakim
00:21:44sehingga
00:21:45pengadilan negeri Surakarta
00:21:46dan pengadilan-pengadilan lain
00:21:48juga tidak pernah melihat
00:21:49objek ijazah Pak Joko Widodo
00:21:50itu satu hal
00:21:51kemudian yang kedua
00:21:52harapan kita untuk melihat
00:21:54ijazah Pak Joko Widodo
00:21:55dalam perkara pidana
00:21:56itu juga seperti
00:21:57punggung merindukan bulan
00:21:59dan tidak akan pernah dilakukan
00:22:00kenapa?
00:22:01karena
00:22:01barang bukti
00:22:03ketika diuji
00:22:04dalam persidangan pidana
00:22:05itu hanya bisa
00:22:06ditunjukkan kepada hakim
00:22:07hanya bisa ditunjukkan
00:22:09kepada terdakwa
00:22:10hanya bisa ditunjukkan
00:22:11kepada jaksam penuntut umum
00:22:13dan hanya bisa ditunjukkan
00:22:14kepada para pengacara terdakwa
00:22:15dan pada saat
00:22:17dilakukan proses pembuktian
00:22:19barang bukti ijazah itu
00:22:21tidak boleh dipoto
00:22:22sehingga sampai kapanpun
00:22:24ijazah ini
00:22:25tidak akan pernah
00:22:27dilihat
00:22:27seperti apa
00:22:29wujud
00:22:29analognya
00:22:30yang dimiliki oleh Pak Joko Widodo
00:22:32oleh karena itu
00:22:33sebenarnya
00:22:34kami melihat
00:22:35kenapa Pak Joko Widodo
00:22:37menggirim perkara ini
00:22:38karena pidana
00:22:39karena itulah
00:22:40cara efektif dia
00:22:41untuk menghindari
00:22:42tanggung jawab
00:22:42dia tunjukkan itu
00:22:43kepada publik
00:22:44jadi
00:22:45dia melakukan
00:22:46satu upaya
00:22:47satu langkah hukum
00:22:49untuk
00:22:49membungkam
00:22:50suara-suara kritis
00:22:52yang ilmiah itu
00:22:52tanpa dia melakukan
00:22:55penelitian tandingan
00:22:56terhadap penelitian Mas Roy
00:22:57Dr. Tifa
00:22:58dan Rizmon saat itu
00:22:59dan kemudian
00:23:00dia tidak pernah
00:23:01punya etikat baik
00:23:02untuk tunjukkan itu
00:23:03kepada publik
00:23:03maka langkah yang
00:23:05dia lakukan adalah
00:23:05dia paksa
00:23:07para tersangka ini
00:23:08menjadi tersangka
00:23:09supaya para tersangka ini
00:23:11punya ketakutan
00:23:12seperti yang dialami Rizmon
00:23:13sehingga pada akhirnya
00:23:14mereka akan tunduk
00:23:16dan kemudian
00:23:17meminta
00:23:18perdamaian dengan Pak Joko Widodo
00:23:19supaya keluar
00:23:21SP3
00:23:21dan itu yang terjadi
00:23:23di tiga tersangka sebelumnya
00:23:24dan hari ini
00:23:25itu juga akan terjadi
00:23:26dengan Rizmon
00:23:27jadi
00:23:27sudah lah
00:23:28ijazah ini
00:23:29saya kira
00:23:30simple kok
00:23:32tunjukkan saja
00:23:33kepada publik
00:23:34seperti yang diminta
00:23:35oleh Pak Yusuf Kala
00:23:37itulah
00:23:38langkah yang paling tepat
00:23:39ketimbang
00:23:40kita memenjarakan
00:23:41anak bangsa
00:23:41yang kritis
00:23:42yang ilmiah
00:23:43dan mereka adalah akademisi
00:23:44itu cukup dari saya
00:23:45Mas Roy
00:23:46mungkin ada yang bisa tambahkan
00:23:47Bang Azam
00:23:57Tadi sudah dijelaskan oleh
00:23:59dua rekan kita
00:24:00avokat itu sudah cukup luas
00:24:01sebenarnya
00:24:02cuma ada yang perlu saya tambahkan
00:24:04ini penting juga
00:24:05kasus ini memang
00:24:06tidak bisa dipaksakan terus
00:24:08karena apa?
00:24:09ini melanggar aturan
00:24:10KUHAP
00:24:11KUHAP yang lama
00:24:12138
00:24:13KUHAP yang baru
00:24:15Pasal 6
00:24:161
00:24:16jadi
00:24:17di dua KUHAP ini
00:24:19sama
00:24:19aturannya
00:24:20bahwa berkas itu
00:24:21dibatasi waktu
00:24:22berkas itu
00:24:24dibatasi waktu
00:24:25dari
00:24:25untuk P19
00:24:26pengembalian itu
00:24:2714 hari
00:24:28jadi jangan ditabrak ini
00:24:30gitu loh
00:24:31jangan kebiasaan itu
00:24:32pembenaran
00:24:33gitu loh
00:24:34apa yang dijelaskan oleh
00:24:35penasehat Kapolri
00:24:37itu gak apa-apa
00:24:38itu salah
00:24:39gitu loh
00:24:40kok salah
00:24:41dipertahankan
00:24:42dan jadi penasehat Kapolri
00:24:43gitu loh
00:24:43nah ini kan ngaco
00:24:45namanya
00:24:4614 hari itu
00:24:47sudah gugur
00:24:48kalau dilanjutkan
00:24:49ini sekarang 2 bulan ya
00:24:502 bulan lebih ya
00:24:512 bulan lebih ya Pak ya
00:24:522 bulan lebih
00:24:53jadi bagaimana
00:24:552 KUHAP lama
00:24:56dan 2 KUHAP
00:24:571 KUHAP baru
00:24:58ini mengatur
00:24:59ya
00:25:00jadi
00:25:00saya pikir
00:25:01ini penting
00:25:02untuk disampaikan
00:25:03kepada publik
00:25:04supaya publik tahu
00:25:05kalau tadi
00:25:06sudah diuraui oleh
00:25:072 advokat itu
00:25:08panjang lebar ya
00:25:09saya pikir yang
00:25:10terakhir untuk saya sampaikan
00:25:11karena gak perlu panjang lebar
00:25:13sudah lah Pak Jokowi
00:25:15kenapa sih
00:25:16anda ini berlaku
00:25:17negarawan
00:25:18wali kota sudah
00:25:202 kali
00:25:21gubernur sudah
00:25:22presiden sudah
00:25:23diangkat oleh rakyat Indonesia
00:25:25katanya demikian kan
00:25:27dan ada satu lagi
00:25:29pasal 1
00:25:30Undang-Undang Dasar
00:25:311945
00:25:31ayat 2
00:25:32negara ini ada
00:25:34karena rakyat
00:25:35jadi rakyat ini
00:25:36setiap meminta
00:25:37kepada
00:25:37presiden
00:25:39wakil presiden
00:25:39siapapun
00:25:40dia wajib
00:25:41diberikan
00:25:41karena itu
00:25:42Undang-Undang yang tertinggi
00:25:43jadi berlakulah
00:25:45negarawan yang baik
00:25:46tunjukkan kepada publik
00:25:47bahwa inilah yang
00:25:49sebenar-benarnya
00:25:49silahkan di cek
00:25:51di tes
00:25:51gitu loh ya
00:25:52ini persoalan
00:25:53bukan cuma nasional
00:25:54ini internasional
00:25:56gitu loh
00:25:57malu banget
00:25:58gitu loh
00:25:58masa rakyat kita
00:25:59yang sebegitu luas itu
00:26:00harus dibegoin
00:26:02dengan begini
00:26:03gitu loh
00:26:03maksud saya
00:26:04jadi tunjukkan aja lah
00:26:06sudah
00:26:06kalau memang bener ada
00:26:08saya kira
00:26:09mas Roy dan
00:26:10rekan-rekan
00:26:11termasuk
00:26:11Mbak Kurnia
00:26:13Rizal dan
00:26:14Mbak Rizal
00:26:15dan Rizal
00:26:15saya kira
00:26:17akan memahami itu
00:26:18gitu loh ya
00:26:19kita tidak akan
00:26:20tidak akan ada konflik
00:26:22tidak ingin ada konflik
00:26:23tapi jangan dimulai
00:26:24konflik ini oleh orang
00:26:26yang dipilih rakyat
00:26:27gitu loh
00:26:27ini yang berbahaya
00:26:29gitu loh
00:26:29kan kekayaannya
00:26:31sudah dari rakyat
00:26:32gaji dari rakyat
00:26:32fasilitas dari apa
00:26:34semua dari rakyat
00:26:35terweli
00:26:35ya terus
00:26:36begini aja
00:26:38diminta selembar aja
00:26:39harus diadu domba
00:26:40semua gitu loh
00:26:41harus ada yang menjadi
00:26:42tersangka
00:26:43harus ada yang ditangkap
00:26:44semua institusi negara
00:26:46jobok sedemikian rupa
00:26:48mulai dari MK
00:26:49mulai dari MA
00:26:50mulai dari
00:26:51institusi Polri
00:26:52seluruhnya
00:26:53inilah makanya
00:26:55saya minta
00:26:56negarawan lah
00:26:57jadi negarawan
00:27:10terima kasih
00:27:11assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:27:12hari ini
00:27:1316 April
00:27:142026
00:27:15konon katanya
00:27:17rispon
00:27:18nasi olansia nipar
00:27:19itu akan mendapatkan
00:27:20SP3
00:27:21yang memang sebelumnya
00:27:22dia mengajukan
00:27:23restoratif justice
00:27:23ya buat kami yang memang
00:27:25sebelumnya pernah
00:27:26menangani
00:27:27perkara
00:27:28ijazah palsu Jokowi ini
00:27:30bersama-sama
00:27:31rispon cianipar
00:27:32hari ini
00:27:34sejujurnya kita
00:27:36mengucapkan ya
00:27:37welcome to the jungle
00:27:38buat rispon cianipar
00:27:39karena memang
00:27:39orang-orang yang
00:27:40memang orang-orang yang
00:27:42memang ada itu ya
00:27:44adalah orang-orang yang
00:27:46tepat buat dia berada
00:27:47di orang-orang yang buas
00:27:48kumpulannya
00:27:48kumpulannya orang-orang yang buas
00:27:50yang saling memakan
00:27:51sesamanya
00:27:51jadi welcome to the jungle
00:27:53rispon cianipar
00:27:54kami
00:27:54yang ada di
00:27:55sekarang bersama
00:27:564 orang ini
00:27:57kami udah siap
00:27:59dan terus melanjutkan
00:28:00perjuangan untuk
00:28:01membongkar
00:28:01ijazah Jokowi
00:28:02kami tidak butuh
00:28:03rispon seorang
00:28:04pengkhianat
00:28:05pembohong
00:28:05dan segala macam
00:28:06masalah yang
00:28:07dia punyai
00:28:07jadi untuk itu
00:28:09silahkan rispon
00:28:10jalan selamat jalan
00:28:11bisa tidur
00:28:12walaupun belum tentu
00:28:13bisa tidur juga
00:28:13iya banyak masalah
00:28:14yang sedang dihadapi
00:28:15makasih
00:28:16assalamualaikum warahmatullahi
00:28:17wabarakatuh
00:28:18pak risal dulu ya
00:28:20pak risal dulu
00:28:21ya pak risal dulu
00:28:22aku terakhir
00:28:23aku terakhir
00:28:24aku terakhir
00:28:25orang prinsip
00:28:26enggak
00:28:28assalamualaikum warahmatullahi
00:28:29wabarakatuh
00:28:31yang pertama
00:28:32kami sebagai prinsipal
00:28:34baru saja
00:28:36melakukan
00:28:37wajib lapor
00:28:38ya sebagai bukti
00:28:40bahwa kami ini
00:28:40orang-orang yang taat hukum
00:28:42gitu
00:28:43tidak pernah ingkar
00:28:45terhadap proses
00:28:46yang dijalankan
00:28:47yang kedua
00:28:49bahwa soal
00:28:51SP3
00:28:52itu kewenangan
00:28:53penyidik
00:28:54kita sudah
00:28:55mengkritisi
00:28:56tentang
00:28:56duduk
00:28:58masalahnya
00:28:59dan itu
00:29:00ketidaktepatannya
00:29:01tapi itu adalah
00:29:02hak
00:29:03dan biarlah
00:29:03nanti proses hukum
00:29:04juga yang akan
00:29:05menindaklanjutinya
00:29:06dan bagi
00:29:08prinsipal yang lain
00:29:10tidak masalah
00:29:11itu
00:29:12silahkan saja
00:29:13gitu ya
00:29:14dan kita tidak
00:29:15tertarik dengan itu
00:29:16tidak akan
00:29:17menindaklanjuti
00:29:18dan tidak akan
00:29:19meneruskan proses
00:29:21tersebut
00:29:21insyaallah
00:29:22tidak akan
00:29:23memohon
00:29:24SP3
00:29:26berbasis pada
00:29:27restoratif
00:29:28jahat
00:29:28kemudian
00:29:30berkaitan dengan
00:29:31Rizmon ini
00:29:32disamping
00:29:34haknya
00:29:35tapi juga kita
00:29:35warning lah
00:29:37mengingatkan
00:29:38bahwa
00:29:39ia itu
00:29:40seperti orang yang
00:29:41diberi samurai
00:29:43kemudian
00:29:45dia bunuh diri
00:29:46atau harakiri
00:29:47dengan samurai
00:29:47nya itu
00:29:48dia bunuh diri
00:29:50dia
00:29:51sesuai dengan
00:29:52penyataan
00:29:536 poinnya
00:29:54yang pertama
00:29:56katanya telah
00:29:57menemukan
00:29:57kebenaran baru
00:29:58ongoing
00:30:00berdasarkan
00:30:01risetnya
00:30:01tapi jangan lupa
00:30:03riset tidak pernah
00:30:05final
00:30:05tetap
00:30:07ongoing
00:30:08yang dia katakan
00:30:09sekarang asli
00:30:10besok bisa jadi
00:30:11palsu lagi
00:30:12setelah adanya
00:30:14riset baru
00:30:14atau juga
00:30:16ongoing nya kita
00:30:17soal di KIP
00:30:19itu ongoing
00:30:21tentang pencarian
00:30:22kebenaran
00:30:23ijazah
00:30:24tersebut
00:30:25dan itu
00:30:26sudah menunjukkan
00:30:27arah
00:30:28ijazah
00:30:28Jokowi Dodo
00:30:29palsu
00:30:29kemudian juga
00:30:31kita bisa
00:30:32ongoing juga
00:30:33menuju ke
00:30:34pasar pramuka
00:30:35di pabriknya
00:30:37pembuatan
00:30:38dokumen
00:30:38palsu
00:30:39maka
00:30:41proses itu
00:30:41juga akan
00:30:42bisa nanti
00:30:42membuktikan
00:30:43tentang kepalsuannya
00:30:44jadi yang disebut
00:30:46dengan finalnya
00:30:47ongoing
00:30:47Trismond
00:30:49itu abal-abal
00:30:50itu yang
00:30:52kesatu
00:30:52yang kedua
00:30:53dia menyatakan
00:30:55akan membantah
00:30:56JWP
00:30:57dan
00:30:58GEG
00:30:59kita ingin
00:31:01lihat sebenarnya
00:31:02bagaimana
00:31:03argumen
00:31:05bantahannya itu
00:31:06yang kita yakin
00:31:07tidak mungkin
00:31:08bisa ilmiah
00:31:09dan tidak
00:31:11bisa dibuktikan
00:31:12nanti secara
00:31:13akademik
00:31:15karena
00:31:16400
00:31:16halaman yang
00:31:17dia buat
00:31:19bagaimana
00:31:20dia bisa
00:31:20membuat
00:31:21lebih dari
00:31:21400
00:31:22mungkin
00:31:23jadi 200
00:31:24mungkin
00:31:25100
00:31:25mungkin
00:31:25jadi
00:31:2510
00:31:27yang
00:31:29GEG
00:31:29juga sama
00:31:30kalau menurut
00:31:32kita
00:31:32yang sudah dibaca
00:31:34penuh itu
00:31:35itu
00:31:35tidak ada
00:31:36kesalahan
00:31:37tidak ada
00:31:37kelemahan
00:31:38bahwa
00:31:39Gibran
00:31:40itu memang
00:31:41tidak
00:31:41punya
00:31:42ijazah
00:31:43SMA
00:31:44dan
00:31:45tidak layak
00:31:46menjadi
00:31:47wakil presiden
00:31:47selesai itu
00:31:49gak mungkin
00:31:50Rizmond
00:31:51bisa membantah
00:31:52itu
00:31:52di
00:31:54poin kedua
00:31:55poin ketiganya
00:31:57dia menyatakan
00:31:58merasa
00:31:59tereksploitasi
00:32:00oleh
00:32:01pihak-pihak
00:32:02yang
00:32:03mempermasalahkan
00:32:04ijazah
00:32:04Jokowi
00:32:05dan ijazah
00:32:05Gibran
00:32:06ini siapa
00:32:08yang
00:32:09mengeksploitasi
00:32:09Rizmond
00:32:10menuduh
00:32:12kepada kita-kita
00:32:12aneh
00:32:14itu
00:32:15menghinakan
00:32:16dirinya
00:32:16merasa
00:32:18dirinya
00:32:18orang yang
00:32:19mudah
00:32:19tereksploitasi
00:32:20saya kira
00:32:22ini catatan
00:32:23penting
00:32:24kita
00:32:25tidak pernah
00:32:26mengeksploitasi
00:32:27Rizmond
00:32:28Sianipar
00:32:29itu adalah
00:32:30kesadaran
00:32:30dirinya sendiri
00:32:31dan kita
00:32:33pun sadar
00:32:34tentang
00:32:34keputusan
00:32:34yang kita ambil
00:32:35tentang status
00:32:37ijazah
00:32:37Joko Widodo
00:32:38yang disebut
00:32:39konklusi
00:32:40palsu
00:32:41yang keempat
00:32:43dia menyatakan
00:32:45akan mendukung
00:32:47polisi
00:32:48kemudian
00:32:49mengapresiasi
00:32:50profesionalitasnya
00:32:52soal mendukung
00:32:53polisi
00:32:53kita sama semua
00:32:54kita sama mendukung
00:32:57kepolisian
00:32:58tapi soal
00:32:59profesionalitas
00:33:00itu yang berbeda
00:33:02pandangannya
00:33:02dengan
00:33:04memposisikan
00:33:04kita sebagai
00:33:05tersangka
00:33:07menggambarkan
00:33:08bahwa polisi
00:33:08tidak profesional
00:33:09seharusnya
00:33:11yang jadi
00:33:12tersangka itu
00:33:13Jokowi
00:33:13karena
00:33:15masalah
00:33:16ijazah ini
00:33:16yang dimasalahkan
00:33:17Jokowi
00:33:18itu kalau
00:33:19profesional
00:33:20Jokowi
00:33:21tersangka
00:33:22terdakwa
00:33:23terhukum
00:33:24bukan kita
00:33:25menunjukkan
00:33:26bahwa tidak profesional
00:33:27untuk itu
00:33:28yang kelima
00:33:30dia menyatakan
00:33:31bahwa dia
00:33:32akan melakukan
00:33:33RJ
00:33:34yang sampai
00:33:35ke SP3
00:33:36yang mungkin
00:33:36sekarang hari ini
00:33:37itu
00:33:37itu haknya
00:33:39haknya
00:33:41bahwa itu
00:33:42permintaan itu
00:33:43walaupun
00:33:43tadi dikritisi
00:33:44bagaimana
00:33:46tentang status
00:33:46sebenarnya
00:33:47dan yang ke enam
00:33:48ini yang perlu
00:33:50jadi catatan kita
00:33:51dia menyatakan
00:33:52bahwa kita ini
00:33:54orang yang harus
00:33:56merubah fikiran
00:33:57merubah hati
00:33:58ikut
00:34:00apa yang dilakukan
00:34:01langkah Rizmon
00:34:02oh no way
00:34:05no
00:34:07kita dari awal juga
00:34:08sudah terbuka hati
00:34:11sudah terbuka
00:34:12pikiran
00:34:13sudah
00:34:13sampai saat ini
00:34:15hati kita masih terbuka
00:34:16sampai saat ini
00:34:18pikiran kita masih jernih
00:34:20dan kita menyatakan
00:34:22tidak akan ikut
00:34:23langkah Rizmon
00:34:24sebagaimana
00:34:25poin ke enamnya itu
00:34:26artinya
00:34:27poin-poin itu
00:34:28poin-poin pesanan
00:34:30kita yakin
00:34:32poin tekanan
00:34:34yang memang
00:34:35tidak pantas
00:34:36dilakukan
00:34:36seorang peneliti
00:34:37berarti dia telah
00:34:39melancurkan dirinya
00:34:40dalam konteks
00:34:41status sebagai peneliti
00:34:44dia telah
00:34:45merubah
00:34:46karakternya
00:34:47oleh karena itulah
00:34:48maka
00:34:49insyaallah
00:34:50saya
00:34:51Pak Roy
00:34:53Bu
00:34:54Kurnia
00:34:55Pak Rustam
00:34:56insyaallah
00:34:58masih tetap
00:34:59berjuang
00:34:59untuk membuktikan
00:35:01ijazah
00:35:02Joko Widodo
00:35:03itu
00:35:04palsu
00:35:05belum ada
00:35:06pembuktian
00:35:08sampai saat ini
00:35:09ijazah
00:35:10Joko Widodo
00:35:10asli
00:35:114 tahun
00:35:12belum bisa dibuktikan
00:35:13berarti
00:35:144 tahun inilah
00:35:16kita bisa nyatakan
00:35:17ijazah Joko Widodo
00:35:20palsu
00:35:20daulah
00:35:22wakbar
00:35:23Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:35:25siapa?
00:35:27Pakurnia
00:35:27Pakurnia dulu
00:35:28Pakurnia dulu
00:35:30NU NU NU
00:35:31NU
00:35:32NU
00:35:32NU
00:35:32NU
00:35:32NU
00:35:32NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:33NU
00:35:39Saudara-saudara
00:35:40sebangsa
00:35:41dan setanah air
00:35:42karena saya yakin
00:35:43luas daripada
00:35:44cangkupan
00:35:45TV-TV nasional ini
00:35:46ke seluruh
00:35:47wilayah Nusantara
00:35:47sehingga apa yang kami
00:35:49sampaikan hari ini
00:35:49akan sangat penting sekali
00:35:51ya terhadap kasus
00:35:52yang memang menarik
00:35:53perhatian masyarakat
00:35:54ada dua hal yang
00:35:55tidak saya sampaikan
00:35:56pertama kami hari ini
00:35:57melaksanakan yang disebut
00:35:58dengan wajib lapor
00:36:00atau WL
00:36:00sebagai bentuk
00:36:01bahwa kami
00:36:02masih setia
00:36:03kami patuh
00:36:04kepada apa yang menjadi
00:36:04aturan daripada
00:36:05pihak Polda Metro Jaya
00:36:06yang berarti juga
00:36:07aturan daripada
00:36:08kepolisian Republik Indonesia
00:36:09meskipun sebenarnya
00:36:10tidak ada kewajiban
00:36:11kalau mau dicerna
00:36:12secara aturan
00:36:13ya tapi kami ikuti itu
00:36:15ini sudah merupakan
00:36:16bulan ketiga
00:36:17kami melakukan
00:36:18wajib lapor
00:36:19ya yang kami
00:36:20terusan katakan
00:36:21suka atau tidak suka
00:36:22ini seperti
00:36:23memenjara kami
00:36:24dalam tahanan kota
00:36:26saya harus menyampaikan
00:36:27bahwa perkara
00:36:28ijazah palsu ini
00:36:29kami akhirnya
00:36:31bisa melihat
00:36:32sejak setahun lalu
00:36:33saat kami
00:36:34diterima oleh
00:36:35Bapak Joko Widodo
00:36:36di rumahnya di Kutai Utara
00:36:37nomor 1
00:36:37setelah kami bersurat
00:36:39jadi bukan
00:36:40menggeruduk
00:36:40tanpa dasar ya
00:36:41beliau menyetujui
00:36:42menerima kami
00:36:43baru kami hadir
00:36:43disitulah kami menerima
00:36:45semacam katakanlah
00:36:47tekanan
00:36:48bahwa kami
00:36:48akan dipolisikan
00:36:50ya
00:36:51beliau mengatakan
00:36:52bahwa karena ini sudah ramai
00:36:53maka saya akan menempuh
00:36:54jalur hukum
00:36:55kepada saudara saya
00:36:56dua orang
00:36:57di kanan kiri saya
00:36:58di rumah beliau
00:36:58itu keluar dari rumah tersebut
00:37:00kami tahu
00:37:00akan terjadi sesuatu
00:37:02dan faktanya
00:37:03hari ini
00:37:04tanggal 16 April
00:37:05adalah satu tahun
00:37:06peristiwa itu
00:37:07sudah berlalu
00:37:08ya
00:37:08dan tidak meninggalkan
00:37:10sesuatu yang berarti
00:37:11kecuali kegaduhan
00:37:12di masyarakat
00:37:13yang pastinya bukan
00:37:14datang dari kami
00:37:14saudara-saudara sekalian
00:37:16saya ingin mengatakan
00:37:17bahwa melihat
00:37:19bahwa kami ini
00:37:20ditersangkakan
00:37:20atau dikriminalisasi
00:37:22kita bisa mengatakan
00:37:23bahwa cara
00:37:24Bapak Jokowi
00:37:25menyelesaikan masalah ini
00:37:26kalau dalam
00:37:27Kamus Besar Bahasa Indonesia itu
00:37:29ada kata
00:37:30bengis
00:37:31bengis itu
00:37:32maknanya adalah
00:37:32orang yang keras
00:37:34kejam
00:37:34tidak berbelas kasihan
00:37:36baik terhadap manusia
00:37:37maupun terhadap binatang
00:37:38ya itu bengis
00:37:39nah gitu ya
00:37:40jadi
00:37:41mengapa saya katakan demikian
00:37:43kebengisan ini
00:37:44telah merubah beberapa orang
00:37:45saya terpaksa mengatakan
00:37:47pada hari ini
00:37:47saya ambil kesempatan
00:37:49Egy Sujana
00:37:49adalah ketua kami
00:37:50TPUA
00:37:51ya
00:37:51pada hari ini
00:37:52beliau tidak lagi bersama kami
00:37:53bukan berarti
00:37:54saya ingin kembali menyebut namanya
00:37:56karena menyebut namanya
00:37:56saja memberi luka
00:37:57di hati kami
00:37:58tidak ada lagi
00:37:59dalam perjuangan ini
00:38:00bayangkan
00:38:00dia ketua kami
00:38:01yang mengajak saya
00:38:02untuk kembali
00:38:04mengangkat
00:38:04kasus
00:38:05ijazah palsu ini
00:38:06agar didapatkan
00:38:07kebenaran bagi bangsa Indonesia
00:38:08sehingga yang berhak
00:38:09menjadi presiden
00:38:10wakil presiden
00:38:11atau siapapun pemimpin itu
00:38:13haruslah orang yang memang
00:38:14sesuai dengan
00:38:15requirement
00:38:16daripada jabatan tersebut
00:38:18tapi akhirnya
00:38:19beliau mengalah juga
00:38:20karena memang beliau sakit
00:38:21dan sebagainya
00:38:21demikian juga
00:38:22saudara kami
00:38:23damai halilubis
00:38:24itu cukup memberikan
00:38:25trauma di hati kami
00:38:26tetapi inilah drama ya
00:38:28ternyata drama
00:38:29yang paling nyata
00:38:30kebengisan itu berlanjut
00:38:31seorang yang sangat
00:38:33katakanlah militan
00:38:35dalam berjuang
00:38:35yang sebenarnya
00:38:36membuat kami
00:38:37semakin yakin
00:38:38untuk berjuang
00:38:39ke Jogja dan ke Solo
00:38:39itu adalah
00:38:40salah satunya
00:38:41dari penelitian
00:38:42saudara Rizmond
00:38:43Hasji Holland
00:38:44Senangipar
00:38:44ketika kami berjuang
00:38:45dia menambahkan
00:38:47kata 11 ribu triliun
00:38:48palsu
00:38:49disitu kami merasa
00:38:50seorang dokter
00:38:51pada itu yang meneliti
00:38:52bagaimana mungkin
00:38:53ini bisa dibantah
00:38:54kecuali dengan
00:38:54suatu penelitian lainnya
00:38:56begitu
00:38:56jadi kebengisan ini
00:38:58telah merubah
00:38:58beberapa orang
00:38:59dari seorang yang baik
00:39:00menjadi tidak baik
00:39:01saya ingin mengatakan
00:39:02mengapa saya
00:39:03tambahkan ini
00:39:04Rizmond mengatakan
00:39:06mengapa saya ingin
00:39:07bertobat Anda marah
00:39:08dalam agama kami
00:39:09Abdul Qadir Jailani
00:39:11ya dalam
00:39:12kitab Al-Hunyah
00:39:13mengatakan
00:39:14ada tiga hal
00:39:15untuk dikatakan
00:39:16tobat
00:39:16pertama menyesali
00:39:17ya mengakui
00:39:18apa yang di
00:39:19apa namanya
00:39:20perbuatan dan kesalahan
00:39:21kemudian
00:39:22menghentikan maksiat
00:39:23yang dimaksud
00:39:23dan yang ketiga
00:39:24adalah berjanji
00:39:25tidak akan
00:39:26melaksanakan kembali
00:39:27ya
00:39:27nah ketiga itu
00:39:28tidak memenuhi syarat
00:39:29dalam pertobatan ini
00:39:30tobat yang mana
00:39:31yang dimaksud itu
00:39:31kami berada selama
00:39:3312 bulan dengan beliau
00:39:3411 bulan itu
00:39:35beliau adalah
00:39:36beliau yang
00:39:37jenuin
00:39:37yang asli
00:39:38ya
00:39:39lihat dan cek
00:39:40jejak digital
00:39:40tidak ada satupun
00:39:42yang menceritakan
00:39:42dan menjelaskan
00:39:43bahwa dia
00:39:44sama sekali setuju
00:39:45dengan bahwa ijazah ini
00:39:46adalah asli
00:39:47dilihat dari semua
00:39:48penelitian-penelitiannya
00:39:50ya bahasa-bahasa
00:39:51yang sedemikian
00:39:52apa namanya
00:39:53asing di telinga kita
00:39:54dan dia menjelaskannya
00:39:55dengan sangat baik
00:39:56lalu satu bulan terakhir
00:39:58tepatnya 11 Maret itu
00:39:59itulah
00:40:00yang disebut oleh Mas Roy
00:40:01itu adalah
00:40:01apa namanya
00:40:03Rizmon Pasca Bayar
00:40:04ya
00:40:05lihat semua berubah
00:40:06saya ingin mengatakan
00:40:07demikian ya
00:40:08Anda mengambil RJ
00:40:09dengan pola yang sedemikian
00:40:11itu hak Anda
00:40:12tapi Anda
00:40:13tidak berhak
00:40:13ketika mengatakan
00:40:14jangan katakan
00:40:15saya pengkhianat
00:40:16pengkhianat
00:40:17menurut Kamus
00:40:18Besar Bahasa Indonesia
00:40:19adalah orang
00:40:20yang khianat
00:40:21yaitu orang
00:40:22yang membela musuh
00:40:23dan menguntungkan musuh
00:40:24dan ini yang dilakukan
00:40:26dia pergi dari kami
00:40:27dengan alasan bahwa
00:40:28dia independen
00:40:29tidak ada manusia yang independen
00:40:31100% di dunia ini
00:40:32tanpa melewati
00:40:33suatu tahapan
00:40:33dia harusnya bercerita dulu
00:40:35bahwa saya mungkin
00:40:36akan mengambil RJ
00:40:37saya tidak lagi sepaham
00:40:38tapi apakah mungkin
00:40:3911 bulan itu
00:40:41penelitian tersebut
00:40:42dihapus oleh
00:40:431 bulan
00:40:43yang katanya
00:40:44saya telah melakukan
00:40:44suatu penelitian
00:40:45dan saya salah
00:40:46ya
00:40:46jadi kami mengambil kesimpulan
00:40:48ini adalah akibat
00:40:49tekanan
00:40:50tekanan inilah yang saya maksud
00:40:51bahwa Pak Jokowi
00:40:52bengis
00:40:53dia membuat orang baik
00:40:55menjadi tidak baik
00:40:56dia membuat orang setia
00:40:57meninggalkan sahabat-sahabatnya
00:40:58tapi hari ini
00:40:59hanya ada tinggal 5 orang
00:41:01yaitu Bang Roy Suryo
00:41:02saudara tua kami
00:41:03dan saudara kami
00:41:04yang lebih tua lagi
00:41:04yaitu Bang Rizal Kodila
00:41:05kemudian saudara saya
00:41:06yang agak muda
00:41:07Rustam Effendi
00:41:08saya sendiri Kurnia Trilayani
00:41:10dan di ujung sana
00:41:11ada saudara kami juga
00:41:11Ibu Dr. Tifauzia Tiasuma
00:41:135 ini angka keramat
00:41:15Rukun Islam
00:41:165
00:41:17Pancasila
00:41:185
00:41:195
00:41:19tidak boleh berkurang lagi
00:41:20saya yakin dan percaya
00:41:22bangsa Indonesia
00:41:23menantikan akhir
00:41:24daripada semua ini
00:41:24bukan sok gagah
00:41:25bukan sok hebat
00:41:26seperti yang dikatakan
00:41:27oleh seorang pengacara wanita
00:41:28tidak
00:41:29kami hanya ingin mengatakan
00:41:30cinta kami kepada negeri ini
00:41:32bahwa kami mencintai Indonesia
00:41:34matikan
00:41:36tambah satu lagi ya
00:41:38baik
00:41:38satu lagi
00:41:39satu lagi
00:41:40pesan saya
00:41:41kepada kepolisian Republik Indonesia
00:41:43bukankah para penyidik hari ini
00:41:45sedang sangat sibuk
00:41:47untuk melaksanakan
00:41:49kewajiban mereka
00:41:49terhadap kejaksaan
00:41:50dalam pelimpahan perkara
00:41:52yaitu P19
00:41:53karena belum P21
00:41:54harusnya penuhi itu dahulu
00:41:56bukankah sudah ada
00:41:58120 saksi yang diperiksa
00:42:00700 bukti
00:42:02kemudian
00:42:02apa namanya
00:42:03ahli
00:42:04ini bagaimana
00:42:05mengapa belum juga sanggup
00:42:06untuk mem-P21 kan
00:42:07harusnya itu dilaksanakan
00:42:09agar kami ini
00:42:11tidak terlanggar
00:42:12hak asasi kami
00:42:13mengapa justru sibuk
00:42:14mengurus RJ
00:42:15daripada saudara
00:42:16Rizmon Hasiholan Sianipar
00:42:18jadi menurut saya
00:42:19sudah terjadi
00:42:20pelanggaran kuhab
00:42:22oleh penyidik
00:42:23dalam hal ini
00:42:23ya
00:42:23itu tidak benar
00:42:24kami dilanggar
00:42:26hak asasi manusia kami
00:42:27saya ingin mengatakan kepada Anda
00:42:28saudaraku sekalian
00:42:29sebenarnya saya ingin pulang kampung ya
00:42:31tapi tertahan
00:42:32sebagai tahanan kota
00:42:32satu tahun sengah yang lalu
00:42:34ibu saya meninggal dunia
00:42:35saya belum sempat
00:42:36mengurus makam biaw
00:42:37dari sini saya mengatakan
00:42:38Pak Jokowi
00:42:39Anda bengis ya
00:42:39tunjukkan saja
00:42:41ijazah Anda
00:42:41sebenarnya
00:42:42itulah menunjukkan
00:42:44bahwa Anda
00:42:44seorang negarawan
00:42:45atau tidak
00:42:45pilihan-pilihan Anda
00:42:47dalam misalnya masalah
00:42:47pasti banyak lagi
00:42:49yang lainnya
00:42:49dimana kita bertemu
00:42:50di pengadilan yang lalu ya
00:42:514-5 tahun yang lalu
00:42:52peristiwakan juruhan
00:42:53peristiwa kilometer 50
00:42:55pilihan-pilihan ini
00:42:56pilihan yang
00:42:57berdarah dan pilihan yang kejam
00:42:59oleh karena itu
00:42:59kepada kepolisian
00:43:00Republik Indonesia
00:43:01bukankah sudah ada
00:43:02suatu upaya
00:43:03untuk melakukan
00:43:05reformasi
00:43:05Polri
00:43:06yang hari ini
00:43:07kok kami merasakan
00:43:07mandek
00:43:08ini PR Anda
00:43:09kami mengatakan
00:43:10kami titipkan bangsa ini
00:43:11setidak-idaknya
00:43:12kepolisian ada
00:43:13pada bangsaan terdepan hari ini
00:43:14demikian
00:43:15kami mencintai Indonesia
00:43:16semua mencintai Indonesia
00:43:17subhanallah
00:43:21Merdeka
00:43:28Bismillahirrahmanirrahim
00:43:29Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:43:33hari ini tanggal 16 April
00:43:36adalah satu tahun
00:43:38geruduk rumah Jokowi dan
00:43:41UGM
00:43:42hari ini kita mengadakan aksi
00:43:44di depan DPR
00:43:45jam 2
00:43:46nanti siang
00:43:49menanggapi soal
00:43:50SP3 Rismond
00:43:51buat saya
00:43:52Bang Rismond
00:43:53gak penting
00:43:53Bang Rismond pernah bilang
00:43:55mau pulang
00:43:56capek
00:43:57capek
00:43:57capek
00:43:57saatnya Bang Rismond pulang
00:43:59jangan balik lagi
00:44:00pulang kemana nih?
00:44:02pulang ke kampungnya
00:44:03dia selalu bilang
00:44:03saya capek
00:44:04capek
00:44:05akhirnya saatnya untuk pulang
00:44:06jangan balik lagi
00:44:07jangan mau digiring
00:44:08untuk berkelahi dengan kami
00:44:10gitu loh
00:44:10karena
00:44:11menurut saya
00:44:13analisanya
00:44:14Bang Rismond
00:44:15Dr. Tifa
00:44:16maupun Mas Roy
00:44:17gak penting
00:44:19karena apa?
00:44:20karena ijazah itu dibuat di Pasar Pramuka
00:44:24yang buat itu kawan-kawan saya
00:44:26gitu loh
00:44:26jadi
00:44:28Rismond mau bilang
00:44:29jadi saksi mahkota
00:44:31mahkota apanya
00:44:32gitu loh
00:44:32yang buat kawan-kawan saya
00:44:34namanya sudah sering saya sebutkan
00:44:36sampai hari ini gak pernah nongol
00:44:38nah kalau dia nongol
00:44:39mungkin kawan-kawan aktifis akan kejar dia lagi nih
00:44:42yang saya sebutkan nama yang membuat di Pasar Pramuka
00:44:44jadi buat Pak Jokowi
00:44:46bertobat Pak Jokowi
00:44:47sudah selesai
00:44:48hari ini Pak Jokowi
00:44:49bukan presiden lagi
00:44:50jadi
00:44:51mohon maaf aja
00:44:52saya maafin kok
00:44:53kalau Pak Jokowi
00:44:54meminta maaf gitu loh
00:44:55jangan saya disuruh
00:44:57meminta maaf gitu loh
00:44:58dengan imbalan
00:44:59mau dihajikan
00:45:00mau dikasih kerjakan
00:45:02ini kan
00:45:03ada sesuatu artinya gitu loh
00:45:04bahkan institusi saya gak ngajakin saya seperti itu
00:45:07berarti ada sesuatu
00:45:08jadi Pak Jokowi
00:45:10ijazah Pak Jokowi itu palsu
00:45:12ngaku aja Pak Jokowi
00:45:13terima kasih
00:45:14wa'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:45:21Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:45:22Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:45:24ya di kesempatan yang baik ini
00:45:25saya akan memberikan beberapa karetan tambahan
00:45:28selain yang tadi sudah dikemukakan oleh kawan-kawan
00:45:31dan juga oleh para kuasa hukum kami yang sangat luar biasa
00:45:34Ada tiga poin yang nanti akan saya sempatkan
00:45:36Yang pertama soal Jokowi, yang kedua soal Rizmon, dan yang ketiga soal Pak Yusuf Kala
00:45:41Nah yang pertama saya ingin menandaskan supaya tadi saya ingat
00:45:46Habis dari sini, insya Allah kami nanti akan melakukan
00:45:51Apa yang namanya kami lakukan ujar pendapat
00:45:55Atau kami lakukan aspirasi di depan gedung wakil rakyat kita di DPR
00:46:01Para anggota DPR dan juga MPR itu adalah wakil rakyat
00:46:04Mereka-mereka adalah yang harusnya menerima aspirasi dari kami
00:46:08Jadi kalau nanti misalnya mereka mendengar kami
00:46:12Dan mereka kemudian menaruh perhatian tidak mesti hari ini
00:46:15Ya itu Alhamdulillah itu bagus
00:46:17Karena mereka 480 anggota DPR itu mewakili dari 280 juta rakyat Indonesia
00:46:24Dan itulah yang memang menjadi kunci nanti untuk menentukan arah negara ini selanjutnya
00:46:30Jadi nanti jam 2 siang jangan lupa kita akan ada di depan
00:46:34Gerbang depan ya
00:46:36Jadi bukan gerbang belakang, gerbang depan kantor DPR
00:46:39Itu yang pertama
00:46:40Yang ingin saya sampaikan ya gitu
00:46:43Nah yang pertama sekarang, itu tadi tambahan
00:46:45Yang pertama adalah soal Jokowi
00:46:47Saya ingin mengaturkan secara pribadi dan juga kita
00:46:50Maksudkan terima kasih kepada mantan Dubes Polandia
00:46:54Yaitu Pak Peter F. Gonta
00:46:55Yang juga mengingatkan kita bahwa apapun yang dilakukan Jokowi itu salah
00:47:00Karena sudah mendera bangsa Indonesia lebih dari 13 tahun
00:47:04Dengan tidak menunjukkan ijazah ini
00:47:06Kalau itu ijazah memang terbukti dan insya Allah itu akan terbukti 99% palsu
00:47:13Itu dia jahat sekali
00:47:14Sama seperti kata Bu Kurnia tadi itu bengis
00:47:17Tapi andai pun, andai pun, tapi itu tidak akan terjadi
00:47:20Andai pun ijazah ini memang benar
00:47:22Tetap jahat
00:47:24Karena sudah membuat perkara ini panjang
00:47:28Sampai Pak JK sendiri, Pak Yusuf Kala yang dulu menjadi wakilnya Jokowi
00:47:32Pernah juga mengatakan juga
00:47:33Kenapa tidak segera ditunjukkan
00:47:35Karena itu jahat banget
00:47:37Jadi artinya ini justru kejahatan dari Jokowi Doro
00:47:41Yang membuat rakyat Indonesia menjadi korban
00:47:45Dan jelas sudah ada dua korban yang sudah pasti itu
00:47:47Yaitu Gosnur dan Bambang Tri
00:47:49Yang telah dipidana tanpa menunjukkan ijazah asli
00:47:53Hanya dengan fotokopi
00:47:55Itu kan luar biasa
00:47:56Lawyernya ada di sini nih
00:47:58Pak Kosinudin dan Ado Bukurnia juga dan kawan-kawan
00:48:01Nah, itu yang pertama
00:48:02Yang kedua, banyak pertanyaan ke saya
00:48:05Mas, kenapa tidak dijawab soal Rizmon?
00:48:08Soal RJ dan juga SP3
00:48:12Saya mengikuti apa yang menjadi jawaban
00:48:15Atau apa yang menjadi statement dari para lawyer
00:48:16Karena mereka yang ahli hukum
00:48:18Saya merasa tidak perlu menanggapi Rizmon Sianipan
00:48:22Jadi tidak perlu saya tanggapi
00:48:24Makanya saya tulis di sini
00:48:25Dan ada itu sudah pada channel saya
00:48:27Roycer Official
00:48:31Karena saya tidak perlu menanggapi zombie
00:48:34Sekali lagi, kenapa saya mengatakan zombie?
00:48:37Nah, kenapa?
00:48:38Karena Rizmon itu
00:48:39Menurut surat yang dibuat oleh keluarganya
00:48:43Keluarga terdekatnya
00:48:44Dia sudah meninggal dunia
00:48:47Kenapa dia sudah meninggal dunia?
00:48:49Karena dia memalsukan yang namanya surat kematian
00:48:53Jadi dia pernah membuat surat kematian
00:48:55Untuk hal yang sangat jahat
00:48:56Yaitu adalah untuk supaya
00:48:58Dia tidak membayar
00:49:01Biasiswanya di Yamaguchi
00:49:02Jepang
00:49:03Biaya dari Nobuko
00:49:06Sekitar 500 juta
00:49:07Dia tidak mau bayar
00:49:09Karena dia tidak lulus S3-nya
00:49:11Jadi dia bukan dokter
00:49:12Dia tidak lulus
00:49:14Tapi caranya justru karena dia tidak bayar
00:49:16Dia kirim surat kematian
00:49:19Dan itu yang nulis adalah orang terdekatnya
00:49:21Jadi makanya itu yang membuat salah satu
00:49:24Si Oman itu galau
00:49:26Dan kemudian memutar
00:49:28Merotasi otaknya
00:49:30Mentranslasi otaknya
00:49:31Kemudian menjadi seperti sekarang
00:49:33Dan saya juga kaget
00:49:35Karena apa?
00:49:36Karena makanya saya bilang
00:49:37Saya juga bilang kan gitu
00:49:40Ngakak begini gaya roi
00:49:42Surya jawab Rizmon
00:49:43Tak usah layani zombie
00:49:45Jadi apa?
00:49:46Zombie tidak usah dijawab
00:49:47Dan memang
00:49:48Saya juga
00:49:50Nah ini
00:49:51Kan juga ada gambar ini
00:49:53Rizmon endgame
00:49:56Yaudah
00:49:56Jadi memang bukan Gibran yang endgame
00:49:58Dia yang endgame
00:50:00Jadi hidupnya game
00:50:03Endgame
00:50:04Dan mengapa saya tadi bilang saya kaget
00:50:06Ada hoax
00:50:07Di
00:50:08Apa namanya
00:50:09Di
00:50:11Sosial media
00:50:12Saya mengatakan ini hoax ya
00:50:13Jangan dipercaya
00:50:14Tapi saya kaget juga
00:50:15Ternyata ada juga yang sudah membuat ini
00:50:18Saya
00:50:18Dokter Tifa
00:50:19Refli
00:50:20Dan kawan-kawan melayat
00:50:22Melayat yang namanya Rizmon
00:50:24Hasilensianipan
00:50:25Ini ada
00:50:25Tapi ini hoax ya
00:50:26Gak usah dipercaya
00:50:27Ya gitu
00:50:28Jangan dipercaya hoax
00:50:29Tapi apa?
00:50:30Dia jelas sudah menipu
00:50:31Lihat KTP-nya
00:50:34Doktor
00:50:34KTP-nya
00:50:35Doktor
00:50:36Wah itu pidana
00:50:37Ya nih
00:50:38KTP-nya doktor
00:50:38Ini tidak melanggar undang-undang
00:50:40Perlindungan data pribadi ya
00:50:42Karena
00:50:42Niknya sudah saya samarkan
00:50:44Jadi ini tidak melanggar
00:50:45Doktor
00:50:46Jadi sekali lagi
00:50:47Apa yang dilakukan oleh Rizmon
00:50:49Itu tidak perlu lagi dijawab
00:50:50Mau dia jawab
00:50:52Rosario tidak ilmiah
00:50:53Dia seorang politisi
00:50:55Lah memang
00:50:56Dulu saya memang
00:50:56Dulu saya seorang politisi
00:50:5815 tahun
00:50:59Saya menjadi seorang politisi
00:51:00Saya pernah memegang jabatan
00:51:03Menjadi ketua Departemen Kominfo
00:51:05Di partai
00:51:06Ya
00:51:06Anggota Dewan Kehormatan di partai
00:51:09Bahkan Wakil Ketua Umum
00:51:10Memang saya gak mungkin
00:51:11Jadi ketua umum di partai itu
00:51:12Ya
00:51:13Ya
00:51:13Tapi saya juga pernah
00:51:14Dua kali menjadi anggota DPR
00:51:16Dua periode
00:51:17Pernah membantu Presiden
00:51:18Di Kementerian
00:51:19Jadi tidak sembarangan
00:51:21Orang di partai
00:51:22Alhamdulillah
00:51:23Bisa itu
00:51:23Selamat datang
00:51:24Yang baru datang dari Solo itu
00:51:25Ya
00:51:26Itu dari
00:51:27Tembok ratapan itu
00:51:29Datang
00:51:29Ya
00:51:30Dan apa
00:51:30Saya mengundurkan diri
00:51:32Dari partai
00:51:33Secara baik-baik
00:51:34Selamat 15 tahun
00:51:36Untuk apa?
00:51:36Untuk sekolah
00:51:37Mon
00:51:37Bener-bener sekolah
00:51:38Bener-bener sekolah
00:51:39Dan alhamdulillah
00:51:40S3
00:51:40Di UNJ
00:51:41Dengan penelitian
00:51:43Supaya Omon tahu
00:51:44Ya
00:51:45Disertasi saya itu adalah
00:51:46Manajemen
00:51:47Sumber Daya Manusia
00:51:48Berbasis
00:51:49EI
00:51:49Dan OCB
00:51:50Organisational
00:51:51Citizen Beership
00:51:52Ya
00:51:53Jadi itu ilmu yang juga baru
00:51:55Ya
00:51:55Supaya diketahui
00:51:56Nah itulah untuk Omon
00:51:58Jadi sekali lagi
00:51:59Saya tidak perlu menjawab
00:52:00Ya
00:52:00Apa yang dia kemukakan
00:52:01Mau dia ada translasi
00:52:02Rotasi
00:52:03Tidak akan mengubah
00:52:04Statementnya Pakas Mujo
00:52:06Yang menyatakan
00:52:07Dia bukan dosen pembimbing
00:52:08Tidak akan mengubah
00:52:09Desa KKN-nya yang palsu
00:52:11Yang namanya ketoyan itu
00:52:12Yang tidak ada orang naik Vespa
00:52:14Ambil gitar listrik
00:52:15Di desa yang tidak ada listriknya
00:52:17Ya
00:52:17Tidak akan mengubah lagi
00:52:19Nama dosen
00:52:20Pembimbingnya
00:52:21Atau nama profesornya
00:52:23Yang sebelumnya
00:52:24Belum menjadi profesor
00:52:25Yaitu Profesor Dr. Insinyur
00:52:27Ahmad Sumitro
00:52:28Ahmad Sumitro itu
00:52:30Dilantik menjadi profesor itu
00:52:32Pada bulan Maret
00:52:33Ya
00:52:34Dikukuhkan
00:52:35Tahun 86
00:52:35Sedangkan
00:52:37Skripsi yang kemudian
00:52:39Kami periksa langsung
00:52:40Itu pada
00:52:41Bulan November
00:52:4285
00:52:43Jadi tidak mungkin ada profesor
00:52:45Dan tidak ada lembar pengujian
00:52:47Mana bisa lembar pengujian
00:52:49Diubah dengan metode
00:52:50Translasi
00:52:51Rotasi
00:52:51Rotasi otaknya itu
00:52:53Ya
00:52:54Gitu
00:52:55Tapi tidak mungkin juga
00:52:56Otaknya dirotasi
00:52:57Itu ada di zombie
00:52:58Ya
00:52:58Jadi sekali lagi
00:52:59Saya tidak perlu jawab
00:53:01Ya
00:53:01Zombinya itu
00:53:02Jadi biarkan saja itu
00:53:03Lewat
00:53:04Ya
00:53:05Soal zombie
00:53:05Dan hari ini
00:53:06Untuk memperingati
00:53:07Mohon izin
00:53:08Boleh dipegangi
00:53:09Untuk memperingati
00:53:10Satu tahun
00:53:11Sebelum saya nanti
00:53:12Bicara soal Pak JK
00:53:13Saya tetap menggunakan
00:53:15Kaos
00:53:15Sebuah buku
00:53:16Nah
00:53:17Kaos ini
00:53:18Dipersembahkan
00:53:20Dapat saya
00:53:20Dari teman-teman
00:53:21ARM
00:53:22Ya
00:53:22Ini kaos ini
00:53:24Alias
00:53:25Mengugat
00:53:25Yaitu kaos yang menunjukkan
00:53:27Buku ilmiah
00:53:27Yang kami buat
00:53:28Buku ini tetap ilmiah
00:53:31Mau
00:53:32Omon mengatakan
00:53:33Saya sudah menulis
00:53:34480
00:53:3480
00:53:35Separuhnya isinya
00:53:36Cuma rumus
00:53:37Ya
00:53:38Dan rumus itu
00:53:39Menurut Prof. Stona Saksona
00:53:40Harusnya tidak di batang tubuh
00:53:41Harusnya ada di appendix
00:53:43Dan dia memenuhi itu
00:53:44Sekedar untuk
00:53:44Supaya kuota
00:53:45Dia dapat paling banyak
00:53:46Ya
00:53:47Saya mengalah
00:53:48Tanya Dr. Tifa
00:53:49Dan sampai detik ini pun
00:53:50Saya belum
00:53:51Memang saya tidak
00:53:53Apa
00:53:54Tidak mengejar
00:53:55Keuntungan sama sekali
00:53:56Karena
00:53:56Keuntungan dari buku ini
00:53:58Kita persembahkan
00:53:58Untuk perjuangan kita
00:53:59Ya
00:54:00Tidak ada sama sekali
00:54:01Dan makanya
00:54:02Nah ini
00:54:03Disini sayangnya
00:54:05Sempat ada tulisan
00:54:07Omon
00:54:09Tidak dihapus
00:54:11Tulisan Omon ini saya
00:54:13Plester
00:54:15Untuk mengingatkan kita
00:54:16Pada Omon
00:54:17Kamu juga mengalami
00:54:19Tuntutan yang di alam
00:54:20Si Plester ini
00:54:21Si Plester Matutina
00:54:23Ya
00:54:24Jadi nama dia
00:54:26Saya Plester saja
00:54:27Ya
00:54:28Ya
00:54:29Untuk sama
00:54:30Jadi Omon ini
00:54:31Meskipun sudah RJ
00:54:32Dia tidak bisa lari
00:54:34Dari dua kasus hukum
00:54:35Yang berat
00:54:36Satu ijazah palsu
00:54:37Yang dilaporkan
00:54:39Oleh teman-teman di sana
00:54:40Oleh Bill Fakih
00:54:41Oleh
00:54:42Apa namanya
00:54:43Si Joshua Sinambela
00:54:45Dan
00:54:45Ronnie Teguh
00:54:46Dan itu tidak boleh diberhentikan
00:54:48Itu penipuan
00:54:50Besar
00:54:50Yang kedua
00:54:51Dia tidak bisa lari
00:54:52Dari Pak Yusuf Kala
00:54:54Yang melaporkan
00:54:56Dia
00:54:56Karena
00:54:57Dia melakukan
00:54:59Pembicaraan
00:55:00Soal
00:55:01Ada dananya
00:55:02Bukan hanya soal
00:55:03IAI
00:55:03Memang
00:55:05Statement yang ada di
00:55:06Sosial media itu
00:55:07IAI
00:55:07Artificial intelligence
00:55:08Tapi Omon
00:55:09Ketika ngobrol dengan orang
00:55:11Namanya Andi Aswan
00:55:12Ya
00:55:12Sekali lagi
00:55:13Omon
00:55:14Ngobrol dengan orang
00:55:16Namanya Andi Aswan
00:55:17Ya
00:55:17Ya
00:55:18Dia mengatakan
00:55:19Kalau mau menyelidiki
00:55:21Teliti dulu
00:55:22Penyandang dananya
00:55:23Jadi di otaknya dia
00:55:25Ya
00:55:25Otaknya si Omon itu
00:55:26Itu memang sudah
00:55:28Mau ada
00:55:28Pegianatan
00:55:29Dan kami
00:55:30Menyatakan
00:55:31Kami siap bersaksi
00:55:32Tidak ada
00:55:34Satu rupiah pun
00:55:35Teman-teman juga bilang
00:55:36Gak pakai rupiah mas
00:55:37Jangan pakai dolar
00:55:38Gak ada satu
00:55:39Nilai mata uang pun
00:55:40Yang kami terima
00:55:41Dengan perjuangan
00:55:42Teman-teman tahu
00:55:43Para lawyer ini
00:55:45Berjuang benar-benar
00:55:46Dengan sumber daya
00:55:47Mereka sendiri
00:55:48Ya
00:55:49Pro bono
00:55:50Luar biasa
00:55:51Beliau-beliau itu
00:55:52Membantu kita
00:55:53Ya
00:55:53Ini sudah keluar
00:55:55Banyak sekali
00:55:55Dan itu tidak ada
00:55:56Yang kemudian
00:55:57Mereka
00:55:58Mencas kepada kami
00:55:59Jadi jangan kemudian
00:56:01Dibayangkan
00:56:02Ada bohir
00:56:03Itu ya
00:56:04Itu clear
00:56:04Jadi setahun
00:56:05Dari tanggal 15
00:56:0716 April
00:56:08Tahun lalu
00:56:08Kita akan mengadakan
00:56:09Aksi nanti
00:56:10Ya
00:56:11Dan yang terakhir
00:56:12Yang ingin saya sampaikan
00:56:12Soal Pak Yusuf Kala
00:56:14Ya sedikit ya
00:56:17Jadi teman-teman semua
00:56:19Saya perlu menanggapi ini
00:56:21Karena apa
00:56:21Nama saya sampai disebut
00:56:23Sampai ada 3 konten
00:56:25Di Coro TV
00:56:28Ini saya tidak menyebutnya Cokro
00:56:30Sengaja
00:56:31Salah mas
00:56:32Bukan
00:56:32Saya mempunyai Coro
00:56:34Coro itu apa halnya
00:56:35Coro itu kecoa
00:56:36Karena ini memang kanal kecoa
00:56:38Teman-teman tahu
00:56:39Pak Yusuf Kala
00:56:41Ya
00:56:42Itu melakukan ceramah
00:56:44Untuk buka puasa
00:56:46Dan taraweh
00:56:46Ya di Masjid
00:56:48Universitas Gajah Mada
00:56:48Asli
00:56:49Pada hari Kamis
00:56:51Tanggal 5 Maret
00:56:522026 yang lalu
00:56:53Dan Pak Yusuf Kala
00:56:54Tidak sendirian
00:56:55Itu satu rangkaian
00:56:56Pada tanggal 4-nya itu
00:56:58Ada Prof. Brian
00:56:59Prof. Brian itu adalah
00:57:01Menteri Pendidikan Tinggi kita
00:57:02Tanggal 6
00:57:04Itu ada
00:57:05Prof. Dung Samsudin
00:57:06Salah satu ahli kita juga
00:57:08Tanggal 7
00:57:09Ada Prof. Mahfud
00:57:11Jadi Pak JK itu
00:57:12Tidak serah khusus
00:57:13Sendiri
00:57:14Terus tiba-tiba
00:57:15Mengatakan
00:57:15Memang belum diminta
00:57:16Untuk ceramah
00:57:18Tentang global
00:57:19Saya pada tanggal 5 itu juga
00:57:21Bersama dengan
00:57:22Mas Kosinudin
00:57:23Dan kawan-kawan
00:57:23Kita ada di rumah Dubes
00:57:25Iran
00:57:25Ya
00:57:26Jadi artinya
00:57:27Kita juga senada
00:57:29Dengan apa yang dilakukan oleh Pak JK
00:57:30Tanggal 6-nya
00:57:32Saya juga buka bersama
00:57:33Bersama Kagama
00:57:34Keluarga alumni
00:57:35Gajah Mada Tangsel
00:57:36Jadi artinya itu
00:57:37Rangkaian peristiwa
00:57:38Yang sebenarnya sangat bagus
00:57:39Yang ingin saya sampaikan apa
00:57:41Jahat banget ini Coro TV
00:57:44Ceramah Pak JK
00:57:45Sepanjang 43 menit
00:57:4710 detik
00:57:49Disingkat menjadi hanya 55 detik
00:57:52Dipotong
00:57:53Dipotong
00:57:53Jadi itu hanya sekitar 2,1%
00:57:57Dan dihilangkan bagian-bagian yang penting
00:58:00Jadi pemotongan itu
00:58:01Mengubah
00:58:02Dan orang yang ada di
00:58:04Pembicaraan ini
00:58:05Namanya
00:58:06Ade Armando
00:58:07Kemudian satu lagi namanya
00:58:09Cindy Florentine
00:58:10Dan satu lagi namanya
00:58:11Akles
00:58:12Pas siapa gitu
00:58:12Itu benar-benar
00:58:14Melakukan framing jahat
00:58:16Mengubah konteks pembicaraan
00:58:18Sehingga
00:58:18Mohon maaf untuk
00:58:19Sahabat-sahabatku
00:58:21Teman-teman Kristiani
00:58:22Banyak pendeta
00:58:23Yang salah
00:58:24Kemudian mengartikan
00:58:26Gara-gara tampilan
00:58:27Dari Coro TV ini
00:58:28Memang ada pendeta yang betul
00:58:30Yang akhirnya melakukan koreksi
00:58:32Dan minta maaf kepada Pak JK
00:58:33Tapi kebanyakan
00:58:34Itu salah
00:58:35Menerima gara-gara tayangan
00:58:37Coro TV
00:58:38Tolong lihat
00:58:39Yang jelas
00:58:40Dari ucapan Pak JK
00:58:42Yang
00:58:42Sekitar 43 menit
00:58:4410 detik itu
00:58:45Dan bahkan
00:58:47Dengan jahatnya
00:58:48Kemudian Coro TV menulis
00:58:50Baru ini tayang tadi malam
00:58:52Adakah hubungan khusus
00:58:53Antara Yusuf Kala
00:58:54Dan Roy Suryo
00:58:55Melawan Jokowi dan Prabowo
00:58:57Jadi ini udah tuduhan ini
00:58:59Jahat banget ini mereka
00:59:01Fitnah ini
00:59:02Ini fitnah
00:59:03Lebih kejam dari fitnam
00:59:08Kemudian ini
00:59:09Wajar
00:59:10Roy Suryo puji Yusuf Kala
00:59:12Ada yang bilang
00:59:14Dia bohirnya
00:59:16Jahat banget
00:59:17Maka Pak Abdul
00:59:19Satunya ya
00:59:20Pak Abdul Haji
00:59:22Silahkan
00:59:23Kalau mau diproses ini
00:59:24Si Coro TV ini
00:59:26Kalian ini jahat betul
00:59:27Kata-kata di dalamnya
00:59:29Sangat-sangat jahat
00:59:29Karena ini sudah
00:59:32Menuduh
00:59:32Yang luar biasa
00:59:33Kemudian masih ada lagi
00:59:35Tayangannya
00:59:36Jaki Bumper JK
00:59:39Roy nyerang
00:59:40Membabi buta
00:59:41Siapa yang
00:59:42Membabi buta
00:59:43Itu orang yang jadi
00:59:44Babi itu yang
00:59:44Sudah tertranslasikan itu
00:59:47Pertanda Roy
00:59:48Orangnya JK
00:59:49Ini jahat sekali
00:59:50Kami tidak ada hubungan
00:59:52Apapun dengan Pak JK
00:59:52Tapi memang kami
00:59:53Mengapresiasi
00:59:54Karena Pak JK itu
00:59:56Orang yang sangat negarawan
00:59:56Mengingatkan Jokowi
00:59:58Untuk segera
00:59:59Tunjukkan
01:00:00Ijasahnya
01:00:01Sudah
01:00:01Itu yang paling penting
01:00:03Jadi artinya
01:00:04Tidak ada
01:00:04Apapun hubungan
01:00:05Antara kami
01:00:06Dengan Pak JK
01:00:07Dan
01:00:08Ada Armando tadi
01:00:09Kalau teman-teman
01:00:10Pengen lihat ya
01:00:11Itu adalah nama
01:00:12Yang ada
01:00:13Di balik
01:00:14WA palsu
01:00:15Yang mengatasnamakan
01:00:16Dokter Tiba
01:00:17Ini kata-kata
01:00:18Di gate kontek
01:00:19Jangan salahkan saya ya
01:00:21Karena ini ada di gate kontek
01:00:22Nama Ade Armando ada di situ
01:00:23Jadi Ade Armando ini juga
01:00:25Sudah parah ini ya
01:00:26Gitu
01:00:27Maka saya tidak
01:00:27Tidak
01:00:28Sudah offset
01:00:29Maka jangan sampai
01:00:30Dia terjadi sesuatu
01:00:32Seperti di depan DPR ini
01:00:33Ya
01:00:34Nah ini
01:00:35Nyaris
01:00:36Meninggoy
01:00:37Ade Armando
01:00:38Ini ada di sosmed loh ya
01:00:40Bukan saya yang bikin
01:00:41Ini ada ini
01:00:41Jadi artinya
01:00:42Hal-hal kayak gini terjadi
01:00:44Dan kita tetap melawan
01:00:46Yang namanya hoax
01:00:47Yang namanya kabar bohong
01:00:48Jadi sekali lagi
01:00:49Saya tetap mengatakan
01:00:51Kita bersama-sama berjuang
01:00:53Saya
01:00:54Bu Kurnia Triroyani
01:00:55Kemudian Pak Rizal Padilla
01:00:57Pak Rustam Effendi
01:00:58Dan
01:00:59Dokter Tifa di ujung sana
01:01:00Kita tetap mempertahankan
01:01:02Dan kita tetap berjuang
01:01:04Untuk membuktikan
01:01:05Ijazah Jokowi itu
01:01:0699,9% palsu
01:01:09Dan tidak perlu menanggapi
01:01:10Zombie
01:01:11Yang otaknya sudah ditranslasi
01:01:13Dan dirotasikan
01:01:15Sekian terima kasih
01:01:16Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
01:01:17Terima kasih semuanya
01:01:19Terima kasih semuanya
Komentar

Dianjurkan